NovelToon NovelToon
Mencuri Benih Mafia Mandul

Mencuri Benih Mafia Mandul

Status: tamat
Genre:Single Mom / Anak Genius / Mafia / Anak Kembar / Lari Saat Hamil / One Night Stand / Tamat
Popularitas:848.3k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Ava Seraphina Frederick (20) memiliki segalanya kekayaan, kekuasaan, dan nama besar keluarga mafia. Namun bagi Ava, semua itu hanyalah jeruji emas yang membuatnya hampa.

Hidupnya runtuh ketika dokter memvonis usianya tinggal dua tahun. Dalam putus asa, Ava membuat keputusan nekat, ia harus punya anak sebelum mati.

Satu malam di bawah pengaruh alkohol mengubah segalanya. Ava tidur dengan Edgar, yang tanpa Ava tahu adalah suami sepupunya sendiri.

Saat mengetahui ia hamil kembar, Ava memilih pergi. Ia meninggalkan keluarganya, kehidupannya dan juga ayah dari bayinya.

Tujuh tahun berlalu, Ava hidup tenang bersama dengan kedua anaknya. Dan vonis dokter ternyata salah.

“Mama, di mana Papa?” tanya Lily.

“Papa sudah meninggal!” sahut Luca.

​Ketika takdir membawanya bertemu kembali dengan Edgar dan menuntut kembali benihnya, apakah Ava akan jujur atau memilih kabur lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

Ava Seraphina duduk di sofa kulit, tangannya yang tersembunyi di dalam tas terasa dingin. Ini adalah langkah pertamanya kembali ke dunia formal, ke dunia yang penuh risiko.

Tepat pukul sepuluh, Kenzo muncul. Pria tampan itu melangkah cepat, auranya yang karismatik segera menarik perhatian semua orang di lobi. Ia mengenakan setelan Italia yang dipesan khusus, tampak sukses dan bersinar.

“Ava! Maaf membuatmu menunggu,” sapa Kenzo hangat, langsung menghampiri Ava tanpa memedulikan bisik-bisik yang mulai terdengar dari para resepsionis dan karyawan yang berlalu lalang.

“Aku juga baru datang,” ucap Ava datar. Ia bangkit, namun Kenzo segera mengambil tindakan yang membuat Ava terkejut.

Kenzo meraih tangan Ava, menggenggamnya erat, seolah mereka adalah pasangan yang sangat intim. Tindakan itu jelas menarik perhatian semua karyawan.

Ava merasa risih, ia ingin melepaskan diri, tapi tatapan mata Kenzo meyakinkannya, ini semua demi si kembar.

“Ayo, kita bicara di ruanganku,” ajak Kenzo, masih menggenggam erat tangan Ava.

“Tunggu, Kenzo. Soal pekerjaan…” Ava mencoba menarik tangannya.

Kenzo menghentikannya.

“Aku sudah memutuskan, Ava. Aku tidak mau kau menjadi konsultan lepas atau pekerja remote lagi. Kau terlalu berharga untuk itu. Aku membutuhkanmu sebagai asisten pribadiku.”

Ava terkejut. “Asisten pribadi? Kenzo, aku bukan sekretaris. Aku seorang ahli strategi keamanan dan software—”

“Dan itulah mengapa kau harus menjadi asisten pribadiku,” Kenzo memotong sembari tersenyum misterius. “Siapa bilang asisten pribadi hanya mengurus kopi? Kau akan mengurus otaknya perusahaan ini, Ava. Semua rahasia, semua proyek, semua yang kusentuh, akan kau sentuh juga. Aku butuh orang yang seratus persen kupercayai.”

Ava tahu Kenzo melakukan ini untuk memberikan perlindungan dan gaji tertinggi, demi Lily dan Luca.

Karena Kenzo sudah sangat baik padanya selama ini, Ava tidak mempermasalahkan genggaman tangan Kenzo, meskipun ia merasakan tatapan tajam dan penasaran dari sekeliling mereka.

Bisik-bisik di lobi semakin nyaring.

“Dia siapa? Kenapa Tuan Kenzo memegang tangannya?”

“Astaga, dia langsung jadi asisten pribadi? Padahal dia baru datang!”

“Lihat pakaiannya, tidak seperti wanita karir lain. Tapi Tuan Kenzo tampak tergila-gila.”

Drrt!

Ponsel Kenzo bergetar, memutus ketegangan itu. Kenzo meminta izin untuk mengangkatnya, dan menjauh sedikit dari Ava, meskipun ia masih mempertahankan genggaman tangannya selama sepersekian detik sebelum melepasnya.

Saat Kenzo berbicara, wajahnya berubah serius. Ava mengamati. Raut wajah Kenzo berubah dari ramah menjadi profesional dan sedikit tegang.

“...Ya, Paman. Tentu saja. Tentu, berlian itu pasti akan kami temukan. Kami sudah mengaktifkan semua saluran. Apa? Kau akan datang ke sini?” Kenzo menarik napas.

“Siang ini? Baik, aku akan menyiapkan ruang meeting VIP. Sampai jumpa.”

Kenzo menutup teleponnya. Ia berbalik ke Ava dengan ekspresi yang sulit diartikan, campuran gugup dan waspada.

“Siapa yang menelepon?” tanya Ava.

“Pamanku. Edgar Anderson,” jawab Kenzo.

Dunia Ava seketika berhenti menengar nama Edgar. Suami dari sepupunya adalah ayah biologis dari anaknya. Sekaligus pria yang menanam benih di rahimnya.

Ava telah berusaha keras

melupakan nama itu selama tujuh tahun.

“Kenzo, aku tidak tahu kau punya paman bernama Edgar.”

“Dia bukan paman kandung, tapi sepupu jauh dari garis ibu, namun dia adalah investor terbesar di Kenzo Corp, makanya aku memanggilnya paman hanya untuk formalitas,” jelas Kenzo, matanya sedikit memancarkan kepanikan.

“Dia baru saja menelepon. Dia bilang akan datang siang ini untuk membicarakan soal mata berlian yang hilang. Berlian itu, ternyata, adalah miliknya.”

“A-apa? Milik Edgar?” Ava merasakan hawa dingin menjalari punggungnya, lebih dingin dari marmer lobi.

Kehidupan tenang yang Ava bangun di atas pencurian itu kini mengancam akan runtuh.

Edgar ada di kota ini. Ava yakin, dia sedang mencarinya.

Kenzo kembali meraih tangan Ava. “Sekarang, kita ke ruanganku. Kau akan mulai bekerja sekarang juga. Kita harus cepat menyiapkan data untuknya.”

Ava mengangguk, memaksa dirinya untuk tetap tenang. Demi Lily, ia harus kuat. Ia harus menghadapi bayangan masa lalunya.

Saat mereka berjalan menuju lift pribadi, bisik-bisik para karyawan kembali terdengar lebih jelas.

“Astaga, Nona itu pasti simpanan Tuan Kenzo. Kenapa harus buru-buru naik lift pribadi?”

“Dia cantik sih, tapi pasti hanya akan bertahan sebentar.”

Ava menahan semua rasa risih dan harga dirinya. Ia adalah seorang Seraphina, ia tahu bagaimana meredam gosip dan tatapan menghina.

Tapi semua itu ia tahan bukan karena gengsi, melainkan karena janji pada putrinya.

“Baik, Kenzo. Aku terima tawaranmu. Aku akan menjadi asisten pribadimu,” ucap Ava, suaranya mantap, meskipun ia tahu ia baru saja melangkah ke sarang predator.

Tujuan utama Ava adalah mendapatkan uang dengan cepat dan legal sebelum Edgar menemukannya.

Ironisnya, satu-satunya cara legal untuk mendapatkan uang dengan cepat adalah dengan bekerja di bawah bayang-bayang pria yang paling ingin ia hindari.

“Aku berharap tak bertemu dengannya. Menghilang saja sana dari bumi!” gerutu Ava dalam hati.

1
Yenti Sasmira
👍👍👍👍👍
Pa Muhsid
wkwkwk ngakak Edward jaga pintu beneran nih, yang dibalik pintu ga ikut dijaga pasalnya kabur ke balkon 😱🥱🥱
Pa Muhsid
sepertinya Jeremy si penghianat ya bapak nya cleo
Dinda
emang Ava terluka karena apa, karena hamil anak Edgar, atau karena ditidurin sama Edgar. lah kan dia sendiri di awal pengen benih berkualitas, nyari di klub sambil mabuk, yg nga ngenalin orangnya siapa coba 🤭🤭
Rumi Yati
Terima kasih thor
Sulis Tiyeas
yang namanya jeremy ini bodoh sekali. nggak pantas jd asisten
Meriam Tehupelasury
🥰
Asihfitr
Edward kok gini haduh bikin kesel
Asihfitr
manipulatif pantas dimusnahkan
Asihfitr
Alana sangat mengecewakan paling gara2 dulu sempet dipisahin sama Daniel kan pas hamil
Asihfitr
Ivy kpn dpt hukuman setimpal udh jahat bgt harusnya dari awal yg nikah ma Edgar Ava
Asihfitr
terlalu lemah Edgar diancam si licik Ivy gak bisa lawan mafia BKN si pake trik dong
Asihfitr
ini yg kutakutkan Anak Alana jadi cwek licik, manipulatif, obsesi gak suka fiks gak tahu terimakasih lho pdhl ortu AVA jg ikut ngerawat dari bayi
Dewi Yanti
aku suka istrinya diego🫰
Dewi Yanti
edgar hrs ganti asisten,punya asisten lemah dan bodoh ky jeremi malah bikin masalah
Dewi Yanti
itu si asisten nya sebenarnya bawahan siapa sih, si ivy ato edward. ko malah ky berpihak ke si ivy aneh
luthfie_18
ea ea ea😍😍😍
luthfie_18
👍👍👍ok bgt kk othornya
luthfie_18
mantap cerita kmu kk , kau baru nemu yg satsetsatset ga menye menye 🤣🤣🤣👍💪
Senja: Gegara oembaca gak suka yg menye2😭 jd terpaksa sat sett
total 1 replies
luthfie_18
kocak 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!