NovelToon NovelToon
GOD LEVEL EXTRACTION: PEMULUNG YANG MENJADI DEWA

GOD LEVEL EXTRACTION: PEMULUNG YANG MENJADI DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Sistem / Fantasi / Sci-Fi
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: risn_16

Dunia telah berubah menjadi permainan maut.
Gerbang dimensi terbuka, monster meluap ke bumi, dan manusia terpilih membangkitkan kekuatan luar biasa yang disebut "Hunter". Namun, Kenzo tidak seberuntung itu. Dia hanyalah seorang Cleaner—pemulung mayat monster kelas rendah yang direndahkan dan dianggap sampah masyarakat.
Nasibnya berubah saat ia dikhianati dan dibiarkan mati di dalam Dungeon level tinggi oleh timnya sendiri. Di ambang maut, sebuah suara mekanis bergema di kepalanya:
[Ding! Sistem God Level Extraction Diaktifkan!]
[Target: Black Shadow Wolf (Grade A). Ekstraksi Berhasil!]
[Anda Mendapatkan Skill: Kecepatan Bayangan!]
Siapa sangka, pemulung yang dulunya diinjak-injak kini bisa mencuri bakat, kekuatan, hingga ingatan dari makhluk apa pun yang ia sentuh.
Satu per satu Hunter pengkhianat ia jatuhkan. Satu per satu monster penguasa ia jadikan batu loncatan. Dari pembersih sisa pertempuran, Kenzo bangkit menjadi predator puncak yang akan mengekstrak seluruh dunia!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risn_16, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEDALAMAN YANG TERKUTUK

Dari ketinggian, ia tampak seperti kuali raksasa yang mendidih oleh cairan ungu beracun yang bocor dari robekan dimensi The Abyssal Trench. Saat Kenzo melompat dari dek kapal induk The Judgement, dia tidak jatuh seperti manusia. Dia melesat seperti peluru panas yang siap membelah mentega.

BYUUR!

Permukaan air pecah, dan seketika kesunyian yang menekan menyergap. Di kedalaman ribuan meter ini, tekanan airnya cukup untuk mengubah tank baja menjadi bola tenis dalam sekejap.

Tapi bagi Kenzo, tekanan itu terasa seperti pelukan dingin yang sudah lama dia rindukan. Jantung Naga di dadanya berdenyut kencang, memompa energi yang membakar pembuluh darahnya, mengubah setiap molekul air menjadi oksigen murni untuk paru parunya.

“REKAN, SI ULAR PURBA ITU ADA DI BAWAH KITA. DIA BISA MERASAKAN JANTUNG YANG KAU CURI. DIA LAPAR, TAPI KAU JAUH LEBIH LAPAR, BUKAN?”tanya sistem.

Kenzo menyeringai di dalam air. Matanya yang merah menyala menatap ke bawah, ke arah dua lingkaran kuning raksasa yang bersinar di kegelapan abadi. Itu bukan mata ikan biasa itu adalah mata The Deep One, Leviathan purba yang sudah tidur selama ribuan tahun sebelum IHA membangunkannya dengan paksa.

"Sato! Jangan cuma nonton. Piting kepalanya!" perintah Kenzo lewat telepati.

Dari bayangan Kenzo, Sato muncul. Api hitam yang menyelimuti zirah ksatria bayangan itu tidak padam oleh air justru ia berubah menjadi uap hitam pekat yang membuat penampilannya seperti iblis laut. Sato melesat, pedang Odachi nya membelah arus, menciptakan gelombang sonar yang memekakkan telinga.

Tepat saat Kenzo bersiap menghujamkan tinjunya ke arah sisik monster itu, sebuah retakan cahaya putih muncul entah dari mana. Ruang di sekeliling Kenzo tiba tiba melintir, seolah olah realitas sedang diperas oleh tangan raksasa.

"Sudah cukup main-mainnya, naga kecil."

Caelum. Si algojo IHA itu muncul di dalam gelembung ruangnya sendiri.

Wajahnya yang tenang dan matanya yang tertutup itu benar-benar membuat Kenzo ingin merobek rahangnya. Caelum tidak berenang; dia berdiri di atas realitas yang dia lipat sendiri.

"Caelum," Kenzo mendesis, suaranya terdistorsi oleh air dan Mana. "Lo ganggu jam makan siang gue. Lo tau apa risikonya ganggu orang laper?"

"Aku tidak bisa membiarkanmu memakan jiwa makhluk ini, Kenzo," ujar Caelum datar. "Kalau kau mendapatkan ekstraksi Leviathan, konsil tidak akan bisa lagi menjinakkanmu. Jadi, lebih baik kau mati di sini bersama peliharaan kami. Skill Spatial Collapse."

Seketika, air di sekeliling Kenzo menciut. Titik titik hitam muncul lubang hitam mini yang mulai menyedot daging dan Mana. The Deep One yang malang terjepit di tengah, tubuh raksasanya mulai hancur menjadi serpihan berdarah karena tekanan dimensi.

Kenzo merasakan tulang tulangnya mulai retak lagi. Tapi kali ini, dia tidak akan membiarkan sistem yang memegang kendali.

"Sistem! Kurangi 5.000 poin! Gue mau mode Overload sekarang!" teriak Kenzo.

[Ding! Mengonsumsi 5.000 PE... Mengaktifkan: Dragon Sovereign Mode!]

BOOM!

Ledakan energi emas hitam menyembur dari tubuh Kenzo. Sisik naga hitam yang sekeras berlian muncul menutupi seluruh kulitnya. Sepasang sayap membran raksasa keluar dari punggungnya, mengepak di dalam air dengan kekuatan yang menciptakan tsunami di permukaan. Kenzo menerjang menembus ruang yang runtuh itu, tangan kanannya yang sudah berubah menjadi cakar naga menghantam gelembung dimensi Caelum.

KRAAAKK!

Suara ruang yang pecah itu terdengar seperti kaca yang dihantam palu godam. Caelum terbelalak untuk pertama kalinya, wajah tenangnya hancur oleh ekspresi ngeri. Dia terlempar ke arah mulut Leviathan yang sedang meronta kesakitan.

"Dimensi lo sampah, Caelum!" teriak Kenzo.

Kenzo tidak mengejar Caelum yang terhimpit. Dia melihat target aslinya. Leviathan itu hampir mati karena serangan dimensi Caelum, dan jiwanya yang murni mulai terlihat keluar dari luka lukanya.

Kenzo mendarat di atas kepala monster itu, menancapkan cakar cakarnya dalam-dalam ke otak si ular purba.

"Lo mau jiwa ini, IHA? Maaf, barangnya udah dipesan sama penguasa baru," desis Kenzo.

"RISE!"

Seketika, seluruh samudra bergetar. Sebuah pilar cahaya hitam ungu meledak dari dasar laut, menembus permukaan air hingga mencapai stratosfer, membelah awan badai menjadi dua. Ribuan jiwa prajurit laut yang pernah dimakan monster itu selama berabad-abad ditarik masuk ke dalam bayangan Kenzo.

[Proses Ekstraksi World Boss: The Deep One (Leviathan)... 10%... 50%... 100%!]

[Selamat! Anda telah memperoleh Prajurit Bayangan Kelas 'Ancient': LEVIATHAN.]

Rasa sakitnya luar biasa. Rasanya seperti mencoba meminum seluruh isi lautan ke dalam tenggorokan. Kenzo berteriak di bawah air, pembuluh darah di matanya pecah, tapi dia tidak melepaskan cengkeramannya. Dia menikmati setiap detik kekuatan itu menyatu dengan sel sel tubuhnya.

Di kejauhan, Caelum yang terluka parah hanya bisa menonton dengan gemetar. "Dia benar-benar melakukannya... dia memakan dewa laut kita..."

Di permukaan, kapal induk The judgement akhirnya menyerah. Pilar energi dari bawah laut memicu ledakan dimensi yang mematahkan kapal raksasa itu menjadi dua. Valeria dan Freya sudah melompat ke jet pribadi tepat sebelum gelombang kejut menyapu bersih sisa sisa armada IHA.

Kembali di dasar laut, Kenzo berdiri di atas tumpukan abu yang dulunya adalah monster sepanjang satu kilometer. Di depannya, jendela sistem berpendar emas megah, memberikan gelar baru yang akan membuat seluruh dunia gemetar.

[Gelar Baru: RULER OF THE DEEP.]

[Level Anda meningkat drastis: Lv.65 -> Lv.75]

Kenzo menoleh ke arah Caelum yang sedang bersiap membuka portal teleportasi untuk kabur.

"Caelum!" panggil Kenzo. Suaranya bergema di dalam air, berat dan penuh otoritas. "Kasih tau bos bos lo di Singapura... kalau mereka berani nyentuh laut gue lagi, gue bakal bangkitin Leviathan ini tepat di bawah gedung mereka. Dan kali ini, gue nggak bakal cuma minta ijin Mana, gue bakal minta kepala mereka."

Caelum menghilang tanpa kata, meninggalkan Kenzo sendirian di kegelapan.

Transformasi Dragon Humanoid Kenzo perlahan memudar, menyisakan tubuhnya yang setengah telanjang di dalam air. Namun, ada yang berbeda. Sebuah tato naga hitam raksasa sekarang melingkar di seluruh punggungnya, ekornya membelit lengan kanan, dan kepalanya berakhir di dada kiri, tepat di atas jantung naga yang berdenyut.

Tato itu seolah hidup, bergerak-gerak kecil mengikuti nafas Kenzo.

"Elara... jemput gue. Pesta di sini udah selesai," ucap Kenzo melalui sisa alat komunikasinya yang masih menempel.

Kenzo mulai berenang naik ke permukaan. Di belakangnya, sesosok bayangan raksasa berbentuk ular laut dengan ribuan tentakel Leviathan yang baru berenang dengan patuh mengikuti tuannya.

Saat Kenzo muncul di permukaan laut yang tenang karena membeku oleh es Freya, matahari mulai terbit. Cahayanya menyinari reruntuhan kapal IHA yang terapung tak berdaya. Kenzo berdiri di atas bongkahan es, menatap cakrawala dengan tatapan predator.

Dunia mengira mereka bisa menjinakkan naga dengan mengirim pendeta dan algojo. Sekarang, mereka baru menyadari bahwa mereka justru baru saja memberi makan naga itu dengan hidangan terbaik.

"Singapura udah, laut udah..." Kenzo menyeringai

sambil menghapus darah di sudut bibirnya. "Mana lagi yang mau gue ambil, Val?"

Valeria mendarat di sampingnya, menatap tato baru Kenzo dengan tatapan lapar. "Mana pun yang lo mau, Bos. Seluruh dunia ini sekarang cuma sekumpulan mangsa buat lo."

1
ZURR EDITZ
lanjut
risn_16: udah update kak untuk hari ini mohon maaf updatenya telat🙂‍↕️🙏.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!