NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 19 menikahlah denganku

Bryan menatap Xyra tak berkedip sebelum akhirnya ia menarik tangan wanita itu dan membuat Xyra duduk di sisinya.

Ia memegang kuat tangan Xyra untuk memaksa wanita itu tetap duduk.

Sementara tangannya yang lain menunjukkan gambar yang tadi ia ambil dengan kamera ponselnya.

" menurutmu...apa yang akan orang pikirkan jika mereka melihat foto ini ?!

Terutama suamimu ?! " ucap Bryan dengan tatapan mata mengejek kepada Xyra.

Xyra yang juga sedang melihat ke arah ponsel Bryan merasa tercekat.

Lidahnya terasa kelu, tubuhnya gemetaran.

Xyra bangkit dan kembali menatap Bryan dengan tajam.

Tanpa ia sadari, tangan laki laki itu masih memegang tangannya.

" apa salahku padamu tuan muda ?! Untuk apa kau melakukan itu ?! " cicit Xyra dengan suara bergetar.

" Dan ini...." Xyra berucap lagi sambil menghempas tangan Bryan yang memegang tangannya.

Pegangan tangan Bryanpun terlepas dari tangannya.

" kau tidak berhak menyentuhku seperti ini....aku bukan wanita lajang....

aku wanita bersuami.

Setiap jengkal tubuhku adalah kehormatan dan harga diri suamiku yang harus aku jaga " Xyra tak mampu lagi menahan amarahnya.

Perlakuan Bryan barusan benar benar terasa merendahkannya.

Mendengar ucapan Xyra...bukannya meredup tapi tatapan Bryan kian tajam kepada Xyra.

" kehormatan dan harga diri suamimu kau bilang ?!

lalu apa laki laki yang kau sebut sebagai suamimu itu juga menjaga kehormatan dan harga dirimu ?! " sentak Bryan sambil bangkit dari duduknya.

Xyra terjengkit kaget dengan suara Bryan yang terdengar keras itu.

" apakah dia membelamu saat kau di perlakukan seperti sampah di rumahnya ?! " sentak Bryan lagi sambil melangkah maju kepada Xyra.

Xyra sontak melangkah mundur,

" i..i...itu...itu bukan urusanmu tu...tu...tuan muda...." jawab Xyra tergagap.

Nyalinya seketika menciut melihat raut wajah Bryan dan tatapan tajam laki laki itu kepadanya.

" tinggalkan suamimu...dan menikahlah denganku " ucap Bryan kemudian tanpa basa basi dan sukses membuat Xyra terhenyak.

Wanita itu sampai membulatkan matanya demi mendengar ucapan Bryan barusan.

Dan tanpa sadar.....

Bryan telah begitu dekat dengannya.

" aku tidak main main....ceraikan suamimu yang pengecut itu dan datanglah kepadaku.....

Xyxi...."

ucap Bryan penuh penekanan, untuk yang pertama kalinya, bibirnya menyebut nama Xyra.

Tubuh Xyra menegang dan tiba tiba terasa kaku seperti patung.

Ucapan Bryan seperti cairan lilin yang sukses membuat tubuhnya membeku seperti batu.

Perlahan Xyra menggeleng,

" tidak....anda tidak tahu apa yang sedang anda ucapkan ini tuan muda,

Dan anda....anda tidak pantas mengucapkan hal itu...

anda adalah orang terhormat...

Ini bukan tentang sebuah hubungan yang biasa, tapi yang anda bicarakan adalah tentang pernikahan.

Di dalam keyakinanku....sangat tidak di benarkan bagi seseorang menghancurkan kehidupan rumah tangga orang lain.

Carilah wanita lain yang masih lajang, dosa hukumnya jika anda memaksakan itu padaku " Xyra mencoba berkata serius dan dengan lembut kepada Bryan.

Berharap laki laki itu mengerti dan tidak tersinggung.

Tapi apakah itu berhasil...?!

Apakah Bryan mengerti...?! Jawabnya adalah tidak....

Bryan semakin maju dan mengikis jarak di antara keduanya.

Kedua tangannya bahkan telah melingkari punggung Xyra.

Dan ia tak perduli meski Xyra berontak.

" omong kosong....aku tidak perduli meski karena itu aku harus terbakar di neraka....

Kau harus menjadi milikku...dengan atau tanpa izinmu.

Cepat ceraikan laki laki itu atau aku yang akan membuat kalian bercerai... "

jawab Bryan dengan mata memerah.

Xyra yang berontak berusaha melepaskan diri dari dekapan Bryan tak lagi bisa berbuat apa apa, tenaganya habis dan ia merasa lemas.

" lihat cctv di sana ?! " bisik Bryan ke arah sudut atas ruangan dengan masih memeluk tubuh Xyra.

Dengan lemas, Xyra mengikuti arah mata Bryan.

" apa yang kita lakukan ini sudah pasti terekam dengan jelaskan ?! " imbuh Bryan lagi.

Tubuh Xyra kian terasa lemas, ia paham apa maksud ucapan Bryan.

" aku bukan mainanmu tuan muda...."

" siapa yang bilang kau mainanku....kau calon istriku...." jawab Bryan dan sukses membuat dada Xyra terasa sesak.

" kau melecehkan dan merendahkanku..."

" tidak...aku mencintaimu...." bantah Bryan.

" cinta...?!! " cicit Xyra seolah tak percaya dengan apa yang ia dengar.

Saat ini ia masih berada di dalam dekapan Bryan.

Tubuhnya yang ringkih tak kuasa melepaskan diri dari laki laki itu.

" ya...cinta....aku mencintaimu...." jawab Bryan tegas.

Setelah meyakinkan diri selama seminggu ini, sekarang ia yakin ia mencintai Xyra.

Dan seperti menelan ludahnya sendiri, Bryan memilih untuk menggenggam Xyra bagaimanapun caranya.

" kita baru saja bertemu dan kita baru saja mengenal...

Bagaimana kau bisa bilang cinta...?! "

" tak perlu bertemu lebih lama atau mengenal lebih lama...

aku yakin mencintaimu...." jawab Bryan datar dan dingin dan tak bisa di bantah.

" cinta macam apa ini jika kau memperlakukan aku seperti ini "

" itu salahmu karena kau telah berani memancing kemarahanku malam itu..."

" memancing kemarahan ?! " cicit Xyra tak paham.

" ya..memancing kemarahanku, beraninya kau bermesraan dengan laki laki lain di depan mataku..." jawab Bryan dan sukses membuat Xyra kian tercekat.

Ia tak paham maksud laki laki itu.

" dia suamiku...." jawabnya kemudian

" berhenti mengakui dia suamimu...dia akan segera menjadi mantan suamimu..."

Hening,

Xyra dan Bryan sama sama terdiam.

" lepaskan aku..." ucap Xyra,

Nada suaranya sangat nyata jika saat ini ia sedang tertekan.

" katakan padaku....apa dia menyentuhmu malam itu ?! " tiba tiba Bryan menjauhkan tubuhnya dan memegang kedua pundak Xyra.

Netranya menatap penuh intimidasi kepada sosok wanita di hadapannya.

" jangan diam saja.....jawab pertanyaanku, apa dia menyentuhmu malam itu ?! " sentak Bryan lagi mengulang pertanyaannya yang belum di jawab oleh Xyra sambil menggoyang kuat kedua pundak wanita itu.

Tiba tiba ingatannya melayang pada hal yang membuatnya tak tenang malam itu dan hal itu sukses membuatnya seperti terbakar.

" dimana dia menyentuhmu...katakan padaku....atau aku akan...."

" ti...ti..tidak.....dia tidak melakukan apa apa padaku... " jawab Xyra ketakutan bukan main. Xyra tidak berbohong.

Sejak malam di mana Yari mengajaknya keluar, suaminya itu memang belum menyentuhnya sama sekali.

Yari sibuk dengan rencana open house tahun baru yang akan di adakan keluarganya.

Dan sepertinya mereka memang sengaja membuat Yari sibuk dan kelelahan hingga akhirnya tak punya waktu untuknya.

Ancaman Bryan terasa begitu nyata, dan Xyra sungguh takut karena itu.

Sementara Bryan,

laki laki itu menghela nafas lega mendengar jawaban Xyra.

Ia tak perduli meski Xyra sebenarnya berbohong, ia tidak tolol....

Mana ada laki laki yang bisa tahan tidak menyentuh istrinya sama sekali selama satu minggu.

Tapi tak apa....ia memilih untuk tolol demi ketenangan batinnya sendiri.

Ia kembali menarik tubuh Xyra kembali kepadanya dan kemudian memeluknya.

" kemarilah....aku sangat merindukanmu... " bisik Bryan di ujung kepala Xyra.

Tubuh Xyra terasa kaku, kedua tangannya hanya menggantung di kedua sisi tubuhnya.

Ia tak tahu harus berbuat apa.

1
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵💪
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘳𝘺
shinta
waduh degdegan nih, dimana mereka akan bertemu, rumah sakit atau di pertemuan perusahaan. ahhhh kak Thara, gantung kita kayak jemuran iniiihhh
Widia Aldiev
jika Bryan ketemu baby Syakil jangan di persulit ya kak Tara 🙏🙏
Widia Aldiev
ayo Bryan selangkah lagi kamu bakal ketemu anak kamu ❤️❤️❤️
Titin Rosediana
wah.. nanggung bnyk up donkzz❤️❤️❤️🙏🙏🤭
nur hayati
makin seru
Widia Aldiev
ayo Bryan sedikit lagi kamu akan bertemu benihmu yg kini tumbuh menjadi Batuta yg tampan seperti kamu,semoga mereka bertemu di rumah sakit ❤️❤️❤️ g sabar nunggu nanti siang 🔥🔥
novi💜💜
berjuang bry,,,, ada bocil juga yg harus di perjuangin tuh
shinta
sepertinya perjuangan Bryan akan dimulai😍😍😍😍
novi💜💜
waaah suasana desa tempt tinggal xyra mengingatkanku di desa saat masa kecil thor, disana juga pada garap lahan milik perhutani di tanami jagung, ketela padi dan banyak lainnya.banyak tengkulak datng kesana untuk beli hasil panennya.tetep semangat thor
novi💜💜: aku orang jawa tengah ka, desa masa kecil persis banget kayak yg d cerita kaka ini
total 2 replies
Susanti
suka
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘣𝘳𝘺𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢🤔
Widia Aldiev
takdir benang merah masih terikat antara Xyra dan Bryan kalau sudah terhubung sejauh apapun Xyra berlari maka benang merah itu yg akan menuntun ya Kembali pada Bryan...yg buruk akan Tuhan singkirkan dan yg baik akan Tuhan dekatkan..karena semua sudah ada pada garis masing-masing ❤️❤️❤️
Siti Nurhasanah
aduuuhh...takdir oh takdir
takdir menuntun Xyra bertemu Bryan melalui kerjasama bisnis komoditi hasil pertanian Xyra dengan perusahaan Bryan, PT. YU SNACK & FOOD
shinta
bukankah itu perusahaan Bryan??
indy
senangnya Xyra sudah sukses. darah bisnis keluarganya mengalir deras pada xyra
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘶𝘬𝘴𝘦𝘴 𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢💪
Siti Nurhasanah
benar. uang dari Yari berhasil membangun harga firi dan kehormatan Xyra. Semangat Xyra.
Semangat, Author, secangkir kopi halu untukmu ☕😘😍😘
khitara: makasih kakak🙏
total 1 replies
shinta
Xyra tetaplah kuat.... semoga Klian cepat dipertemukan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!