NovelToon NovelToon
Tumbal Mayat

Tumbal Mayat

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:64.3k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Desa ujung pandang kembali di hebohkan dengan mayat yang hilang dari dalam kuburan, namun sebagian orang menyangkal bahwa itu karena sudah lama di kuburkan sehingga jasad mereka sudah habis di makan tanah.

Namun sebagian lagi mengatakan bahwa itu memang di curi orang, semua ini berawal karena secara tidak sengaja seekor anjing menggali kuburan dan mereka melihat bahwa di dalam itu sudah tidak ada lagi mayat nya.

Kemana kah mayat itu pergi?
mungkin kah mayat itu memang di curi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. Lutfi

Bau bunga melati ini semakin kuat menusuk hidung, Lutfi sudah berusaha untuk mengabaikan namun ternyata bau bunga melati itu seolah tidak ingin pergi dan terus menggoda dia agar berusaha untuk mencari, padahal Lutfi sudah berusaha keras agar dia tidak mencium aroma tersebut dan berusaha fokus ngobrol dengan yang lain juga.

Kadang Dia sangat kesal adalah hal yang seperti ini karena harus dia yang mencium aroma tidak sedap itu, mana aroma bunga juga bercampur dengan aroma bangkai sehingga Lutfi semakin merasa yakin bahwa ini ada yang tidak beres di area perkuburan, namun dia masih tidak tahu ini berasal dari apa dan kenapa hanya dia yang mencium aroma itu.

Padahal selama ini Lutfi adalah yang paling penakut dan dia tidak pernah berurusan dengan setan seperti ini, sudah berusaha keras agar dia tidak memiliki urusan dengan iblis walau saat itu Davin juga berusaha untuk memberikan bahwa harga itu memang benar ada di dunia ini.

Bukan Lutfi tidak percaya dengan adanya setan tapi dia berusaha keras untuk tidak mempercayai hal itu lagi agar tidak sampai bertemu dengan setan, hidup dengan baik dan berusaha menjadi pria baik juga karena telah berumah tangga dan menjalani hubungan baik dengan sang istri, tapi sekarang dia justru terjebak dengan suasana seperti ini sehingga hati Lutfi semakin tidak karuan.

Memang benar bahwa selama ini dia tidak pernah punya urusan dengan iblis secara langsung tapi hanya ikut dengan para teman saja, dulu dengan Andi dia juga hanya mendampingi dan pria itu masih bisa selamat lalu kemudian lanjut dengan Davin yang memiliki khodam.

Untuk menghilangkan rasa takut itu maka Lutfi memutuskan untuk keluar saja dari dalam tenda karena dia mengira bahwa aroma itu keluar dari kuburan milik Sintia, sedikit menjauh dan menghidupkan rokok agar pikiran ini bisa sedikit tenang dan berharap agar Arya segera pulang sehingga dia bisa ngobrol dan merasa ada yang melindungi mereka semua.

"Kau kenapa kok terlihat gelisah sih?" Yose datang mendekati.

"Enggak kok, aku hanya kepikiran saja siapa yang sudah mencuri mayat itu." Lutfi berusaha untuk berbohong.

"Iya juga, aku pun masih berpikir siapa yang sudah mencari masalah seperti ini." angguk Yose.

"Orang sudah meninggal dan ingin mendapat ketenangan tapi malah tetap saja terus di usik." sambung Lutfi.

"Bahkan nanti walau kalian sudah tidak menemani aku berjaga maka aku akan tetap tidur di kuburan Sintia." ujar Yose karena dia cemas bila kuburan sang istri akan dibongkar.

"Kami akan berusaha untuk tetap menemani walau nanti sudah lewat tujuh hari." janji Lutfi.

"Terima kasih ya sudah mau membantu aku." ujar Yose.

"Ah biasa saja lah, Bang." Lutfi tersenyum manis.

"Kuburan seluas ini jadi pasti Mas Arya lelah juga." gumam Yose.

"Eh aku mau pipis dulu ya." pamit Lutfi sudah kebelet.

Yose mengangguk dan membiarkan Lutfi pergi sendirian karena tidak mungkin juga mau di temani, Lutfi memang sudah kebelet dan ingin membuang air kecil namun tidak mungkin ada di area kuburan itu karena jelas itu adalah sebuah hal yang tidak sopan. maka pria ini segera menjauh agar dia bisa membuang air kecil dengan nyaman, tak lupa rokok masih terselip di jari.

"Amir permisi ya." Lutfi sempat bergumam ketika akan membuka celana.

Grosaaaaak.

"Hah!"

"Mau buang air kecil saja kaget kaget loh aku!" keluh Lutfi tapi sambil kencing juga.

Wuussssh.

Wuussssh.

"Merinding sekali aku, kenapa air kencing juga sangat banyak." keluh Lutfi karena dia sudah ketakutan ini dengan suasana kuburan.

Wuuusssh.

Wuussssh.

Angin dingin terus saja mengapa tubuh pria ini sehingga membuat Lutfi semakin tidak karuan dan ingin segera pergi, namun air kencing masih tetap saja tidak berhenti keluar sehingga dia bingung harus bagaimana dan mau tidak mau maka dia tetap bertahan sampai air kencing dia habis lalu kemudian melarikan diri dari tempat itu.

Grosaaaaak.

"Hah!" Lutfi jatuh terjengkang karena dia melihat binatang bertaring panjang.

"Apa ini ya tuhan, apa yang dan di hadapan ku?!" gemetar tubuh Lutfi karena dia takut di makan.

Greeeeeem.

"Jangan makan aku, tolong jangan makan aku." Lutfi memelas karena sangat ketakutan melihat taring yang siap merobek daging.

Daging manusia bila terkena taring itu maka sudah pasti hancur berantakan karena sangat runcing dan juga besar sehingga siapa saja pasti akan merasa takut, tidak terkecuali Lutfi sehingga dia sudah tidak bisa bergerak dari tempatnya akibat rasa takut yang begitu luar biasa di dalam diri ini dan bahkan dia sampai terkencing di celana karena tadi belum selesai.

"Ini hewan apa, apa ini yang mencuri semua mayat?" batin Lutfi menatap hewan bermata merah menyala itu.

Duk, Duk.

"EH JANGAN, JANGAN DEKATI AKU!" Lutfi menjerit karena hewan tersebut lari menghampiri dia.

"Kau dengar suara Lutfi berteriak?" Andi agak kaget karena suara itu memang sangat kencang.

"Tadi dia pamitan mau buang air kecil!" Yose juga panik.

Maka mereka semua segera berlari untuk mencari keberadaan Lutfi setelah mendengar suara teriakan yang begitu kencang, takut sekali bila nanti ternyata Lutfi malah di celakai oleh pelaku karena mungkin saja pelaku itu merasa tidak tenang setelah melihat keberadaan mereka.

"Kau tidak usah ikut, jaga kuburan istrimu!" Ahmad menghentikan Yose.

"Ah baik lah." Yose tidak jadi berlari karena ingat kuburan Sintia.

"Cepat, Mad!" Andi sudah tidak sabar dan mengambil kayu apa saja untuk jadi senjata.

"Iya aku datang, arah mana tadi suara dia berteriak?!" Ahmad juga sangat cemas sekali.

Maka mereka berdua segera pergi mencari sumber suara milik Lutfi tadi, terlihat jelas bahwa Andi sangat gemetar karena dia tidak mau bila teman mereka sampai celaka, mereka juga tidak menyangka bahwa Luffy akan mengalami hal seperti ini ketika sedang membuang air kecil sehingga sekarang rasa panik begitu besar di dalam hati mereka.

"Itu Lutfi bukan?!" Ahmad berlari sambil menatap keadaan sekitar.

"Awas hati hati." Andi juga memberi peringatan karena takut nanti di sergap oleh pelaku.

"Lutfi! bangun, hei bangun lah." Ahmad menepuk pipi Lutfi cukup kencang agar pria itu segera sadar.

"Eh ayo bangun, tapi sepertinya dia pingsan sehingga tidak mungkin bisa bangun sekarang." Andi juga melihat keadaan Lutfi.

Karena Lutfi yang tak kunjung sadar maka Ahmad tidak mungkin hanya diam saja seperti ini sehingga dia mengambil keputusan untuk menggendong tubuh sahabat dia itu, tubuh Ahmad memang jauh lebih besar sehingga dia dengan sangat mudah menggendong Lutfi yang bertubuh kecil namun tinggi.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Ela Jutek
emakkkk kuranggg
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
semoga aja bara bisa menang melawan siluman harimau itu
Nureliya Yajid
semangat thor
ρυтяσ✨
semoga Bara bisa melawan rombongan harimau
zoeyy
❤️❤️
ρυтяσ✨
ini pasti sudah lama menganut ilmu'y, maka'y sudah bisa pake kabut hitam segala...
Ass Yfa
Bara...dikeroyok 5 macan...member lainnya mana kok ndak ada yg muncul
tse
waduh kasihan Bar di keroyok..
semoga aja Bara bisa melumpuhkan semua harimau2 itu
Eli Rahma
lanjuutt
cuplis
berharap bukan ahmad dalang dibalik pencurian mayat ini,
Cindy
lanjut kak
Nana zweety
semoga ada member lagi yang membantu... jangan sampai ada member yang musnah ya kak outhor
Nurr Tika
ceritanya bagus
Nurr Tika
semoga bara bs mengalahkan harimau
Tri Lestari
td kontak batin atuh bar
Ela Jutek
Nana kau kemana dah, lagi butuh kamu itu Bara buat bantai pasukan macan
Dede Dedeh
kalau gak salah harimau takut api, iya gak sih?
Marsiyah Minardi
Mulai rame nih pertempurannya
Ayo Bara ,tunjukkan kemampuannmu
Buktikan berguna
Laila Amalia
Ayo davin hubungi purnama atau Arya minta bantuin
Ayuk Witanto
bara thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!