NovelToon NovelToon
Transmigrasi Menjadi Pemeran Utama Novel

Transmigrasi Menjadi Pemeran Utama Novel

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / CEO / Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Transmigrasi
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Seorang gadis bernama Sabrina adelia, dia cewek tomboy, cuek, suka yang gratisan dan juga ringan lidah, namun terkadang juga memiliki lidah pedas jika di usik, mendadak terbangun di dunia novel kerajaan modern. Novel yang dia buat sendiri. Sabrina adalah seorang penulis terkenal, namun ketika dia merilis novel terbaru, banyak para penggemarnya yang marah. Karena kehidupan pemeran utama wanita yang tragis bernama kayana. Dimana pemeran utama wanita yang lemah, di jodohkan oleh pria tokoh utama, pria terkaya dan dingin bernama Pangeran Xavier Maheswara. Namun pangeran xavier telah memiliki kekasih bernama Aruna Lauren, aruna sang figuran yang seharusnya menjadi pelengkap di puja bagaikan tokoh utama wanita.

Sang pemeran utama wanita juga harus menyamar sebagai pria, karena kehidupan yang terancam. Dengan modal otak encer, dan sedikit nekat, dia merubah alur novel yang di buatnya. Hingga menarik perhatian pangeran xavier sang pemeran utama pria dan membuatnya sangat terobsesi dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obsesi Pangeran Xavier

Kayana membawa mobilnya dengan kecepatan lumayan kencang, dia ingin secepatnya istirahat. Akhirnya mobilnya sampai di rumahnya sekitar dua puluh menit. Dia keluar dari dalam mobilnya, Dia langsung melangkah masuk.

Bunda lita yang sedang menunggunya di ruang tamu, langsung meyambut kedatangannya. "Kayana, bagaimana sayang? Semuanya berjalan lancar?" Tanyanya dengan nada penasarannya.

Kayana menghela napas panjang. "Aku sudah bilang sama pangeran xavier, aku pun ingin membatalkan rencana pertunangan dan pernikahan kita." Ucapnya dengan nada lelah. "Tetapi, aku belum berbicara kepada raja Gabriel dan ratu Renata. Karena tadi pangeran xavier pingsan." Ucapnya dengan nada santainya.

Bunda lita terkejut dengan berita pingsannya pangeran xavier dan bunda lita bisa melihat tatapan mata kayana yang berbeda, seakan-akan tidak memuja pangeran xavier lagi. "Besok kamu kan masih masuk kerja, menjadi sopirnya pangeran xavier bukan? berarti kamu bisa mengetahui informasinya, walaupun sulit." Jawabnya dengan nada lembut menenangkan kayana.

"Seminggu lagi bunda, aku akan mengundurkan diri, karena masa kerja ku sudah habis. Aku tidak mau memperpanjang pekerjaan ku, lagi pula pangeran xavier jarang memakai aku sebagai sopir kan. Dia lebih sering menggunakan mobil sendiri dan asistennya yang menyetir. Jadi, aku akan berhenti bunda." Ucapnya dengan memegang dagunya berpikir.

"Iya lebih baik seperti itu sayang, bunda sudah berapa kali bilang sama kamu, lebih baik berhenti sayang, cari pekerjaan lainnya." Ucapnya dengan nada lembutnya. "Tetapi kamu tidak mau, karena kamu mencintai pangeran xavier."

Kayana tersenyum kecut. "Itu dulu bunda, sekarang kayana tidak ada perasaan apa-apa lagi sama dia bunda. Lagi pula dia sudah memiliki kekasih." Jawabnya dengan nada santainya.

"Syukurlah sayang, kamu sudah bisa bersikap dewasa, kamu bisa mengetahui mana yang terbaik untuk mu. Mereka keluarga kerajaan yang ketat akan peraturannya." Bunda lita mengelus pucuk kepala kayana. "Ya sudah, sana istirahat lah, bunda yakin kamu lelah dan mengantuk." Lanjutnya kembali dengan senyuman hangatnya.

Kayana memeluk bunda lita. "Terimakasih banyak bunda." Ucapnya merasa hangat memeluk bunda lita, karena dia hidup sebatang kara tidak pernah merasa di peluk dan memeluk seorang ibu.

Kayana melangkah menuju kamarnya.

Click.. Dia mengunci pintunya. Dia berjalan menuju cermin. Dia menatap kembali pantulan wajahnya yang terlihat sangat cantik dengan rambut putih silver nya. "Aku cantik sekali ya." Ucapnya menatap kagum wajahnya. "Aku mau mandi dulu, setelah itu aku istirahat dan mengingat kembali alur novel yang aku buat." Ucapnya menatap dirinya di pantulan cermin. Kayana melangkah ke dalam kamar mandinya.

Angin malam berdesir dingin, terasa menusuk tulang, tetapi tidak mengusik seorang pria yang berdiri di balkon kamarnya. Dia berdiri tegak di balkon kamarnya, membiarkan jubah tidur sutranya berkibar pelan. Tangannya mencengkram balkon pagar kamar yang dingin. Pandangannya matanya tertuju lurus menatap langit malam yang hitam pekat tanpa bintang.

Di balik pelupuk matanya, bayangan wajah tunangannya yang baru dia temuinya beberapa jam lalu, terus berputar seperti piringan hitam yang rusak. Pertemuan yang singkat itu harusnya membuatnya lega untuk membatalkan pertunangannya. Kini menjadi awal sesuatu yang gelap yang telah muncul dalam dirinya.

"Kayana." Desisnya bagaikan mantra yang terulang. Pupil matanya melebar, sebuah kilatan tajam yang penuh obsesi memancar. Dia menyunggingkan senyuman yang tipis dan dingin.

Tiba-tiba seorang pria datang.

"Pangeran xavier." Panggilnya dengan nada hormat.

Pangeran xavier tidak menoleh, masih menatap kegelapan cakrawala yang luas.

"Bagaimana hans?" Tanyanya dengan nada datar dan dingin membekukan.

"Maaf pangeran datanya sulit di temukan. Sepertinya, dia dilindungi seseorang, dari yang aku lihat seakan-akan dia menutupi diri karena bersembunyi." Jawab hans hormat.

Dia membalik tubuhnya, hingga menatap hans sang asisten sekaligus bodyguard nya. "Aku ingin kamu cari terus sampai dapat hans, aku juga ingin kamu mencari informasi sebelum aku kecelakaan. Siapa gadis kecil yang selalu bersama ku, jangan membuat kesalahan seperti pengawal ku yang terdahulu." Perintahnya sangat dingin dan mutlak.

"Baik pangeran." Jawabnya dengan hormat, lalu pergi.

"Kayana, kamu tidak akan pernah bisa jauh dan pergi dariku, takdir kita terikat." Bisiknya pelan, suaranya nyaris tenggelam dalam deru angin. "Kayana kamu milik ku dulu hingga sekarang, dan sampai kapan pun." Desisnya bagaikan suara desis ular yang mengancam, matanya terus berkilat, menyimpan api obsesi yang membakar apapun yang menghalangi jalannya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

Di balkon lainnya.

Setelah melewati hari yang menegangkan dan melelahkan, kayana berdiri di balkon kamarnya tempat pelariannya dalam lelah. Matanya menyisir setiap sudut langit yang gelap.

"Ternyata aku belum lepas dari cerita novel ku ini, karena aku harus menyelesaikan pekerjaan ku sebagai sopir pribadi pangeran xavier. Aku harus secepatnya keluar dari pekerjaan sopir ini, agar alur novelnya berubah kembali." Desisnya dingin. Aku sudah mengantuk, lebih baik aku menikmati hidup kedua ini." Dia langsung masuk ke kamarnya dan naik ke atas tempat tidurnya, lalu terlelap dengan lelapnya.

Sabrina tidak tahu, jika malam ini adalah malam di mana takdir yang akan merubah hidupnya sedang bergerak menuju arahnya, perlahan namun pasti, seperti pergeseran rasi bintang. Hidup sabrina yang bebas, hidup sesuka yang dia mau, perlahan akan berubah karena obsesi seseorang yang mulai muncul dan sangat besar.

Sedangkan di sebuah kamar lainnya.

Seorang wanita sedang duduk tegak di meja riasnya, jari-jemarinya mengusap kapas yang telah di di lumuri pembersih ke seluruh wajahnya. Satu persatu riasan wajahnya luntur, menyingkap wajah asli yang pucat di bawah tamaran lampu kamarnya. Tiba-tiba bibirnya menyunggingkan senyuman tipis yang beracun.

Dia menatap dirinya di cermin, seolah sedang berkomunikasi dengan iblis yang bersembunyi di pantulan cermin itu. Dia sedang menyusun rencana, dimana pangeran xavier harus benar-benar menjadi miliknya. Karana hari ini dia begitu marah, karena sosok seorang wanita yang sangat mengganggunya. "Aku akan menyingkirkan siapapun yang ingin mengambil milikku. Pangeran xavier hanya milik ku, milik aruna alena." Desisnya dingin penuh janji pada dirinya sendiri.

Di kamar lainnya.

"Daddy, bagaimana menurut mu kayana?" Tanyanya dengan nada santai namun tegas.

"Aku lebih memilih nya, sesuai perjanjian yang telah disepakati. Lagi pula, aku tidak akan pernah sudi pangeran xavier bersama wanita bertopeng malaikat." Jawab raja gabriel dengan datar dan dingin.

"Hmm, benar. Tetapi sepertinya dia tidak mau daddy, meneruskan pertunangan dan pernikahan yang telah di tentukan." Jawabnya dengan nada masih terdengar tegas.

"Jika cara baik-baik tidak dia turuti, maka gunakan cara yang sebaliknya. Hingga dia mau meneruskan rencana pernikahan ini. Ada sesuatu yang berbeda dengan kayana, sama seperti mendiang ibunya yang terlihat penuh misteri." Ucapnya dengan nada dingin dan tajam.

"Hmm, benar. sama seperti kanaya, identitasnya sulit di ketahui. Aku yakin, mendiang kakek kita menjodohkan mereka ada sesuatunya." Sambungnya dengan nada dingin.

"Hmm, karena itu gunakan cara apapun, agar kayana mau menikah dengan xavier, karena itu semua sudah takdirnya." Lanjutnya penuh penekanan.

1
Neng Nurul
pangeran xavier segera menikahi kayana soal nya cwo yg suka sama kayana dong bnyak bnget 😌🤦
namice: 😁😁, trimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🥰🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Neng Nurul
banyak bnget cwo yg bkal deketin kayana...pangeran Xavier harus extra menjaga nya.lqnjut Thor 😘👍
namice: 😁😁🥰😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🥰🌹🌹🌹🌹😘
total 2 replies
Neng Nurul
ah nanggung Thor belum jga d mulai mimpi enak nya 🤭lanjut Thor 👍😄
Neng Nurul
cepat temui kayana dan kasih hukuman enak 🤭😄lanjut Thor 😘👍
namice: 😂😂, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan setia membacanya 😘😘😘😘🥰🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Neng Nurul
lanjut Thor....bakal ada saingan Xavier lagi nie 🤭
Neng Nurul: masama Thor 😘👍
total 2 replies
aria
lanjut
namice: 😍🥰, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘🥰🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Neng Nurul
lanjut Thor pngen tau keganasan raja Xavier seperti apa menghukum ranjang buat kayana😄🤭
Neng Nurul: masama Thor 😘
total 2 replies
aria
lanjut
namice: 😍🥰, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Neng Nurul
lanjut pngen tau pas ketangkap nya pasti lngsung di hukum ranjang tnpa ampun 🤭😄😄
Neng Nurul: masama Thor 😘
total 2 replies
Neng Nurul
jangan kabur nikmati saja hukuman ranjang mungkin 🤭
Neng Nurul: masama Kaka Thor 😘
total 2 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
kayana lah kekasih masa kecil xavier
namice: 😁, trimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🥰🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Neng Nurul
lanjut Thor 👍😘
Neng Nurul: siap mau pagi,siang,dan malam aku tunggu updaten nya👍🤭
total 2 replies
aria
lanjut
namice: 😍🥰, setiap pagi aku update ya kak😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🥰🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Arni Lisa
lebih baik jujur aja...
lebih baik hukuman ciuman dripda siksaan...hahahahah🤣🤣
lanjut kak....
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🥰😍🥰 🥰
total 1 replies
Maria Maria
lanjut thor💪
namice: 🥰😍, sudah lanjut bab 14 kak, trimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan supportnya 😘😘😘🥰🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Arni Lisa
lanjut kak...
langsung di basmi aja lah...hihihu...
Arni Lisa
lanjut kak...
smngt terus kak...💪💪
Wahyuningsih
lanjut thor 💪💪💪💪💪💪💪💪 jgn ampe kendor kolor kli y thor 😄😄😄
namice: 🤣🤣🤣, ih, kakak lucu dah😍🤣🤣, bikin aku tertawa bacanya terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🥰🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
thor buat kanaya badaz abiz trs dpt bonus ruang dimensi biar mkin sru n kereeeen
Wahyuningsih
q mampir thor
namice: 🥰😍, terimakasih banyak ya kak sudah mau mampir bac novel ku😘😘😘🥰😍🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!