NovelToon NovelToon
Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Suksesnya Anak Yang Tidak Di Harapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Mengubah Takdir
Popularitas:698
Nilai: 5
Nama Author: indah Mayaddah f

Ikhtisar :

Dia bernama Ayu Purnama, anak ketiga dari empat bersaudara. Dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai supir bus sedangkan ibunya pedagang tas ayaman. Ayu memiliki 2 kakak laki-laki dan 1 adik laki-laki, Ayu kembar dengan kakak keduanya. Tapi sayangnya, meski pun Ayu anak kandung dari keluarga tersebut dia selalu di sisihkan oleh sang ibu. Karena sang ibu hanya ingin memiliki anak laki-laki, ibunya berpikir kalau anak perempuan tidak akan bisa mengangkat derajat keluarganya dan keluar dari keterpurukan.

Suatu hari, ada seorang laki-laki dari keluraga kaya raya yang menyukainya karena kecantikan dan kegigihannya. Tetapi Ayu masih memiliki keinginan untuk melanjutkan kuliah, dia nekat untuk kabur dari rumahnya untuk mewujudkan cita-citanya. Apakah kepergian Ayu kan membuahkan hasil dan menjadi sukses setelah meninggalkan rumahnya itu ? Silahkan simak ceritanya !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indah Mayaddah f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 Di Bawa Orang Yang Tidak Dikenal

Di persimpangan jalan, Ayu di hadang oleh 2 motor dan 1 mobil dan membuat Ayu merasa takut. Ayu turun dari motor dan ingin berusaha kabur dari orang-orang itu, tetapi langkahnya terhenti ketika seseoramg mencekal lengannya dari belakang.

“Nona Elina, tolong ikut saya sebentar. Tuan Alvin dalam keadaan kritis, dia hanya bisa di sembuhkan olehmu” Ucap Orang itu

“Maaf, aku tidak mengenali kamu dan aku bukan Elina. Kenapa kamu memanggil aku Elina ? dan aku tidak mau ikut dengan kamu” Ujar Ayu seraya melepaskan tangannya dengan kasar

Dua orang itu tidak menyerah, mereka malah bersujud di kaki Ayu dan memohon.

“Hey, kenapa kalian bersujud kepadaku ? Aku bukan tuhan yang harus kalian sujud” Ujar Ayu

“Nona, tolonglah kami. Kami tidak ingin di pecat dari pekerjaan ini” Ucap Salah satu dari mereka dengan tatapan iba

Ya, jika hari ini mereka gagal membawa Ayu pulang maka mereka di pastikan akan kehilangan pekerjaannya.

“Benar nona, jika hari ini kami tidak berhasil membawa nona pulang. Kami akan kehilangan pekerjaan, lalu bagaimana anak dan isti kami makan ?” Ujar Yang lain

“Bangunlah, apa kalian ingin aku di pandang sebagai orang yang sangat jahat oleh orang yang melihat kita di jalan seperti ini ?” Tunjuk Ayu yang seolah sedang menonton dirinya

“Maaf nona, kami tidak ada maksud untuk itu” Ketiga pria itu langsung bangun dan berdiri

Ayu menghela napas, melihat ketiga pria itu yang tampak sangat menurut.

“Apa ini cara licik kalian ? Untuk memperdaya seorang perempuan ? Kalian ingin menculik dan menjualku bukan ?” Tanya Ayu

“Tidak nona, kita tidak berpikir sejauh itu” Jawab Mereka serempak

“Nona kami mohon, ikutlah pulang dengan kami. Keselamatan tuan Alvin sangat penting, dan hanya anda yang bisa menyelamatkannya” Ujar Salahnya terus memohon pada Ayu

Dan Akhirnya Ayu menurut, sebelum ikut pergi bersama mereka. Ayu mengirim pesan kepada Evi, karena dia akan menginap di rumah Arisma karena ibu bunya masuk ke rumah sakit. Ayu merasa menyesal, karena sudah berbohong kepada Evi, yang selalu baik kepadanya.

“Tunggu” Ucap Ayu

“Ada apa nona ?” Tanyanya

“Bagaimana aku bisa ikut dengan orang asing seperti kalian ? Tidak ada yang bisa menjamin keselamatan ku bukan ?” Ujar Ayu

Jangankan orang asing, orang terdekat juga Ayu selalu berwaspada. Mendengan kata-kata Ayu yang seolah meragukan mereka, pria itu mengambil senjata dari balik bajunya.

“Ambil ini nona, jika diantara kami ada yang menyakitimu jangan ragu untuk menembaknya” Jawab Pria itu menyerahkan senjata api miliknya

“Baiklah, tapi kalian harus janji setelah ini kalian tidak akan menggangguku lagi” Ujar Ayu sambil mengambil senjata itu meski pun merasa takut

Dan untuk pertama kalinya, Ayu memegang senjata api.

“Kami berjanji, nona” Jawabnya

Dan akhirnya Ayu, di bawa oleh mereka ke salah satu rumah sakit terbesar yang ada di Yogyakarta.

“Kalian membawa aku kemana ?” Tanya Ayu karena merasa asing jalan yang di lewatinya

“Ke rumah sakit, karena tuan Alvin di rawat intensif” Jawabnya

“Tuan Alvin itu siapa ?” Tanya Ayu penasaran dengan pria yang bernama Alvin

“Tuan Alvin itu ayah kandungmu, nona” Jawab Pria itu

“Kalian masih tidak percaya, jika aku bukan gadis yang kalian maksud ?” Tanya Ayu

“Maaf nona, maksud saya ayah dari nona Elina” Pria itu mengira jika anak tuannya itu tengah mengalami amnesia

“Jika aku boleh bertanya, memangnya nona Elina pergi kemana ?” Tanya Ayu begitu penasaran dengan gadis yang mirip dengannya

“Nona Elina sepertinya melarikan diri karena tidak mau di jodohkan” Jawab Pria itu

“Di jaman sekarang masih ada perjodohan, seperti jaman Siti nurbaya saja” Ucap Ayu

“Anda benar nona, tapi sepertinya tuan Alvin sudah berubah. Dia hanya ingin nona Elina segera pulang” Jawab Pria itu

*****

Setelah satu jam berkendara, mereka sampai di rumah sakit terbesar di kit aitu.

“Kita sudah sampai nona, ayo turunlah” Ajak mereka

Ayu turun setelah salah satu dari mereka membukakan pintu mobil untuknya, berjalan cepat mengikuti pria itu yang terlihat sangat tergesa-gesa.

“Elina, kau sudah kembali ? Syukulah sayang” Seorang nenek tua menyambut Ayu dengan pelukan hangat

Ayu merasa sangat tersentuh, dia teringat kepada neneknya yang berada di Bandung yang sudah lama dia tinggalkan.

“Nona Elina, keadaan tuan Alvin sekarang sangat lemah karena sepertinya kehilangan banyak darah. Hanya anda yang bisa mendonorkan darahnya untuk beliau, kamu ikut sebentar” Ucap Sang Dokter yang menangani Alvin

“Untuk apa ?” Tanya Ayu masih bingung meski pun dokter sudah menjelaskannya

“Ayah anda kehilangan banyak darah, hanya golongan darah anda yang sama dengannya” Jawab Sang Dokter

“Baiklah” Ucap Ayu

Ayu pun langsung mengikuti dokter tersebut, untk diambil darahnya.

“Golongan darahku pasti berbeda dengannya karena aku bukan gadis itu. Tidak masalah mereka mengambil darahku untuk di cek, setidaknya aku akan segera bebas dari kejaran orang-orang itu” Batin Ayu

“Apa yang akan dokter lakukan ?” Tanya Ayu saat Dokter itu sedang menyiapkan alat untuk mengambil darahnya

“Kami akan mengambil darah anda” Jawab Dokter itu tampak mengerti, jika putri daryi pasiennya sedang mengalami amnesia

“Dok, golongan darahku tidak mungkin sama dengan tuan Alvin karena …” Ucap Ayu terpotong

“Tenanglah nona, tidak akan sakit seperti yang anda bayangkan. Ayah anda sedang kritis, dan golongan darahnya sangat langka. Hanya anda satu-satunya yang memiliki golongan darah yang sama dengannya, sebaiknya anda menurut saja” Ujar Dokter yang berpikir Ayu ketakutan

“Dok, percayalah kalau aku bukan putrinya. Jadi mana mungkin golongan darah kita akan sama” Kata Ayu terus memberitahu dokter

“Kamu tenang saja, saya akan mengeceknya terlebih dulu” Jawab Dokter

Setelah mengembil darah Ayu, dan akan di cek kecocokannya diantara keduanya. Ayu di suruh untuk beristirahat terlebih dahulu, untuk mengistirahatkan tubunya.

Disaat Ayu sedang beristirahat, ada yang masuk ke kamarnya membuat Ayu terkejut.

“Kamu siapa ?” Tanya Ayu merasa takut

“Aku Arka Sebastian, aku teman dari Elina yang wajahnya mirip dengan kamu” Jawab Arka

“Bisakah aku bertanya soal Elina ?” Tanya Ayu

“Tentu saja boleh” Jawab Arka

“Memangnya aku dan dia sangat mirip gitu ? Sampai-sampai mereka tidak ada yang menyadari kalau aku itu bukan Elina. Apa kamu memiliki fotonya ?” Tanya Ayu

“Iya, kamu sangat mirip dengannya dan aku memiliki fotonya” Jawab Arkan lalu memperlihatkan foto Elina

“Waw, aku sangat mirip dengannya tapi aku bukan dia” Ucap Ayu

“Siapa nama kamu ?” Tanya Arka

“Nama aku Ayu Purnama, dan sebenarnya aku bukan asli orang sini. Aku berasal dari Bandung” Jawab Ayu

Disaat mereka sedang berbicara, wanita tua masuk ke kamar Ayu.

“Elina sayang, kamu baik-baik saja kan ?” Tanya Nenek tua itu kembali menghampiri Ayu

“Semuanya menganggap aku Elina, terlebih lagi golongan darahku ternyata sama dengan tuan itu. Pertanyaannya, dimana Elina yang sesungguhnya ? Seperti ada rahasia besar dalam keluarga ini” Batin Ayu

“Elina, ayahmu sudah sadar dan ia ingin bertemu dengan kamu sekarang” Ucap Nenek tua itu

Ayu benar-bena merasa panik, meski pun dia penasaran dengan pria bernama Alvin tetapi sekarang bukan saatnya untuk bersandiwara.

“Ini gawat, aku harus segera pergi dari sini. Sebelum aku terlibat jauh dengan keluarga ini” Lirih Ayu dalam hati

1
Rima Rismawati
Ternyara Rasmisi yang memculik Ayu, bikin greget aja. Lanjut thor, makin seru nih 👍
Rima Rismawati
Akhirnya ayu bertemu dengan keluarga kandungnya, bagaimana respon Lastri ya kalau Ayu dan Aizam bukan anak kandungnya ? Jadi penasaran
Rima Rismawati
Dasar si Laura yang tidak punya ahlak
Rima Rismawati
Thour tulisannya ada yang typo seditit🤭
Rima Rismawati
semangat thour nulis novelnya 👍
Rima Rismawati
Novel baru lagi nih thour
indah Mayaddah f
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!