NovelToon NovelToon
Lazy Emperor

Lazy Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Budidaya dan Peningkatan / Action
Popularitas:246
Nilai: 5
Nama Author: kristanto artsx,....

setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang memubuat ku bekerja keras, saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ngin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cap 3 buah racun darah

Setelah memutuskan keluar mencari makanan, Ary berdiri dan berjalan ke arah mulut goa mengintip keluar goa melalui dedaunan yang menutupi goa.

Setelah memastikan semuanya aman di dekat mulut goa, ary segera menyingkirkan dedaunan yang menutupi mulut goa dan keluar.

Setelah keluar, ary mengamati patahan tempat goanya berada dengan lebih teliti.

Sebelumnya, ary hanya mengamati tempat itu secara kasar, sekarang dia memutuskan untuk menlihat-lihat lebih teliti.

Patahan yang mengarak ke arah selatan gelap gulita sehingga kemungkinan adalah jalan buntu, Untung nya tak ada tanda-tanda aktivitas hewan besar di tempat ini.

Ary berjalan ke arah selatan patahan dengan hati-hati, dia memegang sebuah tongkat kayu kering yang dia pungut. Ary memesiksa setiap goa di kedua sisi patahan tebing batu yang di laluinya.

Saat berjalan kurang dari 100 meter, art menemukan pohon bery liar di salah satu goa yang berbuah lebat.

Menurut ingatan pemilik tubuh, buah bery ini aman di konsumsi. Ary memetik beberapa untuk mengisi perut sebelum melanjutkan penjelajahan.

Buah bery ini seukuran kelereng, rasanya manis dan sedikit asam.

Ary tak memetik semuanya karena tak punya tempat penyimpanan untuk membawanya. Lagipula, lokasi pohon nya sangat dekat dengan goa nya.

Melanjutkan penjelajahan, ary menemukan lebih banyak pohon buah bery di beberapa goa, seperti sebelum nya, semuanya di penuhi buah bery dan banyak yang sudah matang.

Setelah berjalan lebih dari 300 meter ke selatan tebing, ary berhenti.

"Ada yangAneh" Ucap ary dalam hati

banyak buah bery yang sudah matang, meskipun buah bery liar ini tak mengandung energi spiritual, buah ini seharus nya tetap bisa menarik beberapa kahluk kecil untuk melahap nya, namun sedari awal, buah bery yang sudah matang namun belum ada tanda-tanda di makan seperti belum tersentuh.

Hal ini tak mungkin terjadi, pasti ada sesuatu di tempat ini" Pikir ary

Setelah memikirian sejenak, ary menjadi tenang.

Iya pertama-tama membuka bajunya, menggosokan tanah dan lumut ke seluruh tubuhnya, kemudian memasukan bery kedalam mulut nya dan menutupi hidung nya dengan baju yang sudah di gosokan ke lumut.

Sedikit bau namun hal ini pasti akan berguna.

Ary kemudian melanjutkan menjelajah namun iya berjalan mengendap-ngendap dan berjalan sangat pelan sambil mengamati sekeliling dengan hati-hati.

Beberapa saat kemudian, ary telah berjalan ke depan lebih dari 600 meter dari goanya

Berbeda dari dugaan nya, bagian selatan patahan bukan jalan buntu, patahan itu tak lurus tapi berkelok seperti ular tak beraturan sehingga iya tak melihat ujung lain patahan.

Saat ini, Di depan Ary terdapat ruang yang cukup lebar,berbagai tanaman tumbuh di ruang ini.

Lebarnya sekitar 15 sampai 20 meter sehingga tempat ini tak terlalu gelap.

Di kejauhan di arah selatan, samar samar terlihat cahaya, sepertinya itu adalah ujung lain dari patahan. Jarak nya sekitar 200 meter dari tempat ary, patahan di sini relatif lurus sehingga ary mudah melihat nya.

ary hanya melihat ke kejauhan sebentar sebelum kembali fokus dengan apa yang ada di depan nya.

Di ruang terbuka di depan nya, terdapat banyak pohon buah bery liar di tanah yang datar, di kedua sisi dinding patahan, terdapat banyak tanaman merambat yang menempp di dinding namun, yang paling menarik perhatian adalah sebuah pohon yang tumbuh di dinding sisi kiri tebing, terdapat tanaman merambat berbeda yang melilit pohon itu.

Pada tanaman merambat itu. Terdapat beberapa rangkai buah berwarna merah menggoda yang sudah matang.

Tanaman itu di sebut racun darah. Buah racun darah mengandung energi spiritual murni yang cukup banyak, di pasaran. Buah ini sangat mahal sehingga pemilih tubuh sebelum nya tak pernah melihat nya, hanya tau dekskripsi lengkap tentang tanaman ini.

Tempat hidup tanaman merambat ini tak boleh terkena sinar matahari sepanjang hari, tumbuh dengan menjadi benalu yang melilit pohon lain, kemudian buah berwarna merah darah dan berangkai seperti anggur namun buah nya sedikit lebih besar dan berbentuk oval.

Tanaman merambat ini Di namai buah racun darah bukan karena beracun melainkan karena buah nya berwarna merah dan hal yang selalu ada di dekat tanaman merambat ini.

Di sekitar tanaman merambat ini, selalu berkumpul sekawanan ular berbisa dengan pemimpin kelompok ular yang biasanya merupakan seekor monster spiritual setingkat pemurnian qi dengan bisa yang sangat beracun yang di sebut raja ular Aisao.

Pantas saja tak ada hewan kecil seperti musang yang menyentuh buah bery di bagian utara tebing, penciuman hewan-hewan pemakan buah seperti musang dah yang lain nya lebih peka pada aroma buah-buahan.

saat mereka memasuki area ini, mereka pasti akan langsung mencium aroma buah racun darah ini, kemunian datang dan mencoba memetik nya, namun saat itu. Mereka semua akan menjadi santapan kawanan ular yang menjaga buah darah racun. Inilah mengapa kawanan ular itu berada di dekat buah racun darah.

Ary menatap buah racun darah itu, matanya berbinar karena senang.

Ular yang menjaga buah itu pastinya tak terlalu kuat, hanya raja ular yang sebanding dengan tahap pemurni qi dan beberapa bawahan nya yang sebanding dengan pemurnian tubuh, kebanyakan ular hanya seperti ular biasa.

"Sepertinya ini adalah tempat tinggal yang sempurna untuk ku" Ucap ary dalam hati

Ada buah bery di tempat ini, kemudian ular, meskipun beberapa orang menganggapnya menjijikan karena prasangka buruk, ular juga sebenarnya memiliki daging yang enak, empedunya bisa di makan untuk menambah resistensi racun, kemudian racun nya bisa di simpan dan digunakan untuk berburu hewan lain.

Selain itu ada pula buah racun darah yang memiliki energi spiritual yang cuku banyak, mungkin cukup untuknya membentuk fondasi.

Ary tak menganggap serius kawanan ular berbisa, hal ini karena ular berbisa hanya mengandalkan serangan kejutan untuk membunuh musuh, jika kita melihat nya terlebih dahulu, kita bisa membunuh nya dengan mudah, hanya raja ular yang sedikit merepotkan namun tetap saja, ary memutuskan untuk memburu ula-ular ini satu-persatu sebagai cadangan makanan.

Setelah menatap buah racun darah sekali lagi, ary berbalik dan mundur dari tempat itu, iya membutuhkan sedikit persiapan sebelum menjalankan aksinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!