NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Musuh Lama

Terpaksa Menikahi Musuh Lama

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Menikah dengan Musuhku / Dijodohkan Orang Tua / Nikah Kontrak
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cimai

Definisi takdir yang tidak bisa kita tebak.

Kehidupan terus berjalan, hanya bersama ketika bersekolah di sekolah menengah pertama, itupun menjadi musuh yang tidak berujung damai meskipun sudah lulus.

Lama tak jumpa, tanpa kabar, tanpa melihat sosial media, karena sama-sama merasa tidak perlu.

Suatu hari seperti biasanya, gadis bernama Kenzie itu pulang ke rumah ibunya karena libur akhir pekan, namun, kepulangannya kali ini justru berbeda, ia harus menerima pernikahan yang tidak ia inginkan, karena dijodohkan dengan musuhnya saat SMP.

Keduanya sama-sama memiliki kekasih, apa mereka menerima pernikahan tanpa cinta itu?

Kalaupun pernikahan itu terjadi, bagaimana kelanjutan hubungan mereka dengan kekasihnya masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cimai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 : MAMA MAU CUCU!

Kenzo langsung melepaskan tangannya setelah beberapa kali mendapat pukulan dari Kenzie yang ingin dilepaskan.

Tatapan tajam dan dipenuhi kecurigaan itu membuat Kenzo merinding.

"Tuhkan, jadi bikin emakmu salah paham!" omel Kenzie.

Kenzo menekan kening Kenzie lagi dengan telunjuknya.

"Minimal nanya dulu kenapa tiba-tiba aku narik kamu!" sindir Kenzo.

"Kenapa emangnya?" balas Kenzie.

"Kamu ya! sengaja banget bikin naik darah!" omel Kenzo.

Kenzie mengernyitkan dahinya karena masih belum paham maksud dari omelan Kenzo.

"Kamu tadi mau masuk ke kamar sebelah 'kan?" tanya Kenzo geram setelah menyingkirkan telunjuknya.

Kenzie mengingatnya dan langsung nyengir karena lupa.

"Hehehe maaf,"

"Namanya juga pura-pura, ya wajar kalau masih banyak kesalahan!" protes Kenzie membela diri.

"Mereka itu mau nginap," ujar Kenzo setelah beberapa detik saling diam.

"APA!" seru Kenzie.

"Mulutmu itu lho, jangan gampang banget buat teriak-teriak !"

Meskipun bersuara pelan, Kenzo menekankan setiap perkataannya.

"Terus aku gimana tidurnya kalau mereka nginap di sini?" tanya Kenzie bingung.

"Ya, gimana lagi, mau nggak mau lah." balas Kenzo sembari melipat kedua tangannya.

Kenzie langsung mundur dua langkah sembari menyilangkan kedua tangannya.

"Lah, ngapain begitu? lu kira gue c4bul!" protes Kenzo.

"MEMANG! MUKAMU NGGAK RAMAHABLE BANGET!" jawab Kenzie langsung keluar dari kamar.

Kenzo menatap pintu dengan geram menghadapi Kenzie yang seenaknya. Ia meninju udara yang tak terasa.

"Jangan kepedean lu!" gerutu Kenzo.

"Enak aja muka cakep banget gini dibilang c4bul!" lanjutnya sembari merapikan rambut.

Kenzie yang sudah keluar dari kamar pun segera menemui Mia dan Zaky.

"Mama sama Papa nggak istirahat aja, ini 'kan sudah malam." ujar Kenzie.

"Istirahatnya sudah cukup, Mama sama Papa mau pulang dulu, besok sudah ada janjian sama customer," jawab Mia.

Kenzie langsung kaget.

"Kenapa Kenzie? kok begitu ekspresinya?" timpal Zaky.

"Eh, nggak papa, tadi Kenzo bilang kalian mau nginap di sini? kok mau pulang?" jawab Kenzie.

Zaky dan Mia langsung terkekeh kecil, dan bersamaan dengan Kenzo keluar dari kamar.

"Mama sama Papa cuma becanda aja, kami nggak akan ganggu pengantin baru." ujar Mia lalu mengedipkan sebelah matanya.

Kenzie langsung melotot ke Kenzo yang masih berdiri kebingungan.

"Mama mau kemana kok nenteng tas?" tanya Kenzo tidak mendengar percakapan orangtua dan istrinya.

"Mau pulang," jawab Mia.

"Lho?" tanya Kenzo juga bingung.

"Sudah-sudah jangan pada melongo, kalian istirahat saja, kami pulang sekarang." ujar Mia.

Raut wajah Kenzie sudah pasti seperti orang yang plonga-plongo karena bingung sendiri menghadapi mertua yang random ini.

"Baik-baik ya di rumah," ucap Mia sembari mengusap lengan Kenzie.

"Oh, iya Ma, terima kasih." balas Kenzie.

Kenzo menarik tangan Kenzie lagi saat orangtuanya keluar. Tidak lupa dengan drama merengkuh pinggang Kenzie agar terlihat pasangan yang bahagia.

"Bye bye! JANGAN LUPA MAMA MAU CUCU YANG BANYAK!" seru Mia sambil melambaikan tangan dari mobil.

Kenzie dan Kenzo pun ikut melambaikan tangannya dan tak melupakan senyuman yang lebar meskipun palsu. Setelah mobil Zaky sudah tidak terlihat, senyum itu menghilang dan Kenzie langsung meninju perut Kenzo.

"AW!"

"EH! APA MAKSUDNYA TIBA-TIBA DI TINJU!" protes Kenzo langsung mengejar Kenzie yang sudah masuk ke rumah.

"Mau adu di ring? AYO!" tantang Kenzo.

"Yang waras ya!" balas Kenzie sembari berjalan ke dalam rumah.

"Aku mau pulang sekarang!" ujar Kenzie.

"Heh! tinggal merem aja kok pake mau mondar-mandir!" protes Kenzo.

"Nyari penyakit kah?!" imbuhnya.

Kenzie menarik napas panjang lalu menghadap Kenzo.

"Kamu juga nggak mau 'kan kalau aku ada di sini?!"

"Kamu mau aku ada di sini juga karena terpaksa 'kan biar mereka percaya?!"

Kenzo langsung diam, ia tidak memiliki jawaban yang pasti selain dihatinya merasa tidak tega jika membiarkan Kenzie harus mondar-mandir hanya untuk beristirahat. Biar bagaimanapun, selama Kenzie berstatus sebagai istri, tentu saja akan menjadi tanggungjawab Kenzo sepenuhnya.

"Aku sudah nikahi kamu, jadi, aku harus memastikan kamu baik-baik saja, dan ini sudah malam. Ya, itu maksudku." jawab Kenzo dengan suara yang lebih ramah.

Kenzie menatap Kenzo dengan menyelidik.

"Aku sudah biasa!" ucap Kenzie.

Kenzie kembali menatap dengan menyipitkan matanya.

"Kamu 'kan sudah biasa tinggal bareng sama pacarmu, jadi, sekarang kamu bisa hubungi dia buat datang." ujar Kenzie.

"Tinggal bareng?"

"Omong kosong dari mana itu?" tanya Kenzo tidak terima.

"Siapa yang omong kosong?" balas Kenzie.

"Itu di lemarimu ada pakaian perempuan, sudah pasti punya pacarmu 'kan?"

"Apa jangan-jangan malah kamu yang suka pakai pakaian perempuan buat anu, itu, ya itulah pokoknya!" lanjut Kenzie sudah malas berdebat dan merasa geli harus membahas hal seperti itu.

Kenzo langsung terbelalak karena Kenzie sudah salah paham.

Saking geramnya, Kenzo langsung menarik tangan Kenzie ke kamar lagi. Ia menghidupkan semua lampu agar terang lalu membuka pintu lemari itu.

"LEPAAAAAAS!"

"Kenapa sih narik-narik! kasar banget!" protes Kenzie.

"Aku sudah lihat, nggak perlu kamu perlihatkan lagi!" ujar Kenzie melengos.

Kenzo menatap tajam pada Kenzie yang enggan menghadapnya.

"JANGAN KEMANA-MANA!"

Kenzo langsung mengambil struk belanjaan pagi hari ini dan ia letakkan di telapak tangan Kenzie.

"Kamu baca, kamu cocokkan tanggal pembelian dan nama barang!"

"Satu lagi, kamu baca lagi WA-ku tadi, aku sudah bilang ada BEBERAPA PAKAIAN BUAT KAMU!" tegas Kenzo.

Kenzie langsung terdiam, ia merutuki dirinya dalam hati karena benar-benar tidak ingat.

"Dan, ada yang lebih penting!"

"AKU NGGAK PERNAH BAWA PACARKU KE RUMAH! DAN, AKU MASIH WARAS! NGGAK SEPERTI TUDUHANMU!" tegas Kenzo membuat Kenzie mundur satu langkah.

Kenzo berbicara dengan penekanan dan tegas, sampai membuat Kenzie merinding.

"Iya, iya, aku percaya, maaf!" ujar Kenzie menutup pintu lemari itu.

"Pura-pura percaya, biar cepat!" bathin Kenzie.

"Mau kemana?!" tanya Kenzo.

"Mau mindahin meja ini dulu,"

Tanpa mengatakan apa-apa, Kenzo langsung merebut meja itu dan mendorongkannya ke kamar Kenzie. Wajahnya masih menggambarkan kemarahan karena mendapatkan tuduhan dari Kenzie.

"Wajar 'kan kalau aku berpikiran yang tidak-tidak?" gumam Kenzie.

Kenzie langsung mengambil pakaiannya yang ada di lemari Kenzo. Saat melihat pakaian dinas, tubuhnya langsung merinding dan membiarkannya begitu saja.

"Apa-apaan coba pake beli baju kurang bahan begitu!" gerutu Kenzie.

"Kalau masih mau nekat pulang ke kontrakan, aku bakal nelpon mama biar balik ke sini!" ancam Kenzo.

Jantung Kenzie terasa berhenti berdetak karena Kenzo tiba-tiba berbicara.

"Iyaa suamiku! istrimu ini akan tetap disini, BERSAMAMU!" jawab Kenzie lalu berjalan dengan menghentak-hentakkan kaki dengan tangan yang penuh membawa pakaian.

Tanpa sadar, Kenzo tersenyum tipis mendengar jawab Kenzie.

"Ngapain lu senyum-senyum!" protes Kenzo dalam hati.

Kenzo sedang tidak habis pikir dengan dirinya sendiri. Ia berdiri di tengah pintu dan melihat Kenzie sedang menyusun pakaian ke dalam lemari.

Saat Kenzo hendak masuk ke kamar Kenzie, langkahnya dihentikan karena ponselnya berdering.

Kenzo mengurungkan niatnya dan langsung ke belakang untuk menjawab telepon itu.

"Dia sudah pergi?" gumam Kenzie.

Kenzie menyadari bahwa Kenzo tengah berdiri di tengah pintu. Tetapi ia memilih untuk pura-pura tidak melihat.

Rasa penasarannya begitu tinggi, Kenzie berjalan dengan mengendap-endap ke belakang untuk mengetahui siapa yang tengah menelpon Kenzo.

"Aduh, suaranya manja, seksi." bathin Kenzie

Bruk!

"Aduh!"

Kecerobohan itu membuat kaki Kenzie tersandung kardus yang belum dibereskan. Ia langsung menutup mulutnya dan buru-buru ke kamar.

"NGAPAIN KAMU NGUPING!" seru Kenzo setelah mengetuk pintu dengan keras.

"OH MY GOD! ternyata dia dengar!" gumam Kenzie ketakutan.

"AKU NGGAK NGUPING! AKU MAU MASAK MIE, TAPI, KARENA DENGAR SUARAMU AKHIRNYA NGGAK JADI!" bantah Kenzie berteriak dari dalam.

Kenzie langsung menutup telinganya dengan bantal, kali ini ia sangat ketakutan kalau Kenzo benar-benar marah.

"Huft, syukurlah dia sudah pergi!" gumam Kenzie lega.

1
Marini Suhendar
thor...bikin cepet pada ketauan dech pacarna pada selingkuh..biar cepet pada bucin tuh anak 2😄
Susi Ermayana
jujur uda sampek gregetan sana si kenzo kemaren yang hampir keblabasan sama si ulet bulu..
klau kemaren sampek terjadi...aku pasti kecewa sama dia....
untung aja gagal...tapi aku gak suka kalau si kenzo masih nyium nyium si cewek itu.
sedang kenzi masih ori..belum tersentu...
Sweet Girl
Udah kayak Mol aja, Panah penunjuk nya.🤭
Sweet Girl
Emang bukan jari kakinya yang sakit Tor...??
Cimai (IG : cimai_author): Bukan Kak, karena lututnya yang kesandung sudut meja 😁
total 1 replies
Sweet Girl
Yakin Pak Zaky... Kenzo putra satu satunya lhooo.
Sweet Girl
Baik benget tu si Lidanya Buaya.
Sweet Girl
Belum Lebaran Zie...🤣
Cimai (IG : cimai_author): Lebih cepat lebih baik, Kak 😄
total 1 replies
Sweet Girl
Udah basahin Kakak lagi tu Zie...
Sweet Girl
Belum waktunya mati, Zie...
Sweet Girl
Mungkin udah punya gebetan baru Ken...
Sweet Girl
Udah kayak Silet tajamnya 🤭
Sweet Girl
Untung masih ada stock sabarnya.
Sweet Girl
Hhaaah!? ini udah Lebaran lagi lhoooo🤪
Cimai (IG : cimai_author): Tidak terasa 😭
total 1 replies
Sweet Girl
Bwahahaha, Ndak ada yang punya Bang... buang aja da...
Cimai (IG : cimai_author): Jangan dong😭
total 1 replies
Marini Suhendar
Awas benci Sama Cinta Setipis Tisu Lho😄
Cimai (IG : cimai_author): Biasanya sih gitu 😄
total 1 replies
Cimai (IG : cimai_author)
Mohon maaf untuk novel sebelumnya yang sudah menghilang (Dinikahi Bos Tampan) 🙏
Karena ada kendala dan saat itu author tidak bisa melanjutkan, akhirnya terpaksa dihapus dulu.
In syaa Allah nanti akan di update lagi, untuk saat ini sekalian mau direvisi dulu dan mau fokus ke judul ini dulu ya 🙏
Terima kasih 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!