NovelToon NovelToon
Dendam Sang Istri

Dendam Sang Istri

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Obsesi / Dendam Kesumat / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Chicklit / Tamat
Popularitas:184.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Kiran adalah wanita yang mempunyai wajah jelek, bahkan semua orang menyebutnya dengan sebutan wanita si buruk rupa. Kiran dijodohkan oleh orangtuanya dengan seorang pengusaha tampan bernama Viki.
Viki terpaksa menikahi Kiran untuk menyelamatkan perusahaan orangtuanya yang hampir bangkrut.
Kehidupan Kiran sangatlah menderita, hingga suatu saat Kiran memergoki Viki sedang selingkuh dengan wanita lain. Kiran memutuskan untuk bercerai dengan Viki, dan bertekad ingin membalaskan dendamnya kepada orang-orang yang sudah membuatnya menderita.
Akankah Kiran berhasil membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20 DESI

Viki terus saja berontak, bahkan di dalam mobil Polisi, Viki tampak berpikir.

"Bagaimana aku bisa di situ? Perasaan tadi malam aku sedang makan malam bersama Tina," batin Viki.

Viki terus berpikir keras, karena Viki tidak habis pikir dengan apa yang sudah terjadi kepadanya.

"Tidak mungkin, tidak mungkin Tina yang menjebak ku," batin Viki.

Tidak membutuhkan waktu lama, Viki pun sampai di kantor Polisi. Viki segera di giring ke dalam kantor Polisi, dan betapa terkejutnya Viki saat melihat Kiran dan Raj sudah duduk manis di dalam kantor Polisi dengan senyuman yang sangat manis.

"Tina, kenapa kamu ada di sini? Apa maksud dari semua ini?" geram Viki.

"Kamu pikir, Kiran akan menerima kamu kembali? Jangan mimpi, Viki," seru Raj dengan senyumannya.

"Kiran?" seru Viki bingung.

Raj bangkit dari duduknya, dan menghampiri Viki.

"Pasti kamu bingung kan? Kamu lihat baik-baik dan perhatikan wanita cantik itu," seru Raj.

Viki menoleh ke arah Kiran dan memperhatikan Kiran dengan seksama.

"Dia adalah wanita yang kamu lukai, wanita yang kamu sebut sebagai wanita buruk rupa, wanita yang kamu sia-siakan dan kamu manfaatkan hanya demi sebuah harta," seru Raj.

Viki membelalakkan matanya, ternyata wanita yang saat ini dia puja-puja adalah Kiran, mantan istri yang dia sebut sebagai wanita buruk rupa dan sekarang berubah menjadi sangat cantik.

"Jadi, kamu mendekatiku karena ingin membalaskan dendam kamu?" geram Viki.

"Tentu saja, kamu dan kedua orang tua kamu sudah membuat hidupku menderita. Bahkan kamu dengan kejamnya menyuruh orang untuk menyabotase mobil Papa sehingga mobil Papa mengalami kecelakaan dan sampai saat ini jasad Papa sama sekali tidak bisa ditemukan," bentak Kiran dengan mata yang berkaca-kaca.

"Jangan sembarangan kamu, memangnya kamu punya bukti kalau aku yang sudah menyabotase mobil Papa kamu," geram Viki.

Kiran dengan emosinya menyalakan alat recorder, terdengar semua ucapan Viki mengenai segala hal mulai dari niat dia menikahi Kiran, menyuruh orang untuk menyabotase mobil Papa Rahul, memalsukan tanda tangan Kiran untuk mendapatkan semua harta kekayaan Kiran, dan yang terakhir membuat berita palsu mengenai kematian Kiran.

"Bagaimana, apa bukti ini belum cukup untukmu?" seru Kiran.

"Kurang ajar kalian, dan kamu Kiran, berani sekali kamu menipu dan menjebak ku. Aku do'akan hidupmu tidak akan pernah bahagia!" sentak Viki.

Raj emosi, dia kerah baju Viki membuat para polisi dan Kiran menahan Raj.

"Sekarang, nikmati saja apa yang sudah kamu perbuat karena penjara memang pantas untukmu," geram Raj.

"Sudah Raj, kamu jangan terpancing. Biarkan saja apa yang mau dia ucapkan karena memang pada kenyataannya bukan aku yang tidak bahagia, tapi dia sendiri yang tidak bahagia," seru Kiran.

"Pak, jebloskan orang ini ke penjara," seru Raj.

"Baik."

"Awas kalian berdua, aku tidak terima diperlakukan seperti ini!" teriak Viki.

Setelah melihat Viki di bawa, Kiran dan Raj pun memutuskan untuk pergi dari kantor polisi itu.

"Aku mau bawa kamu ke suatu tempat," seru Raj.

"Ke mana?"

"Pokoknya aku yakin, kalau kamu akan terkejut dengan apa yang akan aku tunjukan kepadamu."

"Kamu itu kenapa sih suka sekali membuat kejutan dan rahasia," kesal Kiran.

Raj hanya tersenyum melihat Kiran yang tampak kesal itu.

Lain halnya dengan Raj dan Kiran, saat ini polisi sedang menuju rumah sakit untuk menangkap Papa Ajay dan Mama Sasmita.

"Bagaimana dok, dengan keadaan istri saya?" tanya Papa Ajay.

"Wajah istri anda mengalami iritasi yang sangat parah karena penggunakan krim kecantikan yang banyak mengandung zat yang sangat berbahaya. Bahkan salah satu zat yang berbahaya itu kalau digunakan terlalu banyak akan menyebabkan kematian."

"Apa?"

"Tapi dok, kata orang itu krim itu sangat bagus dan terkenal bahkan aku juga sudah cek di google dan memang aman," seru Mama Sasmita.

"Maaf Bu, itu hanya tempat krimnya saja yang terkenal tapi dalamnya bukan keluaran produk itu, krim itu merupakan racikan dan bahan-bahannya sangat berbahaya untuk kulit wajah anda," sahut dokter.

"Astaga, keterlaluan sekali orang itu. Pa, pokoknya Papa harus tangkap orang itu!" sentak Mama Sasmita.

Tiba-tiba, pintu ruangan rawat Mama Sasmita terbuka dan semuanya menoleh ke arah pintu.

"Selamat siang semuanya, maaf mengganggu. Apa benar anda yang bernama Pak Ajay dan Bu Sasmita?" tanya polisi.

"Iya Pak, benar. Ada apa, ya?"

"Kami membawa surat izin penangkapan anda dan istri anda."

"Apa? Kenapa saya dan istri saya ditangkap?" tanya Papa Ajay panik.

"Kami akan jelaskan semuanya di kantor polisi, jadi lebih baik sekarang kalian ikut kami."

"Tidak Pak, saya tidak mau masuk penjara!" teriak Mama Sasmita.

Tanpa alasan apa pun, polisi itu membawa paksa Papa Ajay dan Mama Sasmita ke kantor polisi. Tapi karena Mama Sasmita sedang dalam proses pengobatan, Mama Sasmita pun dikirim ke rumah sakit khusus dan dijaga oleh beberapa polisi karena ditakutkan Mama Sasmita kabur.

***

Setelah beberapa saat melakukan perjalanan, Raj pun memasukan mobilnya ke sebuah rumah berlantai dua yang tidak terlalu mewah dan Kiran sama sekali tidak tahu rumah siapa itu.

"Ini rumah siapa?" tanya Kiran.

"Nanti saja ceritanya, lebih baik sekarang kamu ikut saja masuk denganku."

Kiran sudah tidak mau banyak bicara lagi dan memutuskan untuk mengikuti langkah Raj. Raj membawa Kiran ke lantai dua dan tibalah mereka di depan sebuah pintu kamar, perlahan Raj membuka pintu itu.

"Ayo masuk sayang, dan lihatlah siapa yang ada di dalam kamar ini," seru Raj dengan senyumannya.

Kiran mulai memasuki kamar itu, dan terlihat seseorang sedang duduk di kursi dengan menghadap ke jendela.

"Raj, siapa dia?" tanya Kiran.

"Kamu lihat saja sendiri."

Kiran mulai melangkahkan kakinya menghampiri seseorang itu, dan di saat Kiran sudah dekat dengan orang itu, betapa terkejutnya Kiran bahkan saat ini airmatanya pun sudah menetes.

"Pa-papa."

"Apakabar, sayang."

Airmata Kiran semakin mengalir, dia benar-benar tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kiran tidak menyangka kalau ternyata Papanya masih hidup, dan saat ini ada di hadapannya sendiri.

Papa Rahul bangkit dari duduknya, mata Papa Rahul sudah mulai berkaca-kaca dan Papa Rahul pun merentangkan kedua tangannya. Tentu saja dengan senang hati Kiran langsung memeluk Papanya itu, tangisan keduanya pecah dan Raj hanya bisa tersenyum melihat pemandangan mengharukan itu.

"Kiran sangat merindukanmu, Papa."

"Papa juga merindukanmu, sayang."

Raj memang selalu memantau Kiran, bahkan di saat Viki menyuruh orang menyabotase mobil Papa Rahul, Raj mengetahuinya sehingga Raj mengikuti Papa Rahul yang saat ini ada urusan bisnis ke luar kota.

Benar saja, mobil Papa Rahul mengalami kecelakaan dan jatuh ke sungai. Raj segera menghubungi orang-orang suruhannya dan menolong Papa Rahul dan sopir pribadinya.

Kondisi Papa Rahul yang sangat kritis membuat Raj memutuskan untuk menyembunyikan Papa Rahul terlebih dahulu sampai Papa Rahul benar-benar sehat.

1
Simba Berry
baru tahu aku kalau rumah orang terkaya no 1 dinegaranya ada juga menyimpan mie instan dirumahnya.
Simba Berry
ayahnya guntur tdk salah dan gunturpun tdk salah,yg salah hanyalah keadaan.
Simba Berry
jangan kaburlah kiran..kenapa tdk pamitan saja seperti kemarin.kamukan anak baik.ha..ha..ha..ha.
Simba Berry
ya allah pakaj pamitan segala.ada2 aja🤣🤣🤣🤣
Omah Tien
cewe bodonh
Evy
cepat banget Thor sembuh paska operasi... cuma satu malam saja.butuh berbulan-bulan untuk kembali normal..
🌸so0bin🌸
ah gak seru si mita nya baik² aja....
🌸so0bin🌸
padahal lagi nungguin si mita di apa²in ini 😁
🌸so0bin🌸
semoga acara silaturahmi nya lancar dan si mita bisa selamat 😑😑😑
🌸so0bin🌸
sebentar lagi kayaknya bakalan ada acara silaturahmi antara si mita dan deddy raj...gak ketinggalan guntur juga
🌸so0bin🌸
Si mita mau nyobain rasanya di senggol deddy raj kayanya
🌸so0bin🌸
malah penasaran sama si mita mau ngelakuin apa ya
🌸so0bin🌸
Si guntur mah galak bener....pelan² ke ngajarin incess ny bagaimanapun dia kan belum terbiasa
🌸so0bin🌸
kok aku malah takut nanti incess patah hati ya
🌸so0bin🌸
ah si guntur mah pura² marah ke biar tuh incess bahagia😅😅😅
🌸so0bin🌸
anak emas emang beda ya gak kaya diriku yg udah enek sama mie saking seringnya makan mie 🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
galak² tapi perhatian juga....
🌸so0bin🌸
aduh incess kenapa nonton sih bisa gaswat tuh klo guntur nantinya jadi gak konsen atau malah jadi penyemangat buat guntur ya
🌸so0bin🌸
nonton aja incess tuh pengawal yg ada di rumah ajak semua 🤣🤣
🌸so0bin🌸
kamu harus bisa jaga diri incess jaga² klo si mita ngelakuin sesuatu,,, yg namanya orang patah hati kan bisa sampe kesetanan kelakuannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!