semua wanita pasti menginginkan kebahagiaan menjalani rumah tangga nya
begitupun dengan rara, dia menikah dengan pujaan hatinya yang sudah berpacaran selama tiga tahun dan akhirnya Rio menikahinya pesta begitu ramai , namun sangat disayangkan di malam pertama nya rasa harus menjadi janda, dua memilih menjadi janda daripada harus mempertahankan runah tangga nya yang masih seumur satu hari itu, rasa tak sengaja menemukan suaminya sedang bersama seorang wanita dan berapa hancur seketika perasaan rara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CEMBURU
"ganggu gak nih" tanya nya
"nggak kok.. " jawab rara
'kita sudah sering bertemu, tapi belum pernah berkenalan.. kenalin aku johan.. biasa dipanggil Jon" ucao nya mengulurkan tangan nya dan rara pun menerim uluran tangan nya
"rara" jOn mengangguk
"lagi ngobrol apa nih?? " tanya nya basa basi
"maaf yaa.. kelamaan!! " ucao rita yang tiba tiba datang dari toilet
"emang lama" jawab rara lalu tersenyum
"hei... kenalin rita.. temannya rara" ucap rara memperkenalkan dirinya pada jon
"johan.. panggil jon aj"
"eh... kita belum kenalan kayaknya.. kenalin namaku rita" ucap rita lagi pada hafiz
"hafiz" jawab lelaki itu tersenyum hambar , keempat orang itu pun kini menjadi menjadi teman dalam sekejap saja dan mereka saling bertukar nomor meski dengan usaha besar untuk mendapatkan nomor rara akhirnya keduanya bisa mendapatkan nya juga, acara perlahan mulai sepi para tamu pulang satu persatu karna jam sudah menunjuk kan pukul sebelas
RIO yang melihat rara begitu bahagia dan tertawa bersama lelaki lain, ada rasa sedikit cemburu dihatinya
"mas.. lihat apaan sih?? " tanya febi menyenggol suaminya lalu mengikuti kemana arah pandangan suaminya
"kamu cemburu mas?? " tanya febi lagi
"nggak kok.. kamu jangan berpikir yang nggak nggak , kasian sama anak kita.. yuk pulang!! " ajak Rio akhirnya mereka pun memutuskan untuk pulang
"udah larut malam, aku pulang dulu ya" ucap rara
"eeh sama.. aku juga mau pulang dulu ya"
kedua pria itu pun mengangguk lalu ikut berdiri
"aku antar ya! " ucap keduanya bersamaan, rara dan rita saling menatap lalu rita tersenyum seakan mengejek temannya itu
"nggak perlu... aku bawa mobil sendiri kok" jawabnya sopan
"ooh.. "
rata dan rita menemui Sinta dulu untuk meminta ijin pulang setelah itu kembali melangkah keluar,
"kalian mau pulang juga?? " tanya rita, karna kedu lelaki itu mengikutinya dari belakang
"nggak.. bentar lagi.. anu.. emmm mau anterin kalian kedepan aja" ucap jon menggaruk leher belakang nya
Rita menyenggol bahu rara
"ih.apa sih"
"hati hati ya dijalan " jon berucap saat rara sudah masuk kedalam mobilnya
"makasi ya untuk hari ini" ucap hafiz
"iya.. makasi kembali juga ya atas semuanya" jawab rara
Rara dan rita keluar dari parkiran sebelum mobil berpisah arah, keduanya saling melambai
"kamu kenal sama rara" tanya hafiz setelah keduanya melangkah masuk
"ibunya pernah menjadi pasien ku, namun sebelumnya aku pernah bertemu dengannya, dan baru tadi aku tau namanya " jawab jon sambil tersenyum
"kamu sendiri... kamu kenal?? "
jona balik jon
"kenal nya baru tadi.. dia tadi lagi terkena musibah ada dua pria brengsek yang mengganggunya di toilet, kebetulan aku lewat dan dengar, aku bantu dia, dan akhirnya yaaa,, seperti yang kamu lihat tadi.. " jon mengangguk pelan
"kamu suka sama dia?? " tanya jon, karna saat mereka bertemu dengan kedua wanita tadi jon menangkap raut cemburu di wajah temannya
"kamu nanya apa. an sih..? " hafiz salah tingkah dengaan pertanyaan temannya itu meski itu benar gak mungkin kan dia mengakui bawah dia menyukainya, namun tanpa menjawab pun jon bisa menebak nya..
Acara semakin sunyi kini tinggallah Sinta, dan keluarganya, joahan dan hafiz juga sudah pulang sejam sebelumnya
**SATU BULAN KEMUDIAN*
Setelah pertemuan di acara Sinta rara sesekali dikirimi chat oleh hafiz namun rara tidak terlalu menggubris nya seperti saat ini saat rara sedang berjalan akan memasuki sebuah tokoh namun dirinya tak sengaja menabrak seseorang