NovelToon NovelToon
Replaces Marriage

Replaces Marriage

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Mafia / Tamat
Popularitas:271.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fera Aisha Syaidina

Risti adalah anak yang dikucilkan di keluarganya, hanya ada ayah dan satu saudara laki-laki yang menganggapnya. Risti adalah anak pertama ibunya yang merupakan istri kedua ayahnya. Sedangkan ibu tiri Risti memiliki 4 orang anak.

Indriana yaitu ibu Risti sudah meninggal saat melahirkan Risti, Risti pun dibesarkan oleh seorang pembantu karena ibu tirinya yang bernama Bu Dewi tidak sudi membesarkan Risti.

***

Suatu hari,

Windi yang merupakan anak sulung Bu Dewi dijodohkan oleh seorang laki-laki yang kabarnya sudah tua, penyakitan dan juga tidak bisa diandalkan. Akhirnya saat hari pernikahan Windi kabur dari rumah, tanpa sepengetahuan Risti tiba-tiba dia yang menggantikan pernikahan kakaknya itu.

Dan ternyata pria yang dinikahkan dengannya adalah seorang mafia

Apakah mereka akan berakhir bahagia?
Simak terus kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fera Aisha Syaidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 21

Siang hari di rumah Vino,

Sekarang masih jam 2 siang, Risti, Beni dan Roni sedang menanami rumput-rumput Jepang di halaman, untungnya tidak di paving ataupun di cor jadi bisa ditanami rumput dengan mudah.

“Nahh, siap, tinggal tunggu mereka meluas saja,” kata Risti sambil berkaca pinggang, baru saja ganti baju sekarang sudah kotor lagi, muka Risti jadi agak kusam karena sedari tadi dia menyeka keringat dengan punggung tangannya yang kotor.

Tiba-tiba...

Ada sebuah mobil yang asing hendak masuk ke dalam pekarangan rumah, mobil itu mengklakson berkali-kali tanda ingin masuk agar gerbang secepatnya dibuka,

“Siapa sih?” gumam Risti bingung.

“Iya-iya bentar!” teriak Risti.

“Kalian bukakan saja dulu,” perintah Risti pada Beni dan Roni. Mereka berdua membuka pintu gerbang dan mempersilahkan mobil itu masuk.

Tidak salah lagi, itu mobil Vianda, dia telah berganti baju di rumah dan bukannya istirahat di rumah dia justru malah mendatangi rumah Vino.

“Hmm? ternyata kak Vino mempekerjakan pembantu juga di sini,” gumam Vianda sembari melirik ke arah Risti.

“Mbak, tolong buatin saya minum dong, kalau ada es jeruk ya,” pinta Vianda sembari duduk di kursi teras.

“Ohhh, iya-iya sebentar.” Risti segera masuk ke dalam dan membuat es jeruk di dapur, untungnya sisa jeruk nipis masih ada di dapur.

Haduh gimana ini? apa tuan Vino tau kalau sekarang nona Vianda sedang di sini? lebih baik ku telfon saja sekarang. (Batin Beni)

Beni menjauh dari sana dan menelfon Vino.

“Ini, es jeruknya, maaf kurang dingin karena persediaan es hanya sedikit,” kata Risti sambil memberikan satu gelas es jeruk kepada Vianda. Risti belum tau jika Vianda menyukai Vino setahu dia Vianda adalah orang baik-baik.

“Oh iya, tidak apa-apa.” Vianda mengambil es jeruk dari tangan Risti dan segera meminumnya.

“Ngomong-ngomong kamu kerja di sini dari kapan?” tanya Vianda to the point.

“Ha? kerja? saya tidak bekerja di sini,” kata Risti.

“Terus?” tanya Vianda bingung.

“Saya adalah istri dari pemilik rumah ini,” kata Risti sembari tersenyum. Bukannya ikut tersenyum Vianda malah tertawa terbahak-bahak.

“Hhahhaa, jangan becanda kamu, Vinoku belum menikah, dia hanya akan menikah denganku saja, camkan itu!” bentak Vianda mulai sedikit melunjak.

“Maksud mbak apa ya? saya adalah istri sahnya mas Vino, lah mbak ini siapa? datang-datang langsung menyebut mas Vino dengan sebutan Vino-ku, dia bukan Vino-mu mbak dia Vino-ku,” kata Risti sedikit terbawa emosi.

“Jangan ngehayal deh, seorang pembantu ingin menjadi suami bos, hahaha kau ini lucu sekali, membuatku jijik!” bentak Vianda, dia mengambil es jeruknya dan menyiramkannya ke rambut Risti.

“Mbak ini apa-apaan sih!” teriak Risti.

Tanpa menjawab Vianda langsung masuk saja ke dalam dan mencari keberadaan kamar Risti, saat masuk ke kamar pembantu ternyata kamar pembantu masih kosong.

Apa benar dia istri kak Vino? (Batin Vianda)

Dia berlari ke arah lift dan naik ke lantai 2, kakinya terlalu entah untuk naik dari tangga, sesampainya di atas dia membuka pintu kamar satu persatu karena di lantai 2 ada kurang lebih 4 kamar. Vianda membuka almari semua kamar, saat ketemu dengan lemari yang berisi pakaian Risti dia melempar semua isi-isi di dalamnya ke lantai.

Saat Risti mengejar Vianda ke kamarnya, ternyata dia terlambat dan Vianda sudah selesai memberantaki isi almari Risti. Almari Risti kini kosong melompong dan pakaian-pakaianya sudah berserakan di lantai. Risti tak kuasa menahan tangis, dia memungut semua pakaiannya yang dilemparkan Vianda ke lantai, di sela-sela memungut Vino pulang dan melihat kejadian itu.

“Vianda!” bentak Vino membuat mereka berdua kaget.

“Dek, kamu tidak apa-apa kan? maaf mas telat karena tadi macet.” Vino hendak meraih tangan Risti dan membangunkannya tapi Risti menepis tangan Vino. Dia membawa seluruh pakaiannya dan langsung pindah ke kamar pembantu begitu saja.

“Vianda! kamu apakan istri kakak hah?!” bentak Vino.

“Istri? jadi benar kalau kakak sudah punya istri? kalau tau dia istri kakak akan ku usir sejauh mungkin sedar tadi! mana buku nikah kalian?” tanya Vianda dengan santai seperti orang yang tidak berdosa.

“Iya! kenapa kalau aku sudah punya istri?! masalah hah?! buku nikah kami bukan urusanmu! sekarang kau sebaiknya pergi sebelum ku suruh bodyguard untuk mengusirmu dari sini!” bentak Vino, amarahnya kini memuncak sejak dia melihat Risti menangis tadi.

Vianda tidak menggubris tapi malah berbalik dan membuka laci dan mencari-cari buku nikah, dia ingin merobek dan membakar buku nikah Vino dan Risti.

“Keluar!” bentak Vino. Tapi Vianda tetap ngotot mencari buku nikah. Vino sudah tidak sabar, dia menyeret tangan Vianda keluar dengan kasar. Jika tidak dibegitukan pasti Vianda tidak akan keluar dengan sendirinya. Vianda adalah tipe orang keras kepala.

“Awww, apa-apan kakak ihh!” teriak Vianda.

Sesampainya di halaman Vino langsung memasukkannya ke dalam mobilnya dan sopir langsung tancap gas, Vino menyuruh sopir mengendarai mobil Vianda karena dia tau kalau Vianda pasti tidak akan mau meninggalkan rumah Vino kecuali dengan cara ini.

Setelah berhasil mengusir Vianda dia kembali teringat dengan Risti yang tadi sedang menangis dan membawa pakaiannya pindah ke lantai satu yang hanya berisi kamar pembantu.

.

.

.

.

.

.

Terima kasih sudah membaca 🌺

Sampai jumpa di episode berikutnya

Tbc.

1
Sri Wahyuni
mafia ko takut hantu
Sri Wahyuni
mafia ko oon ya hanya curiga y k satu orang az
Sri Wahyuni
itu s risti ga pinya HP ya prsaan minjem trus
Sri Wahyuni
boleh2 az pke visual biar smangat bca apalgi crta y bagus tpi hrus bsa menyesuaikn dngn crta y itu crta d indonesia pmeran y atw crta d negara barat..
Sri Wahyuni
aneh nih crta lg mlm prtm biasa az ms skrng s risti blng pelan2 skit
Sri Wahyuni
klau d mall bsar kan troly bs d bwa k parkiran ga hrus d tenteng blanjaan
Sri Wahyuni
malm prtma y tumben ga ada drama aaah sakiiit krn d perwanin
R Effi Giriwati
kapan di lanjut lagi nii
Vivi Elvira
kok lama up nya thour
Lalapou
lanjut thor
Cut Desy
nekt
Anindya
kasian Alex ya.....
☪wHEniA1102™◼KB☪
semangat kak
༺💥αψᷤαᷧh sᷫɑᷧɪͫԁᷤঔৣ ⃟🌈 ⃟❦
ku like banyak fer
Seseorang: Makasih banyak kang said
total 1 replies
༺💥αψᷤαᷧh sᷫɑᷧɪͫԁᷤঔৣ ⃟🌈 ⃟❦
weeeh. feraaaa
Seseorang: Karena banyak reverensi novel dewasa jadi coba ngikut:D
total 1 replies
Aina Sasa 👑
Vino bisa masakkk
Anindya
Alex ,,lu nyuruh orang yg salah buat dekat dengan Risti ..
fitriaqfi
baru kali ini baca cerita org menikah blum saling kenal tp langsung bs dekat tanpa ada drama"...good👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Seseorang: Nanti kalau bertele-tele saya takut pembaca jadi bosan mba 😔🙏🏻
total 1 replies
Anindya
Alex,, mencintai tidak harus memiliki,,, ikhlaskan lah Risti bahagia bersama vino
S͟p͟a͟S͟i͟
Semangat thor 😀
Seseorang: Pasti
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!