Ketika aku membuka mata, aku tiba di tempat yang tidak ku kenal.
Cukup yakin, ini novel yang pernah aku baca.
[Freedom The Continent]
[Freedom The Continent] adalah novel yang berpusat pada petualangan beberapa karakter dalam perjalanan mereka membebaskan benua dari kegelapan.
Ada dua tokoh sentral dalam cerita ini. Seorang mage wanita yang diangkut dari dunia lain dan seorang pendekar pedang yang terlahir kembali.
Tapi cukup, abaikan tentang mereka.
Karena aku tidak datang ke dunia ini menjadi salah satu dari mereka!
Aku menjadi bagian dari novel itu sebagai seorang penjahat kejam, mantan tunangan pangeran yang telah diasingkan!
Bahkan namaku hanya muncul beberapa baris dalam paragraf novel itu.
Tipikal Novel abad pertengahan, dimana gadis biasa menjadi saint, dinikahkan dengan pangeran dan mantan tunangan sang pangeran—seorang putri Duke yang menjadi penjahat untuk mendorong perkembangan cinta mereka.
Dan aku, adalah penjahat itu.
"... sial, ini mengerikan."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DancingCorn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 20 - Dungeon : Labirin (4)
Ding
Clae berkedip. Rasa sakit itu tidak datang..
Tombak, bukan, ekor itu memantul dari pintu.
Carnotaurus tidak menyerah. Dia kembali menyerang pintu dengan tusukan berulang. Tapi tidak menghasilkan apapun.
Ding. Ding. Ding
Clae menyadari ada yang aneh. Saat dia berbalik, Carnotaurus menggunakan dua bilah pedang kearah pintu. Clae melihat dengan tenang saat kedua pedang itu memantul seperti ekornya.
RRROOOAAAARRR
[Zona aman berhasil dibuka. Monster tidak akan bisa masuk]
[Selamat beristirahat, monster tidak bisa mengganggu Zona Aman]
"Haaahh."
Clae kemudian mengendurkan Baibai dari pelukannya.
Baibai melompat keluar dari pelukan Clae. Dia berdiri dan menemukan Clae berwajah pucat.
Clae tiba-tiba merasa semuanya gelap. Dia tidak bisa merasakan apapun. Clae menghela nafas sebelum dia pingsan.
"Meow~"
Baibai melihat antara Carnotaurus dan Clae bolak-balik.
Adalah kebenaran manusia lemah itu menyelamatkannya.
Adalah kebenaran manusia lemah itu sekarang menjadi seperti ini karena dia.
Kelelahan ekstrem bertahan hidup di dunia kecil sebelumnya. Serta luka-luka tidak diobati yang meninggalkan darah di sekujur tubuhnya.
Kemudian...
Tanpa banyak persiapan memasuki labirin kematian ini.
Meskipun Clae terlihat tidak melakukan apapun, pikirannya bekerja tanpa lelah melindungi dirinya sendiri dan Baibai.
"Meow~"
Baibai menggunakan hidungnya untuk menyentuh pipi Clae.
Merasakan hangat sentuhan, Baibai memutuskan beristirahat didekat Clae. Baibai menggerakkan ekornya keatas tubuh Clae.
Clae tidak mengetahui saat ekor itu memanjang seperti ular. Bulu hitam berubah menjadi putih bulan.
Bahkan jika Baibai tidak bisa menyembuhkan Clae, tidak masalah membuat Clae tidak merasa kedinginan.
Sementara Clae dan Baibai istirahat.
Carnotaurus yang kehilangan mangsanya mulai pergi mengelilingi labirin. Dia memutuskan mencari cemilan kecil lain.
Ketika Clae bangun, dia merasa kesakitan di seluruh tubuhnya. Dia kemudian ingat banyak lukanya tidak diobati dengan baik.
Clae menghela nafas dan merasakan sebuah tatapan padanya. Dia menoleh untuk menemukan sumber tatapan itu ternyata Baibai.
"Meow~ Jangan lakukan lagi."
"Hmm?"
"Kamu sangat lemah, meow. Jangan melakukan hal-hal seperti orang kuat. Aku yang akan melindungi kita."
"…???"
"Apa jawabanmu. Meow~"
"Baiklah?"
Baibai mengangguk dengan gembira.
Disisi lain, Clae sendiri merasa sangat aneh.
Apa yang dilewatkan?
Karena hal sebelumnya?
Saat itu, dia tidak berpikir melindungi Baibai. Dia hanya berpikir, jika Baibai terluka, mereka tidak akan menyelesaikan labirin ini.
Di labirin ini, kekuatan Baibai adalah kunci agar dia bisa keluar.
Jadi untuk mengatakan orang lemah melindungi orang kuat adalah kesalahan besar.
Selain itu, melihat pelindung di pintu masuk sebelumnya. Jelas zona aman akan sangat kuat.
Apalagi, melihat seekor hewan kecil terluka agak tidak etis.
Lagipula Clae merasa itu baik-baik saja.
Kapan lagi dia dilindungi penyihir yang mungkin lebih tinggi daripada penyihir senior.
"Berapa lama sekarang."
"Ada 4 jam sebelum permainan selesai."
"Aku mengerti. Baibai, ada yang harus kamu lakukan."
"Apa itu?"
"Kamu lihat monster itu lebih tertarik pada ku, Aku akan memancingnya. kamu mengumpulkan item ini, temui aku di pintu keluar."
"MEOWW! APA KAU GILA!!"
"Tidak. Aku memiliki cara sendiri."
Kucing itu berjalan melingkar. Ekornya bergoyang.
"Aku tidak akan terluka lagi."
"Meow~ baiklah."
Clae melihat ke atas. Setelah 24 jam, peta labirin di tampilkan.
Titik biru adalah para tamu. Titik merah adalah monster. Titik merah terbesar saat ini berada di ruangannya.
Clae ingat saat Carnotaurus memiliki banyak ejekan padanya.
Makhluk itu, suka bermain dengan orang lemah sebelum yang kuat. Karena itu, Clae berani mengambil rencana ini.
Clae memberitahu Baibai semua item dan lokasinya. Clae kemudian meminta Baibai membawanya ke pintu keluar.
Mengapa dia tidak mencari item dulu sebelum ke pintu keluar? Itu terlalu membuang-buang waktu.
Labirin ini masih penuh monster selain Carnotaurus. Jika Clae ikut mencari item itu, mereka tidak punya pilihan lain selain melawan para monster.
Oleh karena itu, jika Clae tidak ikut Baibai mencari item, Baibai yang ukurannya kecil bisa menyelinap lebih cepat untuk mengambil item dari monster disekitarnya.
Saat ini, Clae membawa 6 tanduk banteng di tangannya.
Dia meminta ini setelah berjanji tidak akan terluka. Clae mengingat seluruh tempat yang menyediakan zona aman.
Akhirnya, permainan melawan waktu dan tenaga dimulai.
Seperti dugaan Clae, baru saja Clae memperlihatkan diri, Carnotaurus langsung tertarik.
Dia mulai mengejar Clae dengan kedua kaki panjangnya. Tangannya melambaikan pedang menghancurkan dinding. Sementara Baibai menyusup ke sisi lain.
Clae berlari. Menghindar.
Dia menghindari serangan tajam Carnotaurus dengan masuk ke zona aman. Terkadang, saat Carnotaurus akan pergi, dia keluar dan memancingnya.
Carnotaurus memiliki banyak waktu jeda sebelum bisa menggunakan durinya.
Dia membutuhkan 40 menit untuk menumbuhkan duri dan 10 menit melumuri racun.
Clae berhasil menganalisisnya dan menjadikan dirinya unggul dalam permainan kejar-kejaran ini.
Sementara itu, Clae juga melihat waktu berjalan. Saat waktu kurang dari 1 jam, Clae mulai berlari ke pintu masuk. Dia memberi pesan Baibai sebelum keluar zona aman.
"Baibai. Jangan lupakan waktunya. 1 jam. 1 jam terakhir, kita harus sudah ada di pintu masuk."
"Aku tau, meow."
"Bagus... Juga, berikan aku 6 tanduk minotaur sebelum kita ke ruang monster itu."
Clae berbelok ke kiri dan kanan. Dia mencoba menyingkirkan Carnotaurus. Ketika dia akhirnya kurang dari 200 meter pintu masuk. Dia melihat Baibai melayang di sana. Clae memiliki senyum setelah 47 jam terakhir.
Braakk Braakk collapse
Clae mendengar suara itu berada di belakangnya. Dia melihat kebelakang untuk menemukan tanduk yang terlihat tinggi melewati dinding labirin. Dia mendengar suara dinding runtuh lagi.
"BAIBAI, PASANG ITEM SEKARANG!"
Clae berteriak. Menggunakan seluruh tenaganya untuk berlari.
Baibai juga tahu sekarang adalah saat yang buruk. Dia melakukan yang dikatakan Clae dan melihat dinding transparan di pintu masuk mulai menghilang.
Baibai berhasil keluar lebih dulu, tapi Clae masih memiliki 100 meter jauhnya.
Saat Clae masih berlari, dinding dibelakangnya runtuh. Clae melambat dan melihat kebelakang tanpa sadar.
RRROOOAAAARRR
"FUCK."
Clae berlari lebih kencang. Tapi, jarak langkah yang dia miliki dan monster dibelakangnya jauh berbeda. Dia bisa merasakan monster dibelakangnya semakin mendekat.
Tiba-tiba Clae merasakan hembusan angin disekelilingnya.
Baibai memiliki mata tajam yang tidak biasa saat melihat Carnotaurus. Cakarnya melambai melewati Clae. Dan Clae bergerak maju dengan cepat ke pintu keluar.
RRROOOAAAARRR
Clae mendengar teriakkan kesakitan Carnotaurus saat dia melewati pintu keluar.
Clae meletakkan kakinya di tanah dan melihat ke labirin. Labirin perlahan-lahan masuk ke dalam tanah. Clae melihat Carnotaurus dengan mata anjing dan air mata di kelopaknya melihat padanya dengan memohon.
Terlihat imut, tapi...
'Lupakan saja, untuk apa dia menyelamatkan bencana itu. Sudah terbaik dia di telan bumi.'
"Baibai, terimakasih. Kamu keren."
"Huh, tentu saja, meow. Aku sangat kuat."
"Ya, kamu sangat kuat."
[Selamat, selamat, selamat (✷‿✷)]
[Kalian lolos dengan sempurna, meninggalkan 15 menit sisa waktu
[Saatnya hadiaahhh~~]
Sebuah pulpen mekanik muncul didepannya. Sebelum Clae bisa bertanya bagaimana benda ini bisa sampai di dunia ini. Suara centil itu mulai terdengar.
[Itu adalah alat curang]
[Setelah kamu menekan tombolnya, kamu akan melewati 3 tingkat dari lantai kamu berdiri. Tapii~ tamu bisa mengabaikannya dan naik lantai selanjutnya melalui lorong sebelah kanan]
[Itu benar-benar naik 3 tingkat, kalian akan langsung dipindahkan ke lantai 6]
[Hanya bisa digunakan di lantai 6 hingga 10]
Apakah masih perlu pertimbangan?
Clae menyunggingkan senyuman. Dia menekan tombol itu tampa beban.
Dia bisa merasakan cahaya menelannya. Dia menutup mata. Clae merasakan benda lembut masuk ke tangannya saat dia mulai pindah.