NovelToon NovelToon
Married With Duda

Married With Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang
Popularitas:43M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nidia

Sarah tidak menyangka jika ia akan di pertemukan dengan seorang duda yang memiliki 2 putra lucu, imut, dan tampan. Tentu saja ketampanan itu berasal dari ayahnya. Namun sayang Dia berjanji tidak ingin menjalin hubungan apalagi menikah setelah istrinya mengkhianatinya. Namun saat bertemu Sarah ia melanggar janjinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4: Tidak tega

"Dia mengikuti ku Dad, bahkan ikut ke kelas ku. Sampai kepala sekolah nya sedikit menggertak Damien agar masuk ke kelas nya. Aku tidak tahu kapan anak ini akan lepas dari ku. hehehe.." ucap Darren terkekeh mengingat tingkah lucu adiknya itu.

"Itu karena tadi aku takut kak, tapi setelah masuk ternyata teman-teman ku baik" ujar Damien.

"Mulai besok jangan ikut kakak ke kelasnya ya son, kamu sekarang kan udah besar. Masa anak Daddy yang sudah besar ini tidak berani sendiri".

"Ok Dad, sepertinya aku akan rajin masuk sekolah. Karena Miss Sarah. Dia baik Dad, aku suka Miss Sarah" ucap Damien jujur. Ia memang mulai menyukai sosok Sarah. Apalagi karena Sarah memanggilnya Dami.

"Benarkah, Daddy senang kamu rajin sekolah. Sepertinya Daddy akan berterima kasih dengan guru mu itu. Entah apa yang dilakukannya hingga putra Daddy jadi rajin sekolah" ucap Devano. Ia mengingat ketika Ia turun dari mobil dan melihat anaknya berdiri bersama seorang wanita, tatapan wanita itu tertuju padanya. Ia tahu kalau wanita itu sedang kagum melihat ketampanannya.

Esok harinya Sarah kembali mengajar. Seperti biasa, Ia bangun dengan cepat dan memasak sarapan dan bekal untuk dibawanya ke sekolah.

"Morning Miss Sarah" sapa Adela salah satu rekan kerjanya saat mereka bertemu di parkiran sekolah.

"Morning juga Miss Adela" jawab ku dengan ramah.

Kemudian kami berjalan bersama menuju ruang guru sambil berbincang-bincang.

Jam pertama pelajaran pun akan segera di mulai. Sarah berjalan menuju ruangan kelas dimana ia mengajar. Terlihat murid-murid sudah duduk di kursinya masing-masing lengkap dengan alat tulisnya. Mereka terlihat siap dengan pelajaran hari ini.

Beberapa jam kemudian

"Baik lah anak-anak, waktunya untuk beristirahat. Ayo bukunya disimpan kembali. Nanti kita lanjutkan lagi pelajarannya" ucap ku saat mendengar bel berbunyi pertanda istirahat. Sarah akan keluar ruangan saat melihat semua anak didiknya sudah keluar dari kelas.

"Brakk..." terdengar suara benda yang terjatuh. Aku lalu mencari sumber suara. Kulihat Damien sedang terpaku ditempatnya karena makanannya sudah tercecer di lantai. Kemudian ia sadar lalu mencoba mengumpulkan makanan tersebut. Aku langsung menghampirinya dan membantu anak itu.

"Kenapa bisa jatuh Dami" ucapku lembut sambil membantunya. Ku lihat matanya sudah berkaca-kaca.

"Maaf kan Damien Miss, Damien tidak sengaja menjatuhkannya. Lantainya jadi kotor. Damien memang ceroboh. Sekarang bekal ku tidak bisa dimakan lagi" jawab Damien dengan suara pelan.

Entah mengapa aku tidak tega melihatnya seperti itu. Sejak hari pertama aku melihatnya aku seperti merasakan sesuatu yang aneh dengan hatiku. Aku kemudian berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan ku.

"Sudah, tidak apa-apa. Lain kali hati-hati ya Dami. Bagaimana kalau Dami makan bekal Miss saja. Tadi Miss bawa sedikit lebih banyak dari biasanya" ucap ku mengusap kepalanya yang di penuhi dengan rambut halusnya. Aku mengambil salah satu bangku dan membawanya ke arah mejaku, lalu ku letakkan di dekat kursi ku.

"Ok, ini disimpan dulu baru kita makan" Ucap Sarah sambil memasukkan bekal Damien ke dalam tas nya.

Kini Sarah dan Damien sudah duduk berhadapan. Dibukanya bekal yang di bawanya lalu mulai menyuapi Damien.

"Ini enak sekali Miss. Aku ingin makan bekal buatan Miss setiap hari" ucapnya.

1
matchariee??
kurang asik
matchariee??
.
Anonymous
Plis lahh baru baca kurang srek aja gitu.. maaf nihh, author nya pernah belajar b.indo kan ya? Trus pasti ada yg namanya sudut pandang nahh kalau dlm penulisan haruanya dikasih keterangan. Ini gw baca cuma sampe chapter 2 aja udh ga nyaman seolah” ini pov outhornya berdasarkan real life karna ada kata “aku”. Kalau mungkin memang bgi sebagian org ga masalah tpi bagi yg udh bnyk baca karya/cerita org pasti ga nyaman. Mohon di koreksi ya thor.
Eka Sari Agustina
👍👍👍👍
Alaric Zikri
Luar biasa
oma lina katarina
seneng baca nya dari susah hingga senang nya , bagus ceritanya Thor
oma lina katarina
keluarga harmonis 👍👍
Aries suratman Suratman
Author emang suka bikin yang baca ceritanya jadi jengkel dan Emosi, dikasih tahu tapi...tak direspon 🤦💆
Aries suratman Suratman
Kalo sampai episode:10 Masih pakai bahasa Seolah cerita kehidupan pribadi author(Berarti Author ngga butuh kritik dan saran)👏👏👏🤷
Aries suratman Suratman
Intinya kalo ceritanya masih kaya cerita kehidupan pribadinya Author
yang baca ceritanya jadi kurang nyaman dan terasa kurang pas
Aries suratman Suratman
Baca ceritanya kurang nyaman, Seolah-olah Sedang Menceritakan kisah pribadi Author, Harusnya Author itu belajar dari pengalaman yang udah ada (Novel itu ceritanya dunia hallu imajinasi, bukan cerita kehidupan pribadi)🙆💆💆💆👍✌️
chtiana 75
Luar biasa
Nisa Sugiarti
Lumayan
Muji Erawati
Luar biasa
Muji Erawati
q sukak ceritanya
M Yustina
tanda kasih syg seorang lbu ..... D nanti Damian/Smile/
Ryan Jacob
semangat Thor nulisnya
Dini Dadi
Luar biasa
faraakila
tiba-tiba pov devano
faraakila
katanya orang kaya tapi gak ada kamar tamu 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!