Dia di tinggalkan oleh wanita yang ingin di lindungi nya.
Dia di campakkan oleh semua teman-temannya.
Lemah dan tak berguna membuatnya tersingkir dan terlupakan.
Tetapi karena tekad dan kesungguhan yang dia miliki, dia pun bangkit untuk menjadi yang terkuat.
“Aku saat ini memang lemah, tetapi di masa depan aku pasti berada di puncak kekuatan dunia ini!...”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mendapatkan Kristal Kehidupan
Jangan lupa like sebelum membaca dan berikan komentar setelah selesai membaca.
Like dan komen itu gratis, jadi jangan ragu untuk memberikan itu pada author.... Terimakasih....
***
Raka mencari informasi tentang apa saja yang sudah terjadi di desa sebelum kedatangan monster pada hunter wanita yang saat ini bersamanya.
Hunter wanita itu menjawab semua pertanyaan yang diajukan Raka, namun tak ada satupun jawabannya yang membuat Raka mengetahui asal-usul dari aura aneh yang muncul dari arah desa.
“Oh iya, sebenarnya dua minggu yang lalu di perbatasan wilayah desa dengan wilayah hutan telah muncul portal yang tidak memiliki tingkatan, dan anehnya saat aku dan teman-teman ku memasukinya, kami tak menemukan keberadaan satupun monster yang menghuni portal itu...”
Raka seketika tertarik dengan apa yang baru dengar. “Bibi, apa benar portal itu tidak dihuni monster?...” Tanya Raka penasaran.
“Di portal itu memang tidak di huni monster, namun kami sempat menemukan sebuah bola kristal yang kemudian kami bawa keluar dari portal. Awalnya kami kira bola kristal itu berharga, tetapi saat kami ingin menjualnya, tak ada satupun toko yang ingin membeli bola kristal yang kami bawa karena bola kristal itu tak berguna bagi mereka...
Setelah tahu bola kristal itu tidak berharga, teman-teman ku ingin membuang nya, tapi pada akhirnya bola kristal itu aku bawa pulang dan aku gunakan sebagai hiasan di rumah ku...”
Raka yang mendengarnya merasa jika itu bukanlah bola kristal biasa yang tak berguna, dan bisa jadi bola kristal itulah yang membuat banyak monster tertarik mengunjungi desa yang sebelumnya tidak pernah mendapat serangan dari para monster.
Kembali melihat aura aneh yang menyelimuti desa, Raka dapat melihat jika aura itu bersumber dari satu tempat, dan tempat asal aura itu adalah sebuah rumah yang sepertinya belum lama ini dibangun.
“Bibi, kalau aku boleh tahu siapa pemilik rumah itu?...” Tanya Raka sambil menunjuk rumah yang dia maksud.
“Ah itu rumahku, apa kau ingin berkunjung?... Aku akan menyajikan minuman khas desa ini jika kamu berkunjung ke rumah ku...”
“Sepertinya memang bola kristal itu...” Ucap Raka membatin. “Bibi, sepertinya aku akan berkunjung ke rumah mu dan melihat bola kristal yang bibi dapatkan dari dalam portal...”
“Ah iya bola kristal itu, kalau kamu tertarik, kamu bisa memilikinya. Ratusan tubuh monster yang kamu berikan pada desa ini jauh lebih berharga dari bola kristal itu...” Ucapan hunter wanita lalu dia membawa Raka kerumahnya.
[Mendeteksi keberadaan Kristal Kehidupan]
[Kristal Kehidupan menyimpan kekuatan yang sangat besar, aura yang memancar keluar dari Kristal Kehidupan dapat memancing kedatangan para monster karena mereka sangat tertarik akan aura kehidupan > Keberadaan Kristal Kehidupan hanya dapat dirasakan monster dan manusia pemilik tubuh elemen]
Raka masuk kedalam rumah hunter wanita dan dia melihat bola kristal seukuran bola basket yang ada di atas meja ruang tamu. Cukup sekali melihat Raka tahu jika bola kristal itulah yang menyebabkan para monster terus menerus mendatangi desa.
“Bibi, apa benar aku boleh memiliki bola kristal ini?...” Ucap Raka dan dia melirik wanita yang ada di sampingnya.
“Benda itu milikmu...” Ucap hunter wanita lalu dia berjalan kearah dapur rumahnya untuk menyiapkan minuman yang akan dia sajikan pada Raka.
Saat sudah memastikan jika dia cuma sendirian, Raka menggunakan gelang hunter keduanya untuk menyimpan bola kristal yang terlihat tidak berharga, namun bisa saja semua hunter di dunia ini akan memperebutkan kristal itu jika mereka tahu kegunaan bola kristal yang kini dimiliki Raka.
Tak lama hunter wanita kembali dengan menbawa dua minuman, dan terlihat jika dia sudah menggunakan pakaian santai yang membuat penampilannya lebih segar.
[Wanita itu sepertinya sangat kesepian sampai dia menaruh cairan per*ngsang di minuman yang dia sajikan untuk tuan. Lebih baik tuan tidak meminumnya daripada tuan kehilangan kendali, atau tuan bisa langsung menerkam wanita itu jika tuan ingin menikmati kehangatan malam bersama wanita yang sudah pernah menikah tapi tetap menjaga kesuciannya...]
Tubuh Raka seketika merinding saat mendengar ucapan sistem yang menggema di pikirannya.
“Ini adalah minuman khas desa ku...” Ucap hunter wanita menyajikan minuman berupa teh dengan warna kuning keemasan.
Tak langsung meminum minumannya, Raka justru memilih membuka topengnya dan menunjukkan wajahnya walau hanya sesaat. “Temukan keberadaan ku mungkin saat itu aku akan memberimu sedikit kehangatan...” Ucap Raka lalu dia menghilang dari tempatnya semula duduk.
Hunter wanita hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat kepergian Raka. “Aku cuma mengujinya, ternyata dia langsung tau. Hunter tingkat tinggi memang penuh kejutan, tapi aku akan menemukan keberadaan nya dan menagih apa yang baru dia ucapkan...” Ucap hunter wanita lalu dia merebahkan tubuhnya di sofa panjang yang sebelumnya di duduki Raka.
***
Raka dan kelima sahabatnya telah kembali ke kota setelah memastikan tak ada lagi monster yang ada di sekeliling desa.
Malam ini mereka mendapatkan panen besar, tak ada lagi hunter tingkat A+, yang ada kini lima hunter tingkat S dan seorang ketua yang telah menjadi hunter tingkat SS.
Dengan kekuatan mereka yang sekarang, murid Akademi Garuda bukanlah lawan yang sepadan untuk mereka, tapi mereka tetap akan memanfaatkan waktu satu bulan yang tersedia untuk meningkatkan kekuatan, dan setelah satu bulan berlalu mereka akan menunjukkan kekuatan yang bahkan cukup untuk mengejutkan seluruh negara.
[Kekuatan yang berada di Kristal Kehidupan sangatlah besar, tubuh tuan akan meledak jika memaksa memaksa untuk memiliki semua kekuatan itu seorang diri. Aku sarankan tuan membaginya pada kelima sahabat tuan. Dengan kekuatan dari Kristal Kehidupan, setidaknya tuan bisa meningkatkan kekuatan sampai tingkat SSS, dan kalau beruntung tuan akan meningkat ke tingkat SSS+...]
Raka bukan tipe orang yang serakah dan dia juga tidak ingin selalu mendapatkan kekuatan yang begitu instan. “Aku akan berbagi dengan mereka, tetapi bagaiman caranya mengambil kekuatan dari Kristal Kehidupan?...”
[Tuan hanya perlu bermeditasi dan menenangkan diri. Setelah itu tuan cukup diam dan membiarkan kekuatan dari Kristal Kehidupan masuk ke dalam tubuh tuan. Jika tuan ingin membagi kekuatan itu pada mereka, tuan cukup menyuruh mereka menyentuh lengan tuan, dan biatkan kekuatan dari Kristal Kehidupan masuk ke tubuh mereka...]
Reinar mengangguk mengerti. “Kalau begitu aku akan melakukannya malam ini juga...” Ucap Raka membatin lalu dia mengajak kelima sahabatnya menuju gudang kosong yang ada di belakang sekolah mereka.
Kelima sahabat Raka bingung saat tiba-tiba mereka diajak mendatangi tempat yang sangat jarang di datangi manusia.
“Ketua, apa setelah berburu monster ketua ingin berburu hantu?...” Ucap Aldo.
“Hus, jangan bilang begitu!... Nanti mereka benar-benar muncul...” Protes Riki yang wajahnya seketika pucat saat melihat tempat yang mereka datangi.
“Wuaaa, aku kuntilanak yang sedang mencari perjaka untuk aku hisap jiwanya...” Ucap Cindi yang tiba-tiba muncul di depan Riki dengan bola api yang menerangi wajahnya, sekilas wajah Cindi terlihat begitu menyenangkan.
“Wuaaaaa, HANTU!...” Teriak Riki sambil berlari dan bersembunyi di belakang tubuh Raka.
“Baru kali ini aku melihat hunter takut sama hantu...” Ucap Laura mencibir.
“Hunter tuh membunuh monster, bukan pawang hantu...” Ucap Riki yang masih bersembunyi di balik tubuh Raka.
“Sudahlah jangan ribut!... Bukannya kalian ingin menjadi kuat, karena itu aku mengajak ke tempat ini...” Ucap Raka sambil mengeluarkan Kristal Kehidupan yang dia dapatkan dari hunter wanita yang hampir membuatnya menjadi pria dewasa lebih cepat dari seharusnya.
Kelimanya melihat bola kristal yang dipegang Raka, tapi yang mereka lihat hanya bola kristal biasa layaknya bola kristal buatan tangan manusia yang sering mereka lihat.
“Kalian tidak perlu bertanya, kalian hanya cukup duduk membuat lingkaran dan saling berpegangan tangan...” Ucap Raka lalu dia lebih dulu duduk dan tak lama kelima sahabatnya mulai duduk membuat lingkaran dan saling berpegangan tangan.
Raka menaruh Kristal Kehidupan di tengah-tengah mereka, dan setelahnya dia memegang tangan Cindi dan Laura yang ada di sebelahnya.
“Pejamkan mata dan tenangkan pikiran kalian, untuk sisanya serahkan padaku...” Ucap Raka.
Mereka berlima menganggukkan kepala, dan menuruti semua yang di ucapan Raka.
Tak butuh lama untuk Raka bisa memenangkan dirinya, dan di dia dengan begitu tenang segera melakukan meditasi.
Cahaya berwarna hijau yang tak begitu terang keluar dari Kristal Kehidupan saat enam orang yang mengelilinginya telah berhasil menenangkan diri serta pikiran yang mereka miliki.
Energi yang hangat dan nyaman mulai masuk ke tubuh Raka dan perlahan mengalir ke tubuh kelima sahabatnya. Saat merasakan energi itu mereka semakin tenang, dan perlahan beban kehidupan yang mereka rasakan saat itu juga sedikit demi sedikit mulai menghilang.
Seiring berjalannya waktu kekuatan mereka terus meningkat dengan cepat. Kekuatan tubuh dan tulang kelima sahabat Raka juga ikut mengalami peningkatan bersama dengan kekuatan mereka yang terus meningkat. Sementara Raka, kekuatannya bisa meningkat lebih cepat karena kualitas tubuh dan tulang yang dia miliki sudah berada di titik kesempurnaan.
Di saat matahari mulai terbit, Kristal Kehidupan mulai retak dan tak lama hancur menjadi debu setelah seluruh kekuatan yang ada di dalamnya berhasil di serap oleh Raka dan kelima sahabatnya.
[Selamat tuan telah dipromosikan menjadi hunter tingkat SSS+ > Mendapatkan Kotak Hadiah Berlian [2x] > Mendapatkan 200.000.000 Point Sistem > Mendapatkan [10x] Gelang Peningkat Exp > Teknik God's Eyes [Mitos] Teknik mata yang memungkinkan tuan melihat segalanya...]
Baru membuka mata, Raka sudah mendapat kejutan yang menyenangkan dari sistem. Raka melihat daftar hadiah yang dia dapatkan setelah naik level. Senyum aneh muncul saat dia menbaca keterangan Teknik God's Eyes yang baru dia dapatkan.
Raka langsung mempelajari Teknik God's Eyes, dan begitu selesai di pelajari, Raka menguji coba Teknik terbarunya itu dengan melihat Cindi yang ada di sampingnya.
Wajah Raka seketika memerah saat melihat bagian atas Cindi, dan dia buru-buru menonaktifkan Tekniknya saat melihat kelima sahabatnya mulai membuka mata.
“Apa yang ketua lihat?...” Tanya Cindi yang melihat wajah Raka memerah setelah sesaat melihat kearahnya.
Setelah dipromosikan menjadi hunter tingkat SS, kepekaan Cindi dan yang lainnya meningkat, dan dia tahu jika Raka baru saja melihat kearahnya dengan sedikit keanehan. “Apa aku bertambah cantik sampai bisa membuat wajah ketua memerah saat melihat ku?...” Ucap Cindi membatin.
Raka yang masih terbayang dengan apa yang baru dia lihat, dia tak menjawab apa yang ditanyakan Cindi padanya, dia justru memilih menyuruh kelima sahabatnya untuk pulang karena tak lama lagi mereka harus masuk sekolah.
Belum juga Raka dan kelima sahabatnya pergi meninggalkan gudang yang mereka tempati, mereka secara bersamaan mendapatkan Daisy.
[30 Portal acak muncul di tengah-tengah Ibukota. Harap seluruh anggota Guild Silver Mask segera memberi bantuan untuk mengatasi monster yang keluar dari dalam portal. Informasi tambahan, setidaknya monster yang keluar kekuatannya setara dengan hunter tingkat S...]
Bunyi pesan dari Daisy yang membuat Raka dan kelima sahabatnya tersenyum senang.
“Tempat yang cocok untuk menguji kekuatan baru kita...” Ucap Raka.
“Hohoho... Kita akan membuat Bu Daisy dan yang lainnya terkejut dengan kekuatan kita...” Ucap Aldo yang tak sabar untuk sedikit memamerkan kekuatannya.
Sebelum pergi Raka mengeluarkan lima jubah seperti yang telah dia pakai. “Jubah ini akan membuat hunter dengan kemampuan observasi tidak bisa melihat kekuatan kita, dan jubah ini akan membuat kita terlihat seperti manusia biasa pada umumnya...” Ucap Raka menjelaskan fungsi dari jubah pemberiannya.
Mereka dengan senang hati memakai jubah pemberian Raka karena mereka tahu dengan tujuan Rama memberi mereka jubah dengan fungsi khusus yang dimilikinya.
“Dengan begini Akademi Garuda tak akan mengetahui kekuatan kita...” Ucap Raka lalu dia beserta kelima sahabatnya segera melayang dan terbang dengan kecepatan penuh menuju ibukota.
***
Bersambung...
Selanjutnya > Kemunculan Enam Monster Guild Silver Mask