NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Perjodohan
Popularitas:46.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

( Tertembak.)

Suara tembakan, dan ringisan itu. kompak membuat semua orang, langsung menoleh betapa kagetnya mereka, terutama Axel. Saat melihat istrinya yang sudah tersungkur sambil memegang beberapa pistol di tangannya.

   " Carlin..." pekik Axel.

Axel sangat geram, saat melihat apa yang sudah terjadi kepada istrinya. Bisa-bisanya istrinya keluar dari dalam mobil dan melanggar larangannya, Axel dengan membabi buta menyerang musuhnya yang masih bertahan. Amarahnya sudah tidak bisa di kendalikan lagi.

Lea mendengus dingin, saat bahunya malah kecolongan oleh musuhnya. sambil menahan rasa sakit dan nyeri-linu di bahunya. Dia berbalik matanya menatap ke arah musuh yang sudah menembaknya tadi, dengan tatapan mata yang berapi-api.

   " Betapa, beraninya dia? " Gumamnya, tanpa menunggu lama-lama, dia langsung menembak musuhnya, dengan bertubi-tubi dia bahkan tidak memberikan kesempatan kepada musuhnya, untuk beraksi sedikitpun.

Dor~ dor~ dor~

Pria itu tewas seketika, ketika pelurunya langsung menembus jantung, hati dan kepalanya.

Tentu apa yang di lakukan lea, membuat semua orang tercengang. apa lagi Axel dan pasukannya, mereka tidak pernah menyangka bahwa wanita yang terlihat penakut, bodoh dan lembah itu, bisa bermain senjata api selihai itu.

" Kenapa kamu keluar, dari dalam mobilnya? kan sudah aku bilang tadi." Axel terlihat kesal, dan geram serta bercampur khawatir. saat melihat bahu kiri istrinya, sudah di hiasi darah segar, yang terus keluar.

Lea menoleh, menatap datar ke arah Axel, yang sudah seperti ingin memakannya hidup-hidup, detik itu juga.

 " Jadi, aku harus diam saja. dan membiarkan para sampah itu membunuh ku? lagian sih kalian lama banget, tinggal di dor dor apa susahnya, malah menye-menye dan bermain-main."

Axel ingin rasanya meremas, mulut istrinya itu. bahkan ketika sedang terluka pun dia masih bisa-bisanya, mengomel terus-menerus.

 Pemimpin dari musuhnya, yang menyerang Axel masih tersungkur di tanah! dengan keadaan yang mengenaskan. seluruh tubuhnya babak-belur, hingga sampai ke wajahnya, tapi matanya tidak lepas menatap kagum, ke arah istri dari Axel Alexander! itu.

Dia tidak pernah menyangka bahwa menurut informasi, yang orang lain ceritakan bahwa wanita itu, penakut tertutup, bodoh. dan lemah itu. ternyata nggak sesuai dengan gosipnya, kenyataannya wanita itu di matanya sangat lah keren, dan berani! tidak punya rasa takut. apa lagi pandai bermain pistol, dan membidik musuhnya dengan tepat dari jarak jauh.

" Bajingan si Axel, pantasan selama ini. dia selalu menyembunyikan istrinya, ternyata istrinya, cantik dan sangat sempurna." Pria itu menyeringai, tiba-tiba matanya dan mata Lea tanpa sengaja langsung bertatap.

 " Bajingan, apa yang kau lihat hah? mau ku tembak mata jelek mu itu." ucap Lea galak.

Semua orang yang sedang syok tadi, melihat reaksi lea. langsung tersadar dan menatap ke arah pria itu. Axel dengan cepat menutupi tubuh istrinya dengan tubuhnya, dia tidak mau pria itu melihat dan menandai istrinya nanti, dia menatap super tajam.

   " Kalian, bereskan semuanya?" ucap Axel yang langsung menarik tangan lea. Axel membelalakkan matanya, saat kembali melihat 2 orang musuhnya, yang sudah meregang nyawanya, dengan kondisi yang mengenaskan di sisi mobilnya, dia hampir terhuyung ke belakang saking kagetnya, untung saja dia dengan cepat memegang pintu mobilnya. sehingga dia mampu menahan bobot tubuhnya.

*****

  Dug~

Bruuumm...!

Axel langsung tancap gas mobilnya, dengan kecepatan tinggi. untuk segera membawa istrinya ke rumah sakit, agar cepat mendapatkan pertolongan.

 " Apa 2 orang itu, yang menembak pintu mobilnya?" tanya Axel.

" Hmm, mereka yang duluan memancing ku keluar dari dalam mobilnya, karna mereka berusaha menghancurkan pintu mobilnya! masa iya aku diam saja? nanti kalau aku benar-benar mati, trus kamu jadi duda dong." sahut Lea dengan santai.

Axel hanya bisa meredakan amarahnya saja' dia tidak bisa menyalahkan istrinya, karena mereka memang sengaja ingin melukainya.

" Fokus saja, menyetirnya aku nggak apa-apa kok, masih hidup belum mati!" ucap lea karena Axel nggak fokus menyetir mobilnya.

 " Kamu tenang saja, bagaimana pun juga kamu, masih dalam pemulihan. dan sekarang malah terluka lagi."

Lea berdecak kesal, dan menatap rumit ke arah Axel. Tapi tiba-tiba terkekeh kecil, membuat Axel mengeryit dahinya heran.

" Kenapa kamu, tiba-tiba bersikap seperti ini kepada ku? biasanya juga nggak pernah."

Axel menghela nafas beratnya, dia mengatup bibirnya rapat-rapat, dari pada meladeni istrinya, entar ujung-ujung emosinya pasti akan meledak lagi.

    " Oh, atau lebih tepatnya kamu. takut musuh mu, menyebarkan bagaimana kamu bersikap pada istri mu selama ini yah? karena itu akan mencoreng nama baik Alexander! atau kamu takut keluarga Alexander, terutama kakek, dan mama mertua mengetahui faktanya? "

" Carlin, bukan begitu.." Axel menghela nafas.

 " Sebenarnya, kenapa aku bisa menikah dengan mu? apa kamu mengancam ku! dan keluarga ku. supaya aku mau menikah dengan mu? Atau...aku tidak sengaja, melihat hal yang tidak seharusnya tidak ku lihat.."

Ucap Lea panjang lebar, dengan nada yang mulai mengecil, akibat sudah kebanyakan kehilangan darah. dia mengatup bibirnya sebelum Axel, dengan Sinting menciumnya Dan benar saja pria itu, malah mencium bibirnya, tanpa ijin. Lea begitu kesal dan kaget' karna suami laknat nya itu, malah mencari kesempatan dalam kesempitan, untuk menciumnya, ketika dia sedang tidak berdaya.

Axel mendengus, di saat menyadari benda kenyal itu. yang sadari tadi bergerak menggoda, tapi tak bisa dia nikmati.

" Kenapa, melibat bibir mu. sebegitu nya tidak mau aku mencium mu yah? " ucap Axel yang sudah kembali menyetir mobilnya, setelah mencium paksa bibir istrinya tadi.

 " Karena kamu bajingan, dan murahan. Aku tidak sudi di sentuh mu.." sahut Lea sebelum dia menutup kedua matanya.

Deg...

 Entah kenapa Axel ngerasa sakit hati, saat mendengar ucapan Lea. Axel panik saat melihat istrinya, yang sudah tidak sadarkan diri. Dia semakin ugal-ugalan membawa mobilnya, menyelip beberapa mobil yang menghalangi jalannya.

" Carlin, bertahan lah..."

 Tidak lama kemudian, dia tiba di rumah sakit dengan cepat dia membawa Lea. bridal style orang-orang yang ada di rumah sakit, yang sudah mengetahui siapa Axel nampak sangat terkejut.

  " Kenapa, Diam saja sialan? " bentak Axel karena dokter, dan susternya. malah diam membisu seribu bahasa.

" Ma-maaf, tuan tolong letakkan saja perempuan itu di bangsal...! "

   " Lancang sekali kamu, mengatakan perempuan itu. dia istriku brengsek! " maki Axel. matanya berkilat dingin, dengan di ikuti aura yang menyeramkan. membuat para dokter dan perawatnya. gemetar ketakutan mereka dengan cepat membantu Axel.

*****

    ( New york...! )

Cuaca pagi ini nampak lebih cerah, dan hangat. Berbeda dengan hari-hari sebelumya yang selalu terlihat mendung, tapi tidak kunjung turun hujan. Di dalam sebuah kamar yang bergaya eropa klasik. terdapat 3 pria tampan. pria tampan yang ke 2 di antaranya masih mengumpulkan nyawanya, karna baru saja bangun dari tidurnya, sedangkan yang satunya lagi, sudah fokus menatap layar laptopnya.

" Hay bro, aku dapat pesan dari anonim. jaringan lagi. " ujar Kelvin.

Ethan dan Gyan, meresponnya hanya dengan cara menguap. membuat Kelvin berdecak.

" Dia, bertanya tentang Bryan." lanjut Kelvin.

Setelah beberapa menit kemudian, Ethan dan Gyan saling pandang, dengan mata yang cerah dan seketika melompat. turun dari atas ranjangnya, lalu mendekati Kelvin. Ke-dua nya ikut membaca tulisan yang di kirim anonim itu, yang bertanya seperti ini.

_______. Hallo aku, butuh informasi tentang gerbang kematian...! apakah dia baik-baik saja? _________.

" Kamu, melacak anonim itu? " tanya Gyan dengan suara khas bangun dari tidurnya.

" Hmm, sudah ku coba tapi tidak terdeteksi! Gyan itu kopi ku, kenapa kamu main minum-minum. saja? sana cepat cuci wajah trus bikin kopi sendiri." ucap Kelvin kesal saat Gyan menyeruput kopinya hingga menyisakan setengah kelas saja untuknya.

" Kamu, yakin? Benar-benar tidak bisa di lacak, Atau kemampuan mu, yang tiba-tiba semakin---"

" Nggak, enak saja kamu sialan. Ck dari tadi malam, kamu terus saja meremehkan kemampuan ku." Kelvin menatap tak suka Gyan mengabaikan tatapan tak suka, dari Kelvin.

" Sini, biar aku yang lacak. Sekarang pergi sana, sudah jadwal mu untuk menemani Bryan kan? Pergi lah cepat ini biarkan jadi urusanku." usir Gyan, Kelvin langsung menatapnya tajam.

" Apa, kamu pura-pura lupa. dan amnesia? Hari ini jadwal mu bodoh, yang menunggu Bryan. Aku sudah menghabiskan waktu ku.1 hari kemarin, dan menunggunya full time."

Gyan langsung cengir. Kemudian pergi setelah mencuri sepotong burger Kelvin.

" Itu burger ku, sialan sinting." umpat Kelvin, Mood Kelvin semakin jelek, gara-gara Gyan. Sementara Ethan hanya geleng-geleng kepalanya, melihat tingkah laku ke-dua temannya. Sebenarnya Ethan juga berniat mencuri sepotong burger punya Kelvin, akan tetapi tidak jadi, karena Gyan sudah duluan darinya Apa lagi kalau Kelvin sudah marah, tidak kalah seram dari Lea.

" Ehem, aku merasa curiga. Apa kamu tidak merasakannya! " tanya Ethan, menatap serius wajah tampan Kelvin, Kelvin menyipitkan sebelah matanya.

" Curiga, kenapa? " sahut Kelvin, Tanpa mengalihkan tatapannya, dari layar laptop.

" Tidak semua orang tahu, siapa pemilik julukan itu. Selain kita ber 5! Bahkan sekalipun perkumpulan pembunuh bayaran lalu si anonim itu bertanya tentang kondisinya Bryan dengan nama julukan itu. Seolah-olah dia mengetahui semuanya apa lagi dia langsung bertanya ke jaringan ilegal. Yang tidak semua orang bisa menembusnya apa kamu tidak berpikir sampai ke situ?" ucap Ethan, dengan mode serius.

Kelvin terdiam sejenak, mereka memang tahu bahwa kakak beradik itu, memiliki nama julukan sebagai (gerbang kematian) saking kejamnya ketika menjalani misinya. tapi tidak ada yang tahu siapa sosoknya. Di balik julukan itu, orang-orang hanya mengenali julukan namanya saja. Kedua kakak beradik itu melakukan itu semua, hanya untuk menghindari sesama pembunuh bayaran yang iri. Dengan kesuksesan dan kemampuan yang mereka berdua miliki. walaupun Bryan tidak sekejam dan sesadis kakaknya.

" Jadi maksudmu, dia mungkin telah terlibat atas apa yang sudah terjadi kepada Lea right? Apa dia di balik kecelakaan itu." ucap Kelvin setelah mencerna ucapan dari Ethan.

Setelah Kelvin pikir-pikir, itu memang patut di curigai. Mungkin saja ada orang yang sudah sengaja membunuh Lea. Secara diam-diam karena iri dengki.

" Dasar, bodoh..." kesal Ethan, Dia menatap jengah temannya yang menjengkelkan itu Tapi dia juga malas untuk menjelaskan panjang lebar kepada Kelvin.

1
Reka Cantika
up nya lama kali pelit kali kau Thor
ecly: waduh maaf yah sayang, lagi sibuk bikin kue..🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
baru bab awal, tanda baca nya membingungkan, typonya jg lumayan. diperhatikan lg yah tor💪💪
ecly: iya terimakasih yah sudah mampir maaf maklum baru pertama 🤭🙏
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lanjutkan lagi thor
Reka Cantika
dari tadi nungguin cuma satu doang
ecly: Maaf yah kak. lagi ada kesibukan nih hehehe 😍
total 1 replies
Reka Cantika
💪💪 semangat Thor
Reka Cantika
aku selalu lihat udh up belum.. author pun up ny dikit kali
ecly: ya ampun, masih sibuk nih kak🤭🙏
total 1 replies
sasa adzka
sdh up langsung tancap baca aja.. berasa kurang aja aku 🤭🤭
ahh keren Thor cerita.. i like 😍😍😍
semangat up trus sampai tamat ya... 😍😍😍😍 aku menunggu kelanjutan nya
ecly: hey kak makasih banyak yah atas supportnya 😍🙏
total 1 replies
Reka Cantika
Thor kenapa up ny selalu satu
ecly: dua loh sayangku, kan pagi sama malam hehehe 🙏😍
total 1 replies
sasa adzka
axel d KDRT gak tuh🤣🤣🤣 belum belajar bela diri aja sdh deg deg an axel karena d kdrt.. lahhh apalagi d setujui sama kakek belajar beladiri..takut ya axel..wkwk
emang si Lea bar bar banget..
semangat up nya trus thor😍😍😍🤭🤭🤭😂😂
ecly: terimakasih banyak yah kak, sudah mampir 🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
teruskan
sasa adzka
baru mampir Thor...
semoga seru dan sampai tamat ya 😍😍
aku lanjut baca lagi
ecly: hehehe terimakasih yah😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
ya lagi Thor
Reka Cantika
luar bisa
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
lanjutkan Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!