NovelToon NovelToon
Agen Rahasia Dan Anak Genius

Agen Rahasia Dan Anak Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Anak Genius / Anak Kembar / Agen Wanita
Popularitas:771.3k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

Kejadian yang tidak terduga, seorang agen rahasia yang baru menyelesaikan misi nya.

Namun dia dijebak oleh rekannya sendiri yang memang ingin menyingkirkan dirinya. Sehingga dia harus tidur bersama seorang pria asing.

Olivia namanya, sebagai agen rahasia yang selalu sukses dalam menjalankan misinya. Namun hal itu menimbulkan kecemburuan pada rekannya sendiri.

Sehingga Olivia harus melahirkan tiga anak kembar yang super jenius. Dan mereka pun mengasingkan diri di sebuah desa. Delapan tahun kemudian, mereka kembali ke kota.

Bagaimana kisah selanjutnya? Jika penasaran baca yuk!

Cerita ini hanyalah fiksi semata. Tidak ada hubungannya dengan dunia nyata. Seluruh cerita di dalamnya hanya imajinasi penulisnya semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

"Masalah ini sebaiknya kita selesaikan secara kekeluargaan saja," jawab George akhirnya.

"Tidak bisa!" Suara lantang seorang wanita bersamaan dengan pintu terbuka.

Semua menoleh ke arah pintu yang terbuka secara tiba-tiba. Olivia langsung menghampiri anak-anaknya.

"Tidak bisa. Bukan baru kali ini mereka melakukan kesalahan. Sebagai bapak kepala sekolah jangan diam saja untuk menutupi kesalahan muridnya hanya karena mereka anak orang berkuasa. Hukum harus ditegakkan dengan adil," kata Olivia.

Triple A mengacungkan dua jempolnya masing-masing dan berkata. "Mama keren," ucap mereka secara bersamaan.

"Jika bicara tentang kekuasaan, suamiku juga orang berkuasa di dunia bisnis. Siapa yang tidak kenal Dewa Robinson?" Olivia mengucapkan itu dengan semangat.

Dewa tersenyum. Semua orang yang ada di ruangan itu terdiam. Memang tidak dipungkiri, Dewa orang yang cukup berpengaruh di dunia bisnis.

"Pak polisi, tangkap mereka semua. Pembullyan, pemerasan adalah tindakan kriminal yang patut di hukum. Jangan karena mereka masih di bawah umur, mereka bebas hukuman," kata Olivia lagi.

"Tidak bisa! Kami sanggup bayar berapapun yang kalian minta." Mira tidak terima jika anak semata wayangnya di penjara.

"Berapapun? Kamu yakin, Mira?" tanya Olivia.

"Sebutkan saja berapapun yang kalian inginkan," ujar Mira yakin.

"Sayang, blokir semua kartu mereka!" perintah Olivia pada triple A.

"Siap Ma!" Triple A langsung membuka laptopnya masing-masing.

Semua orang melihat bagaimana triple A mengutak-atik keyboard laptopnya? Mereka tercengang, terutama kepala sekolah dan Bu Susi.

Bahkan polisi pun tidak berkedip beberapa detik. Tapi mereka tidak sempat membaca tulisan yang tertera di layar laptop mereka.

Hanya dalam sekejap, semua kartu milik kelima orang tua murid pun di blokir. Bahkan dengan jahilnya Arjun mengacaukan sistem perusahaan milik George.

Ponsel George berdering pertanda panggilan masuk. George melihat nama pemanggil dari asistennya.

"Maaf, saya jawab telepon dulu," kata George berpamitan. George hendak keluar dari ruangan itu, namun Dewa mencegahnya.

"Di sini saja, kita semua juga ingin tahu apa yang terjadi dengan perusahaan mu?" ujar Dewa.

George menoleh ke semua orang. Dia penasaran, lalu menjawab panggilan telepon dari asistennya.

"Halo."

"Halo Tuan, gawat! Perusahaan bermasalah. Semua komputer tidak bisa beroperasi. Bahkan rekening perusahaan dibekukan."

"Apa?!" George kaget. Ponselnya sampai jatuh ke lantai. Beruntung tidak pecah karena ada karpet sebagai alas lantai.

Kemudian George menoleh ke triple A yang sudah duduk santai di kursi. Baru beberapa menit mereka bermain komputer, tapi sudah bisa membekukan perusahaan milik George.

"Aku mengaku kalah," kata George lalu berlutut di depan Dewa.

"Pa, kenapa harus berlutut? Kita punya kuasa. Bahkan hukum pun mampu kita beli," ujar Mira.

"Itu dulu, sekarang kekuasaan yang kalian bangga-bangga kan sudah tidak ada. Kecuali anak-anakku memulihkan perusahaan kalian seperti semula," ujar Olivia.

Olivia sengaja meminta anak-anaknya untuk melakukan nya di depan mereka. Agar kedepannya tidak ada lagi yang berani berbuat macam-macam dengan anak-anaknya.

Orang tua dari keempat murid yang ikut membully pun meminta maaf. Mereka meminta rekening mereka yang dibekukan dibuka kembali.

"Bisa, asalkan mereka dihukum sesuai kesalahan yang mereka buat," kata Olivia.

"Tapi mereka masih di bawah umur. Tidak ada hukum untuk anak di bawah umur," kata polisi yang sejak tadi diam.

"Baik, kalau begitu aku meminta anak-anak ku untuk membunuh. Bagaimana?" tanya Olivia.

Polisi terdiam. Kemudian Olivia meminta ketiga anaknya untuk menghajar keempat anak yang tadi hendak melawan mereka.

Triple A pun bangkit dari duduknya. Mereka menarik tangan tiga anak itu. Orang tua mereka hendak mencegah, namun Olivia menghalanginya.

"Hajar mereka sampai mati, buktikan bahwa kalian lebih berkuasa," kata Olivia pada triple A.

"Siap Ma," ucap mereka serentak.

Triple A mengayunkan tangannya ke arah wajah ketiga anak itu. Ketiganya sudah terlihat pucat dan gemetar.

Bahkan, air merembes keluar dari celana mereka masing-masing. Triple A hanya ingin menakut-nakuti mereka. Tidak benar-benar ingin menghajar mereka.

"Cukup!" Olivia segera mencegah triple A. Tinju triple A sedikit lagi mengenai mereka.

"Bagaimana Pak polisi? Hanya karena hukum tidak berlaku pada anak di bawah umur, lalu mereka bebas berbuat kejahatan?" tanya Olivia.

Polisi terdiam. Yang lain juga ikut terdiam. Pertanyaan Olivia begitu menohok pada mereka.

"Aku juga berkuasa, tapi aku tidak menggunakan kekuasaan untuk berbuat semena-mena," kata Dewa yang sejak tadi diam.

Dia diam karena tidak berpeluang untuk berbicara. Olivia selalu mendominasi dalam berkata.

"Begini saja. Walaupun hukum tidak berlaku untuk anak di bawah umur. Tapi ada tempat khusus, yaitu pusat rehabilitasi anak," kata salah satu polisi.

Dewa dan Olivia setuju, jika kelima anak itu di bawa ke pusat rehabilitasi anak. Di sana mereka akan dididik untuk menjadi lebih baik.

Karena orang tua mereka tidak mendidik anak mereka dengan baik. Sehingga mereka bisa berbuat semena-mena karena merasa punya kekuasaan.

"Semua sudah selesai. Kalau begitu kembalikan perusahaan ku," kata George.

"Tidak semudah itu. Istrimu bilang, kalian adalah orang yang paling berkuasa. Sekarang kita lihat, apa kalian masih punya kekuasaan?" tanya Dewa.

"Tolonglah, bagaimana kami bisa hidup jika semua dibekukan?" Mira juga ikut memelas meminta kartu dan rekening mereka dibuka kembali.

"Benar, kami tidak bisa bertahan kalau rekening kami dibekukan," kata salah satu orang tua murid.

Namun Olivia maupun Dewa belum ingin membuka rekening mereka. Biarkan mereka memohon untuk sedikit waktu lagi.

"Ayo pulang," kata Olivia mengajak triple A untuk pulang.

George menahan Dewa dan memohon agar perusahaan nya segera dipulihkan. Jika tidak, dia akan mengalami banyak kerugian. Atau lebih parahnya akan bangkrut.

Triple A sengaja membekukan perusahaan milik George saja. Sementara yang lain hanya dibekukan rekening mereka saja.

Dengan begitu pun, mereka sudah cukup kesulitan. Karena mereka tidak menyimpan uang tunai. Hanya menggunakan kartu untuk keperluan apapun.

"Dewa, aku mohon," kata George lirih.

"Itu bukan masalah ku, aku juga tidak bisa apa-apa jika mereka tidak membukanya," kata Dewa melirik ke anak-anaknya. "Menghadapi anak-anakku saja kalian tidak mampu. Bagaimana kalau aku sendiri yang turun tangan? Apa masih bisa disebut orang berkuasa?" tanya Dewa menambahkan.

"Tolonglah." Kini Mira yang memohon. Kedua pasangan suami istri itu berlutut di depan Dewa dan Olivia.

Mereka mengaku kalau mereka itu khilaf. Dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Namun Dewa dan Olivia masih ingin memberikan pelajaran kepada mereka yang sombong.

Dewa dan keluarga kecilnya pun segera pergi tanpa menghiraukan permohonan mereka. Menurut mereka, orang seperti itu perlu diberikan pelajaran sedikit.

1
Ambu Rinddiany Thea
kata s mia teh , emang gua pikiirin 🤣🤣🤣
StAr 1086
Dasar anisa pelakor gak tau diri kau....
Dewi kunti
kebalik,yg tepat itu" mengganggu Mia lagi.
irma hidayat
moga josua dan valeria juga jadi keluarga samawa+cepat dikasih momongan
Les Tary
giliran udh cerai Anisa minta maaf...tapi dulu pas ngrebut suaminya ga ada minta maaf...gaya gayaan loe
awesome moment
👍👍👍
Novita Sari
akhirnya kita kondangan..🤭🤭🤭
Nice1808
jeki dan anisa dah cerai apa mau cari masalah lagi si anisa🤣🤣🤣
Moga langgeng ya valeria dan josua👍👍dan juga buat olivia dan dewa👍
kaylla salsabella
yeeeeee... akhirnya ada cerita lagi klan dari keluarga Henderson..... Dexter yang pacaran sama siapa tuh cewek anak nya... teman si zio ya thor
kaylla salsabella: ooo kirain si Dexter apa kembaran si Denzel yang udah punya gandengan tuh
total 2 replies
Rai Gojess
Yesss...jangan di kasi lama Thor, aku rindu sdh cerita keluarga diva dan damendra
💟노르 아스마💟
yess!!...finally we back to Anderson Family
Pa'tam: Ya, insya Allah ya tunggu saja.
total 1 replies
irma hidayat
firasat ya dewa istrinya ditlp suruh cepat pulang ada laki2 yg mengagumi berandai andai
Les Tary
terima kasih Thor semoga endingnya bahagia semua💪
Ariany Sudjana
wah sayang sudah hampir selesai, tolong juga ada cerita tentang Ando dan anggun, juga valieria dan Joshua
awesome moment
g kerasa lho. bonus bonchap kn?
Cindy
lanjut kak
StAr 1086
Ok Thor di tunggu cerita tentang Dexter secepatnya....
StAr 1086
next
Astrid Fera
masih kerabat Anderson GK kak???
Pa'tam: Iya, Dexter anaknya Arsy dan Zio.
total 1 replies
Novita Sari
ditunggu cerita baru thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!