NovelToon NovelToon
Mencintaimu Secara Diam-diam (Hidden Love)

Mencintaimu Secara Diam-diam (Hidden Love)

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Teen
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

Inara Zahra Putri seorang siswi SMA kelas XI, ia pandai dalam seni lukis dan memiliki bakat bernyanyi.

Namun ia selalu menyembunyikan kemampuannya karena takut tidak diterima atau di anggap tidak serius dalam akademik.

Karena, sang ayah ingin ia menjadi seorang dokter di masa depan dan mengambilan pelajaran tentang kedokteran.

ia merasa dilema!!!

Apakah ia tetap memenuhi harapan keluarga menjadi dokter...?

Atau memperdalam bakatnya dalam bidang seni...?

••《 Inara juga memiliki rahasia kecil yang selalu ia simpan dalam hatinya, ia menyukai seseorang secara diam-diam...!》••

☆☆Dalam cerita mengacu pada paduan budaya Minang kabau dan kehidupan perkotaan modern.

●● Cerita ini hanya fiktif belaka murni karangan author tidak sesuai dengan sejarah..!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Onde-onde Buatan Bunda Dewi

"Apa yang aku lakukan, mengapa aku memeluk bang Kenzo." Gumam nya pipinya memerah, ia tidak berani lagi berbicara.

Kenzo dengan cemas bertanya kepada Inara, karena takut terjadi sesuatu kepada Inara.

"Nara kamu tidak apa-apa, maaf jalannya ada kerikil." Ucap Kenzo takut Inara kenapa-napa!.

"Tidak apa-apa bang, lanjut saja jalannya hari sudah sore bunda pasti sudah menunggu dirumah." Ucap Inara lagi dengan tenang.

Tidak lama setelah itu mereka sampai dirumah, benar saja bunda Dewi memang sedang menunggu Inara, ia juga sudah bertanya pada tetangga seberang jalan apakah Kenzo sudah pulang atau belum.

Ternyata Kenzo juga belum pulang jadi ia yakin inara bersama Kenzo, jadi ia hanya menunggu dirumah tidak terlalu cemas.

"Assalamualaikum bunda." Ucap Inara dan Kenzo bersamaan.

Setelah bunda Dewi menjawab salam mereka berdua kenzo berinisiatif minta maaf lebih dahulu!.

"Maaf bun, lupa mengabari tadi aku mengajak Nara kepantai." Ucap Kenzo sambil meminta maaf kepada bunda Dewi.

"Tidak apa-apa, lain kali kalau mengajak Nara bermain, pulanglah lebih dahulu ganti baju seragam kalian!." Ucap bunda Dewi dia hanya menegur mengganti baju seragam lebih dahulu bila bermain.

"Iya bunda, kalau begitu aku juga pulang kerumah." Ucap Kenzo lalu ia menjalan motor nya menuju rumah diseberang jalan.

Inara masih memandang Kenzo sampai rumah nya, ia sedikit melamun...

Tak!

"Aduh bunda sakit, mengapa suka sekali menyentil kepalaku, bagaimana jika otak cerdasku rusak!." Ucap inara sambil mengusap kepalanya karena disentil oleh bunda Dewi, lalu meminta dia masuk kedalam rumah.

"Indak ka lari ghai inyo tu doh, karno rumahnyo memang disitu! Untuak apo dicaliak taruih, masuaklah." Ucap bunda Inara dengan kesal.

《Dia juga tidak akan lari, karena rumahnya memang disana, buat apa kamu terus memandang nya seperti itu,, Masuklah!》

"Kurangan bamain samo Kenzo, inyo laki-laki dan kawu padusi, kalian tu indak anak ketek do lae! indak elok baduo-duo an taruah, apo kato urang-urang sekitar siko!" Ucap bunda inara lagi memberi nasehat kepada Inara.

《Jangan terlalu sering bermain dengan Kenzo, dia seorang lelaki dan kamu itu perempuan, kalian berdua bukan anak kecil lagi, tidak baik kalau terlalu sering berduaan. Apa kata para tetangga melihat kalian seperti itu.》

"Iya" ucapa Inara sambil mengangguk ia paham maksud bundanya, lalu ia masuk kedalam kamarnya dilantai atas.

Setelah sampai dikamar Inara membuka laci meja belajarnya, disana ia menyimpan kotak toples kecil didalamnya ada lipatan kertas kecil seperti bintang kecil.

Lipatan itu sudah terlihat lama sekali, lalu ia membuka lipatan tersebut disana ada tulisan yang tertulis,

 "aku baru menyadari bahwa aku mencintaimu Kenzo Elvano Mahendra"

Disana juga tertulis tanggal dan hari saat ia menulis kalimat itu pertama kalinya, setelah melihat tulisan itu cukup lama ia kembali melipat seperti semula lalu ia simpan kembali kedalam toples.

Lalu ia mengambil kertas kecil baru lagi, dan membuat kata-kata baru dikertas tersebut.

" Hari ini aku bahagia sekali, kamu membuat cafe singkatan nama kita Kennara"

Tidak lupa membuat tanggal dan hari kejadian, tujuannya adalah supaya ia tidak lupa kapan kejadian tersebut terjadi, dengan melihat tanggal dan hari ia bisa mengingatnya kapanpun.

setelah itu ia melipat kertas itu bentuk bintang kecil, kemudian kembali menyimpannya kedalam toples.

Lalu kembali meletak toples tersebut kedalam laci paling ujung, ini adalah rahasianya.

Lalu ia mengeluarkan buku gambarnya, untuk membuat gambar kegiatannya hari ini bersama Kenzo, ia menggambar sebuah cafe dan dua orang duduk disana, tidak lupa membuat nama, tanggal dan tempat kejadian.

Setelah selesai menggambar ia kembali menyimpaaan buku gambarnya, ia memang bahagia hari ini, sambil benyanyi ia pergi kekamar mandi untuk mandi.

Selesai mandi Inara duduk santai dibalkon kamarnya, balkon mengarah kepada balkon kamar Kenzo seberang saja, kebetulan Kenzo juga berada dibalkon sedang olahraga kecil-kecilan, ia hanya memakai baju kaus tipis yang sudah basah oleh keringatnya.

Inara memandang kenzo cukup lama dari sana, Kenzo tidak menyadarinya bahwa inara memandangnya dari tadi.

Setelah kenzo selesai melaksanakan olahraga ia baru sadar dan melihat inara berdiri disana, ia melambaikan tangannya untuk menyapa inara, tetapi Inara kabur masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu balkon.

"Aneh, mengapa dia kabur!" Gumam Kenzo lalu ia masuk kedalam kamarnya untuk mandi, ia tidak memikirkan mengapa inara kabur.

Sedangkan Inara ia sangat malu karena ketahuan mengintip Kenzo, karena itu saat Kenzo melihatnya kearahnya ia lari masuk kedalam supaya tidak ketahuan.

"Memalukan sekali!, mengapa mudah sekali aku terpesona olehnya! Apa dia melihatku tadi, ku rasa tidak." Gumam Inara lalu ia turun kebawah untuk mencari bundanya.

"Bunda ayah belum pulang, ya?" Tanya Inara karena tidak melihat Ayahnya dari tadi.

"Ayahmu sudah pulang, tetapi pihak pesantren menelpon ada pertemuan wali murid disana, lalu ayahmu langsung berangkat kepondok pesantren adikmu." Ucap Bunda Dewi.

"Sebenarnya bunda juga ingin ikut, tapi karena kamu belum pulang, tidak jadi." Ucapnya lagi.

"Pihak pesantren menelpon! Apa kabar anak itu ya, sudah lama tidak ketemu dengannya." Ucap Inara kepada bundanya.

"Dia baik-baik saja, hanya saja semakin bandel maklum anak baru memasuki masa remaja."ucap bunda dewi lagi.

"Apa disana tidak boleh menggunakan ponsel ya bun!, aku ingin menelpon Varel sudah lama tidak mendengar suaranya atau melihat wajahnya." Ucap Inara lagi ia benar kangen kepada adiknya itu.

"Tidak, bila ketahuan oleh pihak pondok jika menyembunyikan ponsel, akan disita oleh pengurus sana."ucap bunda dewi.

"Bukankah Varel membawa ponsel kesana, apa sudah disita." Ucap Inara pelan, tetapi masih didengar oleh bundanya.

Inara memang mempunyak seorang adik laki-laki baru berumur 15 tahun dan ia masuk pondoh pesantren tahun lalu.

Nama adik Inara adalah Varel Fernando ia beda dua tahun dengan adiknya, karena sedikit bandel ayah mendaftarnya kepondok pesantren.

"Apa kamu lupa ayahmu dipanggil kesana gara-gara dia ketahuan bermain ponsel, dan ponsel tersebut masih ditahan oleh guru disana." Ucap bunda dewi, lalu ia meletakkan makanan dihadapan Inara.

"Cubolah, baa rasoe onde-onde ubi parancih bundo!, yang berisi saka samo karambia paruik!" Ucap bunda Dewi.

《Cobalah, bagaimana rasa onde-onde singkong buatan bunda berisi gula merah dan kelapa parut"》

"Rasa enak! jika di jual pasti laku laris, apakah bunda membuatnya lebih." Ucap Inara ia mencoba onde-onde singkong buatan bundanya.

"Yo bundo buek banyak, kana tu? Untuak urang sabalah, tanang lah bunda antaan tadi siang, iko hanyo untuak kau." Ucap bunda Dewi lagi.

.

.

.

1
Alessa 🥀💋
...
Cinta Lidya
👍
Cinta Lidya
😍
Cinta Lidya
❤️
Cinta Lidya
👍
Cinta Lidya
kata Nara?
terima atau tidak masalah nanti?
Cinta Lidya
lanjut...
Cinta Lidya
lanjut...
Memyr 67
𝗇𝗒𝗂𝗆𝖺𝗄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!