NovelToon NovelToon
MAFIA DAN GADIS CANTIK

MAFIA DAN GADIS CANTIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia
Popularitas:16.2k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Steve Lim tak pernah menyangka dirinya akan dijebak oleh oknum pemerintah yang bekerja sama dengan organisasi mafia yang dipimpinnya, mereka ingin menjebloskan Steve Lim ke penjara dengan dugaan pemerasan serta pencucian uang atas tanah di wilayah Makau yang terkenal dengan pusat industri kasino globalnya. Dimana Makau dijuluki Las Vegas dari Timur.

Pada saat dia mencoba menyelamatkan dirinya dari jebakan para oknum pemerintah, tak sengaja dia bertemu dengan seorang gadis bernama Ruolan Tan yang membantunya bersembunyi dari kejaran musuhnya.

Bagaimana kisah mereka berdua selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3 BADAI EMOSI RUOLAN TAN

Ruolan Tan dan Jian Wei telah menjadi teman sejak kecil, dan mereka telah melewati banyak hal bersama. Mereka memiliki kenangan indah tentang masa kecil mereka, bermain di taman, berenang di sungai, dan menjelajahi hutan.

Ketika mereka tumbuh dewasa, Ruolan Tan mulai menyadari bahwa perasaannya terhadap Jian Wei tidak lagi seperti teman biasa. Dia merasa ada sesuatu yang lebih dalam di dalam hatinya, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan.

Tapi, Ruolan Tan tidak tahu apakah Jian Wei merasakan hal yang sama. Apakah Jian Wei juga memiliki perasaan yang sama, atau apakah dia hanya menganggap Ruolan Tan sebagai teman biasa?

Suatu hari, Ruolan Tan memutuskan untuk mengambil kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya kepada Jian Wei. Dia mengajak Jian Wei ke tempat favorit mereka di taman, tempat di mana mereka pernah berbagi banyak kenangan indah.

"Jian Wei, aku ingin bicara denganmu tentang sesuatu," kata Ruolan Tan, mencoba untuk menahan gugupnya.

Jian Wei memandang Ruolan Tan dengan penasaran. "Apa itu?" tanya dia.

Ruolan Tan mengambil napas dalam-dalam dan melanjutkan. "Aku... aku rasa aku memiliki perasaan yang lebih dari teman terhadapmu," kata dia, mencoba untuk mengungkapkan perasaannya dengan jujur.

Jian Wei terkejut, tapi kemudian dia tersenyum. "Aku juga," kata dia, dengan suara yang lembut.

Ruolan Tan merasa hatinya berdebar kencang ketika Jian Wei mengambil tangannya. "Aku juga memiliki perasaan yang sama terhadapmu, Ruolan Tan," kata Jian Wei, dengan mata yang berkilauan.

Mereka berdua saling memandang, dan Ruolan Tan tahu bahwa dia telah menemukan cinta sejati...

Kenangan lama itu tiba tiba hadir dalam benak pikiran Ruolan Tan ketika dia teringat tentang Jian Wei yang telah menjadi kekasihnya saat ini.

Ruolan Tan merasa seperti sedang berada di dalam badai emosi. Dia tidak bisa percaya bahwa Jian Wei, orang yang dia percayai dan cintai, ternyata telah berselingkuh dengan wanita lain. Dia merasa seperti telah dihancurkan oleh kebohongan Jian Wei.

"Bagaimana kamu bisa melakukannya?" tanya Ruolan Tan, mencoba untuk menahan air matanya.

Jian Wei terlihat sedih dan menyesal, tapi Ruolan Tan tidak peduli. Dia hanya ingin tahu mengapa Jian Wei melakukannya.

"Aku tidak tahu, Ruolan Tan," kata Jian Wei, dengan suara yang lembut. "Aku tidak bisa menjelaskannya."

Ruolan Tan merasa seperti ingin menangis. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan atau dikatakan. Dia hanya tahu bahwa dia tidak bisa memaafkan Jian Wei.

"Kamu telah menghancurkan kepercayaanku," kata Ruolan Tan, dengan suara yang bergetar. "Aku tidak tahu apakah aku bisa memaafkanmu."

Jian Wei terlihat sedih dan putus asa. Dia tahu bahwa dia telah melakukan kesalahan besar, dan sekarang dia harus menghadapi konsekuensinya.

"Aku minta maaf, Ruolan Tan," kata Jian Wei, dengan suara yang lembut. "Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan untuk memperbaiki keadaan."

Ruolan Tan tidak menjawab. Dia hanya berbalik dan pergi, meninggalkan Jian Wei sendirian di dalam kekecewaan dan penyesalan.

Steve Lim, yang telah menyelamatkan Ruolan Tan dari musuh-musuhnya, ternyata memperhatikan keadaan Ruolan Tan yang sedang sedih. Dia bisa melihat bahwa Ruolan Tan sedang mengalami kesulitan besar.

"Apa yang terjadi, Ruolan Tan?" tanya Steve Lim, dengan suara yang lembut. "Kamu terlihat sedih."

Ruolan Tan tidak tahu apakah dia harus memberitahu Steve Lim tentang kebohongan Jian Wei. Tapi, dia merasa bahwa Steve Lim adalah orang yang bisa dipercaya.

"Aku baru saja mengetahui bahwa Jian Wei berselingkuh," kata Ruolan Tan, dengan suara yang bergetar.

Steve Lim terlihat marah. "Dia berani-beraninya melakukan itu padamu?" kata dia. "Aku tidak akan membiarkannya begitu saja."

Ruolan Tan merasa sedikit lega karena Steve Lim peduli padanya. "Tidak perlu, Steve Lim," kata dia. "Aku bisa mengurus diriku sendiri."

Tapi, Steve Lim tidak mendengarkan. Dia sudah membuat rencana untuk menghadapi Jian Wei...

Steve Lim memutuskan untuk mencari Jian Wei dan memberikan pelajaran kepadanya. Dia pergi ke tempat-tempat yang biasa dikunjungi Jian Wei, tapi tidak menemukannya. Saat sedang mencari, dia tiba-tiba menerima panggilan dari salah satu anak buahnya.

"Apa ada informasi tentang Jian Wei?" tanya Steve Lim.

"Tidak, bos," jawab anak buahnya. "Tapi kami menemukan informasi bahwa Wong, lintah darat yang Ruolan Tan berhutang kepadanya, sedang berada di klub malam malam ini."

Steve Lim tersenyum dingin. "Kirim alamatnya kepadaku. Aku akan pergi ke sana."

Saat Steve Lim tiba di klub malam, dia melihat Wong sedang duduk di meja VIP, minum minuman keras dan tertawa dengan beberapa wanita cantik. Steve Lim berjalan menuju ke arahnya, mata Wong langsung terarah kepadanya.

"Wong, kita bertemu lagi," kata Steve Lim, dengan senyum dingin.

Wong terlihat tidak nyaman, tapi dia mencoba untuk tetap tenang. "Steve Lim, apa yang kamu inginkan?"

Steve Lim tidak menjawab, dia langsung mengeluarkan pistol dari balik jaketnya dan mengarahkannya ke Wong. "Aku ingin tahu apa yang kamu lakukan pada Ruolan Tan," kata dia, dengan suara yang dingin dan menakutkan.

Wong terlihat terkejut dan takut saat melihat pistol di tangan Steve Lim. "Kamu tidak berani menembakku," kata Wong, mencoba untuk mempertahankan dirinya.

Steve Lim tersenyum dingin. "Jangan menguji kesabaranku, Wong," kata dia. "Aku tidak peduli siapa kamu, tapi kamu tidak boleh menyakiti Ruolan Tan."

Tiba-tiba, anak buah Wong muncul dan menyerang Steve Lim. Terjadi perkelahian sengit antara Steve Lim dan anak buah Wong. Pistol Steve Lim masih terarah ke Wong, tapi dia tidak menembak.

"Aku tidak ingin membuat masalah yang tidak perlu," kata Steve Lim, dengan suara yang dingin. "Tapi aku tidak akan ragu untuk melindungi Ruolan Tan."

Wong terlihat marah dan tersinggung. "Kamu pikir kamu bisa melindungi Ruolan Tan?" kata dia. "Aku akan membuat Ruolan Tan membayar utangnya, dan kamu tidak bisa berbuat apa-apa."

Steve Lim tersenyum dingin. "Kamu salah, Wong," kata dia. "Aku akan membuatmu membayar untuk apa yang kamu lakukan pada Ruolan Tan."

Tiba-tiba, suara tembakan terdengar. Anak buah Wong yang menyerang Steve Lim jatuh ke tanah, terluka. Steve Lim tidak menembak, tapi dia siap untuk menghadapi Wong.

Tiba-tiba, pintu klub malam terbuka dan beberapa polisi masuk ke dalam ruangan. Mereka dikepalai oleh seorang detektif yang tampaknya sudah lama mencari Wong.

"Wong, kamu ditangkap!" teriak detektif itu, sambil menodongkan pistol ke arah Wong.

Wong terlihat terkejut dan panik. "Tidak mungkin!" teriaknya, sambil mencoba untuk melarikan diri.

Tapi sudah terlambat. Polisi langsung menangkap Wong dan membawanya pergi. Steve Lim tersenyum puas, dia tahu bahwa Ruolan Tan sekarang aman dari Wong.

"Terima kasih, detektif," kata Steve Lim, sambil mengangguk hormat.

Detektif itu tersenyum. "Tidak perlu berterima kasih, Steve. Kami hanya melakukan tugas kami."

Steve Lim mengangguk. "Aku akan pergi sekarang. Aku harus memberitahu Ruolan Tan bahwa Wong sudah tertangkap."

Detektif itu mengangguk. "Baiklah, hati-hati."

Steve Lim meninggalkan klub malam, sementara Ruolan Tan menunggu kabar baik tentang Wong.

1
Tobatos Corp
kemampuan yang meningkat
Tobatos Corp
harus hati hati ini
Tobatos Corp
semakin seru
Faniah Haidar
♥️♥️♥️
Faniah Haidar
💐💐💐
Faniah Haidar
penasaran gimana endingnya 🤭
Tina Andara
mudah mudahan Roulan Tan terbuka matanya ya kan
Vania Andina
Roulan Tan kau kan bisa bela diri napa gak kau hajar dia
Raisa Andriana
semangat tor
Tina Andara
gak ada yang gratis kan Tan
Tina Andara
kan udah tahu kalau Steve tuh mafia Tan
Tina Andara
lari Tan ! lari... !
Tina Andara
nyali juga nih Ruolan Tan
Tina Andara
pasti seru nih ceritanya
Vania Andina
lanjut aja deh thor
Vania Andina
satunya belum kelar thor dah bikin lagi satu karangan film baru thor
Raisa Andriana
lanjut
Yuniar Farah
next thor 👍
Larasati John
bos geng nih ceritanya, laki banget sekarang,,, semangat steven lim,,,
Faniah Haidar
semangat thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!