Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.
Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.
"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"
MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.
Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 3. Mencari Pekerjaan Sementara
"Neee, apa kau baik-baik saja?" tanya pria botak itu pada pria besar didepannya
"Iya, terima kasih karena sudah menyelamatkanku"
"Baguslah kalau kau baik-baik saja. Kulihat kau menyelamatkan gadis kecil itu. Kau sangat berani, ojii-san" balas pria botak itu sambil menunjuk ke arah gadis kecil yang sekarang bersembunyi dibelakang kaki pria itu
"Eheeeemmm.. Aku bukan Ojii-san, dan untuk gadis kecil ini, yah tubuhku hanya bergerak dengan sendirinya"
"Jadi begitu ya, kedengarannya keren. Kalau begitu aku pergi dulu. Ada diskon di supermarket hari ini" Disaat pria botak itu akan pergi. Pria itu kemudian dengan tergesa-gesa menghentikannya.
"Tunggu, tunggu sebentar!!"
"Ehhh ada apa lagi, aku sedang terburu-buru"
"Maaf tapi bisakah aku tahu siapa namamu" Ucap pria itu sambil menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pria botak itu.
"Ehh.. ohhh.. oke namaku Saitama" Balas saitama sambil menggengam lengan pria itu "Tanganmu besar sekali Ojii-san"
Pria itu tidak perduli ketika saitama memanggilnya dengan sebutan paman lagi, karena sekarang fokusnya adalah dia ingin menyalin kekuatan pria botak bernama saitama ini.
Dengan berbisik "Salin", sebuah layar hologram muncul dan mulai menyalin kemampuan dari manusia terkuat Saitama.
Ding
[Proses Penyalinan Berhasil.
Skill Limit Breaker didapatkan apakah anda akan menggunakannya?]
[Iya/Tidak]
"Iya" Gumam pria itu.
Tiba-tiba saja pengetahuan dan juga kekuatan mulai mengalir kedalam pikiran pria itu. Bukan hanya itu saja pengalaman dan juga kendali saitama atas kekuatannya juga bisa pria itu rasakan dalam dirinya.
Dengan begitu pria tersebut tidak perlu takut tidak bisa mengontrol kekuatan besar yang sekarang dimilikinya.
Setelah penyalinan berhasil, layar mulai memperlihatkan deskripsi dari kemampuan saitama yang masih misteri dalam ceritanya.
[Limit Breaker (Saitama Version), Kemampuan untuk melampaui batas apapun dan menjadi lebih kuat.
Semakin kuat lawan maka akan semakin cepat perkembangan pemilik skill.
Efek samping kebotakan[Edit]
Apakah anda ingin menghilangkan efek sampingnya]
'Tentu saja iya, aku tidak ingin botak'
[Dimengerti, Efek samping kebotakan dihilangkan.
Rambut pengguna menjadi sangat kuat dan fleksibel namun bisa dipotong hanya jika pemilik ingin memotongnya.]
'Hufft untung saja skill ini memiliki edit kemampuan yang luar biasa. Bahkan rambutku sekarang sama kuatnya dengan tubuhku' pikir pria isekai itu.
"Anooo. Bisakah kamu melepaskan tanganku, aku benar-benar terburu-buru!" ujar saitama untuk menghentikan lamunan pria itu.
"Ohhh, iya maafkan aku menyita waktumu."
"Yah tidak masalah, hanya saja entah mengapa kamu tersenyum menyeramkan"
"Benarkah, maaf aku hanya senang sudah diselamatkan. Sekali lagi terima kasih saitama" Tidak sadar karena dia telah tersenyum sepanjang waktu saat dia menyalin kemampuan saitama, pria itu memarahi dirinya sendiri. 'Sial aku terlalu bersemangat'
"OH... bukan masalah, kalau begitu aku pergi dulu"
Booomm!!
Dengan lompat besar saitama kemudian menghilang dengan sangat cepat.
"Ahh tunggu aku belum memperkenalkan diriku padamu!" teriak pria itu pada sosok saitama yang telah menghilang. "Huhhh..Yah lagipula kita pasti akan bertemu kembali?"
Karena saitama sudah pergi. pria itu kemudian menengok ke bawah tempat gadis kecil itu bersembunyi di kakinya. "Kalau begitu mari kita cari ibumu"
"Ummu"
Menggendong gadis kecil itu kembali, pria tersebut kemudian bertanya "Siapa namamu?"
"Mayu, kalau onii-chan siapa namamu?"
"Ohh iya maafkan aku belum memperkenalkan diri. Namaku-" Disaat pria itu ingin menyebutkan namanya, tiba-tiba dia berpikir kembali.
'Karena ini adalah dunia baru. Mungkin aku akan membuat nama baru saja'
"Anooo onii-chan?" Karena tidak mendapat jawaban gadis kecil itu kemudian bertanya kembali.
"Ahh maaf. Namaku ya, Namaku Saikyou"
***
Dengan bantuan polisi di Kota Z. Saikyou akhirnya menemukan ibu mayu dan dia sangat berterima kasih padanya.
Rupanya ibu mayu pingsan saat berusaha kabur dengan mayu ketika monster siput menyerang. Sayangnya saat pingsan mayu terdorong oleh kerumunan dan terpisah dari lokasi ibunya pingsan.
Untungnya ibunya tidak mengalami luka berat dan hanya beberapa goresan di sana sini. Sedangkan mayu sendiri hanya terluka dilututnya karena terjatuh sebelum diselamatkan saikyou.
Setelah masalah tentang mayu selesai, akhirnya saikyou bisa beristirahat di sebuah taman. Karena hari sudah gelap. Taman sudah kosong dan hanya ada saikyou saja disana.
"Sekarang kemana aku harus pergi, aku tidak punya uang dan juga tanda pengenal di dunia ini. Bisakah aku bergabung ke dalam asosiasi pahlawan tanpa tanda pengenal"
Kruuuukkk, suara perut menggelegar keluar dari tubuhnya. Dari suara itu saikyou tahu apa prioritas-nya sekarang.
"Mungkin sebaiknya aku mencari uang dulu untuk makan"
Malam itu saikyou mencari barang berharga dari bangunan-bangunan yang hancur atau terbengkalai. Awalnya dia mencari barang yang bisa dijual. Dan beruntungnya dia menemukan sebuah rumah yang memiliki barang berharga di dalamnya.
Mencari pemasok saikyou bertanya pada gelandang di Kota Z. Dan akhirnya dia bisa menjual barang-barang yang ditemukannya seharga 3.000 yen.
Jujur itu uang yang sedikit. Tapi mau bagaimana lagi. paling tidak ini cukup untuk makan ramen seharga 800 yen malam itu.
Sluuuuurrrrppp
"Ahhhhhh...Terima kasih atas makanannya" Setelah puas meminum kuah ramen saikyou pergi untuk mencari tempat tidur.
"Ohhh.. Jangan lupa datang lagi pelanggan"
"Iya, jika ada kesempatan"
Pagi harinya saikyou dibangunkan oleh suara berisik kendaraan dari atas kepalanya. Saat matanya terbuka, terlihat langit beton diatas kepalanya.
Melihat kesamping, muncul sosok pria berjanggut dengan pakaian lusuh tertidur disebelahnya.
Dia Tanaka-san, orang yang membantu saikyou mencari pemasok barang bekas semalam. Sekarang saikyou secara resmi sama sepertinya.
Menjadi seorang gelandangan yang tidur dibawah kolong jembatan.
"Ahhhhh, apa yang aku lakukan. Menjadi gelandang padahal aku mendapatkan kekuatan. saitama. Ini pasti mimpi"
Setelah melamun sebentar untuk menenangkan pikirannya, saikyou kemudian memukul pipinya sendiri.
Boooom!!!
Pukulannya cukup keras hingga membangunkan tanaka dan beberapa gelandangan lainnya.
"Ehhh.. apa, gempa bumi??"
"Tidak, sepertinya badai"
Suara-suara panik para gelandang mulai meramaikan suasana kolong jembatan. Tidak perduli dengan mereka, saikyou melirik ke arah tanaka yang sedang bingung akibat suara sebelumnya. "Tanaka-san, apakah ada pekerjaan yang tidak membutuhkan kartu identitas?"
"Ehh..Ahhh..Saikyou-kun selamat pagi, apakah kamu mau mencari kerja?"
"Iya, makanya aku bertanya padamu, kau sudah lama di daerah ini"
"Yah sebenarnya ada pekerjaan yang tidak memerlukan identitas. Melihat fisik besarmu seharusnya cocok."
"Pekerjaan apa itu paman?"
"Genba!!"
Siang itu dengan arahan tanaka-san, saikyou mencoba datang ke area konstruksi untuk melamar. Untungnya saikyou langsung diterima saat itu juga tanpa menuntut data pelamar dan langsung disuruh mulai bekerja.
Sebenarnya alasan mengapa pekerja konstruksi tidak terlalu menuntut data pelamar dikarenakan kurangnya pekerja konstruksi, sementara disisi lain ada banyaknya permintaan perbaikan fasilitas umum dan bangunan.
Tentu saja semua kerusakan ini dikarena monster yang terus muncul dan merusak kota, bahkan ada juga kerusakan akibat pertarungan monster dengan para hero.
Karena memiliki tubuh yang kuat saikyou sangat cocok untuk membawa beban berat. Meskipun keterampilan saikyou sendiri sangat minim di bidang konstruksi.
Sebelum bergabung dengan asosiasi pahlawan saikyou ingin membuat kostum terlebih dahulu. Dan membuat kostum membutuhkan uang. Oleh karena itu seminggu kedepan saikyou memilih untuk bekerja di proyek konstruksi.
Mengapa hanya seminggu. Karena gaji pekerja konstruksi akan dibayarkan setiap minggu. Dan sebagai pekerja lepas. Tidak masalah bagi saikyou untuk keluar setelah seminggu bekerja
Selain itu gaji pekerja konstruksi juga cukup besar karena menuntut kecepatan,ketepatan dan resikonya.
Bersambung~