Karena tidak tahan dengan hubungan jarak jauh dengan pacarnya, Kimchi mendatangi Leo ke Paris dan memaksa pacarnya itu untuk menikahinya.
Kimchi tidak meminta persetujuan orang tuanya bahkan dia menikah dengan melangkahi kedua kakak kembarnya.
Awalnya Kimchi mengira jika pernikahan itu rainbow dan butterfly seperti bayangannya selama ini ternyata dunia pernikahan tidak seindah itu.
Bagaimana perjalanan pernikahan Kimchi dan Leo?
Simak kisah mereka ya. 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Firasat Buruk
Kimchi meratapi ponselnya yang mati karena masuk ke dalam bath up sebelumnya. Dia bisa saja beli yang baru tapi masalahnya saat ini sudah tengah malam.
“Hiks, kak singa! Aku kan masih kangen!“ keluh Kimchi dengan memandangi ponselnya yang mati itu.
“Makanya jangan nakal!“ tegur Chacha yang sudah kembali dari tadi dan mendengarkan semua cerita Kimchi.
“Kau tidak tahu rasanya hubungan jarak jauh seperti apa!“ ketus Kimchi dengan sikap keras kepalanya.
Chacha membaringkan dirinya duluan di atas ranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut hotel yang lembut.
“Itu karena buah dari tindakanmu yang grasak- grusuk!“ ketus Chacha tidak mau kalah.
Saat gadis itu akan memejamkan matanya, tiba-tiba dia merasakan tubuhnya dipeluk dengan erat dan siapa pelakunya kalau bukan istri rasa janda kesepian, Kimchi.
“Geli tauk! Jauh-jauh gak!“ ronta Chacha yang merasa risih.
“Buat malam ini, sudilah kau menjadi guling hidupku, Cha!“ pinta Kimchi memohon.
Kimchi semakin mengeratkan pelukannya membuat Chacha merasa risih setengah mati.
Sesuai dengan rencananya, Leo hari ini akan mendatangi tim kuasa hukum Beaufort untuk membicarakan kasus kematian papanya. Saksi kunci Ezme juga turut dia bawa dan rencananya mereka akan langsung membawa pengkhianat itu ke kantor polisi.
“Kalau kau bersikap kooperatif saat pemeriksaan mungkin masa hukumanmu bisa dipertimbangkan!“ ucap Leo pada Ezme yang duduk terikat di sampingnya.
Wanita itu sengaja diikat supaya tidak mencoba untuk kabur karena semalam Ezme berhasil keluar dari gudang di mana dia disekap. Beruntung penjaga mansion berhasil menangkapnya.
Kenapa Ezme tidak langsung ke penjara saja?
Karena Leo dan tim kuasa hukum Beaufort memcari bukti kuat terlebih dahulu. Jika sudah begitu Amber dan Francis pasti tidak akan bisa berkutik lagi.
“Baik, Tuan!“ sahut Ezme patuh.
Untuk saat ini Ezme hanya bisa menuruti semua perintah Leo jika dirinya melawan yang ada membuat hukumannya lebih berat lagi.
Mobil terus melaju dengan kecepatan sedang, supir Leo terus fokus pada jalanan yang nampak sepi. Walaupun begitu dia tidak menambah kecepatan karena tahu jika majikannya tidak suka mobil dengan kecepatan tinggi.
“Kimchi!“ batin Leo khawatir karena setelah melakukan PS sebelumnya, istrinya tidak bisa dihubungi.
Masih berusaha menghubungi Kimchi, tiba-tiba mobil yang dikendarai Leo ditabrak dari belakang.
Brak!
Mobil yang menabrak dari belakang seakan tidak puas dan kembali menabrak mobil Leo bertubi-tubi.
“Cepat tambah kecepatan!“ perintah Leo yang merasa saat ini terancam.
Supir langsung menambah kecepatan menghindari mobil yang menyerang mereka.
Tapi tanpa dia duga justru ada sebuah mobil besar berlawanan arah melaju dengan kecepatan tinggi dan semakin mendekati mobil Leo, otomatis supir membanting setir sampai akhirnya menabrak pembatas jalan sampai mobil itu terpental.
Kecelakaan itu terjadi begitu cepat membuat yang ada di dalam mobil entah bagaimana kondisinya yang jelas keadaan mobil itu hancur sampai sang supir tewas di tempat.
Pyar!
Disisi lain, Kimchi tidak sengaja menyenggol gelas yang ada di meja kantornya. Kimchi yang terlalu fokus membaca laporan perusahaan mengalihkan fokusnya pada pecahan gelas.
Gadis itu memencet telepon interkom dan memanggil cleaning service perusahaan supaya membersihkan kekacauan yang dia buat.
“Aku tidak sengaja menjatuhkannya, tolong bersihkan!“ pinta Kimchi dengan menjauh dari kursinya saat cleaning service sudah tiba.
Saat Kimchi berdiri bersamaan dengan Yumna masuk ke dalam ruangan itu membawa ponsel yang baru dia beli.
“Nona, ini ponsel barunya dan juga....“ perkataan Yumna menggantung karena melihat kaki Kimchi yang berdarah. “Ya Tuhan, kenapa dengan kaki, Nona!“
Kimchi sendiri tidak merasa kesakitan dan baru sadar kalau kakinya terluka. Jantungnya berdebar tak karuan entah kenapa.
“Kak singa....,“ panggil Kimchi yang langsung teringat suaminya.
mungkin emang ada kalanya perempuan boleh sedikit agresif jika pasangannya tidak terlalu agresif..
ya seperti kimchi ini.. tapi klo kimchi udah overdosis ya guys😁😁😁
cerita yg seru banget dan tetap dengan jati diri "kocak"nya..
dari sini kita dapat ambil beberapa pelajaran antara lain tetap semangat berusaha menggapai apa yg kita inginkan walopun banyak rintangan yg menghadang..
dan satu lg yg paling penting bahwa kasih sayang ortu tidak akan pernah berkurang, seberapapun besarnya kesalahan yg kita lakukan sebagai anak..
mereka akan senantiasa memaafkan dan tetap mendukung kita serta mengarahkan kita agar menjadi lebih baik lagi. 🥺🥺🥺🥰🥰🥰
sehat2 terus ya kak..
Terima kasih atas ceritanya yg selalu menghibur..
tetal semangat untuk berkarya.. 💪🏻😘😍🤩🥰
orang jahat koktakott sama kodok 😃😃😃
mana ada orang berdoa seperti itu