NovelToon NovelToon
Celia

Celia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:861k
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Sejak kecil Celia selalu dilimpahi cinta dalam keluarganya. Sehingga ia rasakan proteksi yang berlebihan dari ayah serta yang lainnya hingga ia sulit untuk menemukan pasangannya.

Pada akhirnya Celia jatuh cinta pada lelaki yang merupakan teman kecilnya. Karena jarak yang terpisah jauh dan hubungan masa lalu yang kompleks antara orangtuanya dan juga orang tua Collin menjadikan ia harus rela melakukan hubungan cinta itu secara diam-diam.

Apa yang terjadi jika ayahnya menentang hubungan itu dan menyediakan calon lain sebagai suaminya ?

Ini hanya cerita 2 manusia yang memperjuangkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Karenamu

Happy reading ♥️

Celia menundukkan kepalanya. Rona merah jambu samar terbit di wajahnya. Gadis itu mengulum senyum diiringi anggukan kepalanya hang membuat Oma Hana sangat gemas dibuatnya.

“Padahal gadis cantik seperti kamu bisa mendapatkan lelaki yang lebih baik dibanding Collin,” ujar wanita itu.

Celia menatap wajah Collin yang tampak kesal. Pemuda itu mencebikkan bibirnya, merajuk kepada sang nenek yang menggodanya, meminta Celia untuk berpikir ulang akan dirinya.

“Sebenarnya Oma berpihak padaku apa tidak?” tanya Collin sedikit merajuk.

“Sepertinya Oma berubah pikiran. Oma mendukung Celia saja. Oma yakin kalau Celia terpaksa denganmu. Bukan begitu, Celia?” ucap wanita yang usianya sudah lebih dari setengah abad itu bergantian menatap Collin dan Celia.

Celia tampak salah tingkah. Mendengar perkataan wanita yang masih tampak cantik di usianya yang tak lagi muda itu, membuat gadis itu ingin menggoda kekasihnya. Namun, ia urungkan karena tak tega.

“Celia menyukainya, Oma,” ujar gadis itu lirih.

Meski suara gadis itu hampir tak terdengar, membuat Collin tersenyum lebar. Bukankah itu berarti Celia membelanya? Dan mengakui dirinya sebagai orang yang spesial di hati gadis itu?

“Oma sudah mendengarnya bukan?” ucap Collin mengangkat dagunya. Pemuda itu membusungkan dadanya karena mendapat pengakuan dan pernyataan bahwa kekasihnya begitu menyukainya. Tak apa saat ini Celia berkata menyukainya, itu sudah lebih dari cukup untuk dia yang sangat mencintai dan memuja gadis itu. Ingin rasanya pria itu segera menjadikan Celia miliknya agar dia bisa menghujani gadis itu dengan cintanya setiap hari bahkan setiap detik hidupnya.

“Lebih baik pikirkan lagi baik-baik. Kalau kamu mau, oma bisa mengenalkanmu pada pengusaha kaya yang ganteng, mapan dalam segala hal. Tak seperti dia yang berkeliaran semaunya,” ujar Oma Hana mengabaikan perkataan Collin.

Collin kembali merajuk dan membuat Celia tertawa setelahnya.

“Ayo kita makan malam dulu,” ujar Collin yang berjalan mendahului dua wanita yang dia cintai dalam konteks yang berbeda.

Oma Hana terkekeh, menggoda Collin sepertinya akan menjadi hiburan untuknya selama beberapa hari ke depan.

Kini mereka sudah duduk di kursi yang mengitari meja makan. Di sana telah terhidang menu makan malam yang menggiurkan. Perut Celia sepertinya sudah tak bisa diajak berkompromi saat dihadapkan dengan makan malam gang tak kalah dengan masakan koki bintang lima.

“Ini semua Collin yang menyiapkannya,” ujar Oma Hana.

Celia menatap ke arah pemuda yang saat ini menggaruk belakang kepalanya yang Celia yakini itu tak gatal sama sekali.

“Dia memasak semua ini sendiri,” imbuh Oma Hana.

“Serius? Sejak kapan kamu bisa memasak makanan seperti ini, Sayang? Apa kamu sebenarnya seorang koki yang menyamar?” goda Celia.

Collin tampak salah tingkah saat kekasihnya menggodanya. Rasanya sepadan dengan usahanya sejak tadi belajar memasak makanan Indonesia berbekal tutorial Yutub. Pujian dari wanitanya berhasil membuatnya seolah terbang ke awan.

“Kau hanya tak tahu saja bagaimana tadi kondisi dapur Oma saat dia memasak. Seperti sedang terjadi gempa,” kekeh wanita tua itu.

Celia sontak tertawa. Tak bisa menahan keterkejutan sekaligus reaksi Collin yang wajahnya semakin merah saat Oma-nya membeberkan kondisi saat lelaki itu memasak.

Mereka pun mulai menyantap hidangan yang ada di hadapan mereka. Tak ingin membuat makanan lezat itu terlalu lama menunggu.

Celia membelalakkan matanya saat makanan itu masuk ke dalam mulutnya. Perpaduan rasa yang pas dan tekstur makanan yang lembut, membuat gadis itu takjub.

“Kau serius memasak ini semua?” tanya Celia.

Collin menganggukkan kepalanya. “Aku tak tahu dengan seleramu. Hanya saja biasanya orang Indonesia makan malam dengan menu seperti ini.”

“Kau memasak sebanyak ini? Sendirian?” tanya Celia lagi.

Collin menganggukkan kepalanya sekali lagi.

“Oma tak meminjamkan kokinya untuk membantuku menyiapkan makan malam. Celia ... Kau tak akan mendengarkan perkataan Oma mengenai pria lain yang dia tawarkan itu, bukan?”

Celia nyaris tersedak saat mendapat pertanyaan dari lelaki itu. Terlebih dengan wajahnya yang seperti seekor puppy yang tengah ingin dimanja.

Collin buru-buru memberikan segelas air pada kekasihnya itu. “Maaf,” cicit lelaki itu.

Celia merasa sedikit lebih baik usai meneguk minuman yang diberikan oleh pemuda itu.

“Kau menganggap itu serius?” Celia membulatkan kedua matanya.

Padahal Celia sudah jelas tahu kalau nenek dari pria itu hanya bercanda. Dan ternyata pria itu menganggap itu serius?? Ya ampun!

“Aku tak ingin kehilangan kamu. Aku tak sanggup lagi berpisah denganmu. Kamu tahu? aku langsung mengajukan izin cuti seminggu hanya untuk menemuimu. Aku-“

“Apa?! Kau izin cuti seminggu?” Celia membelalakkan matanya.

Gadis itu terkejut mendengar penuturan kekasihnya.

Collin menundukkan kepalanya. Dia tak sanggup menatap kedua mata kekasihnya yang terkejut mendengar penuturannya.

“Collin. Apa kau pikir cuti seminggu hanya untuk menemuiku itu terlalu berlebihan untukmu yang seorang dokter? Tidakkah kau mementingkan pasienmu yang lebih membutuhkanmu?”

Collin masih tertunduk. Dia tahu kalau kekasihnya marah padanya. Tapi dia bisa apa. Dia tak bisa merelakan Celia begitu saja.

“Aku tak ingin berpisah denganmu, Celia. Kamu tahu? Rasanya duniaku hancur saat kau berkata kalau kamu ingin mengakhiri hubungan kita. Apa bedanya kalau aku di sini dengan di sana tapi aku tak bisa bekerja bahkan bisa membahayakan nyawa orang lain? Masih ada dokter lain yang bisa menggantikanku saat cuti daripada mengganti nyawa pasien yang hilang akibat kelalaianku yang tak fokus karena memikirkanmu ... Memikirkan kita.”

Perkataan pria itu membuat Celia terenyuh. Tanpa sadar bulir bening lolos begitu saja dari kedua matanya. Dia tak menyangka banyak yang dikorbankan pria itu untuk dirinya.

“Terima kasih, Collin,” ucap Cellia.

Gadis itu tak sanggup lagi berkata-kata. Meski dia merasa diistimewakan oleh kekasihnya itu, dia merasa dirinya tak pantas. Usahanya untuk memperjuangkan hubungannya dengan pria itu rasanya tak sebanding dengan apa yang dikorbankan lelaki itu.

“Ngomong-ngomong, apa kalian masih akan seperti ini?” Tanya Oma Hana menyela pasangan yang tengah berlakon seperti dalam tayangan drama.

“Maaf, Oma.” Keduanya menjawab serempak.

“Kita selesaikan makan malam kita dahulu. Baru setelah itu bebas kalian akan melakukan apa saja. Tolong kondisikan di sini ada wanita single,” imbuh wanita itu pura-pura merajuk.

Mereka akhirnya kembali tersenyum dan kembali menikmati makan malam mereka dengan menu makanan khas Sunda.

***

“Celia ... Sudah waktunya makan malam,” ucap Renata seraya mengetuk pintu kamarnya yang tertutup.

Wanita itu khawatir karena anak gadisnya tak seperti biasanya berdiam diri di kamarnya saat malam hari. Rasanya tidak mungkin kalau anak perempuan pertamanya itu tertidur. Masih terlalu awal.

Fabian yang tadinya sudah siap di meja makan dan menunggu anak perempuannya turun dari kamarnya di lantai dua, kini menghampiri istrinya yang sudah sejak beberapa menit lalu mengetuk pintu kamar anaknya yang tak kunjung mendapat jawaban.

“Sudahlah, kita makan malam dulu saja. Kasihan Aksa sudah menunggu. Biar nanti kita sisihkan untuk makan malam Celia. Sepertinya dia kelelahan karena aku memberi dia banyak pekerjaan,” kekeh Fabian.

Mendengar perkataan suaminya, wanita yang masih cantik meski usianya tak lagi muda itu membulatkan kedua bola matanya.

“Ya ampun. Kamu tega sekali, Bi ! ” Wanita itu merajuk.

Wanita itu mengerucutkan bibirnya. Dan di mata Fabian, itu sangat menggemaskan. Tanpa sadar Fabian mendekatkan wajahnya ke arah istrinya, menyesap manisnya bibir istrinya yang sangat menggoda dan membangkitkan jiwa lelakinya.

Keduanya tanpa sadar terlarut dengan suasana yang mereka ciptakan sendiri di tengah waktu yang kurang tepat.

“Dad, Mom! Sampai kapan aku harus menunggu kalian berciuman untuk bisa makan malam?”

to be continued ♥️

thanks for reading ♥️

jangan lupa like komen vote dan hadiah ya

bagi yang ikhlas 😚😚

1
This Is Me
Kaya nya yg harus ke psikiater tuh daddy Fabian deh
Mandha Bawell
seharusnya dari awal gini datang kerumah celia bicara sama ortunya bukan malah ajak celia ketemu diam" pada malam hari
Mandha Bawell
bukan nya deketin ortunya, ini malah ajak anaknya kluar malam" sebelum ketemu ortunya, udah salah langka duluan.
Puspitasari Tiara
yg judulnya terikat dusta
Melarusi Rusi
aaaaaa
This Is Me
Cerita dokter Jamie di novel yg judulnya apa ya?
aira aira
bagus
Katherina Ajawaila
bagus thour ceritanya. sukses dan semangat y
Katherina Ajawaila
Collin mau ngalahin mertua y
Katherina Ajawaila
Collin pasti langsung tanya dokter kandungan
Katherina Ajawaila
ngk diam juga Celia baru sekali keluar dr Indonesia loh
Katherina Ajawaila
itu mm sambung nya Colin y
Katherina Ajawaila
sakit Jiwa Rian
Katherina Ajawaila
mertua edan, masa begituan harus di cerita in. otak nya gesrek
Katherina Ajawaila
ribet Febian, kaya ngk pernah ngerasain, udh tua aja msh tetap minta jatah 🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
kuat juga y Collin tahan nya udh ada tempat buat salurin tapi tetap bertahan. hebat keren😜😜😜
Katherina Ajawaila
dady posesif amat. ribet
Katherina Ajawaila
bagus tapi banyak tegang nya thour, maaf y
Katherina Ajawaila
Renata jadi ibu juga plinplan. dulu aja udh punya kel msh aja nyosor sm dr Jimmi🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Fabian dady apa, dulu aja mau ceraiin istri. udh tua tapi ngk tau tempat kasmaran di meja makan. apa pantes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!