NovelToon NovelToon
Married With Brother

Married With Brother

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mhammadtaufiq

"Jangan menodai mata, Anda!"

Gak usah banyak bicara, pijit aja, untung Kakak suruh pijit bagian atas, emangnya mau pijit bagian bawah juga?" tanya Fallen.

"Kalau boleh sih, Aku lebih milih pijit bagian bawah, soalnya di atas tanganku pegel karena bahu Kakak kan lebar dan tinggi," jawab Fio.

"Di bawah juga lebar dan tinggi," balas Fallen nakal.

Cover from pinterest. disimpan dari m.photoviewer.naver.com

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhammadtaufiq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 3

Bel pulang berbunyi, seluruh siswa menyebar dan berlarian menuju pintu gerbang, mereka berteriak kepada sang satpam agar pintunya dibuka.

"Sabar, ini baru juga mau dibukain," ucap Pak Satpam, kemudian membuka gembok yang telah dikunci.

Seluruh siswa bersorak gembira dan melebur ke luar melewati pintu gerbang, kecuali Nana dan Fio, mereka tampak biasa saja.

"Nanti tanya yah sama Kakak Kamu, kalau bisa kabarin Aku," ucap Nana dan Fio mengangguk.

Kemudian mereka saling melempar sapa dan berpisah.

Di luar sekolah sudah ada Fallen yang bersandar di mobilnya sambil menunggu orang yang ia cintai, yaitu adiknya Fiolen.

Fiolen mengedarkan pandangannya lantaran mencari Kakaknya, detik kemudian bibir mungil tersebut tersenyum menemukan Kakaknya yang tengah memandangnya dengan senyuman juga.

Fiolen melangkahkan menuju sang Kakak, "Kak Fallen daritadi?" tanya Fiolen.

"Barusan," jawab Fallen kemudian mereka masuk ke dalam mobil.

Di perjalanan Fiolen kadang menatap Fallen kemudian menunduk kembali, hanya itulah yang ia lakukan, bibirnya terasa kelu untuk berbicara karena ia takut jika Fallen tidak mengijinkannya.

Fallen daritadi merasa bahwa Fiolen gelisah dan ingin mengatakan sesuatu, "Kamu kenapa Fio? Ada yang mau Kamu ucapin?" tanya Fallen dan Fio mengangguk.

"Katakan saja."

Dengan sedikit keberanian Fio menatap Kakaknya, "Kak, nanti Aku mau ke rumah Nana yah, ada yang mau ia bicarain sama Aku," izin Fiolen dan Fallen mengangguk.

"Hanya itu?" dan Fio mengangguk.

"Kenapa tidak mengatakannya daritadi?" tanya Fallen kembali.

"Aku takut jika Kakak tidak menginjinkanku," jawab Fio dan Fallen terkekeh pelan.

"Tentu saja Kakak akan mengijinkanmu, selama Kamu tidak berdekatan dengan Pria lain, ngomong-ngomong cuman Kamu kan yang jadi tamunya Nana?" tanya Fallen dan Fio mengangguk.

Setelah itu keheningan menyelimuti mereka sampai ke tempat tujuan.

~~

"Alhamdulilah, kok gak ngabarin Aku sih?" tanya Nana.

"Ponselku lowbat, boleh nge-charge?" izin Fiolen dan Nana mengangguk.

Tak menunggu lama-lama, mereka berada di kamar Nana dan kali ini Fio terkejut dengan fakta yang sebenarnya.

"Gini, Fio, sebenarnya, Aku ini gak cupu, ini hanyalah pura-pura karena Aku mau dapetin teman yang tulus, dan itu cuman Kamu doang, dan Kau bersyukur banget," ucap Nana dengan senang, kemudian melepas kacamatanya dan mengurai rambutnya.

"Nana, Kamu cantik banget, daridulu sih, tapi ini lebih cantik lagi," balas Fio dengan excited.

"Kamu gak kalah cantik kok, Fio."

Nana mengingat akan hal sesuatu, "Kamu tau gak Fio? Bahwa Kak Fallen itu tuh suka sama Kamu," ucap Nana yang mengejutkan Fio.

"Aku nggak tahu pasti soal itu Nana, tapi menurutku Kak Fallen itu suka sama Aku dalam hal saudara, gak lebih dari itu," balas Fio dan Nana menggeleng pelan.

Sebenarnya waktu perpisahan tadi siang di sekoalah, Nana belum sepenuhnya pulang, ia masih setia mengawasi Fio yang akan pulang, pemandangan yang langka membuatnya tertarik untuk menarik kesimpulan bahwa tatapan Fallen yakni Kakak Fiolen itu sangat berbeda ketika menatap Adiknya, Fio.

"Aku yakin, Kak Fallen suka sama Kamu dalam artian sepasang kekasih," ucap Nana.

"Tapi, Aku menyukai Kak Fallen hanya sebatas saudara, tidak lebih dan tidak kurang," balas Fio.

Nana terpekik kegirangan sambil memainkan rambut indahnya, kemudian hal gila yang dilakukan Nana membuat Fio menggelengkan kepalanya, sebab Nana melompat-lompat dengan riang.

"Yeay, Aku gak bisa bayangin gimana kalau kalian berdua jadian nantinya, seperti novel yang sering Aku baca," kata Nana.

"Heh, itu kan cuman Novel, jangan terlalu berimajinasi yang tidak-tidak, Nana," balas Fio.

Nana menggelengkan kepalanya pelan, "Jika kalian berpacaran atau menikah suatu saat nanti, ingat! Aku bakalan ketawa di depan Kamu dan meminta agar kalian membuatkanku ponakan yang banyak, hahaha," ucap Nana membuat Fio mendecak sebal.

"Ish, terlalu mimpi Nana mah!"

~~

Terimakasih, silahkan like dan komentar.

1
Isrotin Setia
🤣🤣🤣🤣🤣 dasar emak-emak
Isrotin Setia
🤣🤣🤣🤣🤣
Dwi Kurnia
lanjut nya mana
leehyeee
perasaan haris n qaren ga seumuran deh...kok bisa sekolahnya sama hm....
Pertiwi Tiwi
nulis novel itu susa.gak semua org bisa melakukan
kalau pribadi yimak .membawa like
Aninda Peto
Mampir juga di karyaku Suamiku ternyata Boss Mafia di tunggu feedback nya yah ka Author 🤗
Ta
lanjut thor,jgn lama² up nya kalo bisa crazy up🤩
Sayangmu
nyimak
Ayu Marina Princessnya Ely
kok gak ada penjelasannya sih Thor katanya hamil tapi kok gak bisa punya keturunan yg benar yg mana Thor jadi bingung dehh 🤔🤔
Ayu Marina Princessnya Ely
mampir thor 👍👍🙏
Heny Purwaningsih
lama tor upnya
Yukimura Chan
Aku suka cerita yang bernuansa brondong maniez,, bikin greget, hehehe,, aku suka
PrimaVeral21
bru start
🌹s̾w̾e̾e̾t̾y̾h̾o̾n̾e̾y̾🌹
wauuu
🌹s̾w̾e̾e̾t̾y̾h̾o̾n̾e̾y̾🌹
lucu
Bella Putri Mbarep
Thor judul yg diperbutkan itu ko aga ada kalo di cari? blm di up kah?
Nana_Ratna
Fii untung kamu Cerdass dlm menjawab c Rene
Nana_Ratna
Thor nti ada pembalasan ga buat Kayla?
Sevi Hartanti
uh Thor q suka ceritanya,tp bahasanya agak gmn gitu, atau perasaan ku aj yg🤔😅
Sri Kasih Herlina Sitorus
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!