NovelToon NovelToon
Aku Menyerah Berjuang

Aku Menyerah Berjuang

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Chicklit / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: ummy phuji

Rania Nadhira gadis berusia genap 16 tahun ,tahun ini
Gadis ini akrab di sapa dengan panggilan Rana singkatan kedua namanya

Gadis cantik yang dianggap sangat bar bar dan menyebalkan oleh keluarganya sendiri

Gadis cantik ini sering berbuat ulah demi untuk menarik perhatian seluruh keluarganya

apakah perjuangan Rana mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari seluruh keluarganya akan di dapatkannya?!! atau Rana menyerah untuk berjuang

ikuti kelanjutannya ya😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummy phuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17 jangan salahkan aku lelah berjuang

Sore menjelang Rana bangun dari tidur siangnya

Setelah mandi sore dan berganti pakaian Rana masuk kedalam rumah utama

Rana mencari bik marmi yang tentunya jika jam segini pasti ada di dapur membuat makan malam untuk keluarganya

"bu" panggil Rana

bik marmi dan bik Mumun yang mendengar suara Rana langsung menoleh

"eh sudah bangun!?" tanya bik Marmi tersenyum pada Rana

"iya bu,lagi masak apa!? Rana bantuin ya!!" jawab rana

"ini lagi buat Udang tepung dan ayam kecap " jawab bik marmi

"Rana bisa bantuin apa!?" tanya rana lagi

"nggak usah nak,kamu kan sudah mandi dan wangi jadi kamu duduk aja " jawab bik marmi

"ya nggak gitu juga bu,biar rana bantuin apa saja deh" ucap Rana

"oh iya kalau begitu tolong buatkan kopi untuk bapak juga mang kardi"ucap bik Marmi agar rana meninggalkan dapur

"oke bu,oh iya memang bapak di manabu!?" tanya Rana

"tadi sih lagi ngobrol sama mang kardi di pos" jawab bik marmi

"oh oke,aku buat kopi dulu ya " ucap rana dan mulai meracik kopi kesukaan pak joko dan mang kardi

"non ini pisang goreng teman untuk kopinya " ucap bik Mumun menyerahkan sepiring pisang goreng yang baru saja selesai di goreng

"iya bik makasih " jawab Rana dan berlalu dari dapur keluar melewati pintu belakang rana berjalan menuju pos satpam

"pak mang ini kopi dan pisang gorengnya" ucap rana saat sudah berada di samping pak joko

"wah makasih banyak nak,makin awet nih ngobrolnya" sahut pak joko terkekeh Rana ikut tertawa bersama mang kardi yang mendengar ucapan Pak joko

Saat rana ingin kembali masuk kedalam dapur mobil tuan Jonathan dan Hardi datang

mang kardi Dengan cepat menekan tombol untuk membuka gerbang,

 mang kardi dan pak joko berdiri menyambut majikannya itu Begitu pun dengan Rana

Berdiri di depan pos menatap semua keluarganya dengan tatapan luka

Satu persatu mereka turun dari mobil tanpa menyadari kehadiran Rana yang menatap mereka

Raya turun Dengan menenteng banyak paperbag begitu pun dengan ketiga kakaknya dan rana yakin jika itu semua belanjaan Adiknya Raya

Mata Rana berkaca-kaca menatap mereka yang terlihat begitu bahagia

Degg

Tanpa sengaja mata Rama bertemu

 dengan mata rana yang berkaca-kaca

degg

Mata mereka kini menatap ke arah Rana

Rana hanya diam menatap mereka dengan tatapan datar

Entah mengapa hati mereka merasa tidak nyaman

Mungkin karena tidak seperti biasanya jika mereka pulang dari bepergian Rana akan datang menghampiri mereka dengan hebohnya

Menanyakan apa yang di beli untuknya dan jika mereka tak membelikannya maka rana akan menangis dan mengamuk sampai tuan Jonathan menghukumnya

tapi kali ini rana hanya diam saja menatap mereka setelah itu rana berjalan melewati mereka tanpa mengucapkan sepatah kata pun

"tumben nggak tantrum" ucap raka sinis

"kesambet jin baik mungkin"jawab hardi

"kak rana kayaknya marah deh karena nggak diajak pergi" ucap raya merasa tidak enak hati pada kakak ke empatnya itu

Mereka saling pandang dan pada akhirnya hanya menaikkan bahu lalu melanjutkan langkah mereka masuk kedalam rumah

Mereka ingin segera beristirahat karena seharian ini lelah bermain dan menemani raya berbelanja

"Rana aneh ya pa!?" ucap nyonya Sania pada suaminya

"aneh kenapa!?" tanya tuan Jhonatan

"aneh aja pa dia nggak seperti biasanya akan merengek meminta sama seperti yang di beli raya sampai membuat kita kesal "ucap nyonya Sania lagi

"mungkin dia sudah sadar dan juga tak ingin di hukum lagi" jawab tuan Jhonatan

"tapi akhir-akhir ini rana juga nggak pernah lagi merengek minta uang jajan sama mama" ucap nyonya Sania

"sudahlah ma lebih baik mama bersih-bersih biar segar" jawab tuan Jhonatan

"iya pa" nyonya Sania tak lagi bertanya dia menuruti perkataan suaminya itu dan segera masuk kedalam kamar mandi

Sedangkan tuan Jhonatan duduk di sofa memikirkan ucapan istrinya tadi

Dia pun merasa heran dengan tingkah rana kali ini

"aku yakin itu hanya cara barunya untuk menarik perhatian ,paling nanti buat ulah lagi" ucap tuan Jhonatan yang tidak pernah punya fikiran baik untuk anak keempatnya itu

Makan malam rana tidak ikut makan bersama mereka karena hukuman nyonya Sania kemarin dan nyonya Sania belum mengatakan jika rana sudah bisa ikut makan bersama mereka

Rana makan lebih awal karena menghindari makan malam bersama keluarganya

Kini Rana berada di kamarnya berbalas pesan Dengan teman-teman kelasnya yang sedang memesan kue-kue buatan Rana

Saat sedang asik berbalas pesan Pintu kamar Rana di ketuk dan rana tua siapa yang mengetuk pintu kamarnya

"bu" panggil rana saat melihat bik marmi berdiri di depan pintu Dengan senyumannya

"ini ibu buatkan susu juga roti isi " jawab bik Marmi masuk kedalam kamar rana lalu meletakkan nampan yang di bawanya di meja belajar Rana

"makasih bu" ucap Rana

"seandainya mama yang melakukan ini semua betapa hidupku sangat bahagia tapi itu hanyalah mimpiku saja

Jangankan membuatkan susu untukku mengambilkan makanan kepiringku saja mama tidak pernah katanya aku ini sudah besar dan bisa melakukan apa saja

Jadi saat aku berusia empat tahun apakah aku itu sudah besar!?

Karena sejak usia empat tahun mama tidak pernah lagi mau peduli padaku beruntungnya ada bik Marmi dan pak Joko yang selalu ada untukku menjaga dan menyayangiku sampai detik ini

Jangan salahkan aku jika suatu hari nanti aku lelah untuk berjuang mendapatkan kasih sayang kalian

Jangan salahkan aku jika aku mencari kasih sayang dan perhatian di luar sana" rana terdiam menatap susu yang baru saja di letakkan oleh bik marmi

"Ran rana kamu kenapa nak" ucap bik marmi menggoyangkan lengan kurus anak angkatnya itu

"eh tidak apa-apa bu" jawab Rana

"oh iya bagaimana dengan toko kue kamu tadi!?"tanya bik Marmi

"Alhamdulillah ramai banget bu,sampai bapak dan sahabat-sahabat Rana tidak dapat bersantai barang sebentar pengunjung datang silih berganti dan itu semua berkat bapak dan Auren yang rela berjalan mondar mandir mempromosikan kue-kue kita bu" Rana begitu antusias menceritakan semuanya

"Alhamdulillah ya Allah, semoga berkah ya nak" ucap bik marmi

"aamiin, sesuai namanya ya bu"jawab rana

"oh iya bagaimana toko kamu besok pagi nak!? Apa buka atau tidak !?" tanya bik marmi

"tidak bu, karena Rana harus kesekolah jadi aku buka itu pas pulang sekolah sampai sore" jawab Rana

"iya juga ya,kamu harus kesekolah ibu atau bapak juga nggak mungkin kesana takut tuan atau nyonya nyariin kami" ucap bik marmi

"apa bakal ada pengunjung yang datang kalau bukannya siang!?" tanya bik marmi lagi

"ya mau bagaimana lagi bu, karena kalo pagi nggak ada yang bisa jaga aku juga belum bisa ambil orang karena aku belum bisa memberikannya gaji " jawab Rana

Mereka lama terdiam berfikir solusi terbaik untuk toko kue Rana

Bik marmi tidak memikirkan itu sebelumnya karena begitu antusias dan bahagia mendengar semangat Nona mudanya yang ingin memiliki toko kue

Bahkan bik marmi dan pak joko rela mengorbankan tabungannya demi kebahagiaan nona mudanya itu

Mereka hanya ingin membuat Rana bahagia

"ya sudah kamu istirahat ya,besok kan sekolah biar nanti ibu cari solusinya bersama bapak" ucap bik marmi

"iya bu ,makasih banyak ya bu karena selalu ada untuk rana" jawab Rana memeluk tubuh mungil bik Marmi

"iya sama-sama, doakan ibu dan bapak ya agar kami selalu sehat " jawab bik Rana

"Aamiin ya rabbal alamiin, Rana setiap saat mendoakan kalian seperti kalian selalu mendoakan rana" jawab rana tanpa canggung mencium pipi bik marmi

Bik marmi mendapatkan perlakuan seperti itu jadi terharu

1
Maria Magdalena
pantengin deh rmh bi sari sampe mata kalian belekan nggak bkl ada😄😄
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
mimief
elah..ini baru berapa tahun ngerasain udah kaya apaan
gimana jadi kaya Rana yg kalian sengaja sengajain bahagia diatas luka nya
biasa aja tu
aku si.. bukannya apa apa ya
sakitnya tu masih berasa disini🥹
mimief
lagian heran..nunggu orangnya mati dulu baru nyesel
kalah Rana ga pergi juga selamanya kalian akan memperlakukan seperti itu🥹
mimief
lah iy ya Thor..
mang sial kan ya? double standar Ama yg begitu
cowok playboy dibilang mungkin lagi khilaf.
lah coba kalau perempuan langsung th keluar sumpah serapahnya 🤔
Prafti Handayani
Endingnya terkesan terlalu terburu" thor...tpi sdhlah...
Prafti Handayani
Itulah bedanya org yg mengaku pintar dengan org yg bijaksana.Raka,Raya dan Sania yg sok pintar.
Sania ini ,kalau Dira manja"dgn ibu,ambu dan bunda dia iri.tpi smpai skrg tak prnh introspeksi diri.
Prafti Handayani
Aq berharap nanti kalau Raka sdh nikah dan punya anak.Trus pas sdh bsr"anaknya akan berbuat sperti apa yg ia lakukan pd papahnya.begitu jg Raya.jdi anak somnongnya minta ampun.miskin az sombong.apalagi kaya.gag nginjak bumi lgi mgkin
Syukur Rahardian bner sdr.Kamu lhi Raua,bru jdi perawat az sombong.mentang"suami dokter.ntar lok kamu dijhtin sm ank bru tau rasa.
Prafti Handayani
Mudah"an kembar lagi...ntah knpa aq suka sekali anak kembar.Makanya kalau ada cerita yg berbau"anak kembar aq pasti gag ketinggalan
bahkan ad yg kembar 5 sekaligus...🤗🤗🤗
Prafti Handayani
Waktu dira blom.melahirkan usia Ryoko udh 16thun.skrg msih di 16thun juga 😇😇😇
Prafti Handayani
Kasian juga Jonathan.Kalau aq blg sih ank"nya jht.Walau dia prnh slh,tpikan dia tetap tangging jwb pd mrk semua dluny.jdi gag shrusny dia di campakkan begitu sj.Pantas sj dia tdk bisa mencari Rosa.krna dia sdh jdi gembel.sungguh terlalu ank"nya manusia itu tmptny slh,toh semua mrk prnh melakukan kslhn.jdi tak patutlh mrkenyampakkan Jonathan.
Prafti Handayani
Apa kabarnya Rahardian???Apa blum mnkh juga?
Trus Raka udh bebas dri penjara apakabarnya??
Abang Rama juga apa kabar dgn bengkelnya??Blom mnkh jgakah??
Trus Raya sakit,apa kbr?blom mnkh jgkah??
Nah ini yg paling bkin penasaran.Papa Jonathan apa kabar??Apa blom.kecarian Rosa juga?Masa gag prnh nelp atau tanya kabar bok lia??Menanyakan tentang Rosa??
Prafti Handayani
Persaudaraan yg kuat
semoga saling menyayangi dan melindungi sampai tua ya anak"🤗🤗
Prafti Handayani
Thor anak Kenzi gag kembar thor...hrusny kembar juga dong.Biar Daddy dan Mommy bner"panen cucu🤗🤗🤗
Prafti Handayani
Junior sekali hadir 3nti Waahh,,,Daddy dan Mommy Brawijaya nti panen cucu 🤗🤗
Prafti Handayani
Kayaknya Jesika,,dan kwn" udh tau lamalah kalau dira itu rana knpa disini di bhs lagi...weslah karepmu thor...gass...
Prafti Handayani
Resepainya gabungin az semua thor...biar rame...
Prafti Handayani
Agag kesel sih sm Rana mau smpai kpn jg dia pendam dendam.emg sih ortunya dn kelrgnya dlu slh.tpi seenggakny sm ortu jg hrus ad maafny.masakan dikitpun gagda empatinya.biar gmnpun mrk tetep org tua.yah anklh yg mengalah.jgn krn dendam lalu ego menguasai hati.bknkh abh dan ambu sdh menasehati...ayah inu jg.jdi jgn krs kpla...jdiny kamu terkesan sombong mentang"udh kaya dan mandiri...
Prafti Handayani
Kapan putusnya kenzi raya.kok tau"jomblo...
tiba"di akhir part gag jdi jomblo😇😇😇
Prafti Handayani
Part sdh semakin banyak,tpi satupun permasalahan blom ada yg teratasi dan terungkap.justru malah masalah semakin bertambah.
Thor jgn trllu bnyk konflik,smntra konflik lm blom usai
Kalau trus begini lama"pembaca bs boring thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!