NovelToon NovelToon
PACARKU GADIS PEMBURU HANTU

PACARKU GADIS PEMBURU HANTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Iblis / Mata Batin / Hantu
Popularitas:208.6k
Nilai: 5
Nama Author: S. Mia. t

Lintang Arum gadis berusia 20 tahun putri dari Dio Fandi Prdika dan Hanifah Azzahra.
Lintang Arum bukan gadis remaja biasa, ia lahir dengan kemampuan khusus, kemampuan yang tidak di miliki oleh manusia pada umumnya.
Lintang bisa melihat dan berinteraksi dengan makhluk astral, bahkan bisa memusnahkan Meraka menjadi abu.
Bersama Arin sahabatnya putri dari Reyhan, keduanya menjelajahi dunia lain, dan membasmi hantu - hantu yang jahat yang ingin mencelekai manusia yang tak bersalah.
Rayyandra Manggala seorang Casanova yang memiliki banyak kekasih, yang tak pernah percaya dengan dunia mistis atau dunia perhantuan dan selalu berfikir realistis.
Setelah pertemuannya dengan Lintang dunianya langsung jungkir balik, apalagi setelah nyawanya hampir melayang akibat dari makhluk yang tak kasat mata.

Selanjutnya saksi kan kisah keduanya ya.....dukung selalu karya author ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PEMBALASAN 1

Rain dan Lintang di dudukkan berhadapan di lantai.

Kakek Anwar menghela nafasnya dan kemudian menatap ke arah jendela kaca yang tertutup.

" Kamu berani sekali menargetkan cucuku bocah ingusan, aku akan menempatkan mu di hutan wingit beserta dukunmu " gumam Kakek Anwar .

Kakek Anwar bersila di antara Lintang dan Rain, tubuh lintang dipegang oleh Arin sedangkan tubuh Rain di pegangi oleh Zayn.

" Aswin,hafid apa kamu sudah siap "

Keduanya mengangguk.

Kakek Anwar memejamkan mata dan mulutnya melantunkan doa.

Wuuss....

Tiba-tiba pintu balkon terbuka lebar dan Angin berhembus kencang dari luar.

Keyla yang berada di pelukan suaminya nampak terkejut dan memeluk erat suaminya, Begitu juga Bimo, saking kagetnya ia langsung memeluk Ken.

" Bim..lepas " seru Ken.

" Ken apa ini beneran, kita kayak di film-film horor yang di bioskop Ken " ucap bimo.

" Tapi ini nyata di depan mata kita Bim, lihatlah...bahkan kekuatan dan kekuasaan kita tak berlaku di sini " ucap Ken.

" Aku harap ini hanya mimpi " gumam Bimo.

Ken, keyla dan bimo hanya bisa menyaksikan Aswin dan Hafid yang sedang berkelahi dengan sesuatu yang tidak terlihat.

Aswin dan Hafid terus bergerak lincah ke sana kemari untuk melindungi Rain dan Lintang yang sedang di obati Kakek Anwar.

***

Di Apartemen Wika, Monica yang sedang tertidur langsung terbangun dan langsung memegang dadanya yang tiba-tiba terasa sakit dan seketika udara menjadi sangat panas.

" Ahh...panas sekali " ucap Monica sambil mencari remote pendingin ruangan.

" Ahh..dadaku sakit sekali, Wika bangun, kenapa pendinginnya kamu matiin " ucap Monica sambil menepuk bahu Wika.

" Ahh...panas sekali "

tak ada sahutan dari Wika, Monica turun dari tempat tidurnya sambil memegangi dadanya dan kemudian berjalan ke arah dapur untuk mencari air dingin.

" Kenapa udaranya panas seperti ini " ucap Monica setelah meneguk air dingin.

" dan kenapa dadaku sakit sekali, apa aku kebanyakan minum tadi ya " gumam Monica.

" Ahh...kepalaku " teriak Monica yang tiba-tiba merasa kepalanya seperti di hantam palu besar.

Monica berjongkok di depan lemari pendingin sambil merintis kesakitan.

" Ahhh apa itu, siapa yang ada si situ, wika itu kamu kah, tolong aku wika kepala dan dadaku sakit sekali dan...tubuhku panas sekali " seru Monica saat melihat sekelebat bayangan di ruangan itu.

" Wika...tolong aku..tolong..tolong " ucap Monica.

Monica berusaha berdiri tapi tubuhnya terjatuh ke lantai dan tiba-tiba tubuhnya menggelepar-gelepar kuat, mulut Monica menggerang kesakitan.

" Ah..panas...tubuhku seperti terbakar...tolong..tolong...wika tolong panas sekali aaaaa...." seru Monica keras, tapi tetap tak membangunkan Wika yang tertidur di kamar.

mata Monica melotot dam mulutnya terbuka lebar, tangan Monica memegangi lehernya.

Monica merasa ada seseorang yang mencekiknya, kaki Monica kelojotan, mata dan mulut Monica terbuka lebar.

Arggg...arrggg...hanya suara itu yang keluar dari mulut Monica.

Tubuh Monica terus mengeliat- ngeliat dan tak berapa lama tubuh Monica melemah dan sesaat kemudian tubuh Monica terdiam kaku dengan mata dan mulut yang terbuka lebar.

***

Kakek Anwar membuka matanya dan menghela nafasnya dan dengan tiba-tiba pintu kaca balkon tiba-tiba tertutup sendiri.

Dan udara panas yang tadi menyelimuti ruangan kini berangsur menghilang dan kini berganti dengan udara yang sejuk .

" Kalian sudah Aman " ucap Kakek Anwar.

" Rain telingamu berdarah " seru Zayn yang terlihat panik.

Melihat dan mendengar itu Ken dan Keyla langsung mendekati putranya.

" Sayang, apa kamu tidak apa-apa " ucap Keyla yang terlihat panik.

" Dia tidak apa-apa nyonya, itu hanya reaksinya saja." ucap Kakek Anwar.

" Lin, kamu nggak apa-apa kan, jangan sampai kamu kenapa-napa ya Lin, bisa di penggal kepala ku Sama papamu jika terjadi sesuatu padamu " ucap Arin yang memeluk tubuh Lintang yang lemah.

Melihat tubuh lintang yang lemah Keyla menghampiri Lintang dan mengusap kepalanya.

" Nak apa kamu nggak apa-apa " tanya Lintang.

Lintang tersenyum tipis " Lintang baik-baik saja tante "

Keyla langsung memeluk tubuh Lintang.

" Maaf dan terimakasih " ucap Keyla.

Kakek Anwar tersenyum tipis melihat dua wanita yang berpelukan itu.

" Tuan apa semua sudah berakhir " ucap Kendaru pada Kakek Anwar.

" Belum... masih tinggal inangnya "

" Maksudnya "

Kakek Anwar melihat jam yang ada di dinding.

Jam dinding itu menunjukan pukul 23.40 .

" Dukun itu masih terus mengirim pasukan iblisnya, saat ini ia sedang marah karena kita telah mematahkan guna-gunanya dan iblis jubah merah itu sudah mengambil jiwa si peminta, sebagai ganti jiwanya Lintang dan Rain " ucap Kakek Anwar.

" Tuan Kendaru manggala ikutlah denganku " ucap Kakek Anwar.

" Apa aku boleh ikut kakek " ucap Bimo.

Kakek Anwar mengangguk dan tersenyum tipis.

" ikutlah dengan ku "

Kakek Anwar melangkah menuju balkon dan membuka pintu kaca itu, Saat tiba di pagar Balkon kakek Anwar menepuk bahu Kendaru dan Bimo.

Seperkian detik Ken dan Bimo melihat begitu banyak pocong dan siluman kera di halaman belakangnya, makhluk itu memenuhi halaman belakang itu.

" Apaan ini, kenapa banyak pocong dan monyet jelek di situ Ken " ucap Bimo.

Ken yang sama terkejutnya tak bisa berucap, dia hanya terpaku melihat itu.

" Ken..." seru Bimo sambil memukul bahu Ken yang masih terpaku.

Ken langsung menatap ke arah Kakek Anwar.

" Tenanglah kami akan menghadapinya " ucap Kakek Anwar.

" Ayo kita masuk " kata kakek Anwar dan kembali menepuk bahu Kendaru dan Bimo.

Di dalam Rain dan Lintang sudah pulih setelah meminum air putih.

" Kalian berdua kemarilah " panggil Kakek Anwar pada Rain dan Zayn.

" Berikan tangan kalian " ucap Kakek Anwar.

tanpa banyak bicara Zayn dan Rain langsung menyodorkan tangannya, setelah menggenggam tangan ke duanya, kakek langsung mentransfer energi pada keduanya.

" Lintang kemarilah nak, saat tepat jam 12 malam kalian harus membantu kakek Aswin dan bapak hafid untuk membasmi para makhluk halus yang ada di belakang rumah, kakek akan pergi memberi pelajaran dukun itu " .

" Makhluk apa yang harus kami singkirkan kek ?" ucap Rain.

" Lihatlah sendiri ke bawah nanti, sekarang pergilah ke sana, pukul mereka tepat di mukanya, mereka akan langsung menjadi debu "

Rain dan Zayn semakin penasaran mereka menatap ke arah Lintang, Lintang hanya tersenyum dan mengangkat bahunya.

" Tuan kendaru, tetaplah di sini bersama putramu "

Ken mengangguk, Saat ini Ken hanya pasrah dengan semua perintah kakek Anwar karena ia masih belum bisa mencerna peristiwa ini dengan akalnya.

" Apa meraka akan baik-baik saja tuan " tanya Kendaru nampak khawatir setelah tahu apa yang akan di hadapi oleh putra-putranya.

Kakek Anwar tersenyum tipis dan mengangguk.

" Aku akan menjaga mereka "

*

Rain dan Zayn terpaku saat melihat apa yang ada di hadapan.

" Rain ini benar-benar gila, kita seperti ghost buster, aku tak pernah menyangka kalau hidupku akan bergelut dengan hal-hal seperti ini " ucap Zayn yang terpana dengan apa yang ada di depannya.

" Ayo kita selesaikan malam ini, aku sangat lelah sekali, matilah kalian semua " seru Lintang sambil berlari ke arah kerumunan pocong dengan membawa pedang kayu kecil miliknya.

Zayn dan Rain sampai melongo melihat gerakan Lintang yang gesit saat membabat habis para pocong dan Siluman monyet.

" Kenapa kalian diam saja, Ayo cepat bantu aku " seru Lintang.

" Aku datang temanku "

seru bayangan putih yang tiba-tiba datang melintasi kepala Rain dan Zayn.

#####

Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu jangan lupa jejak cintanya.

Oh iya karya ini hanya fiktif saja ya...murni ke haluan othor..hehehe..semoga terhibur...

1
Lili Suryani Yahya
aduuuhhh makin penasaran deehh
Dyah Rahmawati
semakin seru...lanjuut kak....👍👍👍👍👍
Naswa
Suka banget sama ceritanya gak ngebosenin🫶🫶
Noey Aprilia
Mngkn msih ada korban lain'nya....
mga yg triak bnrn mnusia,bkn hntu....
tp ttp pnsran,spa trsangkanya?????
Eni Windari
lanjutan nya mana
dewi rofiqoh
Siapa yang disekap ya?
Erni Sasa
😘😘😘😘
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Anonymous
Semangat lgi nulis nya,semoga Tohir nya sehat selalu
Kristiana
mantep
Iriani
luar biasa
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
korban lainkah
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
formulir ga tuh
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
makin jago aja debat nya
Ima Kristina
Astagfirullah....siapa yang berteriak Thor apa mungkin dia dikurung selama ini .... jahat banget
Mamas Rheihan Arghara
lanjut lagi Thor
apakah ada korban lagi
Quen air
wah ayo kak semangat up banyak2
Felycia R. Fernandez
semoga selamat sampai tujuan ya kk Thor
Felycia R. Fernandez
naaah siapa tuh??? manusia atau makhluk halus???😳
Felycia R. Fernandez
ya ampun Rain mulut mu ,itu anak gadis Ting Ting lho 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!