Tiara seorang anak pembantu yang menyamar sebagai gadis buruk rupa tak menyangka akan berakhir di satu ranjang dengan majikan nya yang di kenal impoten dan benci dengan wanita
Kelvin seorang CEO tampan sekaligus Majikan Tiara di kenal suka tidur dengan wanita untuk menyembuhkan penyakitnya namun salah satu wanita yang pernah tidur dengan nya tak ada satupun yang membuat nya sembuh dari penyakitnya.
Namun pada saat ia mabuk dan tak sadarkan diri tanpa sengaja ia berpasangan dengan Tiara yang hanya memakai handuk saja entah kenapa membuat gairah di tubuhnya bangkit kembali dan membuat nya gelap mata lalu memperkosa Tiara dan membuat gadis itu hamil di luar nikah tanpa sepengetahuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tetap Saja Angkuh
“Selamat pagi Bu, selamat pagi Bukde.." seru Tiara saat dirinya baru saja masuk ke dalam ruang inap ibunya dengan membawakan beberapa bungkus makanan untuk sarapan pagi.
“Loh Tiara, kamu sudah kembali,cepat sekali Bukde kira kamu akan beli sarapan nya lama?" ucap Bukde Lasmi.
Tiara meletakkan beberapa bungkusan di atas meja kecil di samping ranjang, lalu mengusap peluh di dahinya dengan punggung tangan.“Tidak Bukde tempat orang yang biasa jual sarapan seperti ini tidak jauh kok makanya aku cepat kembali. Kebetulan pagi ini mereka sudah buka, jadi aku belikan sarapan yang hangat-hangat buat Ibu dan Bukde.”
Tiara tertawa kecil mendengar ucapan ibunya, lalu duduk di tepi ranjang sambil menggenggam tangan Ibu Sri lembut. “Alhamdulillah, berarti kebetulan sekali ya, Bu.Aku cuma merasa kalau Ibu pasti sudah bosan dengan makanan rumah sakit yang rasanya biasa saja. Makanya aku langsung belikan yang biasa Ibu suka.
Ibu Sri yang sedang duduk bersandar di bantal langsung tersenyum lebar, “Ya ampun, Tiara Ibu baru saja mengeluh pada bukde mu kalau ibu bosen makan makanan yang ada di rumah sakit ini hambar,tidak ada rasa.Ibu bilang pada Bukde mu ibu ingin sekali makan bubur ayam dan Bubur kacang ijo tapi kamu nya keburu keluar jadi ibu gak sempat pengen suruh kamu beli bubur ayam.Tapi sekarang tanpa ibu suruh kamu membelikan makanan ke sukaaan ibu"
Bukde Lasmi pun tertawa gembira saat melihat gado-gado yang diletakkan di depannya. “Wah, ini pasti enak sekali! Kamu ingat betul selera Bukde, Nak. Cabe dua, tidak kurang dan tidak lebih. Terima kasih banyak ya, Tiara. Kamu ini memang anak yang sangat perhatian dan berbakti,” katanya sambil mengusap kepala Tiara pelan.
“Iya Bukde, sama-sama,” ucap Tiara sambil bersiap-siap untuk menyuapkan ibunya makan.
“Tiara, biar ibu saja, ibu bisa kok makan sendiri."
“Biarlah Bu, hari ini biar aku yang layani Ibu.kan kemarin hanya bukde Lasmi yang jaga ibu semalaman sekarang gantian aku yang ngerawat ibu,suapin ibu makan"jawab Tiara sambil mengambil mangkuk dan sendok. Ia menyendok sedikit bubur bersama suiran ayam seujung sendok lalu meniupnya pelan agar tidak terlalu panas, lalu mengulurkannya ke mulut ibunya. “Nah, buka mulutnya ya, Bu. Aaah...”
Ibu Sri tertawa kecil lalu membuka mulutnya, menerima suapan Tiara dengan senang hati. “Mmm ini enak sekali Tiara. Rasanya persis seperti bubur ayam yang ada di dekat rumah kita dulu."
Bukde Lasmi yang melihat pemandangan itu pun tersenyum bahagia sambil terus menikmati gado-gadonya.
...****************...
untuk yang kesekian kalinya Dito menemui Kelvin bukan untuk urusan kerja,tapi ini masih sangkut pautnya dengan Tiara.
Kedua mata Kelvin membulat sempurna ketika Dito memberikan kartu akses apartemen yang hendak ia berikan untuk Tiara. Kini kartu akses apartemen itu kembali lagi padanya.
“Apa dia menolak pemberian saya lagi!?” ucap Kelvin dengan nada tak percaya yang bercampur rasa kesal.“Padahal saya menawarkan dia tempat yang lebih enak, lebih mewah,dan saya juga akan mengirimkan nya uang 1 miliar perbulan agar bayi yang ada di dalam kandungan nya itu bisa hidup dengan baik melalui udara bersih di tempat yang mewah
“Maaf pak Kelvin, wanita itu menolak semua nya karena ada asalan nya. Dia menolak lantaran dia masih memikirkan nasib ibunya pak sehingga Dia tidak bisa tinggal di apartemen itu sendirian.."
“Kamu itu bodoh Dito! kenapa kamu tidak beritahu dia saja kalau ibu nya boleh tinggal bersama nya di apartemen itu. kan Bi Sri itu ibu kandungnya.”
“Maaf pak,sekali lagi bukan itu alasannya..
“Terus alasannya apa lagi hah?!” bentak Kelvin, suaranya semakin meninggi. Ia menepuk meja kerja di hadapannya dengan keras, membuat suasana ruangan itu menjadi tegang seketika. “Apa lagi yang kurang dari tawaran saya! Apartemen mewah, uang berlimpah!, kehidupan yang layak buat dia, ibu dan anak yang dikandungnya! Apa lagi yang dia mau?!”
Dito menarik napas panjang, lalu mengangkat wajahnya perlahan. “Karena dia masih menyembunyikan status kehamilan nya pada ibu nya pak. Maka dari itu Dia sangat berat untuk meninggalkan ibunya sendirian.dan Samapi ibunya tau tentang kehamilan itu maka itu akan berakibat fatal pada kesehatannya dan itu juga berakibat fatal pada ku pak, karena setelah Tiara mengaku hamil anak pak Kelvin pasti ibunya akan marah dan akan meminta pak Kelvin untuk bertanggung jawab untuk menikahi nya."
Kelvin terdiam mendengar penjelasan itu, napasnya masih memburu karena emosi. Ia berjalan
mondar-mandir di ruangannya sendiri.tanganya mencengkeram kuat rambutnya sendiri.“Menikahi wanita itu!? kemudian dia tertawa sendiri dan berhenti berjalan, lalu menatap Dito dengan tatapan yang sulit diartikan.“Kamu tahu kan siapa saya! saya adalah Kelvin Justin, pewaris tunggal Kelvin Pandora dan saya tidak mungkin dong menikahi wanita seperti wanita buruk rupa itu. jangan mentang-mentang wanita itu hamil anak Saya maka saya akan menikahinya!"
“Tapi pak tentang anak Tiara itu ,apa pak Kelvin sudah memikirkan hal yang matang untuk mengambil bayi itu darinya setelah lahir?"
Kelvin mendengus kasar, lalu berjalan kembali ke kursi kebesarannya. “Tentu saja saya akan tetap mengambil anak itu darinya!" ucapnya tegas, sambil bersandar malas di sandaran kursi kulitnya yang mewah. Matanya memancarkan keyakinan yang dingin, seolah hal itu adalah keputusan paling wajar di dunia.
“Anak itu adalah pewaris masa depan Kelvin Pandora, Dito. Dia punya darah daging saya, jadi dia harus dibesarkan di lingkungan yang layak, mendapatkan pendidikan terbaik, dan belajar bagaimana menjadi pemimpin yang tangguh. Apa yang bisa diberikan wanita itu selain kehidupan yang pas-pasan dan prinsip-prinsip yang jelek.Dia tidak akan bisa memberikan masa depan yang setara dengan apa yang bisa saya berikan.”
Kelvin menatap tajam ke arah Dito, lalu melanjutkan dengan nada yang tak terbantahkan, “Jadi begitu anak itu lahir dan kondisinya sehat, saya akan mengambilnya. Wanita itu bisa mendapatkan uang sebanyak yang dia mau sebagai gantinya. Itu sudah lebih dari cukup buat dia. Anggap saja itu transaksi yang adil: dia melahirkan anak saya, dan saya memberinya kehidupan yang makmur. Tidak perlu ada ikatan perasaan atau pernikahan yang merepotkan.”
Dito menelan ludah dengan susah payah, jantungnya berdegup kencang mendengar ucapan bosnya yang begitu kejam dan tanpa belas kasihan. Ia bisa membayangkan betapa hancurnya hati Tiara nanti jika harus berpisah dengan anaknya yang baru saja dilahirkannya. Namun, di hadapan Kelvin yang sedang bersikap angkuh dan dingin, ia tidak berani membantah lebih jauh.
Satu kata untuk Kelvin 🤬
masih penasaran dengan kelanjutan selanjutnya 👍🤩
soalnya si Kelvin selain dia yg gak bisa menghargai seorang wanita bagaimana pun penampilan nya, ibunya pun adalah orang yg melihat orang hanya dari kasta nya saja 😤