NovelToon NovelToon
Rebel Hearts

Rebel Hearts

Status: tamat
Genre:Berbaikan / Dikelilingi wanita cantik / Playboy / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Obsesi / Tamat
Popularitas:17.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

"Kau tahu apa masalahmu, Salena? Kau terlalu sibuk menjadi sempurna sampai lupa caranya menjadi manusia." — Zane Vance.
"Dan kau tahu apa masalahmu, Vance? Kau pikir dunia ini panggung sirkusmu hanya karena teman-teman bodohku memanggilmu Dewa. Dasar alay." — Salena Ashford

Zane Vance (21) pindah ke Islandia bukan untuk mencari musuh. Tapi saat di hari pertama dia sudah mendebat Salena Ashford—si putri konglomerat kampus yang kaku dan perfeksionis—perang dunia ketiga resmi dimulai.

Semua orang memuja Zane. Mereka memanggilnya "Dewa dari New York" karena pesonanya yang bad boy, dingin, dan Urakan Ganteng (ini kata teman Selena), kecuali Salena.
Namun, semakin keras Salena berusaha menendang Zane dari tahtanya, semakin ia terseret masuk ke dalam rahasia hidup cowok itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keheningan yang Berisik

Waktu berlalu seperti kabut musim dingin di Reykjavik, dingin, lambat, dan penuh ketidakpastian. Sudah tepat satu bulan sejak malam di mana Zane Sebastian Vance menelponnya dan mengoceh tentang domba-domba Islandia serta pizza Manhattan hingga larut malam.

​Namun, sejak panggilan itu berakhir, ada sesuatu yang berubah. Sesuatu yang membuat Salena justru merasa lebih terganggu daripada saat Zane mengganggunya setiap hari.

​Zane tidak lagi duduk di sebelahnya di kelas Hukum Internasional. Dia tidak lagi melempar kertas berisi ejekan. Dia tidak lagi muncul di kafetaria hanya untuk membisikkan kata-kata provokatif di telinganya. "Dewa New York" itu seolah-olah baru saja menarik diri ke dalam dunianya yang gelap dan tak tersentuh.

​Salena duduk di perpustakaan, menatap barisan teks tentang hukum yang tidak sedikit pun masuk ke otaknya. Matanya justru terus melirik ke arah pintu masuk, berharap sosok dengan jaket kulit cokelat itu muncul dan merusak ketenangannya.

​"Ada apa denganmu, Sal?" Freya berbisik, menyadarkan Salena dari lamunannya. "Kau sudah membolak-balik halaman yang sama selama sepuluh menit."

​"Hanya... sedang memikirkan materi yang sulit," bohong Salena.

​"Atau kau sedang memikirkan kenapa Zane Vance tiba-tiba menghilang?" tembak Freya tepat sasaran. "Dia masih ada di kampus, tapi dia terlihat sangat... berbeda. Lebih dingin dari es di kutub utara. Dan kau tahu apa yang lebih aneh? Dia tidak lagi menolak wanita yang mendekatinya di kantin, dia hanya mengabaikan mereka seolah mereka itu hantu. Termasuk kau."

​Salena mengepalkan tangannya di bawah meja. Dia tidak mengabaikan ku, dia hanya berhenti menggangguku, batin Salena membela diri, meski hatinya terasa nyeri.

​Sore harinya, Salena berpapasan dengan Zane di koridor gedung utama yang mulai sepi. Zane berjalan dengan tangan di saku celananya, tatapannya lurus ke depan. Rambutnya lebih berantakan dari biasanya, dan ada lingkaran hitam samar di bawah matanya.

​Saat jarak mereka hanya tinggal satu meter, jantung Salena berdebar kencang. Ia sudah menyiapkan kalimat sinis untuk memulai perdebatan. Namun, saat mata mereka bertemu, Zane hanya memberikan anggukan kecil yang sangat formal, seperti orang asing yang tidak sengaja berpapasan di jalan, lalu melintas begitu saja tanpa sepatah kata pun.

​Aroma sandalwood dan dinginnya musim dingin masih tertinggal, tapi kehangatan dari telepon malam itu telah lenyap sepenuhnya.

​Salena terpaku di tempatnya. Rasanya lebih menyakitkan diabaikan seperti ini daripada didebat habis-habisan di depan umum. Ia merasa seperti anak kecil yang baru saja kehilangan mainan kesukaannya, padahal selama ini ia berteriak bahwa ia membenci mainan itu.

​"Apa yang terjadi di New York, Zane?" bisik Salena pelan setelah punggung pria itu menghilang di balik pintu otomatis.

​Kembali ke penthouse-nya, Salena membuka akun Instagram Zane. Tidak ada unggahan baru selama dua minggu terakhir. Ia mencoba melihat daftar pengikutnya, mencari nama Phoenix atau Kharel yang pernah ia simpulkan sebagai bagian dari masa lalu Zane.

​Tiba-tiba, ia teringat kata-kata Zane di telepon: "Kau terlalu sibuk menjaga agar mainanmu tidak lecet sampai kau lupa cara memainkannya."

​Salena menatap pantulan dirinya di jendela kaca. Ia menyadari satu hal. Selama sebulan ini, dia tidak hanya memperhatikan Zane karena dia urakan atau alay. Dia memperhatikan Zane karena pria itu adalah satu-satunya orang yang berani menyentuh sisi manusiawi dalam dirinya yang selalu tersembunyi.

​Sekarang, setelah Zane diam, dunia Salena kembali menjadi sempurna, namun sangat membosankan. Dan ia benci mengakui bahwa ia merindukan suara cerewet sang "Dewa New York" yang ternyata punya luka sedalam samudera Atlantik itu.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Happy Reading Dear 🥰😍

1
Xiao Lian Na ¿?
Aduh gaberani bacaa
falea sezi
suka deh g bertele tele g ribet q ksih hadiah
falea sezi
licik tp q suka andai feo pinter pasti dia g mati tragis sayang dia lemah entah niru siapa sifat goblok nya.. gk kayak katya yg badas
Xiao Lian Na ¿?
Baperrr😍
falea sezi
rencana sempurna
falea sezi
pdhl keluarganya zaen berpengaruh masak ngilangin benalu yg bunuh anak nya g bs lemah amat
falea sezi
phoenik goblok
falea sezi
Karel ini jalang bgt ya g bersukur dpet phoenik dan phoenik nya goblok kayak g ada cwek. lain aja
Epha Yusra
ceritanya bagus... berbeda...
Vina Vina
Sedihnyaaaa...../Sob/
falea sezi
Zane sebenarnya suka Karel. gk sih Thor
Anisa Muliana
padahal keluarga Vance berpengaruh di New York masak gk ada pembalasan utk si penabrak? kenapa rasanya kayak pasrah aja gtu..dan yg bergerak utk membalas malah Katiya..😌
Anisa Muliana
ditunggu update ceritanya thor..😁
Anisa Muliana
serius ceritanya seru thor😍 dan bikin deg"an bacanya Krn gk bisa nebak alurnya kyk gmna..
Anisa Muliana
sepertinya seru ceritanya thor😊
sakura
...
anggita
ikut dukung ng👍like sama iklan☝saja.
anggita
tato yg keren😚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!