NovelToon NovelToon
Biarkan Aku Pergi, Mas

Biarkan Aku Pergi, Mas

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Penyesalan Suami
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Pernikahan yang dikira Sarah akan membuatnya bahagia karena dia menikahi seseorang yang menjadi pacarnya selama tiga tahun. Tapi perkiraannya salah ternyata sosok yang selama ini menyandang status suaminya itu telah berkhianat dan berselingkuh dengan wanita yang lebih muda dari dirinya .
Bagaimana nasib pernikahannya? Apakah Sarah mampu mempertahankan pernikahannya atau justru dia harus menyerah .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

SELAMAT MEMBACA !!!

Mutia yang ditanya begitu dia nggak menjawabnya dan bersikap cuek saja . Dia masih memasukkan perlengkapan kerja ke dalam kardus yang biasanya ditaruh di bawah meja kerjanya .

Setelah membereskan perlengkapannya dia mengetuk pintu ruangannya Arya .

" Mas !" Panggil Mutia ketika membuka pintu ruangannya Arya dan dia langsung masuk ke dalam .

" Mas, apakah kamu tau kalau aku dipecat Mas ?" Tanya Mutia ketika sudah sampai di depan mejanya Arya .

" Ya aku tau, tadi aku dipanggil sama Bos Daniel langsung dia memperingatkan aku. Katanya kalau dia nggak melihat kinerja ku selama ini dia nggak segan segan memecat tidak hormat aku, sana kamu pergi jangan ganggu aku dulu , aku banyak pekerjaan ." Ucap Arya menatap tajam ke Mutia.

" Kok bicaranya begitu Mas, karena aku sudah nggak kerja kamu harus memberikan jatah bulanan ke aku Mas kalau nggak aku akan datangin Istri kamu yang bisanya cuma duduk manis dirumah !" Seru Mutia kesal sama ucapannya Arya dan dia langsung keluar dengan menutup pintunya dengan keras. Sedangkan Arya menutup wajahnya dengan kedua tangannya dia kesal sekali sama Mutia.

Karyawan yang berada di ruangan itu semua kaget sama perbuatan Mutia yang menutup pintu dengan kerasnya .

" Woi sadar woi ini perusahaan bukan rumah kamu ya , sana pulang pulang kan sudah dipecat makanya jadi wanita itu mahal sedikit jangan diobral dong, mending kalau lakinya single nggak masalah lha ini Laki orang main embat saja !" Seru salah satu karyawan yang nggak suka dengan Mutia .

Mutia yang moodnya lagi jelek dia langsung membawa karduskan dan langsung pergi tanda ada ucapan apa pun sama mereka .

" Dasar pelakor, mampus kalau langsung dipecat makanya jadi wanita itu harus bisa jaga diri lha ini malah dikasihkan suka rela. Dan lakinya juga gatal sih sudah punya Istri speak bidadari lha kok suka speak badut jalanan duh kasian deh ." Ucapnya lagi yang kesal sama Mutia .

Mutia yang mendengar ucapan temannya menatapnya dengan tajam nggak terima .

" Apa natap seperti itu nggak terima, kan memang benar ngapain marah hah ." Ucap temannya lagi, Mutia yang muka sudah memerah mencengkram kardus yang ditangannya tapi percuma mau marah akhirnya Mutia keluar dari ruangan divisi keuangan dengan muka badmoodnya .

Baru saja turun dari lift sampai ke lantai bawah banyak yang bisik bisik membicarakan dirinya karena bertepatan waktu jam makan siang . Mutia cuek dan langsung pergi dari perusahaan yang dulu tempatnya mencari rezeki .

Sedangkan Sarah sudah sampai di depan butiknya membawa makanan buat dirinya sama karyawannya di butik .

" Rin, ini ada makanan buat kalian semua makannya gantian ya! Takut ada pelanggan yang datang !" Seru Sarah memberikan makanan ke salah satu karyawan . Sarah langsung naik ke lantai dua langsung masuk ke ruangan dan ternyata putrinya masih main ditemani Mbok Marni sama Sasa sang karyawan kepercayaannya .

" Sayang, kita makan dulu yuk sudah siang lho ." Ucap Sarah mereka semua untuk makan siang dulu .

Sarah makan makanannya sambil menyuapi putri kesayangannya .

" Bagaimana tadi Nak ?" Tanya Mbok Marni yang ingin tau hasil dari pertemuannya dengan lawyer yang akan membantunya gugat cerai suaminya .

" Alhamdulillah Mbok, semoga lancar urusannya ." Jawab Sarah dengan tersenyum .

Sasa yang nggak tau arah obrolan sang Bos sama Artnya cuma diam menyimak obrolan mereka .

" Sa, aku mau cerita sama kamu tapi sementara cukup diam dulu dan nanti juga ada pekerjaan lebih untuk kamu ."

Sasa menganggukan kepalanya sambil memakan makanannya .

" Aku mau cerai sama suami Sa, dia selingkuh sama sekertarisnya di perusahaan dan tadi baru saja aku menemui pengacara untuk membantuku menggugat cerai ke suami dan rencananya kalau sudah selesai proses cerai aku sama Mbok sama Vania mau pindah ke luar kota tapi tolong kamu handle butik yang disini ya. Aku juga nanti mau buka cabang di sana ."

" Astagfirullah Bu!!! Apa kurangnya Bu Sarah sampai suaminya cari yang lain padahal Bu Sarah baik, lembut kenapa Bu ?" Tanya Sasa kaget ,,, Sarah yang baik, lembut sopan nggak pernah kasar sama karyawan kalau terjadi kesalahan kok masih diselingkuhin itu suami buta apa ya .

" Aku juga nggak tau Sa, mungkin kurang seksi paling maka dia mencari yang seksi dan bahenol hehehe, Aku minta tolong sama kamu ya Sa aku nggak terima pengkhianat ingat ya Sa ."

" Siap Bu, insyaallah aku akan amanah menerima tugas dari Bu Sarah, aku janji akan membantu memajukan butik ini , tapi untuk desain tetap dari Ibu ya , Bu Sarah aku mau tanya ini apa sebaiknya mereka Ibu laporkan tentang kasus perzinahan Bu biar mampus tuh mereka berdua ." Ucap Sasa menggebu gebu kesal sama suaminya Bu Sarah yang tidak tau diri itu .

" Nggak Sa, mau bagaimana pun dia tetap Papanya Vania aku nggak mau nanti Vania menjadi rendah diri karena Papanya seorang narapidana biarkan karma yang menghukum mereka ." Jawab Sarah menjelaskan kepada Sasa dan itu dibenarkan sama Mbok Marni mau jelek mau apapun Pak Arya tetap Papanya Vania .

" Benar juga ya Bu, maafkan aku Bu yang nggak mikirkan perasaan Vania nanti kalau besar ." Ucap Sasa yang nggak enak asal ceplos saja .

" Nggak apa apa Sa namanya orang kesal pasti asal bicara, tapi aku sudah ikhlas kok Sa biarkan menerima karmanya sendiri Allah nggak akan tidur dan mengetahui apa yang mereka perbuat sama aku. Yang penting aku minta tolong dihandle butik yang disini ."

" Siap Bu !" Seru Sasa dan dia ingin keluar melihat keadaan di luar dan Sarah langsung duduk di kursi kerja dia ingin mendesain baju baju muslim yang akan dijual di butiknya .

" Mbok sana istirahat sama Vania, aku ingin menyelesaikan desain beberapa gamis yang akan di produk di butik ini ."

Baru saja ingin memulai menggambar desainnya hapenya berbunyi dan disana ada nama Pak Imam yang menelponnya .

" Assalamualaikum Pak ."

" Walaikumsalam Nak, bagaimana kabar kamu sama Cucunya Bapak ?"

" Alhamdulillah kami baik Pak, tadi Sarah baru saja pulang menemui pengacara yang akan membantu aku cerai Pak ."

" Alhamdulillah kalau kalian sehat, ya Bapak sama Ibu cuma bisa mendoakan yang terbaik buat kalian dan Bapak telpon cuma mau memberi tahukan ini ada ruko lantai dua yang mau dijual Nak apa kamu berminat Nak ?" Tanya Pak Imam .

" Coba Bapak lihat dulu dan tolong dicek bangunan dan dalam Pak, Kalau masih bagus dan masih bisa langsung digunakan Sarah setuju saja Pak, jangan lupa di foto ya Pak , Sarah juga mau lihat atau di video juga nggak apa apa Pak ."

" Siap Nak, ya sudah Bapak tutup dulu ya ini Bapak juga sudah bersama yang punya Ruko nanti Bapak videokan kalau mau melihatnya , Assalamualaikum ."

" Walaikumsalam Pak, terima kasih sudah mau membantu Sarah ."

Akhirnya Sarah memutuskan sambungan telponnya dan kembali fokus sama desain baju gamisnya .

1
Sunaryati
Penyesalan kamu tidak ada gunanya, pikirrkan kehiu kamu dengan Mutia, jika kamu nantinya dipecat karena vidio penggerebekan kamu, Arya
pojok_kulon: Benar itu Kak Sunaryati
total 1 replies
Sunaryati
Yang datang dan bertanya siapa itu. Setelah bercerai Arya akan jadi gembel karena besok dia dipecat akibat viral penggerebekannya
Dest Cookies
kisah nya menarik dari judulnya aja sudah bikin hati cenat cenut.
pojok_kulon: Terima kasih Kak Dest sudah mampir dan dukungsnnya
total 1 replies
Sunaryati
Emak akan kasih 5 ⭐ jika Arya sudah jadi gelandangan
Sunaryati
Kasus penggerebekan Arya dan Mutia pasti viral dan Arya dipecat, juga diusir warga agar keluar juga dari rumah yang ditempati bersama Sarah untuk buang sial kampungnya
Sunaryati
Mutia enak saja ngatain Sarah cuma enak- enak, Arya mungkin juga tidak tahu jika istrinya punya usaha butik, yang bagus serta punya karyawan. Arya bakal hidup dalam penyesalan membuang mutiara super, mungut Mutia busuk
Sunaryati
Maksudnya klir
Sunaryati
Setelah itu laporkan perzinahan mereka emak sudah usul, dua kali nih. Semoga proses persidangan sekali langsung klit
pojok_kulon: Siap emak Sunaryati
total 1 replies
Sunaryati
✋✋✋ Emak senang Mutia langsung dipecat sayang pasangan selingkuhnya baru mendapat SP. Selain gugat cerai laporkan pada yang berwajib, Nak. Semoga usaha butikmu semakin berkembang dan susmimu hancur
pojok_kulon: Iya emak 🙏🙏🙏
total 1 replies
Sunaryati
Malam kalian membuat dosa pagi. di kantor nanti dapat surat pemecatan tidak hormat
pojok_kulon: Ya Kak Sunaryati
total 1 replies
Imas Robiah
Di tunggu lsnjutsn ny
pojok_kulon: Siap Kak Imas , terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Sunaryati
Langsung pecat keduanya saja, sekali lagi laporkan perzinahan mereka agar tidak bisa menuntut hak asuh anak
pojok_kulon: Siap Kak Sunaryati
total 1 replies
Sunaryati
Laporkan saja pasal perzinahan Sarah
pojok_kulon: Terima kasih sudah mampir Kak Sunaryati
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!