NovelToon NovelToon
Anak Kembar Sang Milyarder

Anak Kembar Sang Milyarder

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ika Dw

"Kau benar-benar anak tidak tahu diuntung! Bisa-bisanya kau mengandung anak yang tak jelas siapa ayah biologisnya. Sejak saat ini kau bukan lagi bagian dari keluarga ini! Pergilah dari kehidupan kami!"

Liana Adelia, harus menelan kepahitan saat diusir oleh keluarganya sendiri. Ia tak menyangka kecerobohannya satu malam bisa mendatangkan petaka bagi dirinya sendiri. Tak ingin aibnya diketahui oleh masyarakat luas, pihak keluarga dengan tega langsung mengusirnya.

Bagaimana kehidupan Liana setelah terusir dari rumah? Mungkinkah dia masih bisa bertahan hidup dengan segala kekurangannya?

Yuk simak kisahnya hanya tersedia di Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Dw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Hanya Wanita Sampah

Liana benar-benar dibuat tak tenang setelah mengusir Reynan dari kontrakannya. Entah bagaimana reaksi Reynan ketika bertemu di kantor. Apakah pria itu marah dan akan memecatnya?

Bukan sepenuhnya kesalahnya. Reynan berusaha mengorek kepribadiannya. Ia merasa risih, dan tak mudah baginya untuk bicara blak-blakan mengenai aib yang pernah dilakukannya.

"Liana! Kok kamu ada di sini?"

Liana tersentak saat matanya tak sengaja tertuju pada sosok pria bertubuh jangkung berdiri tidak jauh dari tempatnya. Pria yang pernah mengisi kekosongan hatinya, kini kembali muncul setelah enam tahun tak pernah bertemu.

"Kak David, ngapain dia ada di sini? Apa dia juga salah satu karyawan di perusahaan ini?" Liana menggumam. Perasaannya mulai tak tenang. Ia hanya takut pria itu akan kembali mengganggunya.

"Selama ini kamu ke mana aja Na? Bahkan di saat kami menikah kamu nggak datang."

'hah? Menikah dia bilang? Sama siapa? Atau dia jadi nikah sama Karina?' Liana bergeming dengan memundurkan langkahnya. Ia ingin menjaga jarak, karena pria itu semakin mendekat padanya.

"Maaf, aku sibuk. Aku nggak ada waktu buat datang ke pernikahan kalian," jawabnya ketus. Pria yang dulu pernah menjanjikan kebahagiaan kini sudah berada di pelukan wanita lain. Bukan cemburu, tapi ia menyesal pernah mengenalnya.

David menatapnya begitu intens. Dulu dia sempat marah saat mengetahui kehamilannya, bahkan ikut-ikutan memakinya.

"Kamu banyak perubahan sekarang. Kamu terlihat lebih cantik dan awet muda. Apa kamu baik-baik saja selama ada di luar? Apa kamu nggak jadi ngelahirin anak haram itu?"

"Jaga bicaramu ya!" Liana mengangkat telunjuk tepat di depan muka David. Hinaan apapun bisa diterimanya, tapi tidak harus melukai perasaan anak-anaknya. Ia sadar kesalahan terbesarnya, tapi ia juga tidak ingin egois membuang mereka yang tak berdosa. Ia akan berupaya keras untuk melindungi mereka dari celotehan orang-orang yang tidak bermartabat.

David terkekeh. "Loh, emangnya aku salah bicara? Kenyataannya benar kan, janin yang kau kandung itu tidak jelas siapa ayahnya? Kasihan sekali nasibmu, Liana! Sudah tidak diinginkan oleh orang tua kandung, diusir oleh keluarga angkat, dan ditinggal oleh kekasih. Sebenarnya dulu aku ada rencana buat nikahin kamu, tapi berhubung aku tahu kamu ternyata hanya anak angkat, aku memilih Karina karena dia lebih berharga dibandingkan dirimu!"

Jeder....

Bagai disambar petir di siang bolong Liana seketika lemas mendengar penjelasan mantan kekasihnya. Ternyata selama ini David sudah mengetahui bahwa dirinya hanyalah anak angkat di keluarga Chandra. Sejauh ini ia percaya David orang yang baik dan mampu melindunginya, tapi ternyata dugaannya salah. Selama ini ia pikir Karina lah yang merebutnya, ternyata mereka sama-sama menginginkannya, sangat menjijikan.

"Jadi selama ini kamu udah tahu kalau aku ini hanyalah anak angkat?" Liana tak kuasa membendung air matanya. Ia tak pernah menyangka. Pria yang dianggapnya pahlawan penyelamatannya itu tak ada bedanya dengan ibl*s.

"Iya. Aku tahu dari Karina. Ibu kamu juga bilang kalau kamu itu hanyalah anak yang dipungut dari tempat sampah. Bagaimana aku bisa bertahan hidup dengan perempuan kere? Aku tentu lebih memilih perempuan yang  berkelas. Hidup cuma sekali Liana, aku nggak ingin terlalu bucin dan siap hidup menderita bersamamu. Kau juga harusnya tahu diri, bersanding denganku tentunya nggak selevel. Lebih baik kamu cari suami yang sepadan denganmu, tukang kebun misalnya, atau tukang sampah. Kan kamu dulu dipungut dari tempat sampah."

Liana mengepalkan tangannya dan memutuskan untuk segera pergi. Semakin lama berada di sana akan semakin sakit, ia merasa harga dirinya sudah terinjak injak.

"Liana? Kamu kenapa?"

Saskia terkejut mendapati teman dekatnya datang dengan menangis. Ia bingung, apa yang membuat sahabatnya bersedih.

"Saskia, kayaknya aku mau resign aja. Aku udah nggak nyaman berada di sini." Dengan terisak-isak Liana menyeka air matanya yang tak berhenti menetes.

"Apa kamu bilang? Mau resign? Bagaimana bisa Liana! Kamu baru beberapa hari bekerja di sini. Masa udah mau resign aja?" Saskia tak membenarkan apa yang dikatakannya. Dia juga tak yakin, surat pengunduran diri bakalan diterima dengan baik oleh perusahaan.

"Liana, kalau kamu ada masalah, sebaiknya cerita sama aku, barang kali aku bisa bantu, bukan malah ingin mengundurkan diri. Kamu tahu dampaknya kalau tiba-tiba resign sebelum kontrak kerja habis? Kamu bakalan didenda, dan dendanya itu tidaklah sedikit."

Biarpun belum mengenal terlalu lama, Saskia yakin Liana bukanlah orang yang jahat. Bahkan dia dibuat nyaman setelah kedatangannya di tempat kerja.

"Sekarang kamu cerita sama aku. Kamu habis kena marah siapa? Pak bos, atau karyawan lain?" Selama yang ia tahu Liana tak banyak berinteraksi dengan karyawan lain, mungkin hanya beberapa orang saja. Bagaimana dia bisa mendapatkan masalah, sedangkan selama ini Liana  selalu bekerja dengan baik.

"Aku nggak papa Sas! Maaf..., aku masih belum bisa cerita sama kamu."

Saskia mengulas senyumnya. "Iya nggak papa. Semua orang memiliki privasi yang nggak harus diketahui oleh banyak orang. Aku paham dengan maksudmu. Aku hanya menyarankan, kalau lagi emosi jangan gegabah untuk mengambil keputusan. Cari kerja itu nggak mudah loh Ana!"

"Iya, aku mengerti," jawab Liana dengan menyeka air matanya

Entah mimpi apa semalam, sampai-sampai harus menghadapi kenyataan yang begitu menyakitkan. Padahal ia berharap kedepannya bakalan baik-baik saja, tapi masih saja ada orang yang mengganggunya.

"Yaudah, mendingan sekarang tenangin diri dulu, jangan mikir yang aneh-aneh. Fokus aja pada pekerjaan dan juga anak-anakmu. Jangan memikirkan sesuatu yang nggak begitu penting." Saskia menggenggam tangannya yang begitu dingin. Sebenarnya ingin sekali membantu, namun perekonomiannya sendiri masih belum stabil.

"Terimakasih banyak ya Sas, kamu selalu ada di sat aku butuhkan. Di dunia ini aku tidak memiliki siapa-siapa selain anak-anakku. Tidak ada satupun orang yang mempedulikanku. Tapi di sini aku menemukan sahabat yang baik, yang ada di saat aku butuhkan."

Saskia terharu. Dia merentangkan tangannya dan menerima pelukan Liana. Dia wanita itu menangis saling menguatkan.

"Kamu jangan pernah berpikir nggak ada siapa-siapa yang peduli sama kamu. Di sini ada ali yang selalu ada buat temani kamu. Aku menganggapmu seperti adikku sendiri, jadi kamu nggak perlu canggung sama aku."

Liana mengangguk. Hatinya cukup lega setelah mengeluarkan uneg-unegnya, meskipun tak seberapa.

"Yaudah, kalau gitu aku mau ke toilet dulu ya?" Liana melepaskan pelukan Saskia dan beranjak dari tempat duduknya.

"Perlu aku temani?" tanya Saskia.

Liana menggeleng. "Tidak perlu. Aku bisa sendiri."

Liana melenggang pergi keluar dari ruang kerjanya, namun ketika membuka pintu pandangannya kabur dan....

Bruk... Liana tumbang di depan pintu. Bersamaan dengan itu CEO lewat hendak berkunjung untuk mengecek kinerja karyawan. Refleks dia tersentak dan memekik. "Liana...!!!"

1
Evi Lusiana
reinan bosmu itu,ayah dr anak²mu ana
tia
dobel up thor
tia
udah gk sabar siapa ayah dari si kembar
tia
lanjut thor jgn digantung 🤭
tia
lanjut thor
Ika Dw: oke...
total 1 replies
tia
ada kemungkinan liana tidur dgn rey,,, semangat thor
tia
lanjut thor
Ika Dw: siap👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!