NovelToon NovelToon
Kakak Ipar Ketagihan

Kakak Ipar Ketagihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Romantis / Cinta setelah menikah
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

Tiga tahun sudah Lisa menikahi kakak iparnya tanpa ikatan cinta. Berbanding terbalik dengan Galih Almarhum suaminya yang begitu tampan, humoris dan begitu perhatian. Sikap Angga justru kebalikannya. Dia lelaki yang abai, tak banyak bicara dan kaku. Lisa bak menikah dengan robot. Tak ada yang menarik dalam pernikahan kedua lisa ini. Lisa hampir gila, hingga mengajukan perceraian pada mantan kakak iparnya itu. Angga menolak, lelaki itu berubah. Akankah Lisa tetap bertahan atau kembali meminta berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Vidio tersebar begitu cepat, Tari begitu hawatir dengan keadaan Lisa. Banyak sekali hujatan yang di tujukan olehnya.

'Janda gatel'

'Diam-diam menghanyutkan, kelihatannya saja kalem, ternyata SUHU'

'Keluarkan saja dari kantor, memalukan nama baik Perusahaan saja'

'Setuju! Keluarkan saja'

Masih banyak lagi nyinyiran yang di tujukan ke Lisa.

"Nggak nyangka Pak Dion tega juga, aku kira dia baik, ternyata pendendam banget. Ini pasti karena di tolak Lisa kemarin, jadi buat vidio menjijikkan kayak gini" Gerutu Tari. Tari sudah berkomentar di grup kalau itu bukan Lisa. Tapi berita itu menyebar terlalu cepat, banyak yang tidak percaya padanya. Tari sampai tidak tidur semalaman karena menghawatirkan keadaan Lisa. Tapi Lisa nya di telfon tidak di angkat.

"Semoga saja dia belum lihat vidio itu" batin Tari. Video adegan panas delapan tahun ke atas itu memperlihatkan wajah Lisa, namun wajah lelaki di vidio itu di samarkan.Tari yakin itu bukan Lisa.

Meski wajah dan baju yang dia kenakan mirip sekali dengan milik Lisa.

"Lu kemana sih Lis? kenapa ponsel kamu nggak aktif?" Gumam Tari dengan begitu gelisah. Dia tengah menunggu Lisa di depan kantor. Padahal hari ini Boss Angga akan memperkenalkan istrinya. Pak Angga sudah mendekorasi lobi kantor dengan banyak bunga. Ada panggung kecil juga, tapi di hari santai ini Lisa justru terkena masalah besar. Tari ingin sekali meminta Lisa agar jangan datang ke kantor. Tapi Lisa justru tidak bisa di hubungi.

****

Di kediaman Angga.

Angga mencium pelan kening istrinya, tak ada rasa hawatir sama sekali meski dia tahu tentang vidio panas yang sudah tersebar di seluruh kantor. Dia tahu ini akan terjadi, Angga tahu betul sifat Gina. Tapi Angga sama sekali tidak menyangka Gina punya vidio itu.

Angga sengaja merusak ponsel Lisa semalam.

Flashback

Setelah satu jam lebih bermain game di game center mall bersama, Lisa akhirnya menyerah. Angga memang tidak bisa di kalahkan, sejak tadi Lisa selalu kalah melawan suaminya. Jadi Lisa memutuskan untuk menyudahi permainan nya saja. Lisa sama sekali tidak menyangka kalau suaminya sangat pandai bermain game. Lisa kira Angga hanya bisa berbisnis ternyata bermain game juga jago.

"Aku nggak pernah lihat mas main game, kenapa bisa sejago tadi" gerutu Lisa.

"Game itu hobiku sejak kecil"

"Oh ya? Kenapa tidak jadi gamer saja?"

Angga langsung terdiam, papanya sangat melarang Angga bermain game. Jika saja dia bukan anak pertama. Angga pasti menekuni hobinya itu.

"Sekarang sudah tidak suka"

"Bohong, selama aku mengenal mas Angga, baru hari aku melihat Mas Angga tersenyum lepas, Mas tambah ganteng lho kalau senyum seperti tadi tiap hari" Awalnya Lisa biasa saja saat mengatakan kalimat tadi.

Tapi menyadari jika dia baru saja memuji suaminya, Lisa jadi malu sekali. Kenapa juga dia bilang Angga ganteng?

Angga jadi senyum-senyum sendiri, hatinya tentu sangat senang di puji sang pujaan hati. Jutaan kembang api seperti sedang menyala di dalam hatinya.

karena malu, Lisa berlari duluan ke mobil. Angga menatap punggung Lisa dengan penuh puja. Dia berharap bisa seperti ini selamanya bersama Lisa. Wanita yang membuatnya jatuh hati pada pandangan pertama.

Lisa pura-pura tidur di dalam mobil, dia memejamkan mata, sambil menaikan jaket dari Angga. Angga tersenyum lagi, dia tahu Lisa hanya pura-pura. Angga mendekat ke arah Lisa. Sumpah demi tuhan, Lisa bisa merasakan tubuh Angga yang begitu dekat dengannya. Bagaimana tidak, bau wangi suaminya tercium begitu dekat. Lisa dag dig dug, takut Angga akan menciumnya diam-diam. Lisa bahkan merapat kan matanya makin rapat, bersiap jika bibir Angga tiba-tiba menempel di bibirnya. Namun dia salah, Angga hanya memasangkan sabuk pengamannya, bukan menciumnya.

"Sial! Aku kira dia mau cium, kenapa aku ngarep banget mau di cium ya?" teriak Lisa dalam hati. Dia pura-pura tidur lagi saja.

Angga mulai mengemudikan mobilnya, Melihat Lisa salting begini, sungguh membuat Angga ingin membelokkan mobilnya ke hotel mewah. Tapi dia ingat besok harus ke kantor lebih awal untuk memberi kejutan istrinya. Dia akan mengumumkan hubungan mereka pada orang kantor, agar tidak ada lagi Dion-Dion lain yang mendekati istrinya.

Setelah menempuh satu jam perjalanan, mereka akhirnya masuk kota Jakarta. Angga menepikan sebentar mobilnya, karena sejak tadi ponselnya tak berhenti berbunyi.

Angga membuka ponselnya dan mendapatkan ratusan pesan di grup kantor. Angga mencengkeram erat setir mobilnya saat melihat begitu banyak chat yang menghujat Lisa. Angga sangat emosi melihat vidio itu. Angga menelfon seseorang untuk mencari tahu siapa yang menyebarkan video itu. Angga tidak yakin Dion yang mengirim Vidio itu. Hotel tempat hotel di mana Lisa berada begitu ketat penjagaannya. Pasti ada orang lain di balik ini.

Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya Angga mendapatkan informasi lengkap.

"Siang tadi Bu Gina menemui Dion Pak, Dion nampak ketakutan, saya juga sudah meretas ponsel Dion, dia mendapatkan vidio itu dari seseorang. Kontak pengiriman sudah tidak aktif. Sepertinya dia begitu hati-hati"

"Baiklah terimakasih"

Angga memukul setir mobilnya pelan, dia kesal sekali dengan siapa yang sengaja membuat kegaduhan ini. Angga tidak punya musuh. Angga berfikir sejenak. Fikiran nya tertuju pada satu orang.

"Ini pasti ulah Gina, Hotel itu di bawah naungan keluarga Jaya, pasti dia yang melakukan ini"

Angga berusaha menenangkan diri, dia tidak ingin Gina merusak citra baik istrinya. Angga tahu Vidio itu asli, jika dia menghapus vidio itu begitu saja, Lisa akan tetap di hujat. Angga tidak mau nama Lisa buruk.

Setelah berfikir lama, Angga akhirnya bisa tersenyum, dia punya solusi untuk masalah ini. Namun dia tidak akan membiarkan Gina bertindak sesuka hatinya lagi.

"Kamu yang memulai Gina, jangan salahkan aku jika aku melakukan hal sama" gumam Angga.

Angga ingin melanjutkan perjalanan, namun Lisa nampak menggeliat mendengar ponsel di tasnya bergetar. Tanpa membuka mata, Lisa membuka tas miliknya. Dia ingin mengangkat telfon itu. Angga melirik siapa yang menelepon Lisa. Melihat nama Tari, Angga langsung hawatir. Istrinya tidak boleh tahu hal ini, jadi Angga langsung menepuk tangan Lisa agak kasar, membuat Ponsel Lisa terjatuh ke arah jendela. Ponsel Lisa terbentur kaca mobil sebelum akhirnya jatuh di bawah kursinya. Lisa sontak membuka mata, Dia melirik Angga dengan tatapan bengis.

"Mas kenapa buang ponsel ku!" Teriak Lisa tak terima.

"Ponselmu jelek begitu, sudah waktunya ganti"

"Ganti ya ganti, tapi jangan di banting juga dong!"

Lisa mencoba mengambil ponsel yang ada di bawah kakinya. meski agak sulit, namun lisa akhirnya menemukannya.

" Yes ketemu" Gumam Lisa begitu girang. Namun begitu melihat keadaan ponsel miliknya wajah bahagia itu seketika berubah mendung.

"Mas Angga! Kamu harus tanggung jawab!" Teriak Lisa tak terima karena ponselnya tidak bisa menyala.

"Jangan berisik! Besok aku belikan yang baru"

Angga menatap Lisa yang nampak seperti pemain antagonis di televisi, mulutnya komat kamit, matanya melotot lebar. Angga jadi gemas ingin sekali mencium bibir yang sedang cemberut itu.

Flashback Off

Angga mencium lagi kening istrinya, tapi dia belum puas, jadi bibirnya turun ke mata, setelah itu turun lagi ke hidung. Hingga tak tahan ingin mencium bibir Lisa. Angga berniat mencium bibir itu, namun kepalanya tiba-tiba di pukul dengan sesuatu yang keras.

"Rasain! Salah siapa cium-cium orang tanpa izin" Kesal Lisa yang terbangun karena ulah Angga.

Dia tadi ingin membuka mata saat Angga mencium keningnya, tapi suaminya justru mencium lagi wajahnya dengan brutal. Lisa diam-diam meraih tas miliknya yang ada di atas nakas. Dia memukul suaminya dengan tas itu dengan begitu kencang.

1
D_wiwied
jangan terlalu lama bikin Lisa trs salah paham thor, bikin dia akhirnya tau kesungguhan dan besarnya cinta Angga ke dia selama ini
Ibah Ibah: Siap 💪
Setelah ini akan ada badai sebelum datang pelangi.
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
iya Thor gpp
gws ya🙏
Ibah Ibah: iya makasih
total 1 replies
Ibah Ibah
Maaf Hari ini Up sedikit, Author masuk RS
mungkin besok tidak up dulu 🙏🙏
D_wiwied: gws kk 🙏 cepat sembuh ya
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
cepat sembuh ya thor🙏
Ibah Ibah: Terima Kasih Amin 🥰
total 1 replies
Soraya
knp lisa gak jujur aja sama orang tua nya Angga minta cerai
Soraya
mampir thor
Ibah Ibah: Terima kasih kakak
total 1 replies
Piyah
dialognya kurang ku baca koran
dayu emonk
Luar biasa
Ibah Ibah
Ceritanya ringan, kisah cinta nya bikin penasaran
Ibah Ibah
biar pada penasaran 🤭🤭
Ayusha
cerita nya bagus kak, tapi kok judulnya bikin su'udzon 🤭
Ibah Ibah: 🤭🤭🤭 ceritanya masih aman kak 😄😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!