NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 22 sekarang giliranku

Xyra tergagap ketika ia menyadari ia terlalu lama menatap Bryan.

Ia merasakan sesuatu yang tak ia pahami tiba tiba di dalam relung hatinya yang terdalam.

" anda tak seharusnya berkata seperti itu tuan muda..."

ucap Xyra sembari memutus tautan mata keduanya dengan menunduk.

Bayang bayang Yari sang suami seolah membuatnya kembali.

" aku berhak mengatakan apapun yang ingin kukatakan....

Kau harus akui.....aku lebih segalanya dari laki laki pengecutmu itu " jawab Bryan ketus dengan sorot mata yang tajam.

Xyra kian tertunduk,

Ia merasa benar benar tak memiliki daya dan upaya di hadapan laki laki berkuasa di hadapannya itu.

Setelah beberapa waktu tenggelam dalam suasana yang sangat tidak nyaman bagi Xyra....

Bryan akhirnya mengajaknya keluar dari ruangan privat yang ia pesan,

Netranya nampak menatap ke sekeliling tempat itu,

Hari ini bukan hari libur, tapi tempat wisata out door di tempat yang ia kunjungi ini tetap nampak ramai.

" ayo..." ajaknya kepada Xyra sambil menoleh ke arah wanita itu yang masih nampak berada di dalam ruangan yang ia pesan.

Xyra menatap Bryan.

" kemana...?! " tanyanya sedikit bingung.

Ia pikir setelah makan, mereka akan segera pulang.

Bryan menatap Xyra lama sebelum akhirnya ia kembali mendekat ke pada wanita itu.

" kau sudah membuatku cemburu waktu itu, sekarang kau harus membayarnya....

Gantian aku yang sekarang kau ajak berkencan....." ucap Bryan penuh penekanan dengan wajah datar dan sukses membuat Xyra semakin chengo.

" ayo...tunggu apa lagi ?! " ucap Bryan mulai jengkel karena Xyra yang tak segera bangkit dari duduknya.

Xyra pun mau tak mau menurut,

Dengan langkah berat dan wajah muram, Xyra mengikuti langkah Bryan di belakang laki laki itu.

Bryan menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang menatap Xyra tajam.

" apa kau pengawalku ?! " tanyanya kepada Xyra dengan nada ketus

" ya..."

" jangan berlagak bodoh, kenapa kau melangkah di belakangku ?! "

" karena anda cucu majikan saya jika anda lupa..." jawab Xyra.

Bryan merasa geram mendengar jawaban Xyra itu.

" kemari kau....melangkah di sisiku "

" apa ?! "

" kau yang kemari atau aku yang akan datang padamu ?!

dan jika seperti itu maka jangan salahkan aku yang akan...."

Bryan belum sampai menyelesaikan kata katanya tapi Xyra sudah mendekat dan berada disisinya.

Netra Bryan menatap penuh selidik kepada Xyra,

 " Sialan...

Denganku wanita ini begitu membuat jarak...tapi dengan laki laki bodoh itu dia malah menempel seperti lem " rutuk Bryan di dalam hati.

" masa bodoh...aku tak perduli, dia mau atau tidak...

Dia akan menjadi milikku " imbuh Bryan lagi masih di dalam hati.

" melangkah di sisiku...

bukan di belakangku....kau calon istriku...bukan pengawal pribadiku " ucap Bryan ketus sambil mulai melangkah.

Ia masih tak memiliki keberanian penuh untuk meraih dan menggenggam jemari Xyra meski sebenarnya ia ingin.

Pakaian yang di pakai Xyra jujur membuatnya sungkan.

Xyra menuruti ucapan laki laki itu tanpa mau berdebat.

Kini keduanya melangkah bersisihan seperti sepasang kekasih menyusuri sepanjang jalan yang membentang di arena out door itu meski tanpa bergandengan tangan.

Xyra menghentikan langkahnya tiba tiba. Ia yang sejak tadi hanya diam dan sibuk memikirkan Yari tanpa bisa menikmati keindahan tempat yang ia kunjungi itu kini,

Tiba tiba merasa tertarik akan sesuatu.

Netranya menatap ke arah arena flying fox dewasa. Seorang pemuda nampak sedang memasang alat keamanan di tubuhnya.

Sepertinya ia akan bermain permainan itu.

Tatapan mata Xyra kian menunjukkan kekaguman ketika pemuda tadi memulai permainannya

Tanpa ia sadari,

Tatapan penuh kekaguman Xyra di perhartikan oleh seseorang yang sejak tadi selalu memperhatikannya.

Netra Bryan mengikuti arah pandangan Xyra, saat itu tiba tiba saja dadanya terasa panas.

Wanita di sisinya nampak jelas tengah mengagumi seseorang di sana.

" aku juga bisa melakukan itu, hanya flying fox saja....

itu mudah " ucap Bryan tiba tiba dengan wajah datarnya.

Xyra menoleh kepadanya.

" tunggu di sini dan lihat aku....kau pasti akan kagum melihatku nanti " ucap Bryan lagi, tanpa menunggu jawaban dari Xyra...

Bryan beranjak.

" tuan muda...anda mau kemana ?! " tanya Xyra yang belum bisa mencerna dengan jelas ucapan Bryan barusan.

Bryan tak menjawab tapi ia terus melangkah, Xyra mengejar dan tanpa sadar ia meraih tangan Bryan untuk menghentikan langkah laki laki itu.

Bryan menghentikan langkahnya dan menatap tangan Xyra yang memegang tangannya.

Sadar dengan apa yang ia lakukan....Xyra segera melepas pegangan tangannya di tangan Bryan.

" maaf...." cicit Xyra

" kenapa menghentikanku....aku hanya ingin kau melihatku kalau aku juga bisa bermain flying fox itu ?! " tanya Bryan.

" ya....

saya tahu...karenanya anda tidak perlu melakukannya..."

Bryan menatap intens kepada Xyra sebelum akhirnya ia melangkah mendekat dan semakin dekat dengan Xyra.

Xyra sampai melangkah mundur karena laki laki itu yang terus merangsek maju mendekat padanya.

" kenapa melarangku ?! " tanya Bryan lagi ketika ia berada semakin dekat di hadapan Xyra.

" anda tidak perlu membuktikan apa apa kepada saya..." jawab Xyra gagap.

" hanya itu ? "

" jurangnya sangat dalam "

" kau mengkhawatirkanku ?! " tanya Bryan kian intens menatap Xyra seolah ia ingin membuktikan sesuatu di wajah wanita itu.

Xyra kian tergagap,

" tolong jangan salah paham tuan muda...." jawab Xyra kemudian.

" siapa yang salah paham ?! aku hanya bertanya...

kenapa kau melarangku bermain flying fox, lalu kau jawab jurangnya dalam...

Apa salah jika aku berpikir kau mengkhawatirkan aku ?! " cecar Bryan lagi.

Wajah Xyra menjadi pias.

" terserah anda..." jawab Xyra kemudian putus asa.

Bryan tersenyum miring demi menutupi rasa kecewa yang menyelusup di dalam dadanya. Sungguh jawaban Xyra bukan yang ia harapkan sama sekali.

" tetap di sini dan lihat aku...." ucap Bryan dan kemudian ia memutar tubuhnya dan bergegas meninggalkan tempat itu.

Meninggalkan Xyra yang berdiri termangu di tempatnya.

Netra Xyra mengikuti arah langkah Bryan yang nampak lebar menuju tempat arena flying Fox.

Alat keamanan di pasang ke tubuh Bryan oleh petugas.

Kening Xyra berkerut ketika ia menyadari jika tempat Bryan saat ini berbeda dengan tempat pemuda yang tadi Xyra lihat.

Bryan mengambik tempat start yang lebih tinggi, itu artinya...

Medan yang akan di lalui oleh laki laki itu akan lebih panjang, lebih tinggi dan....

Jurang yang akan ia lalui tentu juga akan lebih dalam.

Jantung Xyra berdetak kencang ketika ia membayangkan jika terjadi sesuatu dengan laki laki itu.

Xyra berniat berlari ke arah Bryan untuk menghentikan laki laki itu,

Tapi baru satu langkah ia bergerak, Bryan sudah memulai permainannnya.

Tubuh laki laki itu telah bergelantungan dan bergerak cepat meluncur ke arah bawah.

Xyra menatap Bryan tak percaya dengan bibir yang menganga.

" ya Tuhan...semoga tidak terjadi apa apa dengan tuan muda,

Arena ini tinggi dan panjang sekali " cicit Xyra pelan mulai cemas.

Bukan apa apa ia cemas, Ia tahu...

nyonya Laura sangat menyayangi cucunya itu.

Dan ia tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada nyonya Laura jika sampai terjadi sesuatu yang buruk terhadap cucunya itu.

Netra Xyra terus menatap ke arah pergerakan Bryan yang terus meluncur ke bawah sana, hingga netranya tak lagi bisa menjangkau bayangan laki laki itu.

Xyra berdiri mematung....

1
Aysah Meta
Gas Bryan..buat Xyra berpisah dari suaminya.
baru ini q mendukung yg namanya Pelakor
khitara: pebinor kakak😅😅
total 1 replies
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘱 𝘯𝘺𝘰𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘢𝘶𝘳𝘢👍
Tuti Tyastuti
𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘮 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘵𝘶𝘢 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘣𝘶 𝘴𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘯𝘪𝘩
Widia Aldiev
makin mantab nyonya Laura mendukung Bryan asal main bersih 😍😘😘 makasih nenek Laura sayang semoga dengan restumu Bryan dapat segera mendapatkan Xyra..Bryan semangat tuk mendapatkan hati Xyxi 🥳🥳🥰
shinta
gas Bry.... sudah dapet restu nenek, yang bersih mainnya yah!!😍😍
Siti Nurhasanah
siap, Thor, aku cuma bisa kasih kopi ☕
Titin Rosediana
aaa..... Bryan ❤️❤️❤️
shinta
duhhhh, ini saatnya kamu bertindak Bry...... gemesh aku sama mertuanya dan bahkan Yari!!!
ayo kak up lagi, esmosi jiwa ini aku🤣🤣🙏🙏
Tuti Tyastuti: 𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳😍
total 3 replies
Aysah Meta
Betul Bryan q mendukung mu..sekalipun itu dosa dan km masuk ke neraka.

Manusia seperti Yati akan sadar,ketika dia sudah di tinggalkan.
dia akan tahu kekurangannya sebagai laki laki normal.
Bener² suami yg cocok jadi hujatan netizen.
Widia Aldiev
makin kesini kamu makin nekat Bryan tp entah kenapa q suka kata" mu saat menginginkan Xyra menjadi milikmu q yakin kamu bisa merebut dan membahagiakan Xyra hingga ia lupa bahwa Yari pernah menjadi suaminya 🔥🔥 semangat Bryan buktikan pada dunia bahwa kamu layak merebut dan membahagiakan Xyra di sampingmu
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘳𝘺𝘢𝘯🤭
Tuti Tyastuti
𝘨𝘦𝘥𝘦𝘨 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘺𝘢𝘳𝘪
Tuti Tyastuti
𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘳𝘶" 𝘣𝘳𝘺
shinta
aku ga bisa ngungkapin perasaan aku saat ini, ikutan campur aduk soalnya, jadi bingung mau bagaimana, tapi tetap saja Xyxi butuh kebahagian juga, Yari, sadar diri dan lepasin Xyra! Bry ... lebih smooth lagi deketin xyranya jangan grasa grusu.... (ehhhh🤭) inget Bry bikin mereka pisah dl, buat keluarga Yari menyesal, dan gas nikahin Xyra!!
Makasih Kak Thara, hari ini udah up 3 kali. aku kasih kopi deh yah biar lancar ide dongeng dan up lagi wkwkwkw
khitara: makasih...
jadi terharu🙏🙏😘🥺
total 2 replies
Widia Aldiev
kamu terlalu kasar Bryan...q kira kamu akan main halus dan aman g taunya kamu barbar,siap siap aja Xyra makin ilfeel sama kamu 😘😘😘 seorang pangeran tahu gmana cara mendapatkan hati tuan putri..sedang kamu kayak preman pasar 🤣🤣🤣
Widia Aldiev: iya tp kenapa q malah suka 😅🤣 anehkan
total 2 replies
Aysah Meta
idihh..dasar laki² tak tahu di untung,sudah km yg bermasalah..tapi istrimu km jadikan tumbal.

bikin ilfil tahu kelakuan mu yariii!!!
cobalah jadi laki laki gentleman gitu nah..akui kalau km yg gak bisa menghamili istrimu.
jangan diem ajj nyari aman.
shinta
amit-amit deh lihat tingkah mereka terutama Yaris, nyebelin pisan. Gedeg aku..... duh Bry gimana iniiiiii? kasian Xyxi, ayok kamu harus segera mengambil langkah untuk nyelametin xyra/Sob//Sob/
Aysah Meta
part kedua..udh bikin jedug²
kenapa setiap part "Julid" di buku kak Tara ini bikin hati dongkol..mbayangin yg ngomong persis mulutnya ibu² komplek yg suka ghibah.
rasa pengen ku remes mulut mertuanya xhyra
emosi akuhh🤭🙏🙏
Aysah Meta: salah tulis nama lagi Xyra
total 1 replies
novi💜💜
bry kok kasar😌
yg ada malah bikin Xyxi jengkel.
shinta
tuhhh kan Bry..... jangan buru-buru kayak gt, Xyxi jadinya jengan. pelan-pelan... urus dulu rumah tangga Xyxi dan Yari biar pisah dan cerai, baru kamu dekati lagi dia dengan gencar... huhuhu gereget aku.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!