NovelToon NovelToon
PERUBAHAN GADIS BURUK RUPA

PERUBAHAN GADIS BURUK RUPA

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:112.1k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Chun Yi Seorang Dokter jenius sekaligus pembunuh bayaran yang tiada tandingannya. Akhirnya Dia harus mati mengenaskan di tangan keluarga pasien yang salah duga. Teman dekatnya yang sama-sama menjadi Dokter melakukan operasi jantung pada seorang pasien . Namun entah mengapa, malah membuat Si pasien meninggal Dunia, keluarga pasien tak Terima, dia mencari sang Dokter, tapi malah bertemu dengan Chun Yi Dan menusuk dadanya. Hingga mengenai jantung yang membuat Dia mati muda . Dan saat Dia terbangun lagi , Dia berada di tubuh seorang gadis yang terkenal buruk rupa serta bodoh . Yang memiliki nama hampir sana yaitu Song Chun Yi (lagu musim semi) . Dia di benci semua orang Karena Dia tidak memiliki bakat Dan tidak bisa berkultivasi. Dia berwajah buruk karena di wajahnya terdapat tanda lahir hitam besar di pipinya. Semua itu membuat dia di benci dan di kucilkan oleh keluarga maupun masyarakat . Bagaimana kisa selanjutnya si gadis Chun Yi ,Kita baca sam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MEMBUKA SEGEL

Mendengar pertanyaan Chun Yu, Kakek Yun tersenyum. Dia menyadari ketidak tahuan Chun Yi tentang Kekaisaran . Dia memaklumi tentang ketidak tahuan dia. Dia tersenyum dan berkata

"Dalam puluhan tahun ini , Biksu Tong Yi Sun tidak pernah mengangkat murid lagi, dan Murid terakhirnya Hanyalah Kaisar Feng Ji Ran . beliaulah murid terakhir dari Biksu Agung. Dan tiba-tiba sekarang beliau mengambil kamu menjadi muridnya. Kau sangat beruntung sayang... ini berkah dari Dewa untuk keluarga Yun.. " Ucap Sang Kakek dengan bangga dan bahagia . Mendengar penuturan Sang Kakek tentu saja Chun Yi kaget. Kenapa bisa begitu. Kenapa Biksu Tong Yi Sum tiba-tiba mau mengangkat dirinya menjadi Murid, Apakah beliau tahu kalau Dia bukan pemilik tubuh asli, dalam hati Chun Yi hanya bisa semakin keheranan saat mengingat semua itu . Apa sebenarnya yang terjadi. Setelah berdiam beberapa saat , akhirnya dia memutuskan pertanyaan di dalam hatinya dengan kata . MUNGKIN SEMUA ITU KARENA TAKDIR DAN KEBERUNTUNGAN YANG DIA MILIKI SAAT Di TERLAHIR Di TUBUH SONG CHUN YI .

"Jadi Sang Kaisar Tang menjadi murid dari Guru Tong Yi Sun.. ? Apakah aku juga bisa di sebut. " Chun Yu terdiam. sebab Ucapan seseorang tidak lah sebebas saat Dia berada di jaman modern. Di jaman Ini seseorang harus berkata dengan hati- hati karena akan membahayakan diri kita sendiri . Mendengar ucaoan Chun Yi, Kakek tersenyum.

"Tentu saja nak.. Setelah Kausar Feng, tidak ada lagi Murid dari Gurumu. baru sekarang ini Beliau mengangkat kembali seorang Murid. dan itu kau Cucuku dan Kau juga bisa di sebut Adik seperguruan Kaisar Feng... tapi ingat, untuk semuanya.. jangan sampai berita ini tersebar dari rumah kita. Biarkan berita ini tersebar sendiri saat Yi'er telah resmi menjadi murid Biksu agung. Karena itu Kita harus berhati- hati .. " ucap Kakek Yun.

"Kami mengerti Kek... " ucap mereka serempak. setelah itu Nenek membawa mereka keruang makan untuk makan bersama juga untuk menunjukkan kebahagiaan Mereka karena Chun Yi telah menjadi Murid dari Biksu Tong Yi Sun.

Setelah makan Siang, Chun Yi memili ingin kembali ke Kediamannya. Namun Dia teringat akan Sang Kakak pertama yang tidak bisa berjalan. akhirnya dia memilih ingin melihat keadaan Sang Kakak. Dia berjalan mendekati sang kakak Pertama.

"Kak Si Wang ..Boleh aku melihat denyut nadimu..? " Ucapnya perlahan.

Melihat tatapan yang terlihat meyakinkan dari mata Chun Yi, Yun Si Wang tak sanggup menolak permintaannya.

"Boleh. Memangnya adik sepupu tahu tentang pengobatan. ? " Ucapnya perlahan.

" Sedikit kak...siapa tahu aku juga bisa melihat keadaan Kakak.. "Ucap Chun Yi sambil berjalan mendekati Yun Si Wang.

 " Jangan takut kak... Pengobatan adik kecil kita sangat baik. Biarkan Dia melihat kesehatanmu... " Ucap Yun Baimin yang sudah datang saat Chun Yi sedang bersama Kakek dan neneknya . Dia juga mendengar kalau Chun Yi telah menjadi Murid Biksu Agung sekaligus adik seperguruan sang Kaisar. Mengingat semua itu, perasaan bangga membuncah di dalam hatinya. Bagaimana tidak bahagia dan Bangga, kalau adik sepupu mereka akan menjadi murid dari seorang yang sangat di agungkan selain Kaisar Feng dan guru besar Perguruan Jisanyun . Dan kini gadis itu sedang memeriksa Kakaknya yang terlihat tidak percaya Dan sedang dengan terpaksa menuruti permintaan Sang Adik sepupu.

Setelah cukup lama memejamkan matanya sambil menegang pergelangan tangan Yun Si Wang , Chun Yi perlahan membuka matanya. Terlihat wajahnya sedih. Dia menatap Sang Kakek yang masih duduk di dekat Sang Nenek di meja makan.

 "Kakek... Apakah kakek memiliki Musuh...? " Tanya Chun Yi sambil menatap sang Kakek.

 "Kenapa nak.. Ada apa...? ada masalah yang ada hubungannya dengan luka kakakmu ?" Tanya Tuan Yun tua dengan tatapan heran dan juga Cemas. .

"Kaki Kak Yi Wang selain mengalami kerusakan pada tulang lutut karena Cedera, tapi Dia juga terkenal racun... " Ucap Chun Yi yang membuat Keluarga nya kaget bukan main . Mereka menatap Chun Yi dengan tatapan kaget .

"Racun...! " Seru mereka bersamaan.

 "Benar. Dan racun ini sangat langka .." ucap Chun Yi.

"Dari mana racun ini berasal dari mana... bagaimana bisa masuk kedalam tubuh Wang'er.. " ucap sang Kakek dengan wajah cemas. Melihat kecemasan di wajah semua orang, Chun Yi akhirnya berkata.

".Jangan terlalu cemas, Kek, Nek.. Saat ini aku memang belum bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh kakak itu. Dan juga belum bisa membuatkan penawarnya. tapi Aku bisa menahan racun agar tidak menyebar ke seluruh tubuh, terutama alat vital kakak... Tunggu sampai kekutanku pulih. Aku akan membuat kakak bisa berdiri... " Ucap Chun Yi dengan yakin

 "Jadi Kakiku bisa di sembuhkan dan aku bisa berdiri kembali Dik...! " Tanya Si Wang dengan wajah gembira . Sebab semua tabib mengatakan kalau Si Wang tidak lagi bisa berdiri. Karena kerusakan pada tukang lutut sangatlah parah.

 "Tentu saja bisa kak...Tapi kakak harus bersabar dulu. Saat kekuatanku sudah bisa di gunakan, aku akan membuat kakak bisa berjalan kembali.. dan kau bisa lepas dari kursi roda ini..." Janji Chun Yi.

 "Baik... Aku akan menunggunya... " Ucap Si Wang dengan gembira.

"Kek.. Apakah aku boleh melihat Paman pertama, aku curiga paman seperti Kakak pertama Dan paman kedua, Dia juga terkena racun... " Ucap Chun Yi.

"Baik.. Kita akan melihat Paman pertamamu. Ayo kita lihat dia.. " Ucap Sang Kakek.

"Sebentar dulu Kek... " Lalu Chun Yi mengeluarkan jarum akupuntur miliknya .

"kak tahan sebentar Ya. Ini agak sedikit sakit.. " Ucap Chun Yi .

"Baik... " Jawab Si Wang sambil diduk dengan tenang di kursinya .

 Chun Yi lalu mulai menusukkan jarun akupunturnya di titik akupuntur di kaki Si Wang . Saat jarum menusuk kakinya , Si Wang tidak merasakan apapun itu sepertinya kaki Si Wang nati rasa . Namun setelah tiga puluh menit kemudian, Ada aliran hangat yang mengalir di kakinya. membuat Si Wang Kaget sekaligus gembira . Dia mulai yakin kalau sang adik pasti bisa menyembuhkan kakinya . Dan lambat laun Dia merasakan sakit yang teramat sangat. Dengan susah payah Dia menahan rasa sakit itu.

 "Maaf Kak.. Agak sakit... " Ucap Chun Yi.

 "Tidak apa- apa dik aku masih sanggup menahannya Kok.. " Ucap Si Wang. Dan setelah satu jam kemudian, Chun Yi mencabut jarum Akupunturnya.

 "Ini akan menahan racun semakin menyebar di tubuh kakak .," Ucap Chun Yi .

 " Gimana sekarang rasanya kak...?" Tanya Chun Yi sambil menatap YSi Wang .

"Aku merasakan kakiku tidak terlalu sakit seperti biasanya Dik..." Ucap Si Wang.

"Kalau begitu aku pergi dulu. Aku janji tidak akan lama lagi kau bisa berdiri dan berjalan..." Ucap Chun Yi.

"Trimakasih Adik kecil. Aku akan sabar menunggu..." Ucap Si Wang .

Namun tiba-tiba seorang pelayan datang, katanya ada seorang perwira yang ingin bertemu dengan sang Kakek, akhirnya keinginan melihat paman besar di tunda dulu. Chun Yi akhirnya kembali ke kediamannya

sesampainya di dalam kediamannya, Chun Yi segera masuk ke dalam kamarnya.

"Bi.. Aku akan memcoba membuka segel yang ada di dalam tubuhku. Tolong jaga kamarku, jangan sampai ada yang ingin mendekat. Jika kakak atau Kakek dan Nenek mencariku, katakan saja aku sedang mengunci diri. " Ucap Chun Yi sebelum masuk kedalam kamarnya

"Baik Nona... " ucap pengasuh setia tersebut dengan wajah gembira dan patuh . Chun Yi segera masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu . Setelah itu Dia langsung masuk kedalam ruang Istana Biku . Setelah sampai di dalam Istana, Dia langsung mencari tempat untuk bermeditasi. sebelum itu dia mengambil kotak yang dia dapat dari Biksu Tong Yi Sun yang katanya milik Sang Ibu. Dan saat dia melihat isi kotak tersebut, Dia melihat isi kotak tersebut berisikan buah yang berwarna merah dara sebesar buah plum. Dan juga inti es yang berwarna kebiruan, Dan juga setitik api kecil berwarna merah kekuningan . Dan di dalam kotak itu, juga ada sepucuk surat kecil. Dia segera membuka surat terlebih dahulu

*Anakku...makan buah merah ibu terlebih dahulu , lalu telan kedua benda yang lain. Itu inti es Dan juga inti api langka. Ketiga benda inilah yang akan membuka segel pertama di tubuhmu...Ingat pesan ibu Naik..apapun yang terjadi, kau harus bertahan. Ibnu percaya Kau bisa. *

               SEMANGAT SAYANG

                          Ibu yang selalu menyayangimu

Tulus surat kecil itu tanpa sadar membuat Chun Yi haru . Setetes air mata menetes dari pipinya

"Trimakasih Ibu...walaupun aku bukan Putri Aslimu, tapi aku janji, aku akan berbakti padamu. " ucap Chun Yi perlahan. Melihat benda- benda tersebut, Chun Yi menghela nafas panjang.

"Aneh. Ada buah, ada inti es Dan juga untuk api langka. Tapi anehnya kotak tempat ketiga benda ini, tidak membeku ataupun terbakar. Dan itu bukan satu atau dia hari saja, tapi bertahun- tahun. aneh...apakah seistimewa itu tiga benda ini , Dan kertas inipun tidak terbakar juga.. " Ucap Chun Yi.

 "Dan aku harus memakan buah ini, Dan menelan dua benda ini. Jika kedua benda ini masuk ketubuhku, Lalu apa yang terjadi denganku. ...? apakah aku tidak terbakar atau membeku ...? aah sudahkah..mungkin siksaan dari kedua benda inilah yang ibu sebutkan . lebih baik segera saja aku lakukan. Apapun yang terjadi, aku harus kuat Dan bertahan.. " Ucap Chun Yi bertekad. Dia segera duduk lotus Dan mulai memakan buah merah tersebut. Dan saat buah itu masuk kedalam tubuhnya, Dia merasakan hawa hangat menjalar ke seluruh tubuhnya, tak lama Dia segera menelan inti es dan inti api langka yang menyala kecil. Dan setelah keduanya dia telan, tiba-tiba Chun Yi merasakan tubuhnya terasa kedinginan. dan Tak lama berubah tubuhnya seperti di bakar hidup- hidup . Kejadian itu terus menerus bergantian. Dia merasakan tersiksa yang teramat sangat. Ingin berteriak saja rasanya sudah tak sanggup. Tubuhnya terbakar Dan meleleh, namun tak lama kembali utuh tulang Dan kulit seperti di bersihkan Dan di ganti dengan yang baru benar-benar Chun Yi seperti di antara hidup dan mati siksaan itu hampir membuat dia kalah dan tak sadarkan diri, . Namun tekadnya kembali membuat dia bisa bertahan. Lebih dari tiga hari di alam nyata, dan hampir satu bukan di Istana Biku, Chun Yi merasakan penderitaan itu. Kini tubuhnya benar-benar benar di rubah dan di dan tukang kebun kuat .

Sedangkan di tempat dewa perang, Saat Dia sedang bekerja di ruang kerjanya, Tiba-tiba Dia merasakan jantungnya berdebar dengan kencang, dan perasaan sakit Menyertai kejadian itu. Dia sampai merasakan sesak di dadanya .

"Ada apa ini...tunggu.. Dia dalam bahaya.. ! aku harus bertemu dengannya.. " Serunya dengan khawatir. Dia segera berdiri dan membuka ruang dan pergi mencari keberadaan Chun Yi.

Dia segera pergi ke tempat Chun Yi berasa. Dengan cepat dia tahu di mana Chun Yi Berada

"Kerajaan Baiyun... ? dia berada di Kerajaan Baiyun... apakah ada yang ingin mencelakai jodohku...? " ucapnya dengan wajah terlihat marah membuat suasana di sekitarnya terasa sangat dingin. Dia mengikuti aura milik Chun Yi, walaupun itu samar.

Sedangkan Chun Yi sendiri, Dia baru membuka matanya setelah bisa berkultivasi . Setelah selesai dengan Proses membuka segel di dalam meridiannya , Chun Yi melanjutkan bermeditasi menyerap kekuatan di dalam Tubuhnya. karena kekuatan didalam tubuh, bergejolak sangat kuat. benar saja dia bisa merasakan kekuatan Ki yang melonjak deras masuk kedalam tubuhnya . kekuatan Qi seperti gila- gilaan mengalir deras kedalam tubuhnya. Dan dalam beberapa saat saja.. Dia mengalami terobosan hingga beberapa kali. Dan saat Dia membuka mata, Kini Dia sudah berada di tahan dasar kultivasi level tuju,

"Selamat tuanku... Anda berhasil membuka segel pertama anda. Dan anda sekarang sudah berada di Tahan dasar kultivasi di level tuju.. Tubuh suci memang bebar- benar hebat. " Ucap Xiao Cai dengan wajah gembira.

"Aku sudah berada di level tuju...? Cepat sekali... Apakah menerobos kekuatan memang semuda itu !" Tanya Chun Yi keheranan.

"Tentu saja tidak Tuan ...kejadian ini hanya terjadi pada Tuan, mungkin karena tubuh suci Tuan, atau karena Anda mendapatkan darah kekuatan Dewa Wigya " Ucap Xiao Cai

"Mungkin Juga Cai .. " Ucap Chun Yi . Lalu Xiao Cai memberikan botol berisi air jiwa pada Chun Yi.

" Minumlah dulu Tuan... untuk menstabilkan kekuatan Tuan... " Ucap Xiao Cai.

Setelah itu, Chun Yi membersihkan diri dan ganti baju sebab bajunya sudah tidak berbentuk lagi. Namun baru saja dia selesai menyisir rambutnya, dia merasakan kekuatan besar mendekati tempat tinggalnya . segera Dia keluar dari Ruang Istana Biku . Dan baru saja menginjakkan kaki di dalam ruangan kamarnya, Tiba-tiba dia melihat seorang Pria tampan yang wajahnya sudah dia kenal, Berada di dalam kamarnya. sepertinya Dia juga baru masuk kamar.

"Kau tidak apa- apa...? " ucapnya cemas.

"Kau... Kau datang kemari... ? Bagaimana kau bisa tahu keberadaanku dan masuk kedalam kamarku...? " Tanya Chun Yi kaget. Bagaimana tidak kaget, Pria tampan yang pernah dia tolong di hutan dulu, Tiba-tiba sekarang berada di depannya kembali .

"Aku merasakan kau dalam bahaya... Apakah ada yang menindasmu...? " Ucap Tian Jisan Yu dengan wajah cemas. Mendengar ucapan Pria itu, Chun Yi merasa kaget. Bagaimana bisa Dia merasakan kalau hidupnya dalam bahaya. Sedangkan Dia sudah lama tidak bertemu dengan Pria itu. dan tidak tahu dia berada di mana. Apa ini.. ? Apakah Dia dan Pria ini ada ikatan batin..? Tapi mana mungkin..

" Kau tidak apa-apa kan...? Tanya Tian Jisan Yu kembali.

"Tidak... Aku tidak apa-apa.. Mungkin yang kau rasakan itu karena aku sedang membuka Segel di tubuhku... " Ucap Chun Yi yang tak sadar berkata jujur pada Pria itu

"oo.. Syukur lah...jadi Segelmu telah lepas. ?" Ucap Pria itu sambil menatap Chun Yi.

"Beberapa hari ini aku berusaha membuka Segelku dan berhasil... " ucap Chun Yi .

"Bagus...dengan terbukanya segel di meridianmu, Kini kau bisa berkultivasi Dan memperkuat kekuatanku. .." Ucapnya dengan nada gembira.

"Benar... Aku sudah bisa berkultivasi. .. " Jawab Chun Yi.

"Dan lihat ini...kau sudah berada di level tuju .. Selamat ya. " Ucap Jisan Yu dengan wajah gembira .

"Trimakasih... Tapi maaf... Kau harus kembali. " Ucap Chun Yi. Dia takut ada yang tahu kalau ada Pria masuk kedalam kamarnya . Melihat wajah Chun Yi yang memerah Tian Jisan Yu tersenyum sekilas . Tiba-tiba dia merasakan hatinya menghangat

"Aku tahu...jadi ini tempat tinggalmu sekarang ..?" Tanya Jisan Yu.

"Ini tempat tinggal Kakekku. Dan aku akan tinggal disini..." Ucap Chun Yi

" Bolehkan aku datang lagi ke tempat ini...? "Tanya Tian Jisan Yu penuh harap . Melihat wajah lugu tapi dingin di depannya, membuat Chun Yi tak bisa menolak

" Boleh tapi hati- hati jangan sampai ketahuan ucap Chun Yi. Seketika terlihat binar bahagia di wajah Pria dingin itu .

" Baiklah sekarang aku akan pergi..." tak lama dia hilang dari kamar Chun Yi. Setelah kepergian Pria itu, Chun Yi menghela nafas panjang .

"Bagaimana Dia bisa tahu keberadaanku, lagi pula siapa Dia. Dia pergi tanpa meninggalkan jejak. Apakah semua pria di jaman ini sekuat itu. " Ucap Chun Yi sendiri. Namun fikirannya terhenti saat mendengar suara ketukan di pintu kamarnya. Terdengar suara Bibi Mai di sela ketukan tadi

" Nona.. Nona.. Kau tidak apa- apa kan.. ! " Terdengar suara Bibi Mai Yang terdengar sangat ketakutan. .

Maaf udahan dulu ya... aku lanjut pada Episode selanjutnya

Bersambung.

1
Erna Fkpg
terus semangat thor serta sehat selalu dan terimakasih untuk upnya
Nabila Nabila
sangat menarik
𝓵𝓲𝓷𝓷𝓭𝓪 𝓴𝓮𝔂
thor aku kok kyk sdh prnh bca alur cerita ini y tp lupa dmn dan apa jdulnya
Sribundanya Gifran
lanjit
zylla
Mereka bakalan kepisah 🤭
Shai'er
🥳🥳🥳🥳🥳
Shai'er
berhasil🥳🥳🥳🥳
Lala Kusumah
oke Mak, terimakasih atas updatenya, semangat sehat ya 💪💪😍😍
hani chaq
sy kira berangkat ke perguruan sesuai prediksi,paman kedua dah sembuh.twrnyata belum
hani chaq
sedikit demi sedikit mulai ada gerakan memperkuat keluarga.ayo pada semangat smua dah mendapatkan jatahnya masing2
@Mita🥰
aku kok kangen sama si asisten nya kakak ketiga🤭
Andriani Rahmi
terima kasih kak atas kerja kerasnya setiap hari... tetap semangat ya kak..
semoga kakak selalu sehat
Liswati Angelina
semangat thooor
Narti Narti
gapapa kak makasih up ya
"Candy75
lanjut thor
Shai'er
seperti itu
Shai'er
👍👍👍👍👍
hani chaq
ya.....dah hbs aja🙁🙁
Rai Gojess
aiyaa Thor, gak puas baca..bisa gak episode setiap kali update
Erna Fkpg
tetap semangat ❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!