NovelToon NovelToon
THE CEO’S SECRET SON

THE CEO’S SECRET SON

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Anak Genius / Cintapertama / Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:123k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Blurb:

Dua belas tahun yang lalu, Jaxon Thorne memberikan segalanya, hatinya, janjinya, masa depannya pada wanita dengan sepasang mata hijau yang indah, Scarlett Reed yang merubah namanya menjadi Scarlett Quinn.

Lalu, dia terbangun di dunia yang hancur, hanya disisakan secarik surat perpisahan yang melukai hatimya.

Sejak saat itu, sang pewaris tunggal kerajaan bisnis Thorne itu membangun benteng kokoh di sekeliling hatinya, dingin, berkuasa, dan tak tersentuh.

Kekayaannya melimpah, tetapi kebenciannya pada pengkhianatan lebih membara dari apapun hingga dia tak percaya lagi akan cinta sejati dan suka mempermainkan wanita.

Namun, takdir berkata lain.

Semuanya berubah saat Jaxon bertemu dengan Dash Quinn, seorang bocah jenius berusia dua belas tahun pemenang olimpiade sains yang mendapat beasiswa dari perusahaannya.

Ada sesuatu pada senyum dan sorot mata anak itu yang membuat dunia Jaxon berguncang, sebuah pengingat yang tak tertahankan akan masa lalu yang dikuburnya dalam-dalam.

Semakin dekat Jaxon dengan Dash, semakin banyak fakta yang terungkap. Rahasia gelap itu akhirnya terbuka.

Penghianatan terbesar bukan berasal dari gadis sederhana yang dulu dicintainya, melainkan dari lingkaran terdekatnya sendiri, yaitu keluarganya.

Sekarang, dihadapkan pada kebenaran yang pahit, Jaxon harus memilih, tetap menjadi pewaris yang terluka seperti yang diharapkan keluarganya, atau menjadi pejuang yang mengambil kembali segala sesuatu yang telah dicuri darinya.

Sebuah perjalanan untuk menuntut balas, memperbaiki kesalahan, dan meraih keluarga yang tak pernah dia sangka bisa dimilikinya, sebelum segalanya benar-benar terlambat.

Mana yang akan dipilih Jaxon? Keluarganya yang licik atau keluarga barunya yang baru dia temukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Bertemu

Satu bulan telah berlalu. Dash memulai semuanya dengan penyesuaian, rutinitas baru, dan kerinduan pada sang ibu yang kadang mereda, kadang membesar.

Dash dan Leo telah bersahabat karena mereka selalu membahas tentang ilmu pengetahuan dan ilmu matematika yang sangat mereka sukai.

Suatu pagi di awal bulan kedua, para staf asrama tampak sedikit lebih sibuk, karpet di lobi utama dibersihkan ekstra, dan ada desas desus tentang kunjungan penting.

Dash tidak terlalu memperhatikan, hingga sebuah pengumuman resmi dibacakan saat sarapan di ruang makan besar yang bergema.

“Para siswa, hari ini kita kedatangan tamu kehormatan, Tuan Jaxon Thorne. Kalian pasti tahu siapa dia, kan? Beliau adalah salah satu donatur utama yayasan sekolah ini dan akan berkenan bertemu dengan para penerima Beasiswa di ruang pertemuan barat pukul tiga sore. Atribut seragam kalian harus lengkap, wajib hadir.”

Nama itu menghentikan sendok sereal Dash yang baru saja akan disuapkan ke mulutnya. Jaxon Thorne.

Jaxon yang mengobrol dengannya di upacara beasiswa, dengan janji tentang teleskop yang ada rumah di pegunungan.

Janji yang terdengar seperti fantasi dan basa basi, sesuatu yang terlalu halu untuk dianggap serius.

Dash hampir melupakannya, karena tenggelam dalam tumpukan buku dan jadwal yang padat.

*

*

Pukul tiga tepat, lima penerima beasiswa khusus termasuk Dash, sudah berdiri rapi di Ruang Pertemuan Barat. Lalu, pintu dibuka.

Dan Jaxon Thorne memasuki ruangan.

Ia tidak lagi mengenakan tuksedo yang sempurna seperti di pesta. Kali ini, dia memakai kaus hitam santai tapi rapi, jaket kulit cokelat, dan celana cargo.

Kepala Sekolah, yang biasanya begitu angkuh, berjalan di sampingnya dengan sikap sangat hormat.

“Selamat siang,” suara Jaxon menggema, hangat namun tegas. Matanya yang abu-abu itu mengedar di seluruh ruangan, berhenti sejenak lebih lama di wajah Dash.

Lalu, diikuti senyum samar yang hanya Dash yang mungkin menangkapnya.

“Aku senang bisa bertemu langsung dengan otak-otak terbaik yang dihasilkan program ini. Aku ingin mendengar, langsung dari kalian, bagaimana pengalaman bulan pertama di sini.”

Pertemuan itu berlangsung formal. Setiap siswa diminta memperkenalkan diri dan berbagi sedikit pengalamannya selama di sana.

Saat giliran Dash, dia merasakan tatapan Jaxon hanya mengarah padanya.

*

Setelah sesi formal usai, kepala sekolah mengumumkan bahwa Tuan Thorne ingin berbincang lebih personal dengan beberapa siswa.

Satu per satu, mereka dipanggil. Hati Dash berdebar tak karuan. Saat namanya dipanggil, dia mengikuti seorang asisten ke koridor yang terhubung dengan ruang pertemuan. Jaxon sedang berdiri di dekat jendela, memandang taman yang tertata rapi.

Lalu Jaxon menoleh padanya dan tersenyum. Dash mendekat dan berdiri di sebelahnya.

“Dash Quinn. Aku ingin mendengar ceritamu, Boy. Apakah pengalamanmu di sini … menantang?” tanyanya sembari tersenyum.

“Anda masih mengenalku?” sahut Dash dengan mata berbinar.

Jaxon tertawa kecil. “Bagaimana bisa aku melupakan pria kecil yang jenius ini. Apalagi dengan mata hijaumu yang sangat mencolok.”

Dash tersenyum. “Aku memiliki gen terbaik dari keluargaku.”

Jaxon terdiam sesaat. Menatap wajah Dash dengan lebih mendalam. “Aaah … begitu ya. Ayahmu memiliki mata hijau?” Entah kenapa Jaxon ingin menanyakan hal itu, karena dia tahu persentasi pemilik mata hijau hanya 2 persen di dunia.

Mendengar kata ‘ayah’ membuat Dash terpaku sejenak. Senyumnya hilang. Namun kemudian dia tersenyum kembali. “Ibuku. Mata ibuku berwarna hijau. Sepertiku. Aku sudah tak punya ayah.”

“Maaf,” sahut Jaxon. “Jika dia masih ada, pasti dia bangga padamu.”

“Aku tak pernah tahu siapa ayahku.” Dash menjawabnya seakan tak ada beban karena mungkin dia terbiasa dengan hal itu. Tapi matanya terlihat sendu dan Jaxon bisa melihatnya.

Jaxon kemudian mengusap kepala Dash. “Kau akan menjadi orang hebat. Percayalah.”

“Ya, aku tahu. Mommy sering mengatakan itu padaku. Mommy dan kakek adalah orang terhebat dalam hidupku.” Dash tersenyum lebar lagi.

*

*

1
Lina Cuang
up yang banyak kak
Lina Cuang
lanjut
safaana
dasar gila katanya,tapi dia cinta sama orang gila itu
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍😍😍😍😍
Su Wanto
gila karna cinta ma ga papa karna cinta itu buta gak bisa lihat dan itu bisa buat seseorang bahagia🤣🤣🤣
astr.id_est 🌻
wkwkwk senyum juga kau scarlet 😁
Su Wanto
oh manisnya bener² cowok idaman
Sugiarti Arti
kereeeeeen
Nazwa Azzahra
lanjut
Yunita Akmalia
Iya itu sangat ugal-ugalan sekali Jax😍
isni afif
aq juga mau d cintai ugal2 an kayak Scarlett....🫠🫠😊
V_eRiL
Jaxon emang tergila² padamu Scarlett, cintanya udah habis hanya untukmu seorang lho 🥰🥰
isni afif
🥰😍😘🥰🥰😋😋😋
safaana
itu kebahagiaanmu Dash tapi tidak dengan mommymu
V_eRiL
pasangan tom n jerry ini lama² kocak juga ya 🤣🤣🤣
V_eRiL
selalu bisa jawab ya nih Jaxon, bener kata Scarlett kau itu nyebelin 😂😂😂
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
diktata
gila krnamu baby....🥰🤭
Lydia
Scarlet nurut aja apa kata suamimu yaa
shinta
hahaha, narsis!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!