NovelToon NovelToon
System Cek In Harian: Dunia Kultivator

System Cek In Harian: Dunia Kultivator

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan / Dunia Lain / Harem
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tang Lin

Lou Chen, seorang pemuda biasa yang hidup di dunia modern, tiba tiba mendapatkan System Cek-in harian yang misterius . dengan System ini dia bisa mendapatkan hadiah dan kemampuan baru setiap hari . Namun apa yang tidak dia ketahui adalah , bahwa system ini akan membawa dia ke dunia Kultivasi immortal yang penuh bahaya dan rahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tang Lin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tribulasi dan Kelahiran Pohon Dunia

KRAAAAK! KRAAAAK! KRAAAAK!

Tiga petir Tribulasi Surgawi menghantam tubuh Luo Chen dengan kekuatan yang mengerikan! Setiap petir membawa energi setara dengan serangan full power dari kultivator Nascent Soul tingkat rendah!

Luo Chen meraung kesakitan saat listrik surgawi menembus pertahanannya, membakar kulitnya, menyengat meridiannya. Tapi dia tidak mundur—tubuhnya tetap berdiri tegak di depan Biji Pohon Dunia, melindunginya dengan sepenuh hati.

Sembilan Transformasi Naga yang aktif bersamaan menciptakan perisai emas di sekitar tubuhnya, meredam sebagian besar dampak. Tapi tetap saja, ini adalah Petir Tribulasi Surgawi—kekuatan dari langit yang dirancang untuk menghancurkan hal-hal yang tidak layak eksis!

Di bawah kamar Luo Chen, seluruh sekte dalam kekacauan.

"Petir menyerang Paviliun Murid Inti!"

"Itu kamar Luo Chen!"

"Cepat! Kita harus membantunya!"

Kepala Sekte Wei Tianlong terbang dengan kecepatan penuh menuju paviliun Luo Chen, diikuti oleh para Tetua. Tapi saat mereka hendak masuk—

BOOOOM!

Gelombang energi Tribulasi mendorong mereka semua mundur!

"Ini... ini Tribulasi tingkat sangat tinggi!" Kepala Sekte menatap dengan shock. "Bahkan aku yang Nascent Soul tingkat 2 tidak bisa mendekat!"

Tetua Feng mencoba memaksa masuk tapi ditolak oleh energi Tribulasi. "Yao-er! Muridku ada di dalam sana juga!"

"Tidak," Kepala Sekte menggeleng sambil merasakan aura di dalam. "Hanya ada satu aura—Luo Chen. Dia sendirian menghadapi Tribulasi ini."

"Tapi kenapa?! Kenapa ada Tribulasi?!" tanya Tetua Wang dengan panik.

Tidak ada yang bisa menjawab.

Di tribun yang lebih rendah, Xiao Yao mencoba terbang ke atas tapi ditahan oleh Wang Xiaoxiao dan Lin Daiyu.

"Lepaskan aku! Luo Chen dalam bahaya!" teriak Xiao Yao dengan air mata mengalir.

"Kita tidak bisa masuk!" Wang Xiaoxiao memeluknya dengan erat. "Energi Tribulasi akan membunuh kita sebelum sempat mendekati nya! Kita hanya bisa percaya pada Luo Chen!"

Lin Daiyu juga menangis sambil menatap paviliun yang terus disambar petir. "Kumohon... kumohon selamat..."

Di dalam kamar yang sudah hancur total, Luo Chen berdiri dengan tubuh penuh luka bakar. Pakaiannya sudah compang-camping, rambut sebagian gosong, darah mengalir dari berbagai luka.

Tapi matanya masih menyala dengan tekad yang membara.

Di belakangnya, Biji Pohon Dunia bersinar semakin terang—menyerap energi dari setiap petir yang menghantam Luo Chen!

[Petir ke-4, 5, 6 berhasil diselamatkan!]

[Biji menyerap energi Tribulasi!]

[Proses kelahiran dipercepat!]

[3 petir tersisa!]

Luo Chen tersenyum pahit melihat notifikasi sistem. "Hanya tiga lagi... aku bisa melakukannya..."

Tapi tubuhnya sudah mencapai batas. Meridiannya rusak di banyak tempat, Qi-nya hampir habis, bahkan Sembilan Transformasi Naga mulai tidak stabil.

KRAAAAK!

Petir ketujuh datang—lebih besar dan lebih kuat dari sebelumnya!

Luo Chen mengaktifkan Transformasi Ketiga: Kepala Naga Kebebasan Pertahanan sampai batasnya!

Sisik emas menebal di sekujur tubuhnya, menciptakan armor berlapis yang sangat padat!

BOOOOM!

Petir menghantam dengan kekuatan yang luar biasa!

KRAK!

Armor sisik retak! Luo Chen terpental mundur dan menabrak dinding!

Dia batuk darah—organ dalamnya terluka!

Tapi dia bangkit lagi. Dengan goyah, dia kembali berdiri di depan biji.

"Dua lagi..." gumamnya dengan suara serak. "Hanya dua lagi..."

KRAAAAAAAK!

Petir kedelapan turun—ini adalah petir terbesar sejauh ini! Langit seolah terbagi dua oleh cahaya petir yang menyilaukan!

Luo Chen tidak punya energi lagi untuk pertahanan penuh. Dia hanya bisa melakukan satu hal—

Menggunakan tubuhnya sendiri sebagai penangkal petir.

Dia membuka kedua tangannya lebar-lebar, menerima petir dengan seluruh tubuhnya!

BOOOOOOOM!

Listrik surgawi mengalir melalui setiap sel tubuhnya! Rasa sakit yang tidak terbayangkan melanda—lebih sakit dari apapun yang pernah dia alami, bahkan lebih sakit dari hampir mati di duel dengan Liu Feng!

Kulitnya gosong! Otot-ototnya kejang! Tulang-tulangnya berderak!

Tapi... sesuatu yang ajaib terjadi.

Saat listrik surgawi mengalir melalui meridiannya yang rusak, energi murni dari petir Tribulasi justru... memperbaikinya!

Meridian yang rusak direkonstruksi dengan lebih kuat!

Qi yang terkuras diisi kembali dengan Qi yang lebih murni!

Bahkan tulang dan otot yang terluka diperkuat oleh energi surgawi!

[Sistem mendeteksi Host menyerap energi Tribulasi!]

[Teknik "Siklus Reinkarnasi Abadi" diaktifkan secara otomatis!]

[Host mengubah energi destruktif menjadi energi konstruktif!]

[Kultivasi meningkat!]

Luo Chen merasakan perubahan dalam tubuhnya. Rasa sakit masih ada, tapi sekarang bercampur dengan sensasi hangat yang menenangkan.

Teknik Siklus Reinkarnasi Abadi—yang bisa menyerap energi dari pertempuran—ternyata juga bisa menyerap energi dari Tribulasi!

"Ha... haha..." Luo Chen tertawa meski tubuhnya masih gemetar. "Ini... ini gila..."

KRAAAAAAAAAK!

Petir kesembilan dan terakhir datang—petir terbesar, terkuat, paling mengerikan!

Seluruh langit bersinar putih! Gemuruh seperti ribuan naga mengaum memenuhi udara!

Kepala Sekte dan semua yang menonton menutup mata—tidak sanggup melihat.

Xiao Yao jatuh berlutut dengan tangis yang pecah. Lin Daiyu memeluknya sambil ikut menangis. Wang Xiaoxiao menggigit bibirnya sampai berdarah, matanya tidak lepas dari paviliun meski air mata mengalir.

Luo Chen menatap petir terakhir yang turun menuju nya.

Dia sudah tidak punya kekuatan untuk bertahan.

Tapi dia tidak perlu bertahan.

Karena di belakangnya, Biji Pohon Dunia yang sudah menyerap energi dari delapan petir sebelumnya... mulai menetas!

KRAK! KRAK! KRAK!

Retakan muncul di permukaan biji!

Dan dari retakan itu, cahaya hitam-emas yang sangat terang memancar keluar!

Luo Chen merasakan energi yang luar biasa kuat dari biji itu—energi yang jauh melampaui apapun yang pernah dia rasakan!

Biji itu... merespons!

Dari dalam biji, sebuah aura melindungi muncul dan menyelimuti Luo Chen!

BOOOOOOOOM!

Petir kesembilan menghantam—tapi kali ini, aura dari biji yang menahan sebagian besar dampaknya!

Luo Chen hanya perlu menahan 30% dari petir terakhir!

Dengan sisa kekuatan yang dia punya, dia mengaktifkan Transformasi Pertahanan sekali lagi!

CRASH!

Ledakan dahsyat mengguncang seluruh sekte!

Paviliun Luo Chen runtuh total! Debu dan asap memenuhi area!

Keheningan...

Keheningan yang sangat mencekam...

Semua orang menahan napas, menunggu asap mereda.

Perlahan, sangat perlahan, pandangan mulai jelas.

Di tengah reruntuhan paviliun, Luo Chen masih berdiri—atau lebih tepatnya, dia berlutut dengan tubuh penuh luka bakar dan darah.

Tapi dia hidup.

Dan di tangannya, dia menggenggam sesuatu yang bersinar dengan cahaya hitam-emas yang indah.

Bukan lagi biji.

Tapi sebuah tunas kecil—tunas pohon dengan daun-daun mungil yang setengahnya hitam, setengahnya emas.

[Tribulasi berhasil dilalui!]

[Biji Pohon Dunia telah menetas menjadi Tunas Pohon Dunia!]

[Tunas saat ini: Fase Bayi - Tingkat Spiritual rendah]

[Untuk tumbuh ke fase berikutnya, tunas membutuhkan: Qi Host setiap hari, cahaya matahari, air spiritual, dan tanah spiritual]

[Hadiah khusus karena berhasil melindungi tunas dari Tribulasi: Buah Kecil Pohon Dunia (1 buah)]

Dari tunas kecil itu, sebuah buah mungil sebesar kelereng jatuh ke tangan Luo Chen. Buah itu memancarkan aroma yang sangat harum—bahkan menciumnya saja sudah membuat Luo Chen merasa segar.

[Buah Kecil Pohon Dunia: Dapat memulihkan semua luka, mengisi penuh Qi, dan meningkatkan kultivasi sedikit]

Tanpa ragu, Luo Chen memakannya.

Efeknya instan!

Semua luka bakar di tubuhnya mulai sembuh dengan kecepatan yang bisa dilihat mata! Luka-luka dalam membaik! Meridian yang rusak diperbaiki! Qi yang terkuras terisi kembali!

Dalam hitungan menit, Luo Chen kembali ke kondisi puncak!

Tidak—lebih dari itu!

[Host telah menyerap energi dari 9 Petir Tribulasi Surgawi melalui Teknik Siklus Reinkarnasi Abadi]

[Kultivasi meningkat drastis!]

[Foundation diperkuat!]

BOOM!

Aura Luo Chen meledak!

Dari Foundation Establishment tingkat 3... langsung melompat ke tingkat 5!

Naik dua tingkat sekaligus hanya dari satu malam menghadapi Tribulasi!

Kepala Sekte dan para Tetua yang melihat pemandangan ini terperangah.

"Dia... naik tingkat?!" Tetua Wang tidak percaya. "Setelah menghadapi Tribulasi yang hampir membunuhnya, dia malah naik tingkat?!"

Kepala Sekte tertawa—tawa yang penuh kegembiraan dan kebanggaan. "Luo Chen... kau benar-benar monster yang luar biasa!"

Energi Tribulasi akhirnya menghilang, memungkinkan orang-orang untuk mendekati.

"LUO CHEN!"

Tiga suara berteriak bersamaan.

Xiao Yao, Lin Daiyu, dan Wang Xiaoxiao terbang dengan kecepatan penuh dan langsung memeluk Luo Chen yang masih berlutut di tengah reruntuhan.

"Bodoh! Sangat bodoh!" Xiao Yao memukul dadanya sambil menangis. "Kenapa kau selalu membuatku khawatir setengah mati?!"

"Aku kira kau mati!" Lin Daiyu memeluknya lebih erat. "Jangan pernah lakukan itu lagi!"

Wang Xiaoxiao tidak berkata apa-apa, hanya memeluk dengan sangat erat sambil tubuhnya bergetar—pertanda dia sangat ketakutan tadi.

Luo Chen tersenyum lembut meski lelah. Dengan tangan kanannya yang menggenggam Tunas Pohon Dunia, tangan kirinya memeluk ketiga gadisnya.

"Maaf membuatmu khawatir," bisiknya. "Tapi aku tidak bisa tidak melakukannya. Ini... sangat penting."

Dia menunjukkan tunas kecil yang bersinar di tangannya.

Ketiga gadis itu menatap tunas itu dengan mata membulat—mereka bisa merasakan aura yang luar biasa kuat dari tanaman mungil itu.

"Apa... apa itu?" tanya Wang Xiaoxiao dengan suara gemetar.

"Tunas Pohon Dunia," jawab Luo Chen dengan senyum bangga. "Dan suatu hari nanti, dia akan tumbuh menjadi pohon terkuat yang pernah ada."

Kepala Sekte dan para Tetua akhirnya mencapai mereka.

"Luo Chen," Kepala Sekte menatapnya dengan serius. "Apa yang sebenarnya terjadi malam ini? Tribulasi Surgawi tidak muncul tanpa alasan."

Luo Chen berpikir sejenak. Dia tidak bisa memberitahu tentang sistem, tapi dia bisa memberitahu sebagian kebenaran.

"Kepala Sekte, apa yang aku pegang ini adalah Biji Pohon Dunia yang aku ambil dari Ruang Rahasia," jelasnya. "Aku mencoba mengaktifkannya dengan Darah Essence dan Qi ku. Ternyata proses aktivasi memicu Tribulasi Kelahiran."

Kepala Sekte dan para Tetua saling bertukar pandang dengan shock.

"Pohon Dunia?!" Tetua Feng tidak percaya. "Itu hanya legenda! Kami pikir biji itu hanya artefak tak berguna!"

"Ternyata tidak," Luo Chen mengangkat tunas kecil itu. "Dan sekarang dia hidup."

Kepala Sekte menatap tunas itu dengan ekspresi kompleks—campuran kagum, iri, dan kegembiraan.

"Luo Chen, apa kau tahu betapa berharganya Pohon Dunia?" katanya dengan suara rendah. "Kalau pohon itu tumbuh penuh, dia bisa menghasilkan Buah Immortal yang bisa membuat seseorang breakthrough ke Immortal Realm—realm di atas Nascent Soul! Bahkan daun dan batangnya bisa dijadikan material untuk senjata dan pil tingkat tertinggi!"

"Aku tahu," jawab Luo Chen. "Tapi aku juga tahu itu akan menarik banyak bahaya. Orang-orang yang tahu tentang pohon ini akan mencoba mencurinya."

"Kau benar," Kepala Sekte mengangguk. "Mulai sekarang, keberadaan Pohon Dunia adalah rahasia tingkat tertinggi sekte. Hanya aku, para Tetua, dan orang-orang yang ada di sini malam ini yang boleh tahu. Siapapun yang membocorkan informasi ini akan diusir dari sekte."

Dia menatap semua orang yang berkumpul—para Tetua, Xiao Yao, Lin Daiyu, Wang Xiaoxiao, dan beberapa murid inti yang menyaksikan dari kejauhan.

"Kalian semua mendengar?!" teriaknya dengan suara yang diperkuat Qi. "Apa yang terjadi malam ini RAHASIA ABSOLUT! Siapapun yang membocorkan akan menghadapi hukuman paling berat!"

Semua orang mengangguk dengan serius.

"Baik," Kepala Sekte kembali menatap Luo Chen. "Dan untuk melindungi mu dan pohon itu, aku akan memberikan formasi pelindung tingkat tertinggi untuk paviliun barumu. Tidak ada yang bisa masuk tanpa izin mu."

"Terima kasih, Kepala Sekte."

[Tiga hari kemudian]

Luo Chen berdiri di taman kecil di belakang paviliunnya yang baru—dibangun ulang dengan lebih megah dari sebelumnya, dengan formasi pelindung yang bahkan Nascent Soul tidak bisa tembus.

Di tengah taman, dia membuat lubang kecil dan mengisinya dengan Tanah Spiritual tingkat tinggi yang dia beli dengan poin kontribusi. Lalu dengan sangat hati-hati, dia menanam Tunas Pohon Dunia.

Saat tunas menyentuh tanah, akar-akar kecil langsung menyebar dan menancap dalam!

Tunas itu mulai menyerap nutrisi dari tanah spiritual!

[Tunas Pohon Dunia ditanam dengan sukses!]

[Pertumbuhan dimulai!]

[Fase Bayi: 0.1%]

[Untuk mempercepat pertumbuhan, Host harus: memberikan Qi setiap hari, menyiram dengan air spiritual, dan sesekali memberikan Darah Essence]

[Estimasi waktu hingga Fase Remaja: 1 tahun (bisa dipercepat dengan sumber daya lebih banyak)]

Luo Chen tersenyum sambil mengelus daun-daun kecil yang setengah hitam setengah emas.

"Tumbuh dengan baik," bisiknya. "Suatu hari nanti, kau akan menjadi pohon terkuat di dunia ini."

Daun-daun itu bergoyang pelan seolah merespons—meski tidak ada angin.

Luo Chen merasa koneksi spiritual antara dirinya dan tunas. Mereka terikat—karena dia yang memberikan darah dan energi untuk menghidupkan tunas ini.

[Ikatan Master-Pohon terbentuk!]

[Host adalah satu-satunya yang bisa mengontrol dan mendapat manfaat penuh dari Pohon Dunia]

"Sempurna," gumam Luo Chen dengan puas.

Pintu taman terbuka dan Xiao Yao masuk dengan membawa nampan berisi makanan.

"Kau sudah di sini sejak pagi," katanya sambil meletakkan nampan. "Kau harus makan."

"Terima kasih, Yao-er," Luo Chen duduk di samping tunas dan mulai makan.

Xiao Yao duduk di sampingnya, menatap tunas kecil dengan penasaran.

"Ini benar-benar Pohon Dunia legendaris ya?" tanyanya sambil menyentuh daun kecil dengan hati-hati.

"Ya."

"Dan kau hampir mati untuk melindunginya."

"Itu sepadan," jawab Luo Chen sambil tersenyum. "Pohon ini akan membuat ku—membuat kita—jauh lebih kuat di masa depan."

Xiao Yao menatapnya dengan mata yang lembut. "Kau selalu berpikir jauh ke depan ya. Itu salah satu hal yang aku suka dari mu."

"Salah satu? Apa hal lain yang kau suka?" Luo Chen menggoda.

Xiao Yao wajahnya memerah. "Banyak hal... tapi aku tidak akan sebutkan sekarang."

Mereka tertawa bersama, menikmati momen damai ini.

Tapi kedamaian tidak berlangsung lama.

Seorang murid datang berlari dengan napas tersengal.

"Luo Gongzi! Xiao Jie! Ada tamu dari Sekte Pedang Langit! Mereka meminta bertemu dengan Luo Gongzi!"

Luo Chen dan Xiao Yao bertukar pandang.

Sekte Pedang Langit adalah salah satu dari Sepuluh Sekte terkuat di wilayah—bahkan lebih kuat dari Sekte Langit Biru!

Kenapa mereka datang?

Dan kenapa mereka ingin bertemu Luo Chen?

"Baiklah," Luo Chen bangkit. "Ayo kita lihat apa maunya mereka."

Tanpa mereka sadari, kedatangan Sekte Pedang Langit ini akan membawa perubahan besar dalam hidup Luo Chen.

Dan tidak semuanya perubahan yang baik.

[Akhir Bab 18]

1
Gege
judulnya system check in harian tapi ga ada cheat buat ngalahin lawan kawan kuatnya.. misal waktu ruang kultivasi abadi jadi satu menit setara satu tahun...biar segera MC nya kuat dan berjaya dimasa hadapan..🤣
Wahyu🐊: Nanti ku Revisi oke
total 1 replies
Gege
perasaan ganti hari ga ada check in ga dapat hadiah othor lupa apa bagaimana ini...
Wahyu🐊
Semoga Kalian Suka Sama Karya ku ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!