NovelToon NovelToon
Di Kejar Mantan Suami

Di Kejar Mantan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

Duo kembar mengajak bermain ke mall di kota agak jauh dari tempat tingal kami dan tidak segaja malah bertemu papanya padahal aku menyembunyikan keberadaan mereka dari papanya
kami di jodohkan orang tua dia tidak pernah menerima perjodohan ini kerena dia punya kekasih bahkan aku sempat di madu
Saat dia menceraikan aku dia tidak tahu kalau aku hamil dan aku sembunyikan kehamilanku dengan bersembunyi di tempat lain memang tak mudah perjuanganku hamil anak kembar tetapi semua aku jalani dengan dukungan adek almarhum ibu yang selalu mendukung ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 14 Dapat Kabar kalau Ibu Sakit

         Pagi aku bangun seperti biasa aku tidak bisa tidur nyenyak kerena ingin menyusun rencana apa yang harus aku lakukan aku sholat subuh seperti biasa kau bikin kopi mumpung mereka masih tidur di kamar aku kerja bawa rangselku aku bawa baju ganti surat berharga dan tas branded ku masukan di rangsel juga buku nikah hp dan ATM juga dan perhiasan aku masukan semua seperti mau minggat

" Dek tumben kamu bawa rangsel kayak mau minggat Ayo aku antar" kata dia

" nggak papa ingin bawa rangsel saja kan enak kalau di kejar orang gila tingal lari" jawabku seenaknya

" Nanti malam aku nggak pulang karena mau ngantar Sarah ke luar kota jenguk anak nya" kata dia

" Jadi kamu sama sarah sudah punya anak" tanya ku

" ya nggak lah Sarah itu kan janda beranak satu dia kecelakaan waktu kuliah dia nikah karena di hamili temanku mereka menikah kemudian mereka cerai karena masalah ekonomi" jelas dia

" Terus jandanya temanmu kamu openi gitu" tanya ku

" Pacarku sebenarnya Bella di embat temanku dan aku di jebak Sarah jadi aku harus nikahi Sarah sebenarnya aku nggak mau kan sudah di jodoh kan sama kamu tapi janji ku mau nikahi Sarah sebelum nikah sama kamu sih jadi aku mau kamu juga Sarah" jawabnya tengil

" Modus kamu ma* kata ku

" nggak aku cuma kasihan dia banting tulang menghidupi anak nya jadi aku bantu" jawab dia

" Bantu anak dapat jatah juga dari ibunya" kata ku

" kamu hati hati di rumah sendirian dan besok aku datang besok jatah bersama mu" kata dia

" Iya mas" jawabku kemudian aku bersiap turun

" kamu sudah sarapan" tanya dia

" Aku mau sarapan di warung itu" jawabku dan dia ikut turun dan berjalan ke warung biasanya aku sarapan kemudian aku pesan nasi pecel dia juga ikutan pesan nasi pecel seperti aku dan kami makan masing masing habis satu piring dan satu gelas teh manis

        Selesai makan bersama mas Adit pulang dan aku bersiap kerja aku kerja nggak fokus karena memikirkan rencana jahat si Sarah aku ingin segera pulang dan mengurus perceraian tapi takut kalau ibu tahu malah sakit

" Eh Ara jangan melamun saja nanti kamu kesurupan" kata teman Ku

     Tiba tiba ada telephon dari bi endang mengabari kalau ibu sakit dan sekarang di rawat di rumah sakit aku nangis dan telephon mas Adit tetapi di luar jangkauan mungkin dia sudah berangkat ke luar kota karena di sebelah ku ada kantor travel dan aku tanya ada perjalan ke kota ku nggak dan alhamdulilah ada satu jam lagi berangkat aku langsung berangkat saja nggak usah pulang dulu toh semua surat penting sudah aku bawa yang di almariku hanya baju saja akhirnya aku ikut berangkat naik travel tersebut dalam satu travel menjumput lagi lima penumpang dan aku duduk di depan karena penumpang pertama. Mobil travel berhenti di rest area aku hanya beli burger dan minuman saja kemudian travel berangkat lagi dan sekitar empat jam aku sampai di rumah sakit tempat ibu di rawat dan ku lihat bi endang duduk sambil menangis sendirian

" bi gimana keadaan ibu$; tanya ku

" Kamu sendirian mana Adit ibu mu belum sadar sekarang di ICU" jawab bi endang

" Mas Adit keluar kota tadi aku naik travel gimana ceritanya bi" tanya ku

" Habis jualan ibumu mandi mau sholat dhuhur dia jatuh nggak sadarkan diri jadi bibi telp kamu dan sama pak RT di bawa ke rumah sakit pak Wijaya dan Bu Nani ngak ada mereka keluar kota karena mengantarkan Nadira mencari kampus kan dia ingin kuliah di Jogja" jelas bi endang

      Tadi aku kirim pesan ke mas Adit kalau aku pulang karena ibu sakit dia aku telephon nggak di angkat kemudian mas Adit telephon aku

" Dik kamu sekarang di mana" dirumah sakit nunggu ibu

" Mas akan langsung pulang ke Lumajang dek mungkin nanti malam mas datang" kata dia dalam telephon

" ya sudah hati hati mas" jawabku tak berapa lama papa mertua telephon

" Ara kamu jangan khawatir nanti papa yang membayar rumah sakit ibumu di rumah sakit mana dan kamu kirim foto KTP ibumu kamu kirim ke papa biar papa deposit dari sini" kata papa aku minta KTP ibu ke bi endang kemudian aku foto dan aku kirimkan ke papa,aku lega sudah karena semua di biayai papa

" bi aku pulang sebentar ya ambil baju ganti juga mau mandi aku aka segera ke sini kok" kata ku ke bi endang

" Iya neng ambilkan baju ganti buat bibi dan kamu mandi sana tapi cepetan ya bibi takut sendirian di sini" kata bibi

" iya bi aku naik ojek saja biar cepat" jawabku

     Aku pulang naik ojek Sampai rumah aku langsung mandi dan ganti isi tas rangselku ku keluarkan aku juga bawa tikar perhiasan ku aku simpan dilemari kamar aku membawa tas tenteng berisi Atmku dan hp saja juga kartu indentitas tidak lupa aku bawa tikar buat tidur di lantai belakang ICU biasanya buat orang yang mempunyai keluarga pasien ICU.Aku kembali di ke rumah sakit dia antar Dian anak pak RT tak lupa aku beli nasi bungkus yang di jual pinggir jalan lumayan bisa buat ganjal perut Sampai di rumah aku dan bi endang mengelar tikar di tempat khusus penjaga aku boleh masuk menjenguk ibu tapi ibu belum sadar dan aku hanya menangis saja jadi aku keluar lagi gantian dengan bi endang

Aku duduk di tikar dan hanya makan nasi bungkus kecil saja yang aku beli tadi sebenarnya nggak enak makan tapi aku harus sehat bi endang keluar dari ruang ICU dia makan sedikit

" Bi bibi tak kasih uang ya beli apa gitu biar bibi makan";kata ku sambil memberi uang seratus ribu

"uang hasil jualan nasi bibi yang pegang semua ibu mu dapat jatah dari pak Wijaya juga bibi yang pegang kalau dia minta apa baru bibi di suruh beli" kata bibi

" oh ya sudah kalau gitu" jawabku

" Sementara ini yang jualan itu bibi ibumu hanya membantu juga sebagai quality control saja" kata bibi

" Waktu kamu kasih uang juga di titipkan bibi jadi sekarang uang ibumu banyak dan bibi yang pegang" jelas bi endang

Tengah malam menjelang pagi mas Adit datang segera dia mendekati aku

" Tidur saja dek juga bi endang biar aku yang jaga kalau ada panggilan dari suster" kata mas Adit

" Mas kamu bawa apa" tanya ku

" Martabak manis juga martabak telor juga dan roti isi ayam" kata dia

" Ayo bi di makan" kata mas Adit

Karena lapar kami makan jajanan yang di bawa mas Adit juga ada kopi jangat jadi kami nggak jadi bobok kami makan karena cuaca sangat dingin kamu minum kopi biar hangat.

Pagi aku pamit sholat subuh gantian sama bi endang mas Adit pamit pulang dulu katanya nanti kembali agak siang karena dia capek dari luar kota terus langsung ke sini aku dan bi endang bersih bersih tempat tidur kami biar nggak jorok bi endang pamit pulang dan mandi katanya juga mau nyapu rumah biar nggak kotor dan juga mandi aku jaga sendiri di rumah sakit sambil melihat media sosial ku

Bersambung ........

1
vita
sll d tunggu updatenya
Lestari Ami'ne Zia
loh loh loh keluarga pinus kok wes HBS bab,e hadehhh lnjutvthorrr💪💪💪
Miftahul Khoiriyah: siap lanjutkan
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
sikem berarti tengil koyok Mak,ane🤣
Miftahul Khoiriyah: wajah mirip pak e sifat mirip Mak e
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
moga aja keluarga pinus jadi Cemara 😄😄
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
typo oh typo
Miftahul Khoiriyah: maaf nggak di sengaja
total 1 replies
Ma Em
Tiara mau saja dimadu mana tinggal satu rumah lagi .
Miftahul Khoiriyah: ikuti saja kak apa yang akan di lakukan Tiara 🙏
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
kyany BB Agus ceritanya
Miftahul Khoiriyah: 😍 semoga di sukai
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!