NovelToon NovelToon
BABY-NYA OM GALAK

BABY-NYA OM GALAK

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Sugar daddy / Cinta Seiring Waktu / Duda / Konflik etika
Popularitas:22.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda SB

Ketika gadis SMA memilih kerja sampingan sebagai seorang sugar baby.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda SB, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alat tes kehamilan

"Astaga Yunaaaaa! Kalau sekolah itu otaknya ikut di bawa. Jangan ditinggal dikolong ranjang!" geram Mega. Ingin sekali ia memukul kepala sahabatnya ke dinding. Siapa tahu dengan cara ini, bisa membuat Yuna yang bego jadi lebih pintar.

"Iss jahat banget sih!" Yuna mengerucutkan bibirnya. Ia tak suka mendengar kata-kata sahabatnya. Tapi ia juga tidak membantah, jika dirinya memang kurang pintar.

Mega dan Lily menarik nafas panjang. Selemot-lemotnya Lily dalam belajar. Ternyata Yuna jauh lebih lemot plus bego pula.

Yuna menjauhkan diri dari sahabatnya. Ia makin bingung dengan kedua sahabatnya yang aneh. "Sebenarnya kalian ini kenapa sih? bikin aku bingung aja tau gak?"

Lagi, mereka menarik nafas panjang. Agar tidak khilaf dan bisa memukul sahabatnya yang satu ini.

"Ya semua itu ada hubungannya lah Yuna. Kalau kamu gak pake pengaman dan Om Bastian selalu buang di dalam... bisa aja penyebab kamu telat datang bulan itu karena hamil!" bisik Mega sepelan mungkin. Agar percakapan mereka tidak terdengar orang lain.

"WHAT HAMIL?" syok Yuna sampai berteriak.

"Siapa yang hamil?

"Siapa yang hamil?

"Anak kelas kita atau anak kelas lain?"

Seruan Yuna mengundang rasa penasaran seluruh teman sekalas. Mereka heboh bertanya siapa yang hamil. Karena hal seperti ini bisa jadi berita yang tak kalah heboh, dari berita tentang Hasya yang seorang pelakor.

"Gak ada yang hamil kok! Ini Yuna habis lihat berita artis idolanya yang ketahuan hamil!" sambung Lily.

"Oh cuma berita artis. Kirain temen kita ada yang hamil!"

Suasana jadi tenang kembali. Mereka merasa lega. Tapi tidak benar-benar lega. Karena masih ada satu masalah.

"Jadi gimana ini? Gimana kalau aku sampai hamil beneran? Om Bastian apa mau tanggung jawab? Kalau dia nyuruh aku aborsi gimana? kalau nanti aku mati gimana? Udah banyak dosa, mati pasti masuk neraka!"

Yuna ketakutan. Ia takut setengah hidup dan setengah mati. Padahal semua itu belum pasti. Tapi pikiran Yuna sudah melanglang buana entah kemana-mana.

"Tenang! Jangan terlalu jauh pikirannya. Sekarang yang penting kita cari tahu dulu, kamu beneran hamil atau enggak!" Mega menenangkan, dalam hal seperti ini tidak bisa dihadapi dengan terburu-buru dan harus dengan kepala dingin.

"Cara ceknya gimana? kita gak mungkin ke rumah sakit kan? pasti malu benget aku!" Yuna makin tambah bingung.

Sekarang ini, jantungnya berdetak 3 kali lipat lebih panjang dari biasanya. bahkan rasa takutnya melebihi saat ia terancam akan dikeluarkan dari sekolah.

Mega dan Lily tampak berpikir. Mereka tahu saat ini situasi Yuna seperti apa.

"Atau gini aja. Kita tes pakai tespek?" usul Lily.

Mereka setuju, tapi yang jadi masalah sekarang... bagaimana caranya mereka mendapatkan tespek. Sedangkan mereka bertiga masih ada di dalam lingkungan sekolah.

tetapi untungnya, Mega memiliki teman yang bekerja di sebuah apotek. hingga ia bisa minta tolong temannya, bahkan orang itu bersedia untuk mengantarkannya ke sekolah. Tapi tentu dengan cara diam-diam.

sepanjang pelajaran Yuna sama sekali tidak bisa tenang. Ia tidak fokus dengan apa yang dijelaskan oleh guru di depan sana. Karena fokusnya hanya tertuju oleh rasa takut akan kehamilan yang belum tentu terjadi.

"Gimana kalau aku sampai benar-benar hamil ya? apa Om Bastian mau tanggung jawab? atau dia... malah nyuruh aku aborsi?" sederet pertanyaan itu, terus berputar di dalam kepalanya. karena terlalu larut dalam masalahnya sendiri. Yuna sampai tidak sadar saat dipanggil oleh guru yang sedang menjelaskan di depan.

"Yuna! Yuna!" Ibu Rika yang baru menyadari jika Yuna melamun sejak tadi, memanggilnya hingga beberapa kali. tetapi Yuna yang masih melamun, sama sekali tidak mendengarkan.

"YUNA!" suara bentakan Ibu Rika yang keras, baru membuat Yuna tersadar dari lamunannya.

"Eh iya Bu, ada apa?" Yuna bingung dan gelagapan.

"Keluar dari kelas ini dan jangan masuk sebelum pelajaran ini berakhir!" ucap boneka dengan mata yang melotot dan jari telunjuk yang mengarah ke pintu kelas.

Yuna hanya bisa mengangguk. Karena di seluruh lingkungan sekolah, siapa yang tidak tahu bagaimana galak dan killernya seorang ibu Rika. Seharusnya Yuna bisa fokus dalam pelajaran hari ini. Tapi ketakutan tentang kehamilan, membuat fokusnya buyar dan alhasil ia keluar dari kelas dengan rasa malu. Karena satu kelas terkecuali Mega dan lili, semuanya kompak menertawakannya.

"Gara-gara hal ini. Aku jadi dikeluarkan dari kelas!" Yuna jalan menunduk menuju taman sekolah. karena tempat itu, menjadi satu-satunya tempat dia menunggu sampai 2 jam ke depan.

"Daripada aku nunggu di sini... apa aku coba tes aja ya?"

Yuna teringat dengan alat tes kehamilan yang Mega berikan padanya tadi pagi. Untungnya alat tes kehamilan itu ada di saku rok seragamnya.

Awalnya Yuna ragu dan takut menghadapi hasilnya yang kemungkinan akan dua garis merah. tetapi setelah ia pikir-pikir lagi, daripada terus bertanya-tanya. Bukankah lebih baik memastikannya?

Setelah Ia berpikir cukup lama. akhirnya Yuna memberanikan diri untuk mencobanya. iya pergi ke toilet yang sepi dan hampir tidak pernah dikunjungi oleh siswa. Karena letaknya yang sangat jauh dan cukup tertutup.

Untungnya tadi pagi, Mega sempat menjelaskan bagaimana cara memakainya. Hingga saat ini, ia sedang menunggu hasil dari alat tes kehamilan tersebut.

 

Sedangkan kantornya...

Bastian sedang memandang layar ponselnya. Layar ponsel yang menunjukkan foto-foto centil Yuna, saat meminjam ponselnya diam-diam. Ada banyak foto Gadi itu disana. Bahkan ada beberapa foto Yuna yang dia ambil bersama dirinya yang sedang tertidur.

"Dasar gadis nakal!" Bastian tersenyum. Tapi ia tidak berniat sedikitpun untuk menghapus foto-foto itu. padahal sejak dulu, ia paling tidak suka jika ada orang lain apalagi pasangannya yang berani mengambil dan mengotak-atik ponselnya.

Tetapi ia merasakan hal yang berbeda saat bersama Yuna. Tidak ada sedikitpun rasa marah, karena apa yang Gadis itu lakukan sudah termasuk melanggar privasinya. Apalagi Yuna sampai berani mengambil foto menggunakan ponselnya.

Bastian terlalu fokus memandangi foto Yuna yang menarik dan cantik menurutnya, sampai ia tidak sadar ada yang masuk ke dalam ruangannya.

"Eits foto siapa ini?" seorang pria dengan setelan jas mahal mengambil ponsel Bastian dari tangannya.

"Brengsek! kembalikan ponselku sialan?" Bastian memaki. Tetapi pria itu sama sekali tidak takut. Bahkan ia tertawa dan melihat apa yang sejak tadi diperhatikan oleh temannya.

"Pacar baru?" tanya apa dia itu. Setelah Bastian berhasil merebut ponselnya kembali.

"Bukan urusan kamu!" hapus Bastian, menyimpan kembali ponselnya.

"iya, ya, ya! sama sekali bukan urusanku. Tapi by the way katanya kamu batal nikah sama Calista?"

Pria itu yang ternyata teman Bastian dari masa kuliah, menghempaskan bokongnya di kursi. Padahal belum diperkirakan oleh sang pemilik ruangan.

"Cih! Tamu gak tau diri! Belum dipersilahkan udah main duduk aja!" cara bicara Bastian dengan temannya ini memang selalu ketus. Tetapi pertemanan mereka tetap awet dan berlangsung selama bertahun-tahun tanpa pernah sekalipun bertengkar.

"Ya suka-suka aku lah. Tapi gosip itu beneran?" tanya pria itu lagi. karena ternyata ia sepenasaran itu. Sebab semua cerita hidup Bastian, tidak ada yang tidak ia ketahui. bahkan termasuk cerita percintaannya, yang selalu berakhir dengan pengkhianatan... dari awal mula pacaran bersama Cinta pertamanya sampai terakhir kali ia hampir menikah dengan Calista

1
Ayesaalmira
ayo yuna,cari kata2 yg g bikin om bas ngerti
Ayesaalmira
ta smuanya berakhir baik..smga Hasya berubah ,STP pekerjaan pasti da resikonya..
Ayesaalmira
mulai ketergantungan ma yuna
Dew666
💃💃💃💃💃
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
makin jijik sama si Edo anak miskin...jadi males banget kalo ada dia 😌
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
kenapa sih gak ada yang gebuk itu si Edo ..manusia sampah miskin masih aja usaha ke Yuna
Aisyah Aisyah
cerita nya menarik
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
geli sih sama si Edo ...gak mau nabokin aja gitu kalo deketin kamu lagi Yuna ...

duh2 gimana ya kalo Bastian mau Nina ninu kan yuna lagi di rumah mama nya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
seru juga cerita nya 🤣
Ira Janah Zaenal
Yuna kamu terlalu menggoda... jangan salahkan Bastian yg menempel terus padamu😍
Dew666
👍👍👍👍👍
Erita Simanjuntak
ceritanya bagus
Bunda SB: terima kasih
total 1 replies
Erita Simanjuntak
sangat bagus
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Dew666
💎💎💎💎
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
Nurhartiningsih
lanjut
Nurhartiningsih
yuk lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!