Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehebatan Putri Mei Lian
.
.
Plak
Mei Lian mencambuk tanah begitu saja dengan sangat kuat " kemari lah kaisar tunjukkan kehebatan mu itu kepada istri lemah mu ini .... Istri bodoh mu yang selalu mengemis cinta kepada mu " ucap Mei Lian lagi karena Kaisar Liu Che hanya berdiri dengan diam
Kedua tangan Kaisar Liu Che terkepal kuat tatapan nya sangat tajam , tanpa berkata apapun Kaisar Liu Che meraih pedang tajam nya dan berlari kearah Mei Lian .
" MISS ..... "
" TUAN.... "
Jia Li dan Piyu berteriak melihat apa yang ingin di lakukan oleh mereka berdua .
Mei Lian mengayunkan cambuk yang ada di tangan nya itu kearah pedang Kaisar Liu Che dan
Hap
Cambuk itu melilit mata pedang Kaisar Liu Che, Mei Lian tersenyum tipis dan dengan gerakan yang sangat cepat Mei Lian menarik cambuk nya itu hingga pedang yang ada di tangan Kaisar Liu Che juga ikut tertarik .
Prak
Mei Lian melempar cambuk yang ada di tangan nya ke sembarang arah , pedang kebanggaan Kaisar Liu Che juga ikut terlempar.
" apa yang kau lakukan " Kaisar Liu Che semakin marah karena pedang kebanggaan nya di lepar begitu saja oleh Mei Lian
" bertarung lah dengan cara yang waras kaisar , aku tau kau memang membenciku dan sangat ingin melihatku mati .... tapi setidaknya kau juga memberiku pedang " ucap Mei Lian
Kaisar Liu Che kembali mengepalkan tangannya mendengar apa yang dikatakan oleh Mei Lian , Mei Lian dengan gerakan cepat nya wanita cantik itu berlari kearah kaisar Liu Che dan
Bugh
satu pukulan mendarat di pipi Kaisar Liu Che , dan hal itu membuat Jia Lia dan Piyu membulatkan matanya melihat apa yang dilakukan oleh Mei Lian.
Bugh
Bugh
Kaisar Liu Che ingin membalas pukulan yang diberikan oleh Mei Lian tapi dengan gerakan lincah dan terlatihnya Mei Lian menangkis serangan demi serangan dari Kaisar Liu Che.
dan terjadi lah pertarungan di antara keduanya , Mei Lian bertarung seperti seseorang yang terlatih dan dari gaya wanita itu bertarung sangat lah moderen .
" dari mana putri belajar bertarung seperti itu. ? dan aku belum pernah melihat gaya bertarung seperti itu " gumam Piyu ia sangat kagum melihat gaya bertarung Mei Lian yang terlihat sangat berbeda itu .
Hingga kaisar Liu Che menyerah , ia juga sangat penasaran dengan bakat yang di miliki oleh Mei Lian ini , dari cara Mei Lian bertarung seperti bukan orang biasa.
" kenapa .... Ayo lanjutkan .... , " ucap Mei Lian ia kembali ingin menyerang Kaisar Liu Che tapi dengan cepat Piyu berlari dan berdiri di tengah menghentikan pertarungan itu.
" berhenti ..... " ucap Piyu
Mei Lian menghela napas dengan kasar " katakan kepada tuan mu itu .... Jika ingin memberiku hukuman lebih baik dia berpikir terlebih dahulu , aku bukan lagi Mei Lian yang lemah yang selalu berada di dalam perintah nya dan yang selalu mengemis cinta kepada nya " ucap Mei Lian dengan tatapan datar nya
" baik putri " ucap Piyu pria itu sedikit menunduk hormat
setelah nya Mei Lia melangkah pergi tapi pada saat ia lewat di samping kaisar Liu Che ia menyenggol pundak pria itu dengan kuat hingga membuat kaisar Liu Che terdorong kebelakang .
" dasar kaisar jelek ... Kaisar bodoh " ucap Mei Lian dan ia melangkah kearah Jia Li yang berdiri dengan diam layak nya seperti patung pajangan .
Mei Lian ia meraih sepatu nya dan kembali memakai nya dengan cara yang kasar .
" maaf Kaisar .... Keadaan pangeran Liu Yuning semakin parah " ucap salah satu prajurit yang datang seraya memberikan laporan yang sangat penting itu .
Kaisar Liu Che yang mendengar kabar kakaknya itu yang semakin parah melangkah pergi dengan sangat buruh-buruh, di ikuti oleh Piyu dan prajurit yang memberikan laporan .
Mei Lian ia menghela napasnya dengan kasar , setelah nya ia menepuk pundak Jia Li dan seketika wanita pelayan itu tersendat kaget.
" Miss.... Anda hebat sekali.... Dari mana anda belajar beladiri seperti itu bahkan kaisar pun tidak bisa mengimbangi jurus-jurus hebat anda " Jia Li berteriak kegirangan di hadapan nyonya nya itu
Mei Lian ia tersenyum " itu baru permainan awal Jia Li " ucap Mei Lian
Jia Li bertepuk tangan layaknya seperti anak kecil , Mei Lian ia mengubah ekspresi wajahnya saat melihat ketiga prajurit yang mencambuk nya tadi masih berlutut di atas tanah seraya menunduk .
" kalian bertiga berdiri lah .... Dan pergi dari hadapan ku sebelum kesabaran ku hilang " ucap Mei Lian kepada ketiga prajurit itu tatapannya berubah sangat datar
Ketiga Prajurit itu segera berdiri " maafkan kami putri ... kami hanya menjalani perintah dari Kaisar " ucap salah satu dari meraka masih dengan menunduk hormat .
Mei Lian kembali menghela napasnya dengan kasar " pergi " ucap nya , setelah nya ketiga prajurit itu melangkah pergi
" saya akan mengobati punggung anda Miss .... pasti punggung anda kembali terluka " ucap Jia Li
" hhhmmm .... " Mei Lian hanya berdehem dan setelah nya ia melangkah masuk kedalam kamarnya di ikuti oleh Jia Li .
.
.
.
Sedangkan di kamar pangeran Liu Yuning, putri Yang Zi menangis histeris saat melihat keadaan suaminya yang semakin parah , seluruh tubuh pangeran Liu Yuning membiru , ketiga tabib yang semalam mengobati pangeran Liu Yuning itu terlihat sibuk meracik tumbuhan herbal nya .
kaisar Liu Che datang bersama dengan Piyu " bagaiman keadaan nya " tanya kaisar Liu Che kepada putri Yang Zi
Putri Yang Zi menggelengkan kepalanya seraya menangis " keadaan nya semakin parah Kaisar .... Bahkan ibunda Ratu kaget melihat nya dan beliau sampai tak sadarkan diri " jelas putri Yang Zi
Kaisar Liu Che ia tidak berkata lagi ia melangkah mendekat kearah ranjang kakak nya itu dan menatap tubuh kakak nya yang sudah terlihat membiru .
" bagaimana keadaan nya. ? " tanya kaisar Liu Che kepada tabib yang selama ini merawat pangeran Liu Yuning
" maaf pangeran seperti nya pangeran Liu Yuning tidak bisa bertahan lama beliau tinggal menunggu waktu saja " jelas salah satu tabib itu dengan menunduk hormat
Kaisar Liu Che yang mendengar itu matanya berkaca-kaca sedangkan Putri Yang Zi wanita itu langsung pingsan dan dengan cepat Piyu menangkap tubuh nya supaya tidak terjatuh di lantai kamar .
" putri sadar lah .... " ucap Piyu dengan sangat khawatir
Liu Che ia membalikkan tubuhnya dan melihat Kakak iparnya itu sudah terbaring tak sadarkan diri .
" bawa dia ke kamarnya Piyu , minta pelayannya untuk menjaga nya " ucap Kaisar Liu Che
" baik pangeran " ucap Piyu lalu menggendong tubuh Putri Yang Zi yang masih belum sadarkan diri itu keluar dari kamar Pangeran Liu Yuning
Kaisar Liu Che ia kembali mengepalkan tangannya dengan kuat ia mengingat semalam Putri Mei Lian menyentuh tubuh pangeran Liu Yuning, dan tabib mengatakan jika tubuh pangeran Liu Yuning tidak lah bisa di sentuh sebelum pagi tiba .
" ini pasti gara-gara wanita itu ... " ucap kaisar Liu Che dan melangkah keluar dari kamar kakak nya dengan tatapan tajam yang di penuhi dengan amarah , meninggalkan Pangeran Liu Yuning bersama dengan tiga orang tabib tanpa pengawasan orang istana .
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪