NovelToon NovelToon
Hot Daddy Favorite

Hot Daddy Favorite

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Janda / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

***++++++++

" Brengsek, benar benar Bajingan kalian ." teriak seorang gadis cantik saat memergoki suaminya sedang bergulat panas dengan pelayan di rumah nya.


Mari nantikan kelanjutannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menangkap

 Sinta bersemangat menonton video live streaming itu, seakan menonton video biru kesayangan nya.

  " Lo senang banget sih ngeliatnya sin ?? Jangan jangan Lo kepingin lagi." ucap Lita sambil menyentil kepala Sinta.

  " Sayang banget ada film gratis gak di tonton, lagian itu senjata Dean lumayan gede, sayang banget suka di celupkan ke lubang yang haram." ucap sinta blak blakan.

  Mobil milik Dean berada di tepi jalan tidak jauh dari rumah itu.

  " Sebenarnya sih sayang Rea, suami Lo tuh ganteng, lihat lah tubuhnya lumayan berotot, sayang pria itu gak punya pendirian, dan gak bisa mengendalikan nafsu nya." ucap sinta.

  " Lebih baik cepat keluar, dari pada mereka keburu selesai!!! Lo gak punya kesempatan untuk membalas mereka berdua." ucap Lita sambil mendorong tubuh sahabatnya.

  " Kalian cerewet banget!!! lama lama gue sumpah mulut kalian pakai kaos kaki." ucap Rea sambil bersungut sungut.

  Matahari sangat terik ketika Rea memasuki gerbang rumahnya, langkahnya tenang, tetapi tatapan nya menyimpan badai yang bisa meledak kapan saja.

  Di bawah pohon mangga, di dekat halaman pak budi, penjaga rumah yang sudah berumur , tengah duduk santai sambil menikmati kopi hangat.

  " Loh, nyonya kok sudah pulang ?? Mobilnya mana??." tanya pak Budi sambil menoleh ke arah gerbang, bingung karena tidak melihat kendaraan majikannya.

  Rea menoleh sekilas dan tersenyum tipis.

  " Tidak apa apa pak, saya lupa sesuatu jadi balik sebentar." jawab nya datar.

  " Baik nyonya." ucap pak Budi meski wajahnya tampak heran melihat ekspresi Rea yang dingin tanpa rona.

  Wanita itu terus melangkah menuju rumah, tangan nya terkepal, langkahnya mantap namun berat, seolah menahan emosi yang sudah mencapai batas.

  " Benar benar gila." gumamnya lirih. " Belum seminggu menikah tapi gue sudah di selingkuhi."

  Begitu masuk ke ruang tamu, Rea menatap sekelilingnya begitu tenang, tapi suasana di dalam hatinya benar benar berkecamuk, mata nya menangkap sesuatu di sudut ruangan, sebuah vas bunga besar di atas meja kayu, dia berjalan perlahan menatap benda itu, lalu mengambilnya mengeluarkan bunga segar yang baru tadi pagi dia taruh di sana dan melemparnya asal.

  Rea menghirup nafasnya panjang sambil menenteng vas bunga itu berjalan menaiki tangga.

  Tangga di hadapan nya seakan menjulang tinggi, tapi Rea menapakinya satu persatu dengan tekad yang tak tergoyahkan.

  " Dean Alexander, habis lah kamu hari ini." gumam nya pelan namun penuh tekad.

  Kini dia berada di depan pintu kamar, kamar yang seharusnya jadi tempat terindah untuknya dan suaminya tapi siang ini terasa asing dan menusuk.

  Rea menutup mata sebentar, menghirup nafas dalam dalam, lalu dengan tangan bergetar, memutar ganggang pintu itu perlahan.

  Sedangkan di dalam kamar itu Dean masih asik dengan kegiatan nya bersama Jule, sekarang posisi Jule sedang naik turun di atas tubuh Dean, suara laknat mereka berdua bisa di dengar oleh Rea yang sudah memutar ganggang pintu kamar itu perlahan.

  Di halaman rumah Dean pak Budi, terkejut saat melihat mbak citra turun dari ojek online, wanita paruh baya itu membuka pintu gerbang lalu masuk sambil menenteng tas jinjing nya.

  " Lo, katanya anak sampean lagi sakit mbak??? Kok sudah kembali." tanya pak Budi dengan nada heran.

  " Eh, pak Budi iya pak anak saya Alhamdulillah sudah sembuh, nyonya Rea juga sudah menyuruh saya kembali." jawab mbak citra agak gugup.

  " Saya masuk dulu ya pak." ucap nya sambil melangkah menuju pintu rumah Dean.

  " Brengsek!!! Manusia iblis!!! Menjijikan!! ." gumam Rea dalam hati, saat dia membuka sedikit pintu kamar itu, dia bisa melihat Jule yang sedang bergerak liar di atas tubuh Dean.

  " Ahhhh sayang aku mau keluar." teriak Jule sambil menaik turun kan tubuh polosnya dengan cepat di atas tubuh Dean.

  Dean mendongak, dia membantu tubuh Jule terus bergerak di atas tubuhnya.

  Melihat itu, darah Rea jantung Rea seperti berhenti berdetak darah Rea mendidih, Rea tertawa saat tau selama ini Dean hanya mempermainkan nya, dia mendorong pintu dengan kasar, Dean dan Amel yang mendengar suara keras pintu yang menghantam tembok langsung menghentikan kegiatan mereka.

  Ke duanya menoleh ke arah pintu dan mereka sama sama mendelik kan mata nya saat Rea menatap tajam ke arah mereka penuh amarah.

  " Sayang." ucap Dean tergagap.

  " Dasar manusia manusia biadab!!! Menjijikan !!! Kalian binatang !!! Bukan manusia." teriak Rea penuh amarah suaranya menggema memenuhi kamar itu.

  Mendengar teriakan Rea Dean refleks mendorong tubuh Jule dari atas tubuh nya sampai penyatuan mereka dan jatuh terlentang di atas ranjang, hasrat yang tadi membumbung tinggi bahkan hampir sampai puncaknya, seketika ambyar gara gara kedatangan Rea, wajah Dean pucat, matanya panik.

  " S sayang aku bisa Jelasin." ucap Dean terbata bata, Dean beranjak dari tempat tidur dan cepat cepat memakai celana dalamnya.

  Jule tersenyum sinis menatap Rea yang masih berdiri, dia menyibak kan selimut, memperlihatkan tubuh polos nya, Jule merasa bangga karena dia sudah menang.

  " Maaf Rea, karena kamu sudah melihat kejadian seperti ini." ucapnya tenang namun penuh ejekan. " sebenar nya aku tidak tega memberitahu mu, tapi ternyata kamu sudah tau terlebih dahulu, sebenarnya sebelum kamu menikah dengan mas Dean, dia itu pacar ku." ucap Jule tersenyum bangga.

  " Jule !!! tutup mulut mu!!!." teriak Dean penuh amarah.

  Namun Jule hanya tersenyum penuh kemenangan.

  Detik berikutnya, wanita itu menjerit keras ketika sesuatu menghantam kepalanya dengan keras, jeritannya menggema saat cairan merah mulai merembes dari pelipisnya.

  " Dasar jalang murahan!! Bangga sekali kamu hanya di pakai tunggangan saja!!." teriak Rea dengan amarah membuncah, suara nya menggema di seluruh kamar membuat Dean terperanjat.

  Melihat keadaan Jule Dean membelalakkan matanya. " hentikan Rea!! Jangan keterlaluan kamu ." seru nya panik.

  Dean segera beranjak membantu Jule yang kini memegangi kepalanya yang berdarah deras, wajah nya pucat dan gemetar.

  Rea tiba tiba menarik tangan Jule dengan kasar hingga wanita itu terjatuh dari atas tempat tidur, dia juga menarik kasar rambut wanita itu sampai wanita itu menjerit.

  Dean yang melihat kejadian itu sontak terkejut, detik berikutnya suara tamparan menggema di kamar.

   Plakkkk

  Rea memegangi pipi nya yang terasa panas dengan mata membulat, Dean baru saja menamparnya.

  Tangan pria itu gemetar, wajah nya memucat, napasnya memburu saat menatap mata Rea yang menyala penuh amarah, Dean benar benar refleks melakukan itu, dia benar benar menyesal sudah main tangan pada Rea.

  " Dasar pria pecundang !!! Menjijikan !! Berani berani nya kamu menyentuh ku !! Sialan." teriak Rea.

  Bughh bughhh

  Tanpa ragu, Rea melayang kan dua kali bogem mentah ke wajah Dean hingga pria itu jatuh tersungkur di atas kasur.

  Dean terkejut, dia memegangi ke dua pipinya, bahkan hidungnya sudah mengeluarkan cairan merah, tidak menyangka Rea bisa melakukan itu, apa lagi tenaganya tidak main main , sudut bibir Dean sampai sobek karena pukulan dari Rea.

  Sementara itu Jule kembali menjerit ketika Rea menggenggam rambutnya dengan kuat.

  " Lepas kan!! Lepas kan sialan !! Aku tidak salah !! Kamu yang sudah merebut kekasihku!! Jadi jangan salahkan aku ." teriak Jule berusaha melepaskan diri.

  

1
Fani Sugihwarni
labraklah usir mereka
D_wiwied
bye bye Dean selamat menikmati kesengsaraan mu sebentar lg 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!