Alice Seraphia joy adalah siswi SMA kelas 12 yang bar bar,riang,dan suka menolong.
ia juga terkenal sebagai siswi yang suka bolos, terlambat dan suka membuat masalah yang jadi langganan guru BK dan OSIS juga menjadi langganan berdiri di depan bendera merah putih.
namun di balik itu dia juga siswi yang berprestasi dan memiliki banyak bakat non-akademik.
suatu hari dia membuat masalah dengan anak kepala sekolah yang membuat masalah dengannya yang membuat dia harus di hukum menghormati bendera lagi.
namun kali ini malah mengantarnya ke dunia lain di dalam novel yang baru selesai dia baca semalam dan parahnya dia masuk ke tubuh putri antagonis yang berakhir tragis karena mencelakai tokoh utama wanita yang di cintai Duke.
bagaimana kah perjalanan Alice di dunia novel untuk mempertahankan hidupnya?akankah Alice kembali ke dunia nyata atau malah.....
mari kita ikuti kisahnya.
jangan lupa like, coment, subscribe and beri penilaian.
love sekebooooonnnn buattt kalian semua🌳🌲🌴❤️❤️🌴❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
"dari siapa kamu mengetahui bahwa Duke durian merupakan pembawa sial bagi tuan putri? apa kamu mempunyai buktinya?"ucap Duke Darion.
"tentu saja.... maksudku tentu saja tidak ada"cicit Alice.
"ahhh lupakan saja, Rion
menurut mu bagaimana cara memutuskan tunangan dengan seorang pria?"ucap Alice.
"hum? Kenapa memang? apakah kamu memiliki tunangan?"ucap Duke Darion sambil mengangkat sebelah alisnya.
"haha tidak mungkin, mana mungkin pelayan rendahan sepertiku ini memiliki tunangan, yang ada tunanganku malah malu"ucap Alice.
"ohh jadi begitu yang kamu pikirkan Putri Alice Fiora De Thornevale,huh kau mempermainkan Duke ini??" batin Duke Darion.
"maka jangan harap bisa lepas dari Duke ini" batin Duke Darion, senyum tipis tak kasat mata terlukis di wajahnya.
******
setelah menyadari bahwa waktu telah menunjukkan hampir tengah malam, Alice dan Duke Darion kini kembali ke istana.
Alice menghela napasnya saat menatap dinding tembok yang setinggi 7 meter yang ada di depan matanya itu.
"hufff ayolah Alice, tembok SMA saja kau sanggup memanjatnya selama 2 tahun setengah masa iya dinding yang hanya lebih 4 meter dari biasanya kamu tak sanggup memanjatnya"ucap Alice menyemangati dirinya.
sedangkan Duke hanya bersandar di pohon menatap bagaimana Alice yang bersiap untuk pemanjat tembok itu.
Alice langsung mengeluarkan alat-alat yang digunakan untuk menaklukkan tembok setinggi 7 meter itu dengan mengendong 3 gulung kain yang dia beli tadi.
"apakah dia benar-benar seorang putri? kenapa rasanya aku miliki tunangan seekor monyet?" batin Duke saat melihat Alice.
saat di ketinggian 6 meter Alice merasa hembusan angin membuat ia menggigil.
"tau gini gue bakalan cepat-cepat pulang tadi"ucap Alice.
saat berusaha menancapkan tongkat besi yang lain tanpa sengaja kaki Alice tergelincir dan Alice jatuh ke tanah.
namun sebelum tubuh Alice menyentuh tanah Duke sudah terlebih dahulu menyambut tubuh Alice.
"buka matamu"ucap Duke kepada Alice.
"ehh??ohh??hah??gak mati??huff baguslah"ucap Alice bahagia.
"lain kali jangan membuat banyak masalah, jangan lewati tembok ini lagi jika tidak bisa memanjat dengan baik, kalau tidak nyawamu benar-benar melayang"ucap Duke.
Whussss
kini Duke dan Alice berada di atas tembok.
"eehh??!"
Whussss
Kini Duke ber teleportasi menuju ke balkon kamar Alice dan menurunkan alice di sana.
"wah tadi apa?sihir? sihir apa itu tadi?"ucap Alice.
Duke mangkat sebelah alisnya melihat reaksi Alice yang tidak mengetahui sihir teleportasi.
"sihir teleportasi"jawab Duke.
"wahhhh tolong ajarkan aku Rion, aku juga ingin"ucap Alice sambil menggenggam tangan Duke serta menatap sang Duke dengan mata yang berbinar penuh harapan.
"memang apa yang akan ku dapatkan jika membantumu mempelajari sihir teleportasi??"ucap Duke sambil memegangi dagu Alice.
"apa pun itu selagi masih tidak mengambil nyawa dan kesucian ku"ucap Alice berbinar.
"sihir teleportasi hehe,dengan sihir itu aku tidak susah payah memanjat tembok lagi"gumam Alice.
"huh,baiklah aku akan mengajari mu jika luang"ucap Duke.
"yesss!!"ucap Alice.
"ahh iya, kembalilah lusa aku akan membuat mu baju khusus untuk mu dan tak pernah di gunakan di negeri ini"ucap Alice.
"tenang saja aku pastikan ukurannya pas,karena aku bisa mengingat berapa ukurannya saat sekali lihat saja"ucap Alice sambil mengedipkan sebelah matanya.
TBC