seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
masalah rakyat yang kelaparan
Pagi ini semua rakyat heboh dengan mayat Kasim yang di gantung di alun-alun kota,banyak mereka yang merasa puas dengan hukuman yang diberikan oleh pemimpin baru mereka,dan banyak juga orang yang berpendapat Aluna terlalu kejam.
" aku tidak menyangka putri dari Raja kita sekejam itu,,bahkan setelah matipun dia tidak melepaskan Kasim itu,,ini benar-benar membuatku merinding "
" tapi menurut ku itu pantas dia dapatkan,karna selama ini dia sudah banyak menculik anak kecil,, bahkan kasus ini sudah bertahun-tahun lama nya,,tapi setelah Ratu kita menduduki singgasana raja Theo,dia berhasil mengungkap penculik nya "
" kenapa harus di hukum mati ?? Kenapa Kasim itu dan keluarga nya tidak di asingkan saja,,meski Kasim itu sudah menculik banyak anak kecil,,dia sebagai Ratu kita jangan terlalu sesadis itu,,"
begitulah gosip-gosip yang tersebar luas,bahkan Raja yang mendengar itu hanya bisa menahan amarahnya,tapi entah kenapa dia juga merasa lega karna satu-persatu penghianat di istana terungkap.
" aku tidak menyangka anak itu baru saja menduduki tahta ku tapi dia sudah bisa memberantas para pemberontak itu,,haaa.." batin Raja yang merasa lega,dia juga merasa Aluna pantas menjadi Ratu penguasa negeri ini.
****************
istana Phoenix
di dalam kamar Aluna,dia sedang duduk sembari minum teh buatan Lilis, sedangkan Lilis dan Arjuna yang berdiri disana menatap kamar Aluna dengan wajah tercengang.
Mereka benar-benar kagum saat melihat semua benda-benda aneh yang ada didalam kamar ratu mereka.
" Arjuna aku akan memberikan mu tugas " setelah cukup lama terdiam, akhirnya Aluna membuka suaranya.
Dan ucapan Aluna membuat Arjuna segera tersadar,dia menggosok-gosok tangannya dan menatap Aluna dengan semangat.
" tugas apa yang harus saya lakukan yang mulia ? Saya akan melakukan tugas saya dengan baik " ucap Arjuna.
Aluna menaikan alisnya saat melihat ke antusiasan dari pengawal nya ini.
" aku ingin kamu menjemput ibuku dan juga jangan lupa bawa tandu mewah,,,dan aku sebagai putrinya harus mengadakan acara penyambutan kedatangan ibuku,,," ucap nya dengan serius.
Arjuna dan Lilis melotot,tapi mereka juga merasa senang karna sebentar lagi ibu dan anak ini akan berkumpul.
" baik nona saya akan melakukan tugas saya,,dan sepanjang perjalanan ke istana saya akan melindungi selir Diana " Arjuna terlihat bersungguh-sungguh mengatakan itu.
" akhirnya nyonya kembali juga ke istana,,aku merasa sangat senang dan aku sudah tidak sabar menunggu kedatangan nya " ujar Lilis yang tiba-tiba.
Arjuna mengangguk,dan saat Aluna ingin membuka suaranya lagi tiba-tiba dia mendengar suara sistem nya.
{ nona menurut pendapat saya,lebih baik ibu anda biarkan dulu disana,,karna saat ini konflik istana tidak stabil,,,lebih baik nona memberantas para penghianat dulu setelah itu anda bisa membawa ibu anda ke istana. }
Aluna tertegun,dia hampir melupakan itu,dia menatap Lilis dan Arjuna yang terlihat senang.
" hmmm..maksud ku mulai lah bersiap-siap menyambut kedatangan ibuku,,,tapi bukan sekarang ataupun besok,, tunggu lah beberapa Minggu lagi,,," ucapan Aluna membuat Lilis dan Arjuna merasa heran.
" yang mulia ratu,,kenapa anda berubah fikiran ? Apa ada masalah lagi,atau para pejabat itu mengancam anda ? " tanya Arjuna yang merasa kan sesuatu bahaya.
Aluna mengangguk,dia berdiri dan berjalan kearah jendela.
" aku harus membersihkan istana ini dulu,,setelah semuanya beres baru aku bisa tenang membawa ibuku ke istana,,," ungkap Aluna.
Lilis dan Arjuna akhirnya mengerti,mereka juga merasa apa yang dikatakan oleh Aluna itu ada benar nya.
tiba-tiba Aluna mengingat sesuatu yang penting,dia tersentak dan merasa bodoh karena baru mengingatnya,dia mengepalkan tangannya dan menatap Arjuna dengan wajah datarnya.
" Arjuna temukan bukti-bukti kejahatan Duke dan markurius,,aku tidak bisa terlalu lama membiarkan mereka bersenang-senang" kecam Aluna.
" baik yang mulia " ucap Arjuna dan setelah itu dia pergi dari sana.
" yang mulia lalu apa yang harus saya lakukan? " tanya Lilis dia tidak ingin tidak memilki pekerjaan,, karna Aluna sering kali menyuruhnya beristirahat didalam kamarnya.
" kamu pergilah ke istana dingin,,dan bawa beberapa pelayan kesana,,dan yang harus kalian lakukan adalah " dia melanjutkan ucapannya dengan berbisik.
Lilis yang mendengar itu mengangguk tersenyum jahat.
" baik yang mulia,,saya akan melakukan tugas saya sesuai perintah anda,,kalau begitu saya pergi dulu " melihat anggukan Aluna,,Lilis pergi dengan tangan mengepal, sudah lama dia menantikan hari ini dimana melihat seseorang yang dia benci menjadi terpuruk dan merasakan keputusasaan.
kamar Aluna hening,dia duduk dan mengetuk-ngetuk meja makan nya yang keluarkan dari ruang penyimpanan nya.
" aku hampir melupakan ibu suri,,nenek yang selalu mengabaikan ku juga ibuku ! dia sudah lama berdoa di kuil dan mungkin sebentar lagi waktunya dia kembali ke istana,,pasti dia juga sudah mendengar apa yang terjadi disini,,," gumam nya,dan tiba-tiba dia terkekeh kecil.
" siapapun yang berani melawan ku meski dia ibu suri sekalipun,,aku tidak akan membiarkan dia lolos ! " ucap Aluna dan kemudian dia melanjutkan minum teh nya, hari ini dia ingin bersantai sebelum besok dia menyambut kedatangan putri dari kerajaan tetangga yaitu Lauren.
Ya ternyata sistem nya sudah memberitahu nya akan kedatangan wanita tersebut,dan kemungkinan besar akan terjadi pertumpahan darah.
**************
kerajaan tetangga
di rumah yang terlihat sederhana, selir Diana yang sedang duduk di teras rumah nya menatap halaman dengan tatapan kosong.
Dia benar-benar terkejut saat mendengar ucapan Lilis pelayan pribadi putrinya,,entah kenapa dia merasa sesuatu telah terjadi di istana.
" tidak mungkin Theo memberikan tahta nya pada putriku begitu saja,, sedangkan putri mahkota masih hidup dan permaisuri juga tidak akan tinggal diam,, sebenarnya apa yang terjadi disana ? Aku benar-benar tidak bisa membayangkan putriku yang masih berusia 8 tahun harus memimpin kerajaan ayahnya bahkan tanggung jawabnya sangat besar dan beresiko " gumam nya,dia beberapa kali menghembuskan nafasnya, ini benar-benar di luar dugaan nya.
Tiba-tiba liam datang dengan membawa teh untuk selir Diana,dia duduk dan menatap Nyonya nya dengan tersenyum lembut.
" yang mulia jangan terlalu banyak berfikir,,anda nanti bisa sakit,,dan menurut ku yang mulia Ratu Aluna pantas menduduki posisi ayahnya,,bukankah dia putri anda yang hebat,,dan saya juga sangat yakin yang mulia ratu Aluna pasti sudah memikirkan semua nya dengan matang "mendengar itu selir Diana terdiam sejenak,dan dia memahami satu hal,sejak dia keluar dari istana itu.
Banyak masalah yang terjadi,hingga sekarang putri nya tiba-tiba menjadi Ratu do usianya yang masih sangat mudah.
" kamu benar liam,,entah kenapa aku merasa Aluna bukan anak kecil,,dia seperti wanita dewasa yang bahkan lebih dewasa di bandingkan aku yang sudah memiliki anak,,,dia seperti orang lain,,tapi wajahnya masih putriku hanya saja sikap dan perilaku nya bukan seperti Aluna yang aku kenal " ucap selir Diana yang sudah lama memendam semuanya dengan apa yang dia lihat.
Liam.terdiam dia juga merasakan hal itu,tapi di tidak bisa berbicara ataupun mengatakan hal-hal yang bisa saja membuat selir Diana semakin kuat kecurigaan nya.
" aku hanya berharap yang mulia ratu hidup bahagia,dan aku sangat yakin saat ini posisi nya pasti sudah banyak yang mengincar nya " batin liam.
Dia tidak bisa menjawab apa-apa dengan ucapan selir Diana,dan dia hanya bisa mengangguk saja.
***************
tak tak tak
suara langkah kaki terdengar di taman istana,disana terlihat salah satu prajurit berlari tergesa-gesa menuju istana Phoenix, prajurit itu terlihat pucat,dan para pelayan dan prajurit lainnya yang melihat itu merasa penasaran.
Sesampainya prajurit itu di depan istana Phoenix,dia menatap pengawal yang berwajah datar disana dengan wajah tegang nya.
" biarkan aku bertemu dengan yang mulia,,aku ingin memberitahu nya hal penting " ucap prajurit itu yang terlihat masih ngos-ngosan.
Pengawal dari sistem Aluna menatap prajurit itu dengan wajah datarnya,dan tiba-tiba mereka melihat kedatangan Lilis.
" biarkan di masuk karna yang mulia sudah mengizinkan nya " ucap Lilis dan setelah itu dia berjalan terlebih dahulu.
kedua pengawal itu mengizinkan prajurit masuk,dan prajurit yang memasuki istana Phoenix itu merasa kagum,dan banyak yang membuatnya merasa penasaran dengan dekorasi halaman nya yang terlihat benda-benda asing.
" aku tidak menyangka gadis kecil itu sekarang menjadi Ratu penguasa,,,tapi apa masalah ini akan bisa dia atasi,,,haaaa...aku tidak tau harus berbuat apa-apa jika dia tidak bisa mengatasi nya " gumam prajurit itu.
Setelah sampai di ruang tamu, prajurit itu semakin kagum melihat keindahan istana Phoenix,dan dia melihat Aluna yang sedang duduk dengan anggun nya sembari menatap nya dengan tajam.
" salam yang mulia ratu,semoga anda panjang umur dan sehat selalu " ucapnya setengah membungkuk.
" hmmm...duduk lah " ucap Aluna, mendengar ucapan Aluna prajurit itu tertegun.
karna tidak pernah di perbolehkan orang biasa duduk di dekat penguasa,tapi melihat tatapan tajam Aluna,dia hanya bisa mengangguk dan akhirnya duduk.
" jadi hal penting apa yang membuat mu terlihat cemas?? " tanya Aluna yang masih terlihat santai.
Prajurit itu yang bernama Alex,dia tersadar saat memandangi Aluna sejak tadi.
" yang mulia saat ini di wilayah Utara terjadi kelaparan,,dan semua rakyat disana mengungsi di depan gerbang kota,,, jadi saya ingin meminta pendapat anda yang mulia,,,apa yang harus kita lakukan agar rakyat tidak menderita? " tanya Alex dengan serius.
Aluna terdiam,dia mengetuk-ngetuk meja dengan dahi menyerhit heran, melihat ketenangan Aluna,Alex menghela nafasnya dia benar-benar konyol karna meminta pendapat anak kecil.
" kamu bisa membawa persediaan makanan kesana,dan kamu tenang saja aku sudah menyiapkan semua persediaan nya,,dan kemungkinan besar persediaan makanan ini cukup untuk mereka hidup beberapa bulan ke depan,,," ujar Aluna yang membuat Alex tertegun.
dia menatap Aluna dengan terkesima, secepat itukah?? Ternyata anak kecil ini sudah menyiapkan semua nya,,fikir Alex.
" yang mulia apa anda menggunakan uang kas negara membeli semua persediaan makanan itu ? " tanya Alex,dia takut Aluna di cap.buruk para penteri karna hanya memikirkan rakyat bagian Utara saja.
" tidak aku menggunakan nya dari uang para pejabat yang korupsi,,dan kamu tenang saja,aku bisa mengatasi segalanya jangan kira karna aku hanya seorang anak kecil aku tidak bisa apa-apa" skak mat, Alex tersenyum kaku dia tidak percaya Aluna bisa menebak isi fikiran nya.
" baiklah yang mulia kalau begitu saya akan mempersiapkan semuanya dan saya juga akan memberitahu pada rakyat bahan makanan ini dari yang mulia " Aluna mengangguk mendengar ucapan Alex dia merasa Alex orang yang bertanggung jawab dan jujur.
Kalau begitu saya permisi yang mulia " setelah melihat Aluna mengangguk,Alex pergi meninggalkan istana Phoenix dengan perasaan lega.
Sedangkan Aluna yang melihat kepergian nya hanya tersenyum,dan dia akan mengambil bahkan makanan dari dalam ruang nya.
" untung nya aku memiliki bahan makanan didalam ruang penyimpanan ku,,jadi aku tidak perlu memikirkan tentang masalah bahan makanan " gumam nya.
***************
di perbatasan kota
para pengungsi terlihat kurus dan kusam,mereka hanya bisa duduk di teriak matahari yang semakin membuat mereka kehausan dan kelaparan.
" hikkkssssssssss bagaimana ini,,,apa kita akan mati kelaparan disini ? kita sudah lama meninggalkan desa karna disana tidak pernah turun hujan,,,dan sekarang kita berada disini tapi tidak mendapatkan makanan "
" aku juga tidak tau dan setelah sampai disini, Raja malah memberikan tahta nya pada putrinya yang berusia 8 tahun,,apa dia akan membantu kita ?? Aku sangat takut dia tidak bisa di andalkan "
" benar ..aku takut dia persis seperti ayahnya yang hanya mementingkan kepentingan istana dan rakyatnya yang ada di kota "
semua para pengungsi takut mereka akan mati dan tidak akan ada pertolongan dari penguasa baru,,dan mereka harap-harap cemas pada Aluna yang hanya seorang anak kecil.
Tang....tang...tang
tiba-tiba terdengar suara pukulan gong,disana Alex berdiri di temani prajurit yang lainnya, ternyata Alex adalah kepala prajurit dia datang menyampaikan pesan pada semua rakyat.
" semuanya dengarkan aku,,nanti sore akan di adakan pembagian bahan makanan,dan itu dari penguasa kita yang mulia Ratu Aluna,,,jadi kalian jangan berkecil hati yang mulia ratu masih memikirkan kalian semua,,,dan kalian tidak perlu khawatir lagi dengan masalah makanan " teriak Alex dengan. Lantang.
Semua orang sontak berdiri,mereka saling memandang dengan wajah penuh binar, mereka tersenyum sembari menatap Alex dengan mata berkaca-kaca.
" benarkah itu tuan ? Hikkkssssssssss yang mulia ratu ternyata masih memperdulikan kita,, terimakasih yang mulia...sampaikan kepada yang mulia kami sangat berterima kasih padanya " ucap salah satu pengungsi.
" aku akan menyampaikan ucapan terimakasih kalian,,,dan kalian semua mulai lah berbaris mungkin bahan makanan sudah ada di dalam perjalanan menuju kesini " ucap Alex lagi dengan tersenyum hangat.
" hikkkssssssssss akhirnya kita bisa makan,,ini semua berkat yang mulia ratu "
" terimakasih yang mulia,,,kami sangat berterimakasih pada beliau,,,,, hikkkssssssssss "
semua orang menangis haru saat mengetahui ternyata anak kecil yang mereka anggap tidak bisa apa-apa ternyata sudah menyiapkan semuanya untuk mereka.
Dan setelah berlutut mengucapkan terimakasih,mereka mulai berbaris rapi dan tidak sabar menunggu bahan makanan yang akan datang.
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤