NovelToon NovelToon
Penjelajah Bintang

Penjelajah Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Kelahiran kembali menjadi kuat / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: ARIYANTO

setelah berhasil membalas dendam, Tang Yan merasakan kelegaan di hatinya yang membuat kepribadian nya berubah riang dan sedikit konyol.
perjalanan Tang Yan kali ini akan dimulai dari dunia Cyber-kultivasi.
bagaimana ceritanya..? tunggu dan nantikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARIYANTO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pertempuran resmi antara Sekte Sembilan Langit melawan Cyber-Core

Luna Lin berdiri di sebelah Tang Yan, tangan kanannya berada di panel kontrol yang dia ciptakan sendiri, perpaduan antara teknologi lokal dan ilmu kultivasi yang dia pelajari dari gurunya. Matanya yang cerdas memperhatikan setiap gerakan armada musuh melalui layar yang penuh dengan data dan informasi.

"Guru, saya telah mengidentifikasi semua jenis kapal yang mereka bawa," ucap Luna dengan suara yang tenang namun jelas. "Ada tiga puluh enam kapal tempur tipe Crimson Blade, tiga kapal komando tipe Iron Fortress, dan lima pejuang Cyber-Kultivasi tingkat atas yang dikenal sebagai Bladeheart Squad. Mereka membawa senjata pemusnah tingkat tinggi, termasuk meriam plasma berkapasitas ganda dan rudal pembakar energi yang bisa menghancurkan segala sesuatu dalam radius lima ratus meter."

Tang Yan mengangguk dengan tenang, matanya tetap terpaku pada armada yang semakin mendekat. "Dan mereka juga membawa energi jiwa yang telah mereka panen dari orang-orang yang lemah, bukan?"

Luna mengangguk dengan wajah yang sedikit mengerut karena rasa tidak senang. "Betul sekali, Guru. Saya bisa merasakan bahwa sebagian besar energi yang mereka gunakan berasal dari sumber yang tidak etis. Mereka menyedot energi jiwa dari penduduk Sektor Bawah yang lemah, membuat mereka semakin lemah dan tidak berdaya."

Di bawah teras, para murid sudah bersiaga di posisi masing-masing. Selain Liora, Theron, dan Zhou Liang, ada juga tiga murid baru yang baru saja menyelesaikan pelatihan dasar mereka dan siap untuk bertempur pertama kalinya.

Aria Moonwhisper. Gadis muda dengan rambut hitam seperti malam dan mata berwarna ungu yang bisa merasakan aliran energi di sekitarnya dengan sangat akurat, seorang penyihir data yang bisa mengendalikan energi listrik dari reruntuhan dengan kemampuan alami yang luar biasa.

Kael Stormbringer. Pria muda dengan tubuh yang kuat dan wajah yang penuh tekad, dulunya adalah pekerja pabrik di Sektor Tengah yang memutuskan untuk bergabung setelah keluarganya menderita karena sistem yang tidak adil dari Cyber-Core.

Nova Starlight. Gadis muda dengan rambut pirang seperti sinar matahari dan wajah yang ceria, namun memiliki kemampuan untuk melihat pola energi yang tidak bisa dilihat oleh orang lain, membuatnya sangat efektif dalam mengatur formasi pertahanan.

"Aria, kamu bisa merasakan intensitas energi yang mereka kumpulkan kan?" tanya Kael dengan suara yang rendah namun jelas, sambil memegang tongkat besi yang telah ia ubah menjadi senjata tombak.

Aria mengangguk, matanya sedikit tertutup rapat saat ia memusatkan perhatiannya. "Ya. Energi mereka sangat kuat tapi sangat tidak stabil. Seperti wadah yang penuh dengan air namun memiliki banyak lubang kebocoran. Mereka hanya bisa mengandalkan kekuatan besar tanpa bisa mengendalikannya dengan baik."

Nova tersenyum dengan lembut sambil menyesuaikan posisi dirinya di dekat formasi pertahanan. "Itulah kelemahan mereka. Tuan Tang mengajarkan kita bahwa kekuatan tanpa kontrol adalah seperti pedang yang menusuk tangan penggunanya sendiri. Meskipun kekuatan kita lebih lemah dari para Cyber-kultivasi itu, tapi kita memiliki kontrol yang baik atas energi kita, dan itu akan menjadi keunggulan kita."

Saat itu, kapal komando tengah mulai mengumpulkan energi dengan cepat. Cahaya merah menyala muncul dari bagian depan kapal, semakin membesar dan memancarkan energi yang begitu kuat hingga membuat medan magnet di sekitarnya menjadi sangat tidak stabil. Puing-puing logam yang mengambang di udara mulai bergerak liar seperti ikan yang berada di dalam arus yang kuat.

"Master Sekte, mereka mulai mengaktifkan senjata utama mereka!" teriak Aria dengan suara yang sedikit tinggi karena kegembiraan dan rasa tanggung jawab yang besar. Tidak ada rasa takut sedikitpun dimatanya, "Energinya sudah mencapai tingkat yang berbahaya!"

Chu Ziyi akhirnya berdiri dari kursinya, pakaian putihnya yang indah bergerak lembut di bawah hembusan angin. Wajahnya tetap dingin namun ada kilatan rasa tidak senang di matanya.

"Mereka mengganggu ketenangan saya dengan kebisingan yang tidak perlu," ucap Chu Ziyi dengan suara sedingin es Abadi yang seolah bisa membekukan lautan."Saya akan menangani tiga pejuang Cyber-Kultivasi di sisi kanan armada mereka. Jangan ada yang menggangguku saat aku sedang berolahraga."

Tanpa menunggu jawaban, Chu Ziyi melayang perlahan ke udara, tubuhnya dikelilingi oleh aura biru muda yang indah seperti permukaan danau yang tenang. Energi yang keluar dari dirinya tidak keras atau mengerikan, melainkan tenang namun sangat kuat, seperti badai yang datang dengan diam-diam namun mampu menghancurkan segala yang ada di hadapannya.

Segera setelah itu, hujan peluru plasma dan rudal menyala menghujani formasi pertahanan Sekte Sembilan Langit dengan kecepatan yang luar biasa. Setiap peluru membawa energi yang cukup untuk menghancurkan sebuah gedung bertingkat tinggi menjadi debu, dan ledakan besar mengguncang udara saat mereka mengenai tirai cahaya keemasan formasi. Cahaya keemasan bergetar seperti permukaan air yang diterpa ombak besar, namun tidak sedikit pun retakan yang muncul pada formasi itu.

Sebaliknya, energi dari peluru musuh yang mengenai formasi mulai berubah warna secara perlahan, dari merah menyala menjadi hijau muda yang lembut, lalu mengalir ke tanah di sekitar menara seperti sungai kecil yang penuh dengan kehidupan. Energi itu langsung diserap oleh tunas Teratai Kekacauan Sembilan Warna yang tumbuh di tengah lapangan terbuka, dan tunas kecil itu segera tumbuh lebih besar dengan daun baru yang muncul dengan cepat, setiap daun memancarkan cahaya keemasan yang semakin terang.

"Serangan balik!" teriak Elder Mo dengan suara yang kuat seperti guntur, sambil menarik pedang besar yang ia buat dari reruntuhan kapal terbang kuno. Pedang itu berwarna perak dengan pola energi yang indah di permukaannya, hasil dari paduan antara logam dan energi spiritual yang telah ia pelajari dari Tang Yan.

Segera, para murid mulai bergerak sesuai dengan latihan yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun pelatihan mandiri sebelum disempurnakan setelah bergabung Sekte Sembilan Langit.

Aria mengangkat kedua tangannya dengan anggun, dan beberapa kabel besar yang mengambang di sekitar markas mulai bergetar dengan cepat, mengeluarkan petir kecil yang akurat mengenai kapal musuh yang mencoba menyusuri sisi formasi pertahanan.

"Ambil ini saja dulu, pemburu yang sombong!" ucap Aria dengan suara yang jelas dan penuh kepercayaan diri, wajahnya bersinar dengan kilau yang indah saat ia mengendalikan energi listrik dengan mudah.

Zhou Liang bersama tiga murid lain yang dulunya adalah teknisi Cyber-Core mulai mengetuk cepat pada panel kontrol kecil yang mereka bawa, mengirimkan serangan data yang terenkripsi dengan kuat ke sistem kontrol kapal musuh. Layar kapal-kapal musuh mulai menjadi biru mati satu demi satu, dan beberapa mesin mulai berhenti bekerja dengan tiba-tiba.

"Kekuatan teknologi tidak seharusnya digunakan untuk kejahatan dan kepuasan pribadi!" teriak Zhou Liang dengan suara yang penuh semangat, matanya bersinar dengan kegembiraan karena bisa menggunakan kemampuannya untuk melindungi rumah baru mereka. "Mari saya tunjukkan pada kalian bahwa teknologi dengan hati adalah...

1
Mujib
/Good//Good//Good/
Mujib
/Pray//Pray//Pray/
Mujib
/Rose//Rose//Rose/
Mujib
/Wilt//Wilt//Wilt/
Mujib
/Sun//Sun//Sun/
Mujib
/Heart//Heart//Heart/
Mujib
/Drool//Drool//Drool/
Mujib
/Angry//Angry//Angry/
Mujib
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Mujib
/Casual//Casual//Casual/
Mujib
/Frown//Frown//Frown/
Mujib
/Smile//Smile//Smile/
Mujib
🤣🤣🤣
Mujib
/Coffee//Coffee//Coffee/
Mujib
😅😅😅
Mujib
👀👀👀
Mujib
🤔🤔🤔
Mujib
🖕🖕🖕
Mujib
💪💪💪
Mujib
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!