NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta

Terjerat Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Cintapertama
Popularitas:94.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rniehamizan

Di khianati, adalah satu kata yang paling menyakitkan. Bagaimana pria yang tak lagi punya rasa cinta itu bisa menjerat para wanita dalam pesonanya?

Ketulusannya terhadap Echa putri tirinya membuat Arfian menjadi pria paling di idamkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rniehamizan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Arfian sudah tak bisa lagi memaafkan Rena untuk kali ini. Semua perbuatannya sudah sangat keterlaluan. Wanita itu lebih memilih untuk membebaskan Ben, padahal tahu Echa terluka begitu parah karena pria itu. Mendengar semuanya dari Rega tentang pembebasan Ben membuat Arfian sangat marah.

Tak menyangka jika wanita itu lebih buruk dari seorang seekor hewan. Sama sekali tak memiliki rasa sayang terhadap putri nya.

"Kak, sebaiknya kakak istirahat dulu. biar aku yang mencari keberadaan kak Rena." Rega menahan Arfian untuk pergi.

Arfian menepis tangan Rega.

"jangan halangi aku."

"Arfian, mamah mohon. redam emosi mu." Rada meraih tangan kanan Arfian. "jangan karena Rena dan Ben, kau jatuh sakit. istirahat lah, kau tidak tidur dari semalam."

Arfian hanya luluh dengan Rada, dia pun terpaksa menuruti kata-katanya. Kembali masuk kedalam ruangan dimana Echa di rawat. Membaringkan tubuhnya di kursi besi yang ada di sana. Rasa sakit karena kerasnya besi sama sekali tak mengganggunya. Semua menjadi biasa saja semenjak hatinya terluka, rasa sakitnya lebih besar hingga tak akan ada sedikit luka yang dia rasakan pada tubuhnya.

Rada menarik napas dalam. Meskipun Arfian bukanlah putra kandungnya, hanya seorang menantu yang telah bercerai dengan putrinya tapi posisi pria ini lebih penting dari segalanya. Kebaikan Arfian membuat Rada sangat menyayangi nya.

"Rega, cari kakakmu. mamah ingin bicara dengannya."

"uumm..., sekalian akan aku carikan tempat untuk kalian bicara nanti."

Rega pun langsung pergi untuk mencari keberadaan Rena saat ini. Dia pun mengirim pesan pada Sena untuk menunggunya di depan rumah, Rega bermaksud untuk mengajaknya.

Sena sudah berada di rumah dari 2 jam yang lalu. Begitu pulang dari kantor polisi, Rega memang mengantarkannya pulang karena dia terlihat lelah.

"untuk apa memintaku menunggu di sini?" Sena merasa tak senang karena cukup lama dia menunggu Rega.

Pria itu menggaruk tengkuknya tak gatal, dia sendiri bingung kenapa ingin sekali Sena ikut dengannya. Rega kesulitan mencari alasan untuk menjawab pertanyaan Sena.

"aah... sudahlah, buka pintunya." Pinta Sena.

Rega pun menutup kacanya lalu membuka pintu bagian depan, Sena masuk dan duduk. Melihat wajah gugup Rega membuat keningnya mengeryit. Akhir-akhir ini Rega memang sering kedapatan canggung setiap bersama nya, tak seperti saat awal-awal bertemu. Sikap ketusnya sedikit berkurang sekarang.

"ada apa dengan mu sebenarnya? kau sepertinya tak senang bersama dengan ku tapi kenapa kau memintaku untuk ikut." Seru Sena salah paham.

Sena merasa jika Rega tak menyukai keberadaannya, hatinya sedih karena berpikir cintanya bertepuk sebelah tangan. Pria itu berdeham pelan untuk menghilangkan rasa gugupnya.

"ekheem...kenapa kau berpikir seperti itu? aku tak pernah membencimu. dulu, kita begitu dekat bukan? apa kau ingat gantungan yang ku berikan padamu waktu itu? kau masih menyimpan nya?"

"A...aapa?" Sena terkejut dengan apa yang dikatakan Rega. "gantungan itu...aku..selalu menyimpannya." Bohong nya. Sena merasa bersalah karena marah dia memberikan gantungan itu pada Echa.

Waktu dia berpikir jika Rega tak menyukainya. Saking kesal dan tak ingin terus berharap dia pun memberikannya pada Echa. Gantungan yang dia simpan bertahun-tahun itu merupakan sesuatu yang berharga baginya, tapi ketika bertemu Rega setelah bertahun-tahun lamanya Sena merasa kecewa karena sikap pria itu seolah menolak keberadaannya.

Rega merasa kecewa dengan jawaban Sena, dia kecewa karena Sena telah berbohong. Jelas-jelas gantungan itu sekarang ada padanya.

"kenapa berbohong?" Ujar Rega.

"aku tidak bohong..."

"lalu ini..." Rega merogoh sesuatu dari kantongnya lalu menepikan mobilnya.

Sena terdiam. Tak menyangka jika gantungan itu sekarang ada pada Rega. Pria itu tersenyum kecut, menyerahkan gantungan itu pada Sena.

"kenapa memberikannya pada Echa?" Tanya Rega.

Sena tak bisa menjawab, meremas jemarinya kuat. Melihat reaksi Sena membuatnya merasa jika wanita ini tak ingin berkata apapun. Rega pun kembali melajukan mobilnya.

"sudahlah, itu tak penting. kita cari kak Rena." Ucapnya.

Sena terdiam, menatap gantungan kunci itu. Merasa jika Rega sedang marah saat ini, tapi kenapa? bukannya dia tak suka dengannya tapi kenapa pria ini terlihat kecewa saat tahu jika dirinya telah memberikan barang ini pada oranglain.

...*********************...

Rihanna memandang Ben dan Liliana yang kini duduk mesra dihadapan nya. Setelah seharian mencarinya, akhirnya Ben ketemu dan Rihanna pun tak menunggu lama. Dia langsung pergi kekediaman Liliana.

"jadi..kalian kembali?"

"umm...kami akan menikah secepatnya." Jawab Liliana manja, dia terus bergelayut pada Ben.

Rihanna mendengus. Merasa jika Ben sudah sangat keterlaluan. Mempermainkan dua wanita sekaligus tanpa perasaan.

"ck.. sudahlah, aku tak peduli." Ucapnya. "kak Ben, aku rasa kau berhutang padaku."

Ben terkekeh pelan. Dia pun melemparkan amplop cokelat pada Rihanna dengan wajah pongahnya.

"apa ini?" Tanya Rihanna bingung.

"buka saja." Liliana menjawab.

Dengan cepat Rihanna mengambilnya dan segera melihat isinya. Dahinya mengerut melihat isi amplop itu. Dia memandang Liliana dan Ben bergantian meminta penjelasan.

"kau sudah menggunakan uangmu untuk membebaskan ku. Itu semua jumlahnya sama dengan uang yang kau keluarkan, aku mengganti nya jadi dengan begitu aku tak harus melakukan apa yang kau pinta." Licik memang, Ben hanya memanfaatkan Rihanna saja.

Saat memohon waktu itu dia memang bersungguh-sungguh berjanji padanya, tapi setelah berhasil meminta Liliana kembali bersama, pria licik ini memanfaatkan wanita kaya ini kembali demi ke untungan dirinya sendiri.

Rihanna tertawa remeh. Melihat wajah Liliana lalu berdecak pelan.

"ck...ck... wanita bodoh. kau memberikan segalanya demi pria tak berguna ini. miris sekali."

"apa kau bilang?" Ben menatap Rihanna dengan marah.

"sudahlah, mata ku sakit melihat kalian berdua." Rihanna pun pergi.

Sebenarnya dia sangat marah karena Ben telah menipunya. Dia pikir kakaknya ini benar-benar telah berada di genggaman nya, tapi semuanya gagal. Dia pun segera memberitahukan ayahnya, jika dia gagal membawa Ben pulang.

"cih.. tapi ada bagusnya kau menentang ayah dan ibu. dengan begitu, semua harta waris jatuh ke tangan ku."

Di lain tempat. Rega menghentikan mobilnya tepat di depan sebuah rumah sederhana. Terlihat sepi dan sedikit menyeramkan karena lampu nya mati.

"kau yakin kak Rena tinggal di rumah ini?" Tanya Sena takut.

Rumah yang jauh dari keramaian itu sangat kecil dan sepi. Hanya ada satu rumah ini saja, tak ada kendaraan lewat ataupun tanda-tanda kehidupan lainnya. Sepertinya Ben memang sengaja tinggal di tempat seperti ini untuk bersembunyi dari orangtuanya.

Rega mengetahui keberadaan Rena setelah melacaknya melalui ponsel.

"gelap sekali. sepertinya kau salah? mana mungkin kak Rena ada di sini."

"kita ketuk saja dulu pintu nya." Ujar Rega.

Setelah beberapa kali ketukan yang cukup keras, akhirnya mereka mendengar suara Rena. Lampu pun menyala.

Rena memegang kepalanya yang berdenyut sakit, matanya membuka lebar saat mendengar suara ketukan dan teriakan dari luar. Sangat tahu jika itu Rega, Adiknya.

"Rega..kau kah itu?" Tanyanya dengan berteriak setelah menekan tombol lampu.

Dia memukul pintu itu dengan keras sambil terus berteriak.

"Rega tolong kakak. buka pintunya, Ben mengurung kakak di dalam. Rega..."

Rega dan Sena saling pandang mendengarnya.

...************************...

1
Cevineine
lanjut thorrr, semangat terus yaa
ᴋᴀɪᴢᴇʀ⸙ᵍᵏ
🐾🐾🐾🐾🐾
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Ini udah tamatkah kok ga up lagi
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Semangat lanjut thor
gu$T@fJuGa
semangat upnya ya othor..makin oke banget lho..
gu$T@fJuGa
bgitu lebih baik..
gu$T@fJuGa
jgn kaget, Echa...Leon mu tak lg spt dahulu.. mungkin kmu akan sedikit kecewa..atau kecewa banget..plus sedih..
gu$T@fJuGa
smua gr2 ayahnya tuh.. terlalu keras pd Leon..jd Leon pun tumbuh spt itu.. keras dan dingin
gu$T@fJuGa
wajar.. seorang ibu pasti akan slalu berusaha melindungi anaknya..spt Haeun..meskipun Leon itu anak tirinya..tetap dia slalu jd orang pertama yg berdiri di belakang Leon..saat anaknya berbuat hal2 di luar batas...
𝕸y💞 Ree🍏
leon kaku bgt kek bpk nya🤧 lanjoott thorr
⸙ᵍᵏ 𝓓𝓲𝓲 𝓮𝓲𝓶𝓾𝓽
next
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Baru baca, semoga alur plot nya bagus
ᴀʏᴜʜ̶e̶r̶a
semangat up kak
𝕸y💞Alrilla Prameswari
babang leon kenapa jadi kasar
⍣☙𝐶𝑙𝑙𝑎𝑠𝑠𝑖𝑐☕︎⍣
semangat kak..
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Semangat UPnya thor
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🎋AniN🩷
ish.....up lg ...jangan bikin penasaran Thor 🤧🤧🤧
𝕸y💞 Ree🍏
baik bgt echa,, semoga kebaikn mu bisa merubah leon jg..
𝕸y💞Alrilla Prameswari
mulia nya hati mu echa 😘😘
gu$T@fJuGa
bau2 ikan asin nih..awas kucing garong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!