NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:90.3k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulang Tahun Cinderella

Hari ini Ella telah selesai dengan tugasnya. Wanita yang hampir berusia dua puluh lima tahun itu bersiap hendak makan siang.

Ceklek..

Ella melihat ke arah ruangan Araka. Pria itu selalu tampan dan rapi dengan penampilannya. Dia memang pria yang tampan, Namun sayangnya Ella sudah tak lagi kagum dengannya.

Tanpa mengatakan apapun lagi, Ella berlalu pergi mendahului Araka. Pria itu menghentikan langkah, Akhir-akhir ini Araka merasa bahwa Ella memang berubah padanya. Apalagi sejak wanita itu mengetahui tentang gaun yang Araka berikan dengan harga yang berbeda.

"Bu Ella.." Ella menoleh, Wanita itu tersenyum.

"Ya..

"Ibu mau cari makan siang?" Ella mengangguk.

"Iya benar.. Kenapa? Mau bareng?

"Boleh bu?

"Bolehlah.." Wanita yang bernama Arlyn itu tersenyum senang. Dia termasuk karyawan baru di kantor ini. Arlyn bekerja baru memasuki bulan kedua.

Dan sejak ia masuk ke perusahaan ini, Arlyn sangat penasaran dengan sosok seorang Cinderella.

Berulang kali Arlyn hanya mengantarkan berkas. Selain itu tidak ada lagi percakapan yang lain. Dan ini adalah pertama kalinya Arlyn bicara dan bisa sedekat ini dengan Ella.

"Kamu mau makan siang dimana?" Ella bertanya, Ternyata Ella orangnya sangat ramah sekali.

"Beneran Ibu tanya saya maunya makan siang dimana?"

"Iyalah.. Kan kamu yang ajak saya.. Saya ikut sajalah.. "

"Gimana kalau kita makan siang di cafe seberang jalan aja bu..

"Okey, Ayooo..

Kedua wanita itu pun berjalan beriringan. Hingga suara yang tak asing masuk ke indra pendengaran nya.

"Ella! Ella tunggu!

"Bu...Kayaknya Ibu di panggil sama pak direktur " Kata Arlyn, Ella hanya melirik Araka melalui ekor matanya. Sayangnya Ella sudah tak peduli..

"Bu..

"Sudahlah.. Biarkan saja, Lebih baik kita segera pergi agar cepat sampai di cafe.." Arlyn pun mengikuti perintah Ella. Dua wanita itu pun mulai menyebrang.

"Ella!! Dasar.." Araka memukul udara, Ella memang telah berubah. Padahal dulu wanita itu selalu datang ke ruangannya lebih dulu. Tak lupa membawa makan siang untuknya. Tapi sekarang, Jangankan membawa makanan, Kalau tidak ada berkas penting Ella takkan datang ke ruanganannya.

"Tidak apa-apa Araka, Ella itu hanya cari perhatian saja padamu. Sebenarnya dia masih cinta.. Hanya sok jual mahal. Mau aku perhatikan?Atau di rayu? Jangan harap.." Gumam Araka yang mengira kalau perubahan sikap Ella yang datar dan dingin itu adalah bentuk Ella yang sedang cari perhatian saja. Padahal juga sebenarnya Ella bersikap seperti itu karena telah mati rasa.

"Tuan, Hari ini adalah hari ulang tahun Nona Ella.." Ujar seorang pria yang tak lain adalah Asisten Araka. Pria yang selalu berperan penting dalam perusahaan ini. Karena meskipun menjadi seorang pemimpin atau direktur sementara, Araka lebih banyak diamnya dan lebih tergantung pada asistennya. Padahal dia adalah pria yang cerdas, Namun semua terhalang karena obsesinya. Pria itu akan bekerja yang bersungguh-sungguh setelah perusahaan tersebut benar-benar jatuh ke tangannya.

"Tuan..

"Lalu kenapa kalau hari ini adalah ulang tahunnya? Sudah biarkan saja.. Palingan dia nanti yang akan kasih aku hadiah.." Ucap Araka dengan kepercayaan diri yang tinggi. Bukankah tahun lalu itu yang di lakukan oleh Ella. Tak ada yang merayakan ulang tahunnya tapi Ella datang padanya membawa hadiah. Katanya itu adalah hadiah karena Ella ulang tahun, Sayangnya Araka tetap tak peduli.

...****************...

Di dalam sebuah Cafe, Ella bersama Arlyn makan siang sembari mengobrol bersama.

"Bu Ella..

"Ya..

"Ibu kapan ulang tahun? " Ella menghentikan aksi mengunyahnya. Dia menatap Arlyn kemudian tersenyum tipis..

"Hari ini..

"Hah?

"Iya, Hari ini ulang tahunku.." Begitu enteng Ella menjawab, Karena memang dia tak pernah merayakan ulang tahun atau lebih tepatnya memang tidak pernah di rayakan. Lagipula siapa yang mau merayakan, Sudah di bilang sama-sama seorang anak dia selalu di nomor duakan. Setiap Ella meminta rayakan ulang tahun, Mama nya selalu menjawab nanti dulu. Alasannya karena tanggal lahir Ella dan Lentera berdekatan di bulan yang sama.

Mereka lebih mengutamakan ulang tahun Lentera dulu ketimbang Ella. Tapi mau bagaimana lagi ulang tahun Ella tidak akan bisa di ulang karena tanggalnya telah lewat.

"Ibu tunggu sebentar dulu ya bu.. Saya keluar dulu.. " Arlyn pamit untuk keluar dari Cafe sebentar. Ella pun mengiyakan saja.

Tak lama, Arlyn datang dengan membawa sebuah kue dengan ukuran tak terlalu besar. Di tengah-tengah kue terdapat satu lilin.

"Arlyn?

"Maaf ya bu.. Saya gak bisa kasih kue yang bagus. Ini untuk ibu.. Selamat ulang tahun.." Arlyn menyalakan lilin yang berada di atas kue itu membuat Ella terharu.

Meski tak di rayakan baru kali ini Ella merasa hari ulang tahunnya di ingat oleh seseorang. Dan yang mengingatnya bukan keluarganya memainkan orang lain..

"Terima Lyn.. Gini saja saya udah seneng..." Arlyn tersenyum, Diam-diam wanita itu mengotak atik benda pipihnya lalu mengirimkan pesan untuk seseorang.

"Saya sudah melakukan apa yang anda lakukan Tuan...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sepulang dari kantor, Sebuah mobil berhenti di depan Ella. Wanita itu berniat untuk mencari ojek, Tapi siapa yang menyangka kalau Davin lah di balik mobil mewah itu.

"Tuan..

"Ikut aku yuk..." Davin meraih tangan Ella menariknya masuk ke dalam mobil. Belum juga Ella bertanya dia sudah di bawa entah kemana.

"Kita mau kemana Tuan?

"Udahlah.. Setelah ini kamu pasti tahu.. " Kata pria itu. Ella pun terdiam, Dia menurut saja kemana calon suaminya itu membawanya.

Sekitar lima belas menit, Mobil yang di kendarai oleh Davin berhenti di depan salon. Davin membawa Ella masuk ke dalam salon tersebut.

"Selamat datang Tuan.. Ada yang bisa kami bantu?" Ucap salah satu karyawan salon menyambut kedatangan keduanya.

"Dia adalah Ella.. Dia calon istriku. Kau sudah tahu kan apa yang harus kau lakukan?

"Baik Tuan Davin.. Mari nona..

"Tap.. Tapi..

Ella pun akhirnya pasrah, Dia ikut ke dalam untuk di permak. Sementara Davin, Pria itu menunggu Ella selesai.

Hampir tiga jam Davin menunggu, Hingga seorang wanita cantik muncul. Seketika Davin tercengang melihat wanita cantik yang berdiri di hadapannya ini.

"Ekhemm...

"Ah, Ya.. Sudah selesai?

"Sudah..

"Ayo.." Entah mau di ajak kemana dirinya yang pasti Ella kurang paham. Usai membayar biaya Davin kembali mengajak Ella pergi.

"Tuan.. Sebenarnya anda ingin mengajak saya kemana?" Davin menoleh sebentar..

"Kamu akan tahu sendiri.." Ella menghela nafas panjang. Hari ini sudah malam, Sebenarnya dia mau di bawa kemana?

"Kita sudah sampai..

Davin membawa Ella ke sebuah tempat yang sangat indah. Ella terpaku, Di depan sana dia di sambut dengan tulisan Happy Birth'day Cinderella..

"Tuan..." Mata Ella mengembun, Setelah tadi dia diberi kejutan oleh Arlyn sekarang dari Davin.

"Tuan? Tuan tahu hari ulang tahun saya?" Davin tersenyum, Dia meraih tangan Ella lalu menggenggamnya.

"Apa sih yang aku gak tahu tentang kamu.." Ella terdiam, Apakah dia harus senang atau justru sedih.

Davin menatap wajah cantik itu, Wajah cantik inilah yang selalu membuat Davin selalu mengingatnya. Pria itu meraih tangan Ella lalu menggenggamnya..

"Ini adalah hari ulang tahun kamu.. Hadiah apa yang kamu ingin tapi belum terwujudkam sampai saat ini.." Ella menarik nafas. Ella menatap lekat Davin yang berada di hadapannya.

"Banyak hadiah yang saya ingin, Tapi satu yang paling saya inginkan..

"Apa?

"Saya ingin ketemu Papa.." Jawabnya. Matanya mulai mengembun seolah hendak mengeluarkan air mata. Dadi sekian banyak hadiah yang dia inginkan memang satu hadiah yang sangat Ella inginkan, Yaitu bertemu dengan seorang pria yang ikut andil dalam hadirnya dia ke dunia ini.

Tak lama, Seorang pelayan datang, Pelayan itu membawa troli yang di atasnya ada sebuah kue besar yang indah.

"Jangan nangis, Kita rayakan dulu ulang tahunmu.." Ucap Davin, Dia tersenyum..

"Tuan..

"Tapi sebelum itu, Kamu merem dulu.. Aku punya sesuatu buat kamu..

"Sesuatu?

"Iya..

"Apa itu Tuan?

"Udah merem aja dulu.."

"Tapi kan?

"Udah, Nurut aja kenapa sih? " Ella akhirnya menurut, Ia memejamkan mata. Tak ada suara apapun setelah itu hingga..

"Sekarang buka mata kamu.." Ella membuka matanya secara perlahan.

Deg!

Tubuh Ella mematung dengan bibir yang bergetar. Dan tak lama, Air mata Ella langsung mengalir begitu saja. Di hadapannya, Dia melihat seseorang yang ia rindukan selama ini tersenyum padanya..

"Pa.. Papa...

TBC

1
Ummi Sulastri Berliana Tobing
ah.. lentera g sadar2 jg dari kesalahan ny
Risma Hye Chan
smgat up nya smga up yang bnyak🤭
Risma Hye Chan
sudah aku vote yaa kak
Mama Bila😘❤️: Makasih kk🍁🥰
total 1 replies
Ri_♡
Lentera.....lentera kena karmakan lu,mkanya nggk usah nuduh2 Ella murahan kalau kenyataannya lu yg murahan😂😂😂😂syukurin😂😂😆😆😆
Sumar Sutinah
kamu lentera, kmu yg salah dih nyalahin Ella dasar gebleg, otaknya dah miring
Lusi Hariyani
lentera itu sdh gila org situ yg slh mlh nyalahin orglain bnr2 stres....nenek2 jg emak2 jd ya gitu klo ngomel sepanjang rel kereta api
Dila Dilabeladila
bagussssssss👍👍👍👍👍
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
memang nenek Cahya betul koq 😁😁😁
Evi alvian
Yach aku gak jadi ngomel..nenek Cahya udah terwakilkan🤭😁
Les Tary
mana keangkuhanmu Bina🤣🤣🤣
Teh Euis Tea
rasain kalian abis di maki2 sm nrnek cahya, hajar aj nek sekaluan tuh sm si bina yg benci bgt sm ella
Dew666
🍎🍭
Masha 235
hallo.....Bu Dewi!!!lupa,amnesiakh?!atau kurang ngaca....kalo malu ank kesayangan hamil diluar nikah....ap kbrmu yg dulu....selingkuh,&hamil ank selingkuhan ...
Putrii Marfuah
udah Salah kenapa gak sadar diri malah nyalahin orang lain. introspeksilah
Masha 235
bner yg dibilang nnk Cahya,lntera nama cantik,kelakuannya kebalik(kebalikn nmanya)😄😄
sri susanti
rasain kamu lentera,, puas rasa hatiku
Nayi Siti
good nenek,
Ariany Sudjana
ini lagi lentera, kamu yang jadi pelacur murahan, kamu yang hamil, ga tahu siapa lakinya, tapi kamu salahkan Ella. hey kamu masih waras? semua itu kesalahan kamu, jangan semua ditimpakan ke Ella, kan kamu yang jadi pelacur 🤭🤭 beda dengan Ella, Ella bisa menjaga martabatnya, dan punya suami juga konglomerat. sudah kamu masuk RSJ saja, biar otak kamu kembali normal
Masha 235: kn dia sama kyak araka KK,otak udang,kotornya ada dikepla,😄😄
total 1 replies
Nice1808
biasa nenek2 klo ngomel kyk kereta api🤣semua isi perut kluar semua tp bener yg di bilang nek cahya, nikahi tuh lentera yg di blg araka cinta ma tera, jaga ank yg ada di kandungan tera🤣🤣mana nmungkin berani kluarlah dr KK dan hak waris nek cahya
Ariany Sudjana
Dewi Dewi, makan tuh cinta, kamu membela Hendra sampai segitunya, dan kamu percaya semua perkataannya, kalau Amran ga pernah kirim uang, ternyata uang yang dikirim banyak, dan ga pernah sampai ke Ella, malah dipakai buat si jalang itu foya-foya
Masha 235: krna dah disumpelin kata manis&rayuanya Hendra kk,jadi taik rasa coklat....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!