NovelToon NovelToon
One Night With Mr. Mafia

One Night With Mr. Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​"Tugasku adalah menjagamu, Leana. Bukan mencintaimu."

​Leana Frederick tahu, ia seharusnya berhenti. Mengejar Jimmy sama saja dengan menabrak tembok es yang tak akan pernah cair.

Bagi Jimmy, Leana adalah titipan berharga dari seorang sahabat, bukan wanita yang boleh disentuh.

Hingga satu malam yang menghancurkan batasan itu. Satu malam yang mengubah perlindungan menjadi sebuah obsesi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21

"Dandani dirimu secantik mungkin, Leana. Malam ini kau akan makan malam pribadi dengan Aaron di restoran lantai sembilan. Jangan membuat malu nama keluarga kita!" ucap William terdengar mutlak dan tak terbantahkan.

Pria itu berdiri di balkon mansion, membelakangi cucunya, sementara tangannya menggenggam tongkat perak itu begitu erat hingga buku-jarinya memutih.

Matanya yang tua dan tajam menatap ke halaman bawah, di mana Jimmy sedang berdiri tegap di samping mobil, tampak sangat hidup dan tanpa luka sedikit pun.

"Sialan! Bagaimana bisa dua belas orang suruhan Aaron gagal menghabisi satu pengawal tua itu? Nyawanya benar-benar sulit dicabut," maki William dalam hati.

Leana yang sedang duduk di meja rias hanya menatap pantulan kakeknya melalui cermin dengan tatapan kosong.

"Kek, apakah ini benar-benar perlu? Aku baru saja hampir terbunuh di parkiran mall tadi siang. Aku ingin istirahat."

"Justru karena itu kau harus pergi!" William berbalik dengan wajah memerah karena emosi yang tertahan. "Aaron adalah orang yang bisa menjamin keamananmu dengan kekuatan politik keluarganya. Bukan hanya pengawal yang bisanya cuma baku tembak dan merusak properti mall!"

"Jimmy melindungi aku, Kek. Dia menyelamatkan nyawaku!" bantah Lea dengan suara yang mulai meninggi.

"Dia hanya menjalankan tugasnya sebagai anjing penjaga, Leana! Jangan mencampuradukkan rasa terima kasih dengan perasaan lain yang menjijikkan!" William melangkah mendekat dengan aura yang begitu mengintimidasi.

"Malam ini, jam tujuh. Pakai gaun yang ku kirimkan. Dan ingat, Jimmy hanya akan mengantarmu sampai lobi. Dia dilarang masuk ke area restoran," ucap William lagi.

"Kenapa? Dia pengawalku!" protes Lea.

"Karena ini pertemuan calon suami-istri, bukan sirkus keamanan!" bentak William sebelum melangkah keluar kamar dengan langkah berat.

Begitu pintu tertutup, Leana segera berlari ke balkon. Ia melihat ke bawah, tepat ke arah Jimmy yang seolah tahu sedang diperhatikan.

Jimmy mendongak, matanya yang dingin bertemu dengan mata kecokelatan Lea.

"Jim..." lirih Lea.

"Pergilah," balas Jimmy seolah tahu apa yang Lea rasakan sekarang.

*

*

Pukul tujuh malam, mereka berada di perjalanan menuju tempat yang sudah diberitahu oleh William.

Jimmy yang menyetir tidak mengeluarkan sepatah katapun, namun rahangnya yang mengeras menunjukkan betapa ia sedang menahan ledakan amarah.

"Jim."

"Hmm."

"Kau marah?"

"Tidak." balas Jimmy dingin.

"Lalu, kenapa diam saja sejak tadi? Kau tahu kan aku dipaksa?" bisik Lea dari kursi belakang. Ia mengenakan gaun merah senada dengan warna kulitnya, namun wajahnya tampak muram.

"Aku tahu, Nona," jawab Jimmy singkat.

"Kakek melarang mu masuk. Dia bilang kau harus tunggu di lobi," ucap Lea.

Jimmy melirik melalui spion tengah, menatap tajam ke arah Leana. "Aku tidak peduli apa kata kakekmu. Jika pria bernama Aaron itu berani menyentuhmu lebih dari sekadar jabat tangan, aku akan meratakan gedung itu."

"Tapi kakek akan marah besar, Jim. Dia seperti ingin menyingkirkan mu. Aku bisa merasakannya."

"Lalu, kau mau aku berbuat apa?"

Leana memajukan tubuhnya, menyentuh bahu Jimmy dari belakang.

"Kumohon, jangan buat masalah malam ini. Biarkan aku menyelesaikannya dengan cepat, lalu kita pulang."

Jimmy menarik napas panjang sembari mencoba menenangkan detak jantungnya yang berdebar liar.

"Dua puluh menit, Lea. Jika dalam dua puluh menit kau tidak mengirim pesan atau keluar dari sana, aku tidak akan peduli lagi pada perintah siapa pun. Aku akan masuk dan menjemputmu."

Mobil pun berhenti di depan lobi restoran mewah tersebut. Petugas valet membukakan pintu untuk Lea. Sebelum keluar, Lea mengusap wajah Jimmy sejenak.

"Aku akan baik-baik saja."

Jimmy tidak menjawab. Ia hanya menatap punggung Leana yang mulai menjauh masuk ke dalam lift menuju lantai sembilan. Begitu Leana hilang dari pandangan, Jimmy mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.

"Awasi semua pintu keluar darurat dan lift barang. Jika kulihat satu saja anak buah Aaron bergerak mencurigakan, habisi mereka di tempat," perintah Jimmy dingin.

Ia menyandarkan punggungnya di jok mobil, matanya menatap tajam ke arah jendela lantai sembilan yang bersinar terang di atas sana.

Firasat buruk pun mulai bergejolak di dadanya. Ia tahu Aaron bukan pria yang akan menyerah begitu saja setelah kekalahan di mall tadi siang.

Pria itu pasti punya rencana yang lebih licik, dan Jimmy bersumpah, jika Aaron berani menyentuh wanitanya, maka dunia Aaron akan berakhir malam ini.

"Lihat saja jika kau berani Aaron!" geram Jimmy.

1
Ayachi
gadis polos matamuu diegooo, dia nurunin sifat beringasmu
Senja: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Keysha Aurelie
keterlakuan kamu Jim parah banget kelakuan mu yang tidak bisa di banggakan itu🤣
apaan coba lagi lagi gak bisa menahan keinginanmu untuk menanam saham itu🤣🤣
ingat Lea terburu buru ada kelas pagi 😭
ini malah berharap kecambahnya tumbuh 🤣🤣
Keysha Aurelie: eh keterlaluan😂
total 1 replies
Lilik24
jangan sampe benihmu sudah tumbuh duluan sedangkan kamu belum kembali Jim
kiya
masih sempat nabur benih ya jim sblm ke kampus, weleh2...
Senja: /Facepalm/
total 1 replies
h-6
dasar pria tua mecum 🌚
h-6: 🌚🌚🌚 BANGET 🌚🌚🌚
total 2 replies
Nice1808
Benih premium jim bukan benih expired🤣Lea akn slalu mrnunggu mu jim jadi cepatlah selamatkan Ibumu dr tangan Daren💪
h-6
sumpah al ngakak bab ini 😭
Sri Wulandari
wkwkwk
Keysha Aurelie
James?
udah ganti sekarang bukan Jimmy lagi

Diego pria itu sudah menyentuh putrimu lebih dari satu kali
kecanduan dia pengen terus🤣
Senja: Wkek nama aslinya james, jimmy nama panggilan dari Diego tp nanti tetap jimmy🤭
total 1 replies
Keysha Aurelie
Halah halah Jim Jim gayamu mau membawa Lea ke ranjang hebat sekali kau ni
hadapi dulu calon mertua mu itu hahaha🤣🤣🤣
rasanya pengen tertawa ,menertawakan Wil Wil arogan itu
Tuan Wil mau nikah lagi anda?
bentar nanti di carikan sama pembuat cerita ini 😂
Marya Dina
nah lhoo jim di todong pertanyaan itu ma calon bamer mu.
.jawab jim😁😁
Kinara Widya
hayo lu Jim....🤣🤣🤣....tapi kayanya Diego sudah mengetahui lah...cuman pura2 saja nanya ...mau lihat reaksi jimmi
TRI SRI SULANJARI
jangan bohong jim katakan saja....siapa tahu langsung di nikahkan meski kena pukulan dulu........🤩😍😍👍
comelciripa
🤣🤣🤣perkara wes dicaplok🤭
Lilik24
diego sudah kecolongan itupun krn ulah calon mantu dr william.....jimmy selalu berusaha menahan diri walaupun selelu digoda lea tp krn obat jadilah
Nice1808
mampus kau jim diego dah curiga dan penasaran, jujur jim klo kau telah makan singa betina nya🤣🤣🤣🤣
Nice1808
ngeri william yg dipndang kasta dan kedudukan🤣dan jimmy gk takut atauoun mundur👍👍
mars
mati aku kata james🤣🤣🤣🤣🤣 jawab aja blm Diego,blm hamil maksudnya🤣🤣🤣🤣
Senja: Hahaha😭
total 1 replies
mars
hasil didikan mu tuh diego😀
Lilik24
udah cepetlah halalin Jim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!