mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!
Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.
Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.
Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.
Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.
tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.
mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.
CINTA TERLARANG
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 19 menikahlah denganku
Bryan menatap Xyra tak berkedip sebelum akhirnya ia menarik tangan wanita itu dan membuat Xyra duduk di sisinya.
Ia memegang kuat tangan Xyra untuk memaksa wanita itu tetap duduk.
Sementara tangannya yang lain menunjukkan gambar yang tadi ia ambil dengan kamera ponselnya.
" menurutmu...apa yang akan orang pikirkan jika mereka melihat foto ini ?!
Terutama suamimu ?! " ucap Bryan dengan tatapan mata mengejek kepada Xyra.
Xyra yang juga sedang melihat ke arah ponsel Bryan merasa tercekat.
Lidahnya terasa kelu, tubuhnya gemetaran.
Xyra bangkit dan kembali menatap Bryan dengan tajam.
Tanpa ia sadari, tangan laki laki itu masih memegang tangannya.
" apa salahku padamu tuan muda ?! Untuk apa kau melakukan itu ?! " cicit Xyra dengan suara bergetar.
" Dan ini...." Xyra berucap lagi sambil menghempas tangan Bryan yang memegang tangannya.
Pegangan tangan Bryanpun terlepas dari tangannya.
" kau tidak berhak menyentuhku seperti ini....aku bukan wanita lajang....
aku wanita bersuami.
Setiap jengkal tubuhku adalah kehormatan dan harga diri suamiku yang harus aku jaga " Xyra tak mampu lagi menahan amarahnya.
Perlakuan Bryan barusan benar benar terasa merendahkannya.
Mendengar ucapan Xyra...bukannya meredup tapi tatapan Bryan kian tajam kepada Xyra.
" kehormatan dan harga diri suamimu kau bilang ?!
lalu apa laki laki yang kau sebut sebagai suamimu itu juga menjaga kehormatan dan harga dirimu ?! " sentak Bryan sambil bangkit dari duduknya.
Xyra terjengkit kaget dengan suara Bryan yang terdengar keras itu.
" apakah dia membelamu saat kau di perlakukan seperti sampah di rumahnya ?! " sentak Bryan lagi sambil melangkah maju kepada Xyra.
Xyra sontak melangkah mundur,
" i..i...itu...itu bukan urusanmu tu...tu...tuan muda...." jawab Xyra tergagap.
Nyalinya seketika menciut melihat raut wajah Bryan dan tatapan tajam laki laki itu kepadanya.
" tinggalkan suamimu...dan menikahlah denganku " ucap Bryan kemudian tanpa basa basi dan sukses membuat Xyra terhenyak.
Wanita itu sampai membulatkan matanya demi mendengar ucapan Bryan barusan.
Dan tanpa sadar.....
Bryan telah begitu dekat dengannya.
" aku tidak main main....ceraikan suamimu yang pengecut itu dan datanglah kepadaku.....
Xyxi...."
ucap Bryan penuh penekanan, untuk yang pertama kalinya, bibirnya menyebut nama Xyra.
Tubuh Xyra menegang dan tiba tiba terasa kaku seperti patung.
Ucapan Bryan seperti cairan lilin yang sukses membuat tubuhnya membeku seperti batu.
Perlahan Xyra menggeleng,
" tidak....anda tidak tahu apa yang sedang anda ucapkan ini tuan muda,
Dan anda....anda tidak pantas mengucapkan hal itu...
anda adalah orang terhormat...
Ini bukan tentang sebuah hubungan yang biasa, tapi yang anda bicarakan adalah tentang pernikahan.
Di dalam keyakinanku....sangat tidak di benarkan bagi seseorang menghancurkan kehidupan rumah tangga orang lain.
Carilah wanita lain yang masih lajang, dosa hukumnya jika anda memaksakan itu padaku " Xyra mencoba berkata serius dan dengan lembut kepada Bryan.
Berharap laki laki itu mengerti dan tidak tersinggung.
Tapi apakah itu berhasil...?!
Apakah Bryan mengerti...?! Jawabnya adalah tidak....
Bryan semakin maju dan mengikis jarak di antara keduanya.
Kedua tangannya bahkan telah melingkari punggung Xyra.
Dan ia tak perduli meski Xyra berontak.
" omong kosong....aku tidak perduli meski karena itu aku harus terbakar di neraka....
Kau harus menjadi milikku...dengan atau tanpa izinmu.
Cepat ceraikan laki laki itu atau aku yang akan membuat kalian bercerai... "
jawab Bryan dengan mata memerah.
Xyra yang berontak berusaha melepaskan diri dari dekapan Bryan tak lagi bisa berbuat apa apa, tenaganya habis dan ia merasa lemas.
" lihat cctv di sana ?! " bisik Bryan ke arah sudut atas ruangan dengan masih memeluk tubuh Xyra.
Dengan lemas, Xyra mengikuti arah mata Bryan.
" apa yang kita lakukan ini sudah pasti terekam dengan jelaskan ?! " imbuh Bryan lagi.
Tubuh Xyra kian terasa lemas, ia paham apa maksud ucapan Bryan.
" aku bukan mainanmu tuan muda...."
" siapa yang bilang kau mainanku....kau calon istriku...." jawab Bryan dan sukses membuat dada Xyra terasa sesak.
" kau melecehkan dan merendahkanku..."
" tidak...aku mencintaimu...." bantah Bryan.
" cinta...?!! " cicit Xyra seolah tak percaya dengan apa yang ia dengar.
Saat ini ia masih berada di dalam dekapan Bryan.
Tubuhnya yang ringkih tak kuasa melepaskan diri dari laki laki itu.
" ya...cinta....aku mencintaimu...." jawab Bryan tegas.
Setelah meyakinkan diri selama seminggu ini, sekarang ia yakin ia mencintai Xyra.
Dan seperti menelan ludahnya sendiri, Bryan memilih untuk menggenggam Xyra bagaimanapun caranya.
" kita baru saja bertemu dan kita baru saja mengenal...
Bagaimana kau bisa bilang cinta...?! "
" tak perlu bertemu lebih lama atau mengenal lebih lama...
aku yakin mencintaimu...." jawab Bryan datar dan dingin dan tak bisa di bantah.
" cinta macam apa ini jika kau memperlakukan aku seperti ini "
" itu salahmu karena kau telah berani memancing kemarahanku malam itu..."
" memancing kemarahan ?! " cicit Xyra tak paham.
" ya..memancing kemarahanku, beraninya kau bermesraan dengan laki laki lain di depan mataku..." jawab Bryan dan sukses membuat Xyra kian tercekat.
Ia tak paham maksud laki laki itu.
" dia suamiku...." jawabnya kemudian
" berhenti mengakui dia suamimu...dia akan segera menjadi mantan suamimu..."
Hening,
Xyra dan Bryan sama sama terdiam.
" lepaskan aku..." ucap Xyra,
Nada suaranya sangat nyata jika saat ini ia sedang tertekan.
" katakan padaku....apa dia menyentuhmu malam itu ?! " tiba tiba Bryan menjauhkan tubuhnya dan memegang kedua pundak Xyra.
Netranya menatap penuh intimidasi kepada sosok wanita di hadapannya.
" jangan diam saja.....jawab pertanyaanku, apa dia menyentuhmu malam itu ?! " sentak Bryan lagi mengulang pertanyaannya yang belum di jawab oleh Xyra sambil menggoyang kuat kedua pundak wanita itu.
Tiba tiba ingatannya melayang pada hal yang membuatnya tak tenang malam itu dan hal itu sukses membuatnya seperti terbakar.
" dimana dia menyentuhmu...katakan padaku....atau aku akan...."
" ti...ti..tidak.....dia tidak melakukan apa apa padaku... " jawab Xyra ketakutan bukan main. Xyra tidak berbohong.
Sejak malam di mana Yari mengajaknya keluar, suaminya itu memang belum menyentuhnya sama sekali.
Yari sibuk dengan rencana open house tahun baru yang akan di adakan keluarganya.
Dan sepertinya mereka memang sengaja membuat Yari sibuk dan kelelahan hingga akhirnya tak punya waktu untuknya.
Ancaman Bryan terasa begitu nyata, dan Xyra sungguh takut karena itu.
Sementara Bryan,
laki laki itu menghela nafas lega mendengar jawaban Xyra.
Ia tak perduli meski Xyra sebenarnya berbohong, ia tidak tolol....
Mana ada laki laki yang bisa tahan tidak menyentuh istrinya sama sekali selama satu minggu.
Tapi tak apa....ia memilih untuk tolol demi ketenangan batinnya sendiri.
Ia kembali menarik tubuh Xyra kembali kepadanya dan kemudian memeluknya.
" kemarilah....aku sangat merindukanmu... " bisik Bryan di ujung kepala Xyra.
Tubuh Xyra terasa kaku, kedua tangannya hanya menggantung di kedua sisi tubuhnya.
Ia tak tahu harus berbuat apa.
baru ini q mendukung yg namanya Pelakor
ayo kak up lagi, esmosi jiwa ini aku🤣🤣🙏🙏
Manusia seperti Yati akan sadar,ketika dia sudah di tinggalkan.
dia akan tahu kekurangannya sebagai laki laki normal.
Bener² suami yg cocok jadi hujatan netizen.
Makasih Kak Thara, hari ini udah up 3 kali. aku kasih kopi deh yah biar lancar ide dongeng dan up lagi wkwkwkw
bikin ilfil tahu kelakuan mu yariii!!!
cobalah jadi laki laki gentleman gitu nah..akui kalau km yg gak bisa menghamili istrimu.
jangan diem ajj nyari aman.
kenapa setiap part "Julid" di buku kak Tara ini bikin hati dongkol..mbayangin yg ngomong persis mulutnya ibu² komplek yg suka ghibah.
rasa pengen ku remes mulut mertuanya xhyra
emosi akuhh🤭🙏🙏
yg ada malah bikin Xyxi jengkel.