NovelToon NovelToon
Anak Genius; Sang Pewaris

Anak Genius; Sang Pewaris

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Anak Genius / Nikahkontrak / Cintamanis / Tamat
Popularitas:735.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yoemi

Yuri, gadis polos yang menjadi korban kedengkian sepupunya, harus kehilangan kekasih bahkan pergi meninggalkan keluarga dalam keadaan hamil. Lima tahun kemudia, Yuri kembali bersama anak laki-lakinya yang cerdas. Yuri kini telah berubah, dia kembali untuk menemukan ayah dari anaknya serta mengambil apa yang seharusnya menjadi milik Yuri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoemi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekacauan di Butik

Mobil Kei melaju dengan cukup cepat. Tentu saja di bagian kemudi ada sopir setianya, lalu asisten yang duduk di sebelah sopir. Ada pun di kursi belakang, Kei, Lucas, dan Yuri duduk dengan santai. Sekilas meraka tampak seperti keluarga normal yang bahagia.

Seperti yang direncanakan, Kei mengajak Yuri dan Lucas berbelanja pakaian sebelum menemui Kazuki. Tentu tujuannya hanya satu, merubah penampilan anak dan calon istrinya tersebut agar sesuai dengan standard keluarga Yamamoto.

“Selamat datang Tuan Muda Yamamoto,” ucap sederet pelayan di butik yang berbaris rapi. Mereka terlihat begitu hormat menyambut kedatangan Kei. Padahal jelas, itu belum waktunya butik buka, masih kurang 30 menit lagi secara normal. Akan tetapi mereka telah siaga. Seakan memang telah siap menunggu kedatangan orang penting.

Kei hanya mengangkat satu tangannya untuk memberi isyarat bahwa ucapan selamat datang itu telah diterima.

“Silakan Tuan Muda, kami siap melayani kebutuhan Anda,” kata salah seorang dari mereka.

Kei balik melihat ke arah Lucas dan Yuri. “Layani mereka berdua, rekomendasikan pakaian terbaik dari koleksi kalian agar mereka bisa memilihnya,” tutur Kei.

“Baik, Tuan Muda. Mari, Nona, kami antar untuk melihat-melihat terlebih dahulu.”

Yuri memicingkan mata beberapa detik ke arah Kei sebelum mengikuti arahan pelayan butik tersebut.

“Dasar laki-laki sok berkuasa,” gumam Yuri kesal.

Kei merasa puas dengan apa yang telah dia lakukan. Mengajak anak dan calon istrinya berbelanja adalah pencapaian besar bagi Kei. Laki-laki yang tidak pernah dekat dengan wanita mana pun itu merasa bangga pada diri sendiri. Kei belum pernah melakukan hal tersebut sebelumnya.

Mata Kei tak dapat lepas dari memperhatikan sosok Yuri. Pandangan laki-laki selalu mengikuti ke mana pun Yuri bergerak di antara deretan pakaian. Seutas senyum juga mengembang di sudut bibir Kei. Senyum yang sulit diartikan maknanya. Adapun asisten Kei hanya bisa sesekali menggeleng-gelengkan kepada menyaksikan tingkah sang bos yang diluar kebiasaan itu.

Ponsel milik Kei bergetar. Panggilan dari sang Ayah, Kazuki. Tampaknya hal penting. Kei pun mengangkat telepon tersebut sambil berjalan menuju ke luar butik diikuti sang asisten. Kei tidak ingin jika Yuri atau Lucas mencuri dengar percakapannya dengan sang ayah.

“Sesuai keinginan Ayah, aku akan membawa mereka ke rumah besar secepatnya. Ayah dapat bertemu dengan cucu Ayah nanti,” ucap Kei.

“Aku berharap anak itu tidak akan mengecewakanku, meski ibunya tentu kau tahu bagaimana situasi keluarga dia. Pasti tidak sepadan jika dibandingkan dengan keluarga Angelin,” balas Kazuki melalui sambungan telepon selular. Kei sudah bisa menduga bahwa Kazuki tentu telah mendapatkan data tentang Yuri.

“Aku tidak peduli dengan status keluarga dia, yang terpenting bagiku dia telah melahirkan anakku. Lagi pula, Ayah belum mengenal bagaimana Yuri. Ayah pasti akan menyukai Yuri jika Ayah sudah bertemu.”

“Aku tidak berpikir demikian,” tegas Kazuki yang langsung mematikan sambungan ponsel.

Kei memandang asistennya tajam. Tangan laki-laki itu mengepal dengan wajah yang tak lagi bersabahat.

“Suruh orang untuk selalu mengawasi Yuri dan Lucas selama 24 jam. Aku tidak ingin jika ayah sampai berbuat sesuatu pada mereka saat aku tidak di dekat keduanya!” perintah Kei.

“Baik, Tuan Muda. Saya mengerti.”

“Satu lagi, selidiki secara mendalam tentang bisnis keluarga Matsumoto serta laki-laki yang dulu dekat dengan Yuri. Aku ingin data detail secepatnya!” perintah susulan dari Kei yang disambut dengan anggukan kepala oleh sang asisten.

...****************...

Di dalam butik, Yuri dan Lucas sedang mencoba beberapa pakaian yang pas. Namun tiba-tiba dia mendengar sebuah ledekan dari seseorang yang suaranya tak asing lagi.

"Mengapa kalian membiarkan wanita kotor sepertinya masuk ke butik ini? Apa kalian tidak takut jika wanita ini hanya ingin mencoba baju tanpa membelinya? Bisa jadi gaun mahal kalian rusak olehnya," celoteh Satomi yang tentu ditujukan pada Yuri.

"Maaf, Nona Satomi, tetapi Nona itu datang bersama --" Seorang karyawan mencoba menjelaskan tetapi kata-katanya dipotong oleh Satomi.

"Aku tidak ingin dia berada di sini! Kalian tahu jika aku adalah pelanggan tetap di sini. Lebih baik kalian mengusir wanita jal*ng ini atau aku akan mengadu pada atasan kalian!" ancam Satomi.

"Sayang, kau tidak perlu bersikap demikian. Yuri masih saudaramu, bukan?" tegur Yuki.

"Jadi, kau ingin membela wanita itu? Atau kau masih menyukainya? Apa kau tidak lihat, dia telah memiliki seorang anak yang tidak jelas siapa ayahnya!" cercau Satomi sambil menunjuk ke arah Lucas.

Yuri merasa geram dengan ulah Satomi yang selalu memojokkan dirinya dan Lucas. Kemarahan yang dipendam pun kini memuncak sampai ke ubun-ubun. Yuri tidak ingin menahannya lagi.

"Sungguh wanita tidak tahu malu! Apa hebatnya dirimu sehingga berani mengusirku dari sini? Aku rasa, kaulah yang harus pergi dari sini!" balas Yuri.

"Kau! Berani sekali kau berkata demikian!" Satomi merasa sangat kesal kerena telah direndahkan Yuri. "Kalian, usir wanita ini atau aku akan menghubungi atasan kalian dan membatalkan pesanan gaun pengantinku!" Satomi kembali mengancam pegawai butik.

Mendengar ancaman Satomi, beberapa orang saling memandang. Mereka bingung dengan apa yang harus dilakukan. Satomi memang pelanggan tetap butik tersebut. Namun, Kei Yamamoto adalah orang yang sangat berpengaruh. Jika membuat Kei tersinggung sedikit saja, bukan tidak mungkin esok hari mereka akan kehilangan pekerjaan atau bahkan butik tersebut ikut menghilang.

"Tidak perlu mengusirku. Kami akan segera pergi dari sini. Udara di sini terasa tercemar karena kehadiran manusia busuk seperti kalian!" sindir Yuri dengan kata-kata kasar.

"Kau! Dasar wanita tidak tahu diri!" bentak Satomi. Tangannya sudah terangkat hendak menampar Yuri.

Tindakan Satomi gagal. Tangannya tertahan sebelum berhasil menyentuh pipi Yuri. Kei mencekal pergelangan tangan Satomi kuat-kuat lalu menghempaskannya. Membuat Satomi meringis menahan sakit.

"Siapa yang kau katakan tidak tahu diri?" tanya Kei dengan tatapan membunuh. Itu membuat seisi butik menjadi senyap untuk beberapa saat.

Yuki terperangah saat mengenali siapa laki-laki yang kini berdiri di depan Yuri. Tidak salah, itu adalah sosok Kei Yamamoto. Tuan Muda yang terkenal dingin dan tidak suka jika ada yang mengusik kepentingannya.

"Tuan Muda Yamamoto, sungguh kebetulan bertemu di sini dengan Anda," sapa Yuki dengan ramah.

Kei hanya memandang Yuki dengan asing. Tak mengenal siapa laki-laki yang menyapanya tersebut.

"Ajari wanitamu itu untuk bersikap dengan baik, jika tidak, aku tidak bisa menjamin dia masih selamat esok hari!" tegas Kei. Sorot matanya tampak garang dan tajam. Membuat orang yang dipandang merasa gemetar.

"Baik, Tuan Muda. Saya mengerti," jawab Yuki yang sadar bahwa tidak akan menang melawan Tuan Muda dari keluarga Yamamoto. Dalam hati, Yuki tentu bertanya-tanya hubungan antara Yuri dan Kei.

"Sayang, apa yang kau lakukan? Mengapa kau merendah dirimu di hadapan mereka?" Satomi protes pada Yuki. Jelas jika wanita angkuh itu tidak terima apabila harus kalah dari Yuri.

"Diam kau! Kita pergi pergi dari sini!" ucap Yuki sambil membungkam mulut Satomi. Tuan Muda, maafkan kami!" Yuki segera menarik Satomi ke luar dari butik.

"Ayah, Tante Satomi selalu membuat masalah untuk Mama ..." Lucas mulai mengadu.

"Lucas!" Yuri memberi isyarat agar anaknya tak banyak bicara.

Kei berjongkok untuk menyejajarkan diri dengan anaknya. "Benarkah? Jika dia berbuat macam-macam lagi, katakan pada Ayah, nanti Ayah yang akan membereskannya," jelas Kei.

"Terima kasih, Ayah. Ayah memang hebat," puji Lucas.

Kei merasa melambung ke awan setelah mendengar pujian dari anaknya. Laki-laki bertambah bangga pada kemampuannya.

"Kalian, teruskan memilih baju. Gunakan yang paling bagus lalu kita berangkat menemui kakek," papar Kei.

"Tidak perlu memilih lagi. Ini saja sudah cukup!" ketus Yuri yang telah membawa sebuah gaun sederhana di tangannya.

"Baiklah, kau bisa ganti sekarang," pinta Kei. "Lucas, bagaimana denganmu?"

"Menurut Ayah, aku pantas memakai baju yang mana?" Lucas menunjukkan dua pilihan.

"Ini," tunjuk Kei.

"Baik, aku akan memakaikannya," kata anak itu sambil berlari kecil menuju kamar ganti. Seorang pelayan butik mengikuti Lucas untuk membantu berganti baju.

"Semua baju yang sudah mereka berdua sentuh, bungkus semua. Aku akan membayarnya!" perintah Lucas sambil menyerahkan sebuah kartu.

Pekerja di butik itu pun menerima dengan senang hati. Hari ini mereka akan mendapatkan banyak bonus karena Kei memborong baju untuk Yuri dan Lucas.

1
Evy
jangan2 teman satu sekolah yang menyerang anaknya Kei...memang sengaja karena memang mereka anak anak yang akan jadi pengawal dan asisten anknya dimasa depan nanti.
Evy
Berbunga bunga hati Kei... melambung tinggi...
Evy
itu cemburu apa hanya salah paham saja...
Evy
Itu baru salam perkenalan dari anakmu Kei...
Evy
Tuan muda yang benar-benar sombong..
Evy
Ada ya .. paman yang seperti
Evy: Bukan paman yang baik...
total 1 replies
Evy
Biasanya langsung seperti ada kontak batin antara anak dan Ayah nya... ternyata ini tidak ya...
Erni Yustriyanti
Terlalu sombong dan angkuh yuri terus bahasanya kasar bgt jadi cewek
Omah Tien
nah gini aku suka anak cerdas
Omah Tien
iya masa pelayan gimana mau balas nya
Diah Susanti
woiiii, itu anakmu sendiri 😁😁😁😁
kecubung ijo 192
yuli nya sok jual mahal.. . entar kei diambil orang baru nyesek
kecubung ijo 192
dasar soto mie,. ..
Pak Yan
MANTAP DN BAGUS BUANGET KAK CERITAMU INI..... AKU SAMPAI TERPESONA DN HANYUT DLM ALUR CERITAMU YG MANTUL BUANGET INI..... SERASA AKU IKUT BERPERAN DN MENYAKSIKAN AKSI 2 MEREKA ( PARA PEMERANNYA) DI DLM CERITAMU INI.....AKU SUKA....AKU SUKA......!!!!!! 🤔🤔😲😲😲😫😫😉😉😉😖😖😖😳😳😳😡😡😡😠😠😠😣😣😢😢😢😭😭😅😅😅😂😂😂👌👌👌👌👍👍👍👍👍👍😅
etna winartha
Kecewa
etna winartha
Buruk
Rafanda 2018
baru tahu klo di jepang sekolah tk sampai sore????
Pak Yan: KLO TAK SALAH.... BUKAN HANYA DI JEPANG SAJA YG SEKOLAH TK NYA AJA PULANGNYA SORE.... SD , SMP , SMA , BAHKAN YGB KULIAH PON PULANGNYA SORE..... DILUAR NEGERI YG LAIN PON SAMA JUGA.... TERMASUK NEGARA 2 TETANGGA KITA ( MALAYSIA , SINGAPUR , BERUNAI DLL)..... TAPI MEREKA ANAK 2 ITU SEMUA MENDAPATKAN JATAH MAKAN PAGI DN SIANG GRATIS JUGA DR PIHAK SEKOLAHANNYA..... 🤔🤔🤔😲😲😲😫😫😉😉☝☝☝☝👌👌👌👌👌👍👍👍👍👍
total 1 replies
Rosalinda Yo_2
keren....
ceritanya bagus, tidak bertele-tele...dan seru...👏👏👏


keren bet Thor 👏🙏👏🙏👏
Friska Oktaviana
buruk bgt thor bulet wae gk da kejelasan tetang asal usul yuri jg biar tu bpke kei tau diri klw mantune juga wong berkuasa gt
❄️ sin rui ❄️
kirain 5 tahun ke amerika bakalan sukes pas pulang ke jepang, eh tau nya malah jadi pelayan kue😏 gimana mau balas dendam kalau gak punya kekuatan, mau ngandelin kekuatan nya bapak si anak?? ettdahh gak elegan dong kalau minta bantuan orang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!