NovelToon NovelToon
Kubalas Suami Brengsekku

Kubalas Suami Brengsekku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Suaminya berkhianat, anaknya di tukar dan dihabisii. Selama lima tahun dia merawat anak suami dan selingkuhannya yang bahkan tinggal satu atap dengannya berkedok sebagai pengasuh.

Bahkan dirinya diracuni oleh pelayan kepercayaannya. Ratih, berakhir begitu tragis. Dia pikir dia adalah wanita paling malang di dunia.

Namun nasib berkata lain. Ketika dia membuka mata, dia berada tepat dimana dia akan melahirkan.

Saat itu Ratih bersumpah, dia akan membalas suaminya yang brengsekk itu. Dia akan mengambil bunga dari setiap perbuatan suami dan semua yang telah menyakitinya dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Sesuatu yang akan sangat Disesali

Di ruangan bayi itu, Ben yang sudah menyabotasee kamera pengawas segera menukar bayi yang dimaksud oleh Ratih. Setelah memastikan semua pekerjaannya berjalan dengan baik. Dia kembali ke ruangan Ratih.

"Aku sudah kerjakan seperti yang kamu katakan! istirahatlah!"

"Ben, terima kasih!"

Langkah pria itu terhenti. Dia berbalik dan melihat wanita yang tampaknya sangat tidak tenang itu.

"Aku kira kamu sudah tidak mau bertemu denganku lagi. Yang terakhir kali adalah salah paham, Ratih. Aku tidak pernah mengajak suamimu pergi ke klub malam. Malam itu seseorang menghubungiku, mengatakan suamimu mabukk dan membuat keributan, aku kesana karena ingin membawanya pulang...!"

"Maafkan aku!" sela Ratih dengan mata berkaca-kaca.

Ratih kini menyadari semuanya. Sebenarnya Ben sama sekali tidak pernah berbuat salah padanya dan Fandi. Semua itu akal-akalan Fandi.

Ben menghela nafas kasar.

"Lupakan! jika kamu masih ingin aku mundur dari perusahaan, aku akan lakukan!"

"Tidak! aku tidak ingin kamu resign. Maafkan aku, aku salah. Tidak seharusnya aku yang mengenalmu lebih dari 7 tahun meragukan mu dan lebih percaya pada Fandi. Maukah kamu memaafkan aku?" tanya Ratih pada Ben.

"Aku tidak akan bisa marah padamu! aku akan pergi. Kapanpun kamu membutuhkan aku. Telepon saja!"

Ben beranjak pergi dari sana. Tapi tidak benar-benar pergi. Ben berdiri di dekat pintu. Pria itu berdiri dengan tatapan yang sulit dijelaskan. Tapi, dia sepertinya sangat perduli pada Ratih.

**

Pagi menjelang, bibi Erma sudah datang sangat pagi. Dia sudah membawa sarapan dari rumah. Dia memasak sendiri sayuran yang sangat bergizi.

"Nyonya, bibi masak makanan yang sangat sehat. Kata dokter ini bisa memperlancar asi!"

Ratih terkekeh dalam hatinya. Wanita tua yang tidak tahu diri. Tapi Ratih sungguh merasa kesal sebenarnya. Dulu, dia memberikan asi terbaik, semua yang terbaik untuk anak yang bahkan bukan darah dagingnya. Dia malah membiarkan anaknya entah bisa minum susu atau tidak di luar sana.

Tangan Ratih terkepal. Tapi dia berusaha menahannya. Dia sudah menyiapkan semuanya. Dia tidak mau membiarkannya jadi sia-sia.

Racun yang menyakitinya itu. Bukankah Fandi, bibi Erma dan Sarah juga harus merasakannya? Keinginan mereka menjadikan anak kandung Ratih sebagai pengemis. Ratih juga harus membuat anak mereka, yang merasakan semua itu. Dia harus membuat hati orang-orang jahat itu hancur menghadapi kenyataan jika anak kesayangan mereka yang jadi pengemis. Seperti apa yang Ratih rasakan dulu, ketika dia mendengar anaknya dijadikan pengemis. Bahkan tangan dan kakinya dipatahkann. Dia masih harus menahan diri, supaya semuanya setimpal.

"Bibi, terima kasih!" kata Ratih berpura-pura tidak tahu apa yang telah bibi Erma dan orang-orang jahat itu lakukan.

"Jangan bilang begitu nyonya. Ini sudah tugas bibi!" katanya yang menyiapkan semuanya di atas meja kecil yang sudah disiapkan memang di atas tempat tidur.

Setelah sarapan, bibi Erma sangat bersemangat mengambil bayi Rafa dari kamar bayi.

"Nyonya, tuan muda sudah di mandikan. Dia benar-benar tampan!" kata bibi Erma.

Wajah bayi, kebanyakan memang hampir mirip. Kecuali jika ada fisik yang mencolok. Seperti warna kulit, bentuk hidung atau lesung pipi dan semacamnya.

Karena memang kemarin bibi Erma juga cepat-cepat menukar cucu kandungnya dengan anak Ratih. Maka dia juga tidak terlalu memperhatikan. Dia hanya fokus pada keranjang bayi saja. Dia pikir setelah satu kali menukar bayi yang ada di keranjang bayi. Maka perawat tidak mungkin melakukan kesalahan. Lagipula keranjang bayinya juga berbeda. Ratih yang berada di ruangan VIP, keranjang bayinya jauh lebih bagus dari Sarah yang ada di ruangan biasa. Meski berada di satu ruangan bayi yang sama.

Ratih menggendong bayi itu. Ada perasaan hangat di dadanya. Dia yakin itu adalah anaknya.

"Rafa..." lirihnya dengan mata yang hampir berkaca-kaca juga.

"Nyonya, di kasih asi dulu. Tuan Rafa pasti lapar" kata bibi Erma.

Ratih mengangguk, dan menoleh ke arah pelayannya yang sangat licik itu.

"Bibi, aku butuh tissue basah. Tolong belikan ya!"

Bibi Erma melihat ke atas meja.

"Itu ada nyonya, bibi ambilkan ya..."

Ratih menggelengkan kepalanya.

"Itu kurang halus. Beli yang lebih mahal. Kulit Rafa sangat sensitif, nanti kalau lecet bagaimana?" tanya Ratih.

Bibi Erma yang mengira kalau Rafa adalah cucunya. Tentu saja sama sekali tidak menginginkan hal itu terjadi. Dia tidak mau kulit cucunya menjadi lecet.

"Baik, baik. Bibi akan beli tissue basah yang paling bagus, yang paling lembut. Sebentar ya nyonya!" kata bibi Erma yang langsung keluar dari kamar itu.

Ratih membuka kain bedong Rafa. Memastikan kalau tidak ada tanda di bawah ketiak kirinya.

Dan ternyata memang tidak ada. Ratih segera memeluk anak itu dan menangis.

"Maafkan mama ya nak, sebelumnya kamu bahkan harus mengalami hal yang begitu berat. Maafkan mama sayang, mama akan menjagamu dengan baik, mama tidak akan biarkan hal buruk terjadi padamu. Rafa, maafkan mama!"

**

Sementara itu di tempat berbeda, di kamar yang lebih sederhana. Sarah juga sedang makan disuapi oleh Fandi.

"Sudah mas, aku sudah kenyang. Jadi, kapan aku bisa melihat anak kita?" tanya Sarah.

Fandi yang mengenakan kacamata dan masker. Meletakkan semua yang dia pegang dan mendekati Sarah.

"Tidak bisa sekarang! anak itu terus berada di ruangan Ratih. Sabar dulu saja, satu bulan lagi kan ibumu sudah punya rencana membawamu sebagai pengasuh Rafa..."

"Kenapa namanya jadi Rafa sih, mas? kan kita sudah sepakat, namanya Naufal. Aku mau nama anakku Naufal mas!"

"Iya Sarah, ibumu juga sudah mengatakan itu pada Ratih. Tapi dia punya pemikiran sendiri"

"Kenapa dia seperti itu sih? biasanya dia menuruti sekali pada ibu?" gerutu Sarah.

"Hanya nama saja tidak masalah. Yang penting, anak kita tetap akan jadi pewaris keluarga Sanjaya itu kan. Jangan mempermasalahkan hal kecil seperti ini!" bujuk Fandi.

"Lalu apa rencanamu untuk anaknya si Ratih itu? Anak haramm itu, aku tidak mau membawanya pulang ke rumah!"

"Kenapa harus di bawa pulang. Aku sudah hubungi seseorang yang memang punya usaha jual beli hal semacam itu. Dia mau membeli bayi itu 5 juta, lumayan kan! kita kasih ke dia saja, mau diapakan anaknya si Ratih itu. Terserah orang itu!"

"Ha ha ha"

Terdengar tawa yang begitu puas di ruangan itu. Seolah apa yang sedang mereka bicarakan itu bukan tentang memperjualbelikan sesuatu yang hidup dan merasakan rasa sakit jika terluka.

Sayangnya, kali ini mereka sungguh akan menyesali perbuatan mereka itu. Karena yang akan mereka jual, bukan anak yang mereka sebut anak haramm Ratih. Tapi anak kandung mereka sendiri. Anak yang sudah di tukar kembali oleh Ben, atas perintah Ratih.

***

Bersambung...

1
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lagian sekongkol kok dalam kejahatan, ya pasti bakal banyak pengkhianatan 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: ya dalam kebaikan kalau bisa, kalau gak bisa ya diam aja🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kang nyeleweng Yo nyeleweng terus 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iyalah sangat jelas kan 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tuh kan Rafa saja gak mau di gendong Fandi , apalagi sama Sarah langsung sawan dia kan 🤭
Noer: ho'oh katanya 'tolong ada Sumala' gitu kata Rafa
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gimana mau kamu peluk orang anakmu sudah kau rupiahkan 🤭
Noer: salah sendiri kan ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
biarin gila 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
udah dapat ijin jajan diluar kok jadi gassss aja Fandi 🤣🤣🤣
biar Sarah jadi gila 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mimpi aja sana 🤣🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Ria Adek
Naahh kaan.. Semua orang telah menyadari nya..
Bahwa Rafa dan Ben banyak banget kemiripannya..
Perlu di selikidiki nih fakta kebenarannya..
Kalau perlu, Rafa & Ben melakukan tes DNA..
Untuk mengungkapkan fakta yg sebenarnya..
Bahwa malam kejadian itu, Ben lah yang bersama nya..
Bukan Fandi yg me ngaku² yg menolong nya..
Hingga Ratih terpedaya oleh tipuan Fandi padanya..
Jadi penasaran, bagaimana kisah awal kejadian nya.. 🤔
Noer: wkwk 😭😭😭 gimana ngejelasinnya kak
total 5 replies
Ria Adek
Terkadang cinta hadirnya itu tanpa di duga..
Tanpa menyadarinya, cinta tumbuh begitu saja di dalam hati 2 insan manusia..
Semisal tadinya hanya menganggap teman biasa saja..
Namun karena selalu bersama, terbiasa ada, dan saling mengenal 1 sama lainnya..
Maka saat itulah muncul rasa ketertarikan di hatinya..
Seseorang menyadari bahwa itu adalah perasaan cinta, ketika mereka berdua mulai ada rasa kehilangan salah satunya..
Dengan status teman di awalnya, justru kita bisa mengenal lebih baik tentang masing² karakter & kepribadiannya..
Berbeda dengan mereka yg langsung status pacaran di awalnya, terkadang justru lebih berpotensi untuk menerima orang yang salah dalam hidupnya..
Kenapa..?
Karena ketika kau menerima seseorang dengan status pacar, maka kau mengira bahwa seolah-olah dialah jodohmu yg sesungguhnya.. 😁
Noer: ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 11 replies
Ria Adek
Yang namanya pengkhianat tetap lah pengkhianat, jika di maafkan pun suatu saat akan kembali berkhianat..
Begitu pula perselingkuhan, yg terbiasa selingkuh gak akan jera sebelum datang nya penyakit mematikan, dan di rajam sampai mati.. 🤭
Noer: iya betul kak
total 5 replies
Mey Abimanyu
batang ? BATANG BATANG BENNNNNN 🤣 batang ape nihhhh🤣🤣🤣
Noer: wkwk 😭😭😭
total 4 replies
vj'z tri
mungkinkah kita kan slalu bersama walaupun terbentang jarak antara kitaaaa..... kau ku sayang selalu ku jaga takkan kulepas selamanya .../CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Noer: hampir lupa kalau pak haji ternyata juga penyanyi 😭
total 3 replies
partini
hayo kenapa,apa karena insecure dia cuma pelayanan yah Thor
Noer: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
Ria Adek
Seru.. Baca dulu deh, biar percaya.. ❤❤❤❤❤
Noer: terima kasih ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Ria Adek
Jangan kau mencintai karena kecantikan, sebab kecantikan bisa pudar dalam sekejap mata..
Jangan kau mencintai karena ketampanan, sebab ketampanan bisa lenyap termakan usia..
Namun cintai lah dia karena akhlaknya, karena dia tak kan mudah tergoda..
Dan cintai lah dia karena karakter & sifatnya, karena kau tak kan punya alasan lagi untuk membencinya..
Karena dia yg setia, tak kan memandang mu sebelah mata...
Dia yg sayang padamu, tak kan tega membuat mu terluka..
Dan dia yg mencintaimu dengan tulus, tak kan pernah membuat mu kecewa..
Assseeekk.. 💃🏻💃🏻🤭
Ria Adek: Boleh juga..🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
Ria Adek
Buat Ratih.. Aku pernah membaca sebuah petikan kata² bahwa, "Berprasangka baiklah pada semua orang..
Namun jangan kau kira semua orang baik padamu.. "
Percaya boleh.. Waspada tetap..
Sebab terkadang justru orang terdekat lah yg paling sering & tega membuat mu terluka dan kecewa karenanya..
Bukan lah begitu..? 😊
Ria Adek: Bener.. Sesuatu yang berlebihan itu emang gak baik..👍🏻😎🤣
total 2 replies
Ria Adek
Fandi.. Fandi..
Kau minta di hargai sebagai suami..
Sedangkan Ratih sebagai istri tak pernah kau hargai..
Kau malah berselingkuh di belakang istri..
Kau berpura-pura baik di depan istri..
Namun kau menginginkan istri mu mati..
Apa suami seperti itu pantas untuk di hargai..
Bahkan kau sendiri adalah tipe lelaki yg gak tau diri dan gak punya hati..
Tidur saja sana kau Fandi, jangan pernah terbangun lagi dari mimpi² hingga kau mati.. 😏😁
Noer: nah itu
total 5 replies
Allea
kalo efek obatnya bertahun2 kelamaanlah 😁
Noer: sambil nunggu Rafa gede sebenarnya kak, kalau Rafa gede, anaknya dia kan juga gede, nah nanti pas ketemu di lampu merah, nyeselnya biar sampai ulu ati gitu 👉🏻👈🏻
total 1 replies
partini
BTW anak mereka di mana Thor masih hidup apa udah methong
Noer: saran diterima kak, bakalan plek tiplek muka Fandi deh, biar nyaho mereka 🤭
total 3 replies
Ria Adek
Sarah sungguh menjijikkan..
Sejak kapan dia punya jiwa keibuan..
Jika dia punya, kenapa bayi Naufal dia tumbal kan..
Padahal Rafa & Naufal sama² bayi yg tak berdosa, justru kau menjual anak mu sendiri demi keuntungan..
Yasudah, nikmati saja hari² mu seperti itu, yg menyakitkan..
Ria Adek: Setuju.. 😎
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!