NovelToon NovelToon
TANPA RESTU

TANPA RESTU

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:97.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Aku memang perempuan bodoh soal cinta, pacaran 5 tahun tapi menikah hanya 8 bulan. Tak pernah mendengar nasehat dari orang tua dan sahabatku, perkara pacarku itu. Aku nekad saja menikah dengannya. dalihku karena sudah lama kenal dengannya aku yakin dia akan berubah saat menikah nanti.


Ternyata aku salah, aku serasa teman tidur saja, bahkan aku tak diberi nafkah lahir, ditinggal dikontrakan sendiri, keluarganya tidak pernah baik padaku, tapi aku masih bodoh menerima dan sabar menghadapi tingkahnya. Bahkan cicilan dan biaya rumah sakit aku yang meng-cover. Gila gak? bodoh banget otakku, hingga aku di KDRT, dan itulah titik balikku berpisah dengannya, hingga menemukan kebahagiaan bersama seseorang yang sama sekali tak kukenal, tapi bisa mewujudkan impian pernimahan yang aku inginkan, hanya karena apa? restu orang tua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SALING MENCARI

Seperti biasa, Fabian akan bertamu pada ibuku, dan aku menceritakan bahwasannya Akbar masih menerorku, beruntung ada Fabian yang menolong. Ibu dan Bapak pun lega.

"Kamu memang gak mau sama Fabian, Mbak?" tanya ibu, beliau memang sudah cocok dengan Fabian. Setiap mampir begitu, Fabian selalu disambut ramah, dan memang beda cara memperlakukan Fabian dengan Akbar.

"Aku masih mau sendiri, Bu!" ujarku masih denial pada Fabian. Aku terlalu takut mencoba hubungan dengannya, terlebih karakter dan gaya hidupnya sangat berbeda denganku. Lebih baik enggak sejak awal daripada memaksakan dan berharap berubah setelah menikah, ah sama aja dong kondisinya dengan Akbar dulu. Malas ah.

Aku kembali di antar jemput bapak, beliau tak mau kejadian seperti tempo hari terjadi lagi. Bapak sampai ke orang pintar menanyakan soal Akbar, yang katanya masih tak terima dicerai. Bapak semakin yakin dong kalau Akbar bisa saja melakukan hal ekstrem kepadaku, sehingga beliau akan menjagaku sampai kapan pun. Memang tempat ternyaman bila kita menghadapi masalah adalah dalam pelukan keluarga. Aku merasa lebih aman bila aku diantar jemput begini. Rasanya tak ada kekhawatiran kalau dikuntit.

Selama beberapa hari ini, aku tak mendengar kabar dari Fabian. Kalau Bu Ratna sih always setiap pagi menanyakan kabar, dan aku tahu kalau Fabian sedang keluar kota dari Bu Ratna. Beliau juga masih berusaha mendekatkanku dengan Fabian, mungkin Fabian juga bilang mau lanjut sehingga niat Fabian dibantu juga oleh sang mama.

Sedang asyik makan siang bersama rekan kerja lain, chat Fabian masuk, mengirim sebuah foto di sebuah acara. Tampak Akbar bergandengan dengan seorang perempuan, aku pun memperbesar foto tersebut, ingin tahu saja siapa perempuan tak beruntung ini. Aku tersenyum sinis, ternyata Aruni.

"Katanya sih sepupu Akbar," ujarku menjawab chat Fabian yang menanyakan apakah aku kenal dengan perempuan ini. Foto ini diambil Fabian tadi malam saat menghadiri acara pernikahan koleganya.

Dan dia bertemu dengan Akbar sembari menggandeng Aruni. Fabian tersenyum sinis saja saat mereka bertatapan. Kemarin Septi sekarang Aruni, sebutan cowok setia versiku untuk Akbar mendadak sirna. Wah, dia juga bisa jalan dengan perempuan lain, batinku.

Sedangkan Fabian sengaja mencari tahu sosok Akbar dan perempuan ini pada temannya. "Dia dokter, namanya Aruni. Kenapa? Mau kamu embat juga?" tanya teman Fabian memberi informasi tentang perempuan cantik itu. Lebih lanjut lagi, Aruni ternyata sudah lama jomblo dan baru sekarang membawa gandengan, katanya sih pria ini lebih muda usianya, dan juga masih kerabat dekat. Mereka dijodohkan oleh orang tua masing-masing.

"Cowoknya kerja di mana?" tanya Fabian lagi. Serasa kepo sekali dengan kehidupan Aruni, padahal Fabian ingin tahu saja Akbar kerja di mana, siapa tahu Fabian bisa sedikit mengusik kenyamanan Akbar.

"Katanya sih kerja di perusahaan X. Kerja sebagai operator mesin pabrik," lanjut teman Fabian memberikan informasi.

"Oh pabrik milik Restu?" Fabian senang sekali, ternyata si Akbar kerja pada pabrik milik temannya juga. "Dokter mau ya dapat cowok yang penghasilannya lebih kecil dari dia begitu?" sindir Fabian sedikit mengejek pada Akbar.

"Ya usianya udah tidak muda, jadi mau saja kali!" Fabian tersenyum meremehkan. Ternyata dokter juga mau saja sama cowok mokondo seperti Akbar.

Sedangkan Akbar sendiri bertanya pada Aruni tentang Fabian, jelas saja Aruni tak kenal, dan yang mana orangnya Aruni juga tak tahu. Akbar pun meminta bantuan Aruni untuk mencari seluk beluk siapa Fabian pada teman Aruni, dan Akbar dibuat terkejut dengan latar belakang Fabian.

Sialan. Ternyata dia lebih kaya dari aku. Namira kenal di mana sama Fabian ini. Pantas saja baru pacaran begitu Namira mau saja dilahap bibirnya. Pasti karena uang. Brengsek. Jangan-jangan mereka sudah punya hubungan sebelum cerai. Awas saja kamu, Mir. Gak bakal aku biarkan kamu hidup bahagia bersamanya.

Akbar sepertinya membeli nomor baru, mulai menerorku, karena mungkin dia sudah tak bisa mengintaiku lagi. Bapak always stand by beside me gitu loh.

Ngaku. Kamu sudah pacaran sama si Fabian sebelum kita cerai kan. Munafik banget kamu.

Aku mendapat pesan itu,hanya tersenyum saja, tak perlu dibalas, langsung blokir saja. Hidup tetap berjalan tak perlu memusingkan Akbar lagi.

Si Fabian juga masih sering chat dan aku tak berniat memblokirnya, karena ternyata nih cowok lucu juga, meski mulutnya enak ditabok. Kadang lucu, kadang bercanda mesyum. Bikin otak janda seperti aku traveling saja.

Weekend jalan, yuk. Kalau bisa kasih kiss lagi dong. Kangen bibirmu nih.

Dih. Nyosor tanpa izin.

Halah bilang aja suka. Emang gak kangen bercumbu begitu.

Sinting.

Apa aku lamar aja ke ibu bapak kamu ya. Biar bisa aku apa-apain.

Dalam rangka apa melamar. Cinta aja gak.

Demi kelancaran penyaluran hasrat lah. Sepertinya main sama kamu bikin otak melayang.

Bisa gak omongan kamu dijaga.

Kalau cowok sampai ngobrol intim begini sama cewek, tandanya dia sudah nyaman sama si cewek. Yuk, gak usah resepsi juga gak pa-pa deh, yang penting sah.

Yakin? Aku suka jajan loh.

Ritelku full stok kalau mau.

Aku tertawa mendengarnya. Nih cowok gak ada romantis-romantisnya sih, PDKT sama cewek kok urusan hasrat terus.

Gimana Mir?

Apanya?

Nikah.

Sama?

Kamu lah. Masa' Pak Lurah.

Apaan sih. Kamu gak cinta.

Halah. Cinta ujung-ujungnya nyakitin ya buat apa. Mending nikah, kita membangun cinta seiring berjalannya waktu.

Masih pengen sendiri.

Aduh, aku yang gak tahan nih.

Banyak cewek yang mau.

Masalahnya si 'imut' maunya sama kamu. Gak mau berdiri sama cewek lain.

Aku membaca chat Fabian di tengah malam ini langsung tertawa ngakak. Bisa-bisanya sevulgar ini, dan aku kayaknya sudah konslet deh, mau saja menimpalinya. Kalau aku gak tertarik sama Fabian jelas aku marahkan, sama saja dia melecehkan lewat kata. Hufh, apa mungkin aku secara tidak langsung aku menerimanya ya.

Weekend pagi, setelah shubuh aku melanjutkan acara hibernasiku. Namun gedoran dan suara ibuku membangunkan acara bobok cantik pagi ini. "Ya Allah, kamu ini gimana sih, Mbak. Ada Fabian tuh di depan!" omel Ibu sembari membangunkan aku.

"Ngapain sih!"

"Katanya kamu mau pergi sama dia, sudah janjian!"

"Enggak ada!"

"Halah jangan bohong, udah samperin sana. Ibu mau berangkat ke pasar. Bapak udah berangkat kerja sejak tadi loh, gak enak kalau dia gak ada yang menyambut."

Aku berdecak sebal saja, terpaksa bangun dan tak berniat mandi dulu, bakal aku omeli dan mungkin aku usir sekalian. Aku hanya memakai cardigan untuk melapisi daster tanpa lenganku, malas banget sih, pikirku.

"Ngapain ke sini?"

"Cantik banget!" ujar Fabian menatapku intens.

"Namanya cewek juga!" ujar kesal kemudian duduk di sofa tunggal.

"Rumah sepi ya, Mir?" tanyanya sembari celingak-celinguk.

"Ck, kenapa?"

"Boleh dong kasih salam di sini," ujar Fabian sembari menunjuk bibirnya dan mendekat ke arah sofa tempat aku duduk. Jelas saja wajahnya langsung aku tutup dengan tanganku.

Tetot salah besar ternyata tindakanku, tanganku langsung ditahan dan ditarik hingga aku duduk di pangkuannya, sedangkan pintu rumah terbuka. Mati aku.

1
Vivi Zenidar
bodooooh luaaaar biasaaaa
Vivi Zenidar
bodooooh
tyta betyta
Bagus
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ini sdh tamat blm thor🙏
Lel: sudah
total 1 replies
Sri Ariyanti
Luar biasa
Ray Aza
satu2nya tokoh dicerita ini yg aq pny respek cm mama jovan. pdhl bs banget dia ninggalin papa jovan dan mengejar kebahagiaannya sdri. dgn catatan karakternya tdk dipelintir lg lho ya. 😜
Lel: jarang ada perempuan begitu
total 1 replies
Septyana Kartika
kalo dah pada insyaf gini....setan g ada kegiatan ya thor...kita ajak nge-gym yuk
Lel: cari mangsa lain dong🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
apa otg kena hiv psti mati? mksde.sbntr lg
Lel: tergantung imun kak...kalau rajin minum obat masih bisa lama
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
aduh takuuut😂
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
maaf thor bian dl free sex e hanya sekedar maaf dia d puasin cewek alat vital nya apa nyelup juga si kok pake pengaman🙏
kyne pernh blng kl dia g mau nyentuh partner nya
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: owalah br tau..brti s bian mmng cm d oral gt kl g salah kan y tp masih d bungkus kndm...lah golek enak e dewe y 😂
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
thor bc pansanya malam pertama ora dong2 , pa mgkn panas mksdnya🙏
Lel: iya typo🤣🤣
total 1 replies
Dilla Fadilla
nikmat mn lg yg kau dusta kan Jovan diberi label halal malah yg haram yg kau embat dasar kau manusia serakah nikmatilah karma mu😄
Lel: kurang sykur memang
total 1 replies
Ica Rissaharyono
kebanyakan jjn itwil jd gitu🤭,,kasian seh tp ya mau gmn lg biar jd pelajaran bt c jovan,,abis dr RS nnt udh sembuh terus langsung pesantren..🤭💪
Lel: pak yai dong nanti 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
serem bngt mmng pnykt 1 itu..mkne agama mengajarkan yg baik kl hnya hb dg 1 org saja..tp yg g adil y itu ada istri yg g neko2 jstru pstf krn pnya suami suka jajan dan kena HIV entah tau atau sngaja nularin😭😭 trus pr PSK itu pasti bersih apa jgn2 semua kena dan sngja mnlrkan ya
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: amin ya Allah
total 2 replies
sutiasih kasih
kapokmu kapan jovan.... akhirnya km dpt pnyakit mematikan....🤣🤣🤣
Yuliana Tunru
karma yukang celup akhir x kena Hiv smoga tobat dan.jalani hidup sehat z toh tak ada kata sembuh krn jika sembuh irang2 sex bebas tak akan lernah tobat
Lel: siap gerak 👍👍👍
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
akhirnya yg aku takutkan terjadi😭😭 tamat riwayat kamu jovan makin hancur hati ibu mu😬 pnya istri 2 mndg pd setia lah masih belum puas mlh bablas celap celup rasain deh kl g gitu g bkl berhenti..brti otomatis pasti kena juga kan y
Lel: iya semoga aja tobat
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ya jo kasian sekali kamu laki berduit kok ga bisa milih or cari istri yg berbobot sih n baik , noh mira janda tapi semakin d depan🤭
Lel: karena dendam dan takut kesaingan dengan Fabian akhirnya ambisius
total 1 replies
Dilla Fadilla
mantap Thor hadiah untuk Jovan 😡
Lel: mantap ya
total 1 replies
Dilla Fadilla
karma Jovan Thor 😡
Lel: oh ini yang pasti
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!