NovelToon NovelToon
Sistem Penebusan Hantu

Sistem Penebusan Hantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horror Thriller-Horror / Hantu
Popularitas:445
Nilai: 5
Nama Author: Lady Y

Terbangun tanpa ingatan dan identitas yang tercatat, Ezra mengandalkan sistem aneh untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Sejak saat itu dia mulai berinteraksi dengan hantu, melakukan penebusan untuk mereka, dan menciptakan berbagai kisah aneh yang abadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19 - Kebakaran

[Selamat Ezra, penebusan hantu berhasil, dapatkan hadiah: 300.000 kredit, 2.000 poin sistem, Keterampilan Radar Bahaya, atribut fisik+3]

Ini hadiah yang familiar, cukup beruntung juga dia mendapatkan keterampilan baru, keterampilan ini memungkinkan ia memiliki firasat akan bahaya, yang cukup untuknya bersikap waspada dan hati-hati sebelum bahaya benar-benar tiba.

Dia membantu menjaga kakek itu hingga kapten polisi setempat telah selesai beristirahat, Ezra lalu meninggalkan rumah sakit, berjalan tanpa arah.

Jarang, Ezra memutuskan untuk berhenti mencari hantu, dia merasa bahwa penebusan hantu yang telah ia lakukan akhir-akhir ini membuatnya lelah, terutama mengetahui sifat manusia di dalamnya.

Terkadang beristirahat sejenak mungkin bisa membuat pekerjaan di kemudian hari lebih optimal.

Jadi, Ezra yang sedang berjalan tanpa tujuan itu berhenti di sebuah toko buku, entah mengapa kakinya melangkah masuk dengan sendirinya.

Toko buku itu terlihat sepi, hanya terdapat beberapa pengunjung yang membaca buku dengan tenang, bahkan penjaga toko itu berbaring malas di meja kasir.

Suasana seperti itu membuat Ezra merasakan kenyamanan yang aneh, jadi langkahnya tidak lagi ragu, dia berjalan ke rak buku, mencari sebuah buku yang menarik untuk di baca.

Ezra menemukan buku itu, sebuah buku yang membahas tentang filosofi epistemologi, isinya cukup menarik dan menambah wawasan.

Saat itu, sebuah firasat aneh mengganggu aksinya membaca, Ezra menoleh ke asal firasat itu, dia melihat seorang pengantar makanan dengan seragam kerjanya yang khas, sedang mengantarkan makanan kepada penjaga toko.

Dalam pengamatan lanjutan, pengantar makanan itu sepertinya bekerja sambil melakukan live streaming.

Logika mengatakan padanya bahwa pemandangan itu sangat normal, tidak ada yang salah dengan pengantar makanan itu, namun firasat aneh ini membuat ia sedikit panik, sepertinya... Firasat ini berasal dari keterampilan barunya, Radar Bahaya.

Tapi apa yang berbahaya tentang seorang pengantar makanan yang melakukan live streaming sebagai kerja sampingan... Tidak, mungkin dia seorang penyiar dan mengantar makanan adalah pekerjaan sampingannya?

Ezra menggelengkan kepalanya, pikirannya malah memikirkan hal-hal tidak penting ini.

Kemudian, pemuda pengantar makanan itu tiba-tiba mengendus udara dengan keras, "Bos, apakah kamu mencium bau terbakar? Apakah kompormu sedang menyala?"

Penjaga toko mengerutkan kening, "Tidak, dan tidak ada bau aneh yang tercium."

Ezra diam-diam ikut mengendus aroma di udara, tapi seperti kata penjaga toko itu, sama sekali tidak ada bau aneh atau bau terbakar.

Pemuda pengantar makanan itu bergumam, "Aneh, aneh..."

Lalu pemuda itu berjalan ke luar toko buku, "Sial! Ada asap di kejauhan! Sepertinya ada kebakaran!"

Teriakan pemuda itu membuat beberapa orang menjadi tertarik dan ikut melihat, termasuk Ezra.

Benar-benar ada asap di kejauhan, sepertinya memang ada bangunan yang terbakar, tapi jaraknya jelas cukup jauh sehingga seharusnya aroma terbakar tidak akan sampai ke toko buku tersebut.

"Aku akan melihat kesana!" Pemuda pengantar makanan itu segera mengendarai motornya dan melaju ke arah asap.

Ezra mengerutkan kening, dia tidak ingin menuduh seseorang secara salah, namun firasat aneh tadi tetap tidak bisa dihilangkan dari hatinya.

Ezra kemudian memutuskan untuk mengejar jejak pemuda itu, jadi dia memesan ojek online dan pergi ke arah asap terbakar itu.

Saat Ezra tiba, dia melihat bahwa bangunan yang terbakar itu rupanya sebuah restoran, dia juga melihat pemuda pengantar makanan tadi sedang membantu seseorang keluar dari api, setelah orang yang dia bantu mencapai area aman, dia tidak ragu dan kembali masuk ke restoran yang masih terbakar itu untuk menyelematkan lebih banyak orang.

Kerutan semakin nampak di dahi Ezra, untuk pertama kalinya dia meragukan hal-hal yang diberikan oleh sistemnya.

"Sistem, jika pemahamanku tidak salah, firasat aneh ini adalah kemampuan Radar Bahaya, bukan?"

[Iya]

"Radar bahaya menunjukkan asal bahaya, bukan seseorang yang akan mendapatkan bahaya, bukan?"

[Iya]

"Jadi, apakah sekarang orang yang dicap berbahaya juga memiliki jiwa pahlawan?" Ezra bertanya dengan ekspresi yang semakin aneh.

[... Siapa tahu, bukankah kalian manusia adalah makhluk yang kompleks? Apa yang aneh dari seorang pembunuh yang bersedekah, atau seorang dermawan yang telah menyumbangkan banyak uang untuk amal, ternyata mendapatkan uang itu dari hasil korupsi? Batas antara kebaikan dan kejahatan di antara kalian manusia selalu begitu kabur]

Sepertinya memang begitu.

Melihat tindakan heroik dari pemuda pengantar makanan yang dicap 'bahaya' oleh Radar Bahaya sistem, Ezra sedikit tertarik.

Jadi, dia juga masuk ke dalam restoran untuk menyelamatkan seseorang, kebetulan dia menyadari ada seorang anak yang pingsan dan tertutup taplak meja begitu masuk, jadi dia langsung menyelamatkan anak itu.

"Lepaskan!"

Saat Ezra menggendong anak itu dan berniat membawanya keluar, dia mendengar teriakan dari suara yang familiar.

Ezra dengan tenang melanjutkan langkahnya, namun diam-diam melihat asal suara.

Pemuda pengantar makanan itu sedang menggendong seorang wanita, berniat mengeluarkan wanita yang pingsan itu dari restoran yang terbakar. Di bawahnya, seorang pria gemuk mencengkram kaki pemuda itu, tidak mau melepaskannya, dan begitu putus asa memohon, "Selamatkan... Tolong aku lebih dulu, aku akan memberimu uang, selamatkan aku dulu, biarkan wanita itu tinggal sebentar..."

"Menjijikkan!" Pemuda itu mengumpat dan menggunakan kakinya untuk menendang pria gemuk itu pergi, lalu pergi tanpa menoleh lagi.

Wajah Ezra terlihat sedikit jelek, dia tahu tidak ada yang benar-benar salah dari pemandangan itu, yang satu ingin menyelamatkan orang lain karena lebih mudah dibawa, dan yang satunya ingin bertahan hidup.

Ezra menghela nafas, dia juga berjalan keluar menggendong anak di gendongannya tanpa menoleh ke belakang lagi.

"Anak.. Anakku!" Seorang wanita hendak menghampiri Ezra, namun sepertinya kakinya terluka dan langsung terjatuh, untungnya orang disekitarnya cepat tanggap, menangkap tubuh wanita itu sebelum menyentuh tanah.

Ezra segera mendekati wanita itu dan menyerahkan anak di gendongannya, dia menatap restoran lagi, pemuda pengantar makanan akhirnya keluar dengan seorang wanita di gendongannya, beberapa orang yang membantu evakuasi lainnya juga keluar satu per satu.

Saat pemuda pengantar makanan hendak masuk lagi, tangannya di cengkram oleh orang lain, "Terlambat, tidak bisa masuk lagi."

Pemuda itu memiliki mata merah, dia hendak memaksa masuk, tapi pintu masuk itu roboh dan api hampir menimpanya.

Saat ini juga terdengar suara sirene pemadam kebakaran, orang-orang segera menyingkir untuk memberi jalan dan para pemadam kebakaran mulai melaksanakan tugasnya untuk memadamkan api, ada juga beberapa petugas pemadam kebakaran yang menerobos masuk, sepertinya mencoba menyelamatkan lebih banyak orang lagi.

Ezra juga menyingkir, hanya mengamati pemandangan itu dari jauh.

Kebakaran benar-benar musibah yang mengerikan, harta benda akan menjadi abu, jika sial, mungkin juga akan mengorbankan nyawa.

Menghadapi bencana seperti inilah, Ezra melihat manusia-manusia yang untuk sementara memiliki sifat manusiawi yang indah. Mereka akan mencoba membantu sebisa mungkin, entah memadamkan api, menyelamatkan nyawa dan harta benda orang lain, menghibur dan merawat korban. Jika kebakaran menimpa perumahan, maka setelah ini pun akan ada sumbangan baik hati dari mereka pada korban kebakaran, seperti makanan dan pakaian. Tanpa memandang apapun, mereka membantu sesama mereka yang bahkan mungkin tidak mereka kenal, untuk melewati cobaan ini.

Meskipun sedikit tidak pantas, pemandangan ini justru memberikan penghiburan bagi Ezra, dia terhibur melihat kebaikan sifat manusia.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!