NovelToon NovelToon
Hijrah Cinta Si Gadis Punk

Hijrah Cinta Si Gadis Punk

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Spiritual / Kriminal dan Bidadari / Tamat
Popularitas:233.8k
Nilai: 5
Nama Author: FR Nursy

Arully Beena sosok seorang gadis yang dilahirkan tanpa ayah. Ibunya korban kebejatan seorang laki-laki yang tidak mau bertanggung jawab. Dia lahir dengan perekonomian yang begitu sulit sehingga ia terjebak dalam kelompok anak-anak punk di kotanya.

Bagaimana Beena bisa melewati kehidupan yang begitu keras sampai ia bisa menemukan jati dirinya melalui pertemuannya dengan sosok bocah cilik yang membawanya berhijrah dengan tulus.

Bagaimana pula kisah percintaannya dengan seorang laki-laki yang begitu sempurna di matanya dengan menikah paksa karena terjebak oleh situasi.

"Anggap pernikahan kita semalam tak pernah ada. Aku tidak pantas menjadi istrimu. Aku hanya gadis punk yang hanya singgah tanpa rencana. Terima kasih sudah menolongku." Arully Beena.

Ikuti kisahnya sampai selesai ya!
Tinggalkan jejakmu like, komen dan subcribe teman-teman!💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FR Nursy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3 Doa Beyza

Gadis itu duduk di atas bangku dengan kaki yang ditekuk satu. Tanpa melepaskan sepatunya yang belel.

"Ayo makan jangan sungkan! Pantas saja dari tadi aku pengen beli 2 bungkus nasi engga tahunya ada kamu, Dek." Ujar Mbee dengan mulut penuh makanan.

"Tante makan engga berdoa dulu?" Tanya Beyza begitu melihat Mbee langsung menyantap makanannya. Ia bertanya pelan penuh kehati-hatian khawatir orang yang di hadapannya akan marah.

"Berdoa?" Dia menghentikan kunyahannya, di mulutnya masih penuh makanan.

"Buat apa berdoa?" Lanjutnya, ia kembali menyuap setelah berhasil menelan makanannya.

"Biar berkah Tante. Kata ummi kalau kita makan dengan berdoa membuat berkah. Kenyangnya bisa lama dan nikmat makannya." Cerocos Beyza. Masih ada sedikit segukan sisa nangis tadi.

"Ooh gitu. Kalau menurut kakak engga berdoa pun perut kakak sudah kenyang tuh, nih habis tak bersisa." Ujarnya sambil mengelap mulutnya dengan telapak tangan.

"Udah makan dulu situ, udah kayak ustadzah aja nih bocil." Gadis itu keluar menuju dapur, mencuci tangannya di sana.

"Udah gih kamu makan. Apa kamu pengen disuapi?" Tanya Mbee saat melihat Bebey tidak membuka bungkusannya.

Beyza menggeleng pelan, "Bebey sudah bisa makan sendiri Tante."

"Kakak udah bilang jangan panggil kakak Tante, panggil kakak Beena, paham!" Beena menatap Beyza dengan tajam. Beyza mengangguk tanda mengerti.

Nama Beena yang seharusnya merupakan nama panggilan sehari-hari, tidak ia gunakan di kelompok punk. Ia tidak ingin orang lain tahu nama yang sebenarnya. Jadi nama Beena diubah menjadi nama Mbee. Sampai sekarang nama Mbee sering digunakan di kalangan kelompok punk dan kelompok preman.

"Bagus. Sekarang makanlah!"

"Baik kak Beena."

Setelah berdoa Beyza makan dengan lahapnya. Beena terpekur menatap anak kecil yang tidak berdosa itu. Pasti orang tuanya sedang gusar mencari anak tersebut.

Beena meninggalkan Beyza menuju kamar. Ia hendak menelepon seseorang. Mau tidak mau dia harus membawa Beyza keluar dari rumah tua itu.

"Berry boleh minta tolong!" Beena menelepon teman dekatnya di luar sana.

"Iya sayang, minta tolong apa?" Tanya seseorang yang bernama Berry.

"Iish sayang-sayang palamu peyang. Kamu jemput aku ke rumah tua jam 12 malam, bawa mobil ya!"

"Ish...ish....ish....mau kemana sih, itu malam banget tahu." Protes Berry di luar sana.

"Udah jangan banyak tanya deh. Nanti kuberi tahu."

"Oke cantik nanti bebeb Berry datang menjemputmu." Goda Berry, terdengar suara tawanya.

Klik

Beena mematikan ponselnya. Ia kembali ke ruang tengah. Langkahnya terhenti tercenung menatap bocah cilik yang sedang melaksanakan sholat isya. Ia menyadari sudah lama meninggalkan sholat sampai lupa dengan bacaannya. Tidak beberapa lama kemudian bocah tersebut khusyuk berdoa,

"Ya Allah ampuni Bebey yang udah nakal. Bebey kangen umi, abi dan om ganteng. Bebey pengen pulang ya Allah. Tapi Bebey lupa jalan pulang. Tolong Bebey ya Allah. Selamatkan Bebey dari orang-orang jahat itu. Bebey ga mau ketemu mereka lagi.....Bebey takut.." Bebey menangis dalam diam.

Beena mendekati anak tersebut dengan haru. Ia tidak tega dengan kepedihan yang dirasakan anak sekecil itu, harus terpisah dengan kedua orang tuanya.

"Dek...kenapa nangis, sayang!" Beena ikut sedih.

Beena bisa merasakan ketika berpisah dengan orang tua sunguh sangat menyiksa, apalagi dengan ibu. Beena saat ini tinggal tidak menentu sejak pergi dari rumah ibunya. Terakhir berpamitan pada ibunya dengan alasan cari kerja ke kota.

Pada kenyataannya Beena kehilangan arah tujuan sehingga bertemu dengan Berry ketua kelompok punk yang sudah mau menampung kehidupannya. Sehingga pembiasaan di kelompok punk tersebut sulit untuk dihindari karena balas budi.

"Bebey kangen umi kak, kangen abi juga...." Celoteh Bebey sambil sesegukan.

"Ia kakak ngerti, nanti kakak antar pulang Bebey ke rumah ya! Sekarang senyum dong!"

"Tapi Bebey lupa jalan pulang, kak."

"Bebey tahu alamat rumahnya di mana?"

"Pondok pesantren Al-Husna."

"Pondok pesantren? Pantas saja nih bocah rajin ibadahnya ternyata tinggal di pondok." Gumam Beena dalam hati.

"Oke nanti kakak antar Bebey pulang. Tapi engga sekarang. Malam ini kita pergi dari sini. Tempat ini sudah tidak aman buat kamu!"

"Kita mau pergi kemana kak?"

"Ke rumah kakak. Kamu sementara tinggal di sana dulu ya! Sekarang cepat kemasi barang-barangmu!"

"Aku cuma punya tas ini kak."

"Ya sudah nanti kita tunggu jemputan datang!"

Beena melirik arloji yang ada di pergelangan tangannya. Ia sudah tidak sabar untuk pergi dari tempat tersebut.

"Kakak kalau kakak resah sebaiknya sholat aja dulu!" Saran Beyza begitu meresahkan hati.

Deg

"Nih bocah ngingetin aku sholat. Hadeuh gimana mau sholat, mukena aja ga punya." Beena tersenyum hambar.

"Kakak lagi datang bulan jadi ga boleh sholat." Dustanya.

"Ooooh, datang bulan itu apa kak?" Tanya Beyza polos. Yang membuat mulut Beena terkunci.

1
Yuningsih Nining
dengan di pulangin ke ortumu di kampung sana, retno bs mikir utk berubah lebihbaik
Yuningsih Nining
si ibu retno arogan yang akhir nya di antarin pulang ke ortunya, abah cepat klarifikasi sm elzan tentang fakta klo si retno bkn ibu asli anak² mu
Yuningsih Nining
tuh emak jutekntuir nya suruh mingkem dulu lah, pada benr mulut
ini mah mau masukin hotel prodeo lagi kan ktnya udah biasa......
Yuningsih Nining
yang laporin ibunya elzan , berry atau anaknya sendiri ya si elzan?
Yuningsih Nining
ibu yang arogan akhir nya du datangi polisi huuuhh semoga ibunya elzan sadar dgn sikap dirinya yng silau harta jg gila hormat ?
Yuningsih Nining
yang td nya niat jujur mslh kebuka duluan, semua ruwet
hadooohh jadinyav kasian si beena alamat bakal di kekesek yeu mah sm ibunya elzan
Yuningsih Nining
elzan ini kesempatan mu buat ngomong depan semua ( klg mu jg klg azizah) tentang kamu yng udah nikahin arully bee walau baru siri
Yuningsih Nining
hmmm thooorr napa jd sy yng degdegan sih saat elzan mau ngomong ke zizah
Yuningsih Nining
👍Lanjut
Yuningsih Nining
apa ini Ulah tanteu nya bee si rena yng pikiran nya sekaligus modus nyingkirin si bee dari rmh nya sm yang penting duit?
Yuningsih Nining
hadeuhh dapat info dari mn ibunya elzan sampe keukeuh klo si bee yng nyulik tu bebey
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk Mampos...💃💃💃💃
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat bu Hajah...
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwwk seorang ibu hajah yg pandai agama,Tapi apa??Terlalu berharap akan SESUATU juga gak bagus lho bu..
Qaisaa Nazarudin
Noh dengarin tuh Bu Retno,Katanya Nu Hajah,Pandai agama,Masa iya gak paham dengan takdir nya Allah..
Qaisaa Nazarudin
Yaudah gak papa,Mumpung ada keluarga Azizah sekalian,Inilah saat nya kamu Jujur,Jangan jadi PECUNDANG,Dan segera Daftarkan pernikahan kamu dan Arully secepatnya..
Qaisaa Nazarudin
Bangga banget udah nusuk orang,Kenak pasal berlapis aja kamu,Rasain tuh..
Nikma: Permisi kak Author ...

Halo kak reader, kalau berkenan mampir novel aku juga 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa..
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
mai midar
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Harus ya nenek Bebey udah bisa menduga kalo pelakunya bukan Beena..

Tapi dari sini kayaknya bakal susah dapat restu si Beena,Awal pertemuan dengan Mertua aja udah ada salah paham gitu..
Qaisaa Nazarudin
Emangnya Azizah dan keluarga kalian dengan gampang menerima semuanya,Apalagi menurut mereka Azizah itu jauh segala-galanya dari Arully..Kamu butuh perjuangan yg panjang Elzan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!