NovelToon NovelToon
Terpikat Pesona Om Duda Dingin

Terpikat Pesona Om Duda Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Duda
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kimmy Yummy

"Menikah muda adalah jalan ninjaku!"

Bagi Keyla, gadis cantik kelas 3 SMA yang keras kepala dan hobi tebar pesona, cita-citanya bukan menjadi dokter atau pengusaha, melainkan menjadi istri di usia muda. Namun, belum ada satu pun pria seumurannya yang mampu meluluhkan hatinya yang pemilih.
Sampai sore itu, hujan turun di sebuah halte bus. Di sana, ia bertemu dengan Arlan. Pria berusia 28 tahun dengan setelan jas mahal, tatapan mata setajam silet, dan aura dingin yang sanggup membekukan sekitarnya. Arlan adalah definisi nyata dari kematangan dan kemewahan yang selama ini Keyla cari. Hanya dengan sekali lirik, Keyla resmi menjatuhkan pilihannya. Om Duda ini harus jadi miliknya.
Keyla memulai aksi pengejaran yang agresif sekaligus menggemaskan, yang membuat Arlan pusing tujuh keliling.

Lantas, mampukah Keyla meluluhkan hati pria yang sudah menutup rapat pintu cintanya? Atau justru Keyla yang akan terjebak dalam gelapnya rahasia sang duda kaya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kimmy Yummy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 29

Dunia digital tidak pernah tidur, dan ia tidak mengenal kata ampun. Hanya dalam hitungan jam, video pelabrakan yang dilakukan Sofia Dirgantara telah bermutasi menjadi ribuan fragmen di grup WhatsApp kampus, utas Twitter yang viral, hingga unggahan anonim di Instagram. Judulnya beragam, namun intinya sama, Keyla Baskoro, Sang Gold Digger Berkedok Mahasiswi.

Di dalam kamarnya yang gelap, Keyla meringkuk di pojok tempat tidur dengan Gorden yang sengaja di tutup rapat. Ponselnya yang sudah ia matikan sejak tiga jam lalu tergeletak di lantai, namun ia masih bisa mendengar suara-suara imajiner dari komentar-komentar pedas yang sempat ia baca sebelumnya.

"Pantesan hidupnya glamor banget, ternyata dapet suntikan dana dari om-om."

"Malu-maluin fakultas aja. Cantik-cantik simpenan."

"Nggak nyangka ya, padahal prestasinya bagus. Ternyata jalur orang dalam lewat tempat tidur."

Kalimat-kalimat itu berputar di kepala Keyla seolah merobek sisa-sisa harga dirinya. Ia merasa kotor. Ia merasa seolah label pelacur yang diteriakkan Sofia telah terstempel secara permanen di dahinya.

"Key... makan dulu, Nak," suara Baskoro terdengar lembut dari balik pintu.

"Nggak mau, Pa. Keyla mau sendiri," jawabnya parau. Suaranya hampir hilang karena terlalu banyak menangis.

Sementara itu, di luar pagar rumah, suara deru mesin mobil yang sangat familiar terdengar berhenti dengan terburu-buru. Arlan keluar dari mobilnya tanpa mempedulikan penampilannya yang berantakan. Dasinya sudah longgar, kemejanya kusut, dan matanya memancarkan kepanikan yang luar biasa.

"Pak Baskoro, izinkan saya masuk. Saya harus bicara dengan Keyla," pinta Arlan saat Baskoro membukakan pintu depan.

Baskoro menatap Arlan dengan tatapan yang sulit diartikan—campuran antara simpati dan amarah yang tertahan. "Arlan... lihat apa yang sudah keluargamu lakukan pada putriku. Dia hancur. Dia tidak mau keluar kamar, dia bahkan tidak mau makan."

"Saya akan memperbaikinya, Pak. Saya akan menuntut semua akun yang menyebarkan video itu. Saya akan—"

"Uangmu tidak bisa menghapus ingatan orang-orang, Arlan!" ucap Baskoro memotong kalimat Arlan. "Saat ini, Keyla merasa dirinya adalah sampah. Dan itu karena dia mencintaimu."

Arlan terdiam sejenak, lalu dengan cepat ia melangkah menuju pintu kamar Keyla dan mengetuknya.

"Key... ini aku. Arlan," ucapnya lembut. "Buka pintunya, Sayang. Tolong. Jangan dengarkan mereka. Mereka tidak tau apa-apa."

Hening. Tidak ada jawaban dari dalam.

"Keyla, dengarkan aku. Aku sudah memutus semua akses Ibu ke rekening perusahaan. Aku akan melindungimu. Kita bisa pergi dari sini, kita bisa mulai awal yang baru di mana pun kamu mau," lanjut Arlan, suaranya mulai serak karena emosi.

"Pergi, Om. Tolong pergi." sahut Keyla dari dalam kamar.

"Key..."

"Aku kotor, Om! Semua orang benar. Aku cuma beban buat Om. Aku nggak mau liat muka Om karena itu cuma bikin aku inget betapa rendahnya aku di mata Tante Sofia! Tolong... jangan bikin aku makin malu dengan keberadaan Om di sini."

"Kamu tidak kotor, Keyla. Tolong keluarlah sebentar saja. Jangan menghukumku seperti ini, Keyla."

"Pulanglah, Arlan," sela Baskoro, menyentuh bahu Arlan. "Biarkan dia sendiri dulu. Kehadiranmu saat ini hanya akan mengingatkannya pada penghinaan yang ia terima di kampus tadi siang. Dia butuh waktu untuk saat ini."

Arlan tidak perduli, ia tetap berdiri di depan pintu itu untuk waktu yang sangat lama, berharap ada keajaiban Keyla akan membukanya, meski pada akhirnya pintu itu tetap terkunci rapat.

1
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up yg banyak
Reni Anjarwani
lanjut thor koyol bgt arlan
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Kimmy Yummy: siap Kak
total 1 replies
Putri Lauren
aku suka banget ceritanya, lanjut thor
Kimmy Yummy: Makasih, udah mampir Kak
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kimmy Yummy: Oke, siap Kak
total 1 replies
Fitra Sari
lanjut thorr
Kimmy Yummy: siap Kak
total 1 replies
Fitra Sari
lanjuttt
Kimmy Yummy: Makasih udah mampir Kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!