NovelToon NovelToon
Sang Pendiri Kekaisaran

Sang Pendiri Kekaisaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Fantasi Timur / Balas Dendam
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: yogasurendra

Huang Xuan dengan kekuatannya mengguncang dunia memimpin pemberontakan kepada Dewa. Disaat menuju kemenangannya, hal aneh terjadi hingga membuatnya kalah yang kemudian terjatuh kembali ke alam manusia. Disaat kejatuhannya, alam manusia telah memiliki peradaban maju yang ditandai dengan berdirinya dinasti Xia yang merupakan mandat dari alam Dewa untuk manusia. Setiap pemimpinnya memiliki garis darah Dewa membuatnya menjadi penguasa sejati alam manusia. Huang Xuan yang membenci para Dewa memulai perjalanannya dengan menggulingkan Dinasti Xia sebelum dirinya kembali memberontak ke alam Dewa.


"Dengan pedang sebagai pena dan darah sebagai tinta, aku Huang Xuan menulis sejarah dengan cara berdarah-darah. Tidak takut kepada Dewa, Setan dan Iblis karena aku lah penguasa sesungguhnya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogasurendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertindak Sebagai Senjata

Avatar Adipati Beiyue yang dibantu oleh Kaisar Es menghilang setelahnya. Luo Qingyin menarik auranya kembali mendarat di permukaan tanah Kota Hanjin tepatnya di kediaman Huang Xuan.

"Junior memberikan salam kepada senior," ucap Luo Qinigyao memberikan salam hormat nya kepada Han Wuzhi begitupun 7 bidadari yang hanya dibalas anggukan.

Mereka semua kembali ke tempat masing-masing. 7 bidadari terbang kembali ke kota Hanjin berubah menjadi patung es kembali begitupun Han Wuzhi kembali ke dalam benteng bermeditasi kembali mengubah tubuhnya menjadi kristal es. Luo Qingyao memimpin yang lain kembali ke kota Hanjin dan gerbang kota ditutup setelahnya. Dan dimulainya Kota Hanjin mengisolasikan diri dari dunia luar.

Uhukkk!!!

Luo Qingyin memuntahkan darah segar dari mulutnya merasakan pusing begitupula pandangannya berkunang-kunang. Huang Xuan mendekatinya menyentuh pundaknya mengalirkan qi mencoba menstabilkan energi qi yang kacau di dalam tubuh Luo Qingyin.

"Kau baru saja menggabungkan dua mata dewa dan menggunakan kekuatan yang melebihi kapasitas mu membuat qi yang ada di dalam tubuh mu menjadi kacau," ucap Huang Xuan menjelaskan situasi yang sedang terjadi.

Luo Qingyin merasakan seakan-akan sesuatu menekan tubuhnya membuat nya kesulitan bernafas perlahan-lahan menghilang tatkala energi Huang Xuan mengalir disetiao aliran darahnya menghilangkan tekanan yang dialaminya.

"Jika klan Shen lainnya menggunakan teknik meramal maka hanya bisa dilakukan tiga kali seumur hidupnya. Namun, kau merupakan anomali klan Shen dengan menggabungkan dua mata dewa keturunan murni membuatmu melampaui batas yang ada tanpa peduli kedua mata mu buta dan diperkuat oleh darah bangsawan Luo yang mengalir di dalam tubuhmu. Dahulu aku mengira kau hanyalah bermarga Luo yang mendirikan kerajaan biasa akan tetapi aku tak menyangka kau berasal dari marga bangsawan Luo"

Luo Qingyin menganggukkan kepalanya mengerti maksud dari Huang Xuan.

"Bagaimana dengan paman Adipati?"

"Dia terlahir untuk senjata pelindung kakaknya yang merupakan ayahmu sendiri begitupula Luo Qingyao,"jawab Huang Xuan.

Langit di atas kota Hanjin tiba-tiba bergemuruh hebat kemudian pusaran awan muncul seakan membuka langit. Gemuruh terdengar mengerikan disertai sambaran petir yang tiba-tiba muncul menyambar kota Hanjin menyebabkan pelindung kota seketika aktif kembali. Adipati Beiyue memandang langit mengepalkan tangannya erat memandang ke arah dimana kediaman Huang Xuan berada. Kaisar Es tiba-tiba muncul di altar begitupula Bai Long ke luar dari dasar jurang merasakan getaran tanah Beiyue.

"Seseorang dari Alam Dewa turun ke dunia,"ucap Kaisar Es memandang ke atas dimana kubah kristal es menunjukkan pusaran di langit bersamaan percikan petir disekitarnya.

"Salah satu Dewa yang memiliki posisi dianggap sebagai wakil Kaisar Dewa Surgawi,"balas Bai Long mengeram rendah meliuk-liuk kan tubuhnya hingga melingkari altar.

"Dewa Penegak Hukum Surgawi Feng Tianxing. Sepertinya karena gadis Luo itu yang telah menyatukan dua mata dewa dari garis murni klan Shen dan garis darah bangsawan Luo menggunakan kekuatan keduanya yang mempengaruhi takdir seseorang di alam manusia menyamai tindakan seorang dewa membuat mereka yang ada di alam Dewa merasa terancam dengan keberadaan gadis itu. Kini, dia muncul sebagai tanda penegakan hukum surgawi," ucap Kaisar Es menyadari apa yang sedang terjadi.

"Apakah Huang Xuan bisa mengatasinya? Jika aku turun tangan maka alam dewa akan memburuku,"ucap Bai Loong ragu.

"Dia bisa mengatasinya dan memulai jalan melawan para Dewa kembali," balas Kaisar Es yakin akan kemampuan Huang Xuan.

Luo Qingyin mendongak ke langit begitupun Huang Xuan. Perasaan tidak enak terasa oleh mereka berdua terkhusus Luo Qingyin merasakan aura yang mampu membuatnya merinding.

"Seorang Dewa turun ke alam manusia," ucapnya lirih.

Ekspresi Huang Xuan berubah menjadi serius. Ia memanggil Canghai setelahnya meminta nya untuk menjaga Luo Qingyin. Adipati Beiyue datang mengerti situasi yang terjadi ikut bergabung dengan Canghai di samping Luo Qingyin.

"Mengaktifkan pelindung kota secara maksimal adalah pilihan yang terbaik," ucap Huang Xuan sebelum pergi melesat menuju langit.

Empat penjuru arah mata angin kota Hanjin muncul sinar biru yang kemudian membentuk formasi besar menutupi seluruh kota yang terdiri dari berbagai susunan formasi kecil yang saling terhubung satu sama lain yang kemudian membentuk formasi besar kokoh sehingga ketika serangan terjadi maka serangan tersebut akan menyebar menghindari kerusakan pada satu titik.

"Formasi Cermin Es dengan diriku sendiri sebagai mata formasi merupakan formasi pelindung sekaligus menyerang paling kuat yang dimiliki kota Hanjin," ucap Adipati Beiyue.

"Dimana Luo Qingyao berada!" ucap Luo Qingyin begitu khawatir.

"Dia baik-baik saja. Karena, semuanya telah berubah semenjak kemunculan orang yang ada di samping mu itu," balas Adipati Beiyue memandang ke arah langit.

Huang Xuan melayang di atas kota Hanjin memandang langit dimana setiap garis pusaran awan memiliki ratusan bala tentara prajurit surga membawa senjata bersiap untuk berperang. Seseorang turun dari pusat pusaran dengan aura mulia seorang dewa mengenakan jubah hitam dimana rambutnya tergerai hitam. Pupil matanya berwarna dimana setiap tatapannya menyiratkan bentuk penghakiman. Seorang Dewa Penegak Hukum Surgawi Feng Tianxing

"Dimana dia?" ucapnya dingin.

"Kau tak perlu mencari dia. Lawan mu adalah aku," balas Huang Xuan.

Dewa Feng Tianxing mengerutkan keningnya menyipitkan matanya memandang Huang Xuan dengan tatapan aneh.

"Kau menghalangi dewa menjalankan tugas maka hukuman mati menantimu," ucapnya memperingatkan serius Huang Xuan bahwa ancamannya bukan lah kebohongan.

"Kalian para Dewa tak memiliki hak untuk menentukan ataupun menghukum manusia,"balas Huang Xuan yang seketika memantik emosi Dewa Feng Tianxing.

"Lancang!"

"Kenapa? Aku adalah senjata yang disiapkan olehnya untuk melawan siapapun yang mengancam nyawa nya," ucap Huang Xuan.

Dewa Feng Tianxing menarik pedang dari ruang hampa mengacungkannya ke langit menciptakan lonjakan cahaya berisikan tekanan dari alam dewa yang jatuh menghantam Huang Xuan seketika menciptakan momentum ledakan disertai hempasan angin menyapu seluruh awan. Huang Xuan menahan menggunakan kedua tangannya terdorong jatuh mencoba melawan balik tekanan yang diterimanya sekuat tenaga. Seluruh meridiannya aktif mengalirkan qi memompa jantungnya hingga lautan kesadarannya bergejolak hebat. Ranahnya begitu jauh di bawah tak sebanding dengan tekanan dewa yang dihadapinya.

“Segel Penghakiman Langit!”ucap Dewa Feng Tianxing.

Langit bergemuruh puluhan petir turun menyambar-nyambar begitu mengerikan dan mematikan membuat Huang Xuan tersengat aliran petir. Sambaran petir hingga turun ke kota Hanjin membuat formasi pelindung kota bergetar.

Adipati Beiyue mengepalkan tangannya geram ketika petir surgawi benar-benar memiliki kekuatan di luar batas manusia. Ia menyatukan telapak tangannya mengerahkan seluruh energi formasi membentuk kristal bunga es sebagai perlindungan dari setiap hantaman petir yang jatuh. Kota Hanjin beratapkan bunga es dimana setiap serangan petir semakin memperkuatnya dimana mata formasi merupakan Adipati Beiyue yang mengerahkan qi miliknya untuk memperluas dan memperbaiki setiap kerusakan formasi.

1
Nanik S
Huang Xuan lupa ingatan
Nanik S
Perang lagi
Nanik S
Ternyata Menyelamatkan Qingyun agar terhindar dr peoerangan
Nanik S
Kaisar ternyata licik juga
Nanik S
Naga perak pasti lenyap
Nanik S
Petikan senar hanya menghancurkan tombak 👍👍
Nanik S
Budak para dewa
Nanik S
Apakah Huang Xuan akan meninggalkan dunia Fana
Nanik S
Lanjuutkan
Nanik S
Huang Xuan .. menyesuaikan kondisi tubuhnya di alam yang baru
Nanik S
Hadir 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!